Romantis gara – gara Trolls

Mau online akhir – akhir ini repot gegara modem mati padahal isi kuotanya masih banyak, pake jaringan lain ampun gak kuat mahalnya, jadi repot mau update disini, liat aja deh nih debu – debunya, udah kayak kue lapis, siap – siaplah kerahkan tenaga buat bersih – bersih’in blog ini hahaha.. :p.

Lanjut cerita yang terjadi akhir – akhir ini, yang sebenarnya ceritanya udah rada telat, tapi gimana, daripada manyun gak update, mendingan update sambil nyanyi – nyanyi aja deh hehe…

Pic from Youtube image

Beberapa minggu yang lalu, aku iseng beli cd Trolls yang ternyata malah tayang juga bolak balik di Channel Fox, iya sih..aku kan memang kudet soal film hihihi.. Tapi Trolls ini bikin aku baper karena lagu – lagunya ada beberapa yang sukses bikin aku nostalgia sesaat, misalnya lagu True Collors, ditulis Billy Steinberg dan Tom Kelly, pernah dinyanyikan Phil Collins, ngetop di tahun 1980an, tapi gara – gara Trolls, aku juga baru tau kalau Phil Collins ternyata bukan penyanyi pertama yang nyanyiin lagu ini, masih ada penyanyi senior, Cindy Lauper sebagai versi asli (Wikipedia).

Lagu lainnya dari film Trolls yang bikin aku jadi ingat dulu ortu sering pasang lagu ini waktu aku masih kecil, yaitu Sound of the Silence. Lagu yang selalu enak di dengar sepanjang masa ini dinyanyikan Simon & Garfunkel, nge hits No.1 pada Billboard Hot 100 di tahun 1960an. Yang nulis lagunya bernama Paul Simon di tahun 1963/1964 (Wikipedia). Liriknya bagaikan pengingat diri untuk gak boleh diam menyuarakan kebenaran, kira – kira gitu deh.. mungkin ada yang lebih paham dengan arti harfiah lagu tersebut?.

Sound of the Silence didaur ulang oleh Band DISTURBED, pernah perform pada tanggal 7 November 2016 di acara “The X Factor” Australia.

Ada lagi lagu romantis lainnya dari Trolls? Masih ada… walopun ada Can’t Stop the Feeling-nya Justin Timberlake, tetap aja bagi aku lagu romantisnya lebih dominan, pada dasarnya enak dinyanyikan berulang – ulang, makanya gak heran Trolls yang udah bolak balik tayang di channel Fox, tetap aja versi CD nya dipasang bolak balik sama Aya dan Fa, intinya bukan cuma nonton filmnya sih.. tapi juga dengerin lagu – lagunya yang bikin betah, belum lagi warna – warna pelanginya, manjain mata banget walopun tampilan Trolss-nya sendiri aneh – aneh.

JustineTimberlake Instagram Property

Lanjut tentang romantisme – romantisme lewat lagu, ada beberapa lagu romantis versi diriku yang pernah nge’hits dan kemungkinan dinyanyiin lagi sama musisi generasi milenial saat ini.

1. Michael Learn To Rock

Group asal Denmark ini hampir semua lagu – lagunya enak di dengar, gak lekang dimakan zamanlah menurut aku, termasuk bejibun penghargaan Gold dan Platinum yang udah dikumpulin MLTR dari berbagai negara, dan hampir gak bisa milih mana lagu yang lebih disukai, hampir semua lagunya aku suka, contohnya the actor, paint my love, sleeping child, strange foreign beauty, dan masih banyak lagi… Yang lebih bikin suka karena waktu itu dimana – mana denger lagu ini, terutama pas lagi ke rumah teman, sepanjang hari lagunya dipasang MLTR terus, wuuiihh… berasa romantis deh :D.

2. Bryan Adams

Om Bryan kelahiran 5 November 1959 ini jadi selalu kelihatan awet muda lewat lagu – lagunya. Aku paling suka pas Bryan nyanyi lagu “Have you ever really loved a woman”, alasannya lagu itu mewakili isi hati cewek yang ingin dimengerti, disayang, dan tentunya saling setia *masasih..:p. Selain itu ada lagi lagu yang sempat ngetop soundtrack film Robin Hood, Prince of Thieves, judulnya “(Everthing I do) I do it for you”. Beneran deh ini juga termasuk list favorit lagu romantis sepanjang masa. Menurut kamu gimana?

3. Kathitna

Nyasar ke grup Lokal alias dalam negeri ya.. Group Kahitna ini sebenarnya aku gak gitu suka 😀 *Sorrytosay, tapi ada lagu yang berkesan di hati ehem…, yaitu “andai dia tahu”, rasanya lagu ini jadi lagu handalan kalau ada acara nikahan, beberapa kali hadir acara nikahan pasti si “andai dia tahu” ini gak absen :D, cocok sih yaa.. liriknya untuk dunia pernikahan, atau cocok juga buat cowok/cewek yang lagi suka sama seseorang tapi gak berani nembak :D, hahaha… repot emang kalau udah menyangkut hati :p. Terus ada lagi nih.. lagu dari Yovie Nuno, judulnya “Manusia biasa”, alasannya? Hmm.. cari tau sendiri aja di Youtube :p.

4. Chrisye

Chrismansyah Rahadi, atau yang lebih dikenal dengan nama Chrisye termasuk penyanyi legendaris yang sukses bikin hati teriris – iris (baca : terharu, kadang terhanyut) lewat lagu – lagunya, salah satunya lagunya yang berjudul “Ketika tangan dan kaki berkata”, gak tau kenapa tiap denger lagu itu pengen nangis ya hehehe… Tapi selain itu sisi romantisme dari lagu Chrisye juga lumayan ada beberapa, seperti lagu Kangen (duet bareng sama Sophia Latjuba), Seperti yang kau minta, Kisah Kasih di Sekolah, Andai aku bisa, dan masih ada lagi (ada yang mau nambahin?). Chrisye pernah meraih dua prestasi Lifetime Achievement Awards, yaitu tahun 1993 dari BASF Award, satu lagi di tahun 2007 dari SCTV. Coba perhatiin lagi deh lagu – lagunya, pasti ikut terhanyut sama lagu – lagu Chrisye. 😀

5. Mariah Carey

Ada lagu Mariah Carey yang merupakan hits-nya yang ke 11, berhasil mencapai puncak ditangga lagu Billboard Hot 100 dan dinyanyiin ulang oleh alumni American Idol, David Cook. Dan pasti gampang banget ditebak judul lagunya, yaitu “always be my baby”. Prestasi Mariah Carey lewat lagu ini bisa dikatakan sejajar dengan Madona dan Whitney Houston waktu itu. Pantesan pertama kali dengar always be my baby ini langsung jatuh hati, ditambah lagi pas David Cook yang nyanyiin lagu ini.. suaranya ituuuu… sexi hahahaha…

Jadi ya gitu deh nuansa romantis lewat lagu ala versi akoohh.. Sebenarnya masih banyak lagi lagu – lagu yang bikin baper merasuk ke hati, tapi kira – kira cukuplah perwakilan lagu – lagu romantisnya ini, kalau ditambah lagi bakalan gak cukup di halaman ini hahaha.. Gimana udah berhasil kan aku bikin kamu ikutan romantis?. Iya ini lagu – lagu jaduls, ketauan deh jadulnya hahaha… Tapi justru biasanya lagu – lagu jadul lirik dan melodinya berhasil bikin suasana hati ceria dan ingatan zaman – zaman masih sekolah dulu.. bikin awet muda… hahaha… Ada yang mau nambahin lagu romantis lainnya? 😀

Home Credit Indonesia meningkatkan pelayanan dengan Aplikasi My Home Credit (Lomba Blog #LiveDigital Home Credit)

Beberapa kali sempat ke toko furniture seperti Ace Hardware, Informa, Ikea, (tapi Ikea baru sekali kesana, jauhnya itu gak nahan hahaha..). Demi apa coba kesana? Ya tentu aja ada yang pengen dibeli, misalnya beli meja makan, jam dinding, lampu hias, hiasan dinding, daaaannn…. Udah gak banyak lagi hahaha.. tentu aja belinya dibatasin padahal masih perlu beli lemari dan tempat tidur untuk kakak Aya, tapi harganya itu kaan.. wajib kumpulin dulu uangnya, terus kendalanya kalau udah kumpulin duit, seringnya duitnya kepake untuk kebutuhan lainnya, alhasil lemari dan tempat tidur impian gak kebeli – beli hahaha..

Sampai akhirnya aku menemukan solusi yang bagus untuk bisa punya lemari dan tempat tidur impiannya si kakak, yaitu belinya nyicil di Home Credit. Kenapa Home Credit? Ada ceritanya nih dibalik ini semua, penasaran kan??? yakin! Pasti kamu penasaran.. hahaha.. pede tingkat dewa lah pokoknya :p.

Tanggal 9 Agustus 2017 yang lalu aku diundang untuk menghadiri acara Home Credit’s Media Update Livedigital di Kempinski Grand Ballroom, Level 11 Grand Indonesia. Kesimpulan dari acara tersebut bikinku baru “ngeh” kalau Home Credit udah ada di Indonesia sejak tahun 2013 dan udah tersebar di 48 kota besar di Indonesia, dan 11 negara.

Beginilah kira – kira suasana pagi ketika acara belum berlangsung sambil ber selfie –
selfie dulu
Sebelum acara dimulai dipersilahkan sarapan dulu
Giliran narsis sendiri hehehe…
Gak ketinggalan narsis lagi bareng teman Blogger :p
Ada Photo Booth, sebelum pulang narsis lagiii.. *heeellppp… please jangan dilempar sandal ya… hahaha…

Kalau kita sedang berada di titik – titik penjualan yang bekerja sama dengan Home Credit ini banyak gambar logo Home credit berseliweran, tapi selama ini aku malah gak tau, maklum.. soalnya selama ini kalau mau beli furniture atau barang elektronik nunggu duit terkumpul dulu nabung di celengan ayam 😛 hehe, kalau terkumpul baru deh beli, tapi pada kenyataannya barang/bendanya kebanyakan gak kebeli hahaha.. alasannya macam – macam, selain uangnya terpakai, benda idaman itu udah terlanjur ‘sold out’ alias udah laku, kalah cepat kita pak bro sisambil kanebo buat lap air mata*LoL.

Jadi apa mau nyerah gitu aja? Gak dong… hari gini semua udah dibikin gampang kok, kehidupan di dunia digital bener – bener semua bisa jadi simple. Caranya : ajukan pinjeman ke Home Credit, bayarnya bisa nyicil, terus ada lagi kunci sukses lainnya supaya bisa cepat peluk – peluk benda impian kita, yaitu download di Google Play, aplikasi My Home Credit. Kalau udah muncul aplikasi My Home Credit, kita jadi gampang untuk akses informasi – informasi terbaru dari layanan Home Credit dimana dan kapan aja, termasuk periksa status pembiayaan, lokasi titik penjualan terdekat, promo, lokasi pembayaran, simulasi pembayaran, dan lain – lain.

Ibu Patricia Sefrida, Sales Training Manager menjelaskan bahwa My Home Credit sudah bisa diunduh dari Google Play
Silahkan buka Google Play, lalu buka aplikasi My Home Credit
Masukkan nomor ponsel pada menu ini
Cara Pengajuan pinjaman tertulis jelas keterangannya pada aplikasi My Home Credit
Proses pengajuan pinjaman hanya butuh waktu 30 menit.
Lokasi pembayaran cicilan bisa kita atur sendiri

Pada dasarnya Home Credit ini fokus pada layanan pinjaman, membiayai biaya untuk barang – barang konsumsi yang tahan lama, contohnya gadget, electronic, furniture. Konsumsi terbesar dari total pembiayaan sebesar 76% adalah gadget, kemudian 14% dari elektronik, dan 10% dari furniture. Kemudahan pada My Home Credit memungkinkan kita pilih – pilih barang yang kita butuhkan, bisa cek di situs online resmi yang bekerja sama dengan Home Credit. Mitra yang bekerja sama diantaranya Electronic Solution, Laku6, Sunda Motor, TokoPDA.com, dan Arjuna Elektronik.

Pak Jaroslav Gaisler, Chief Executive Officer PT. Home Credit Indonesia, tanggal 9 Agustus 2017 lalu memberikan beberapa presentasi yang cukup jelas, yaitu Home Credit berkomitmen dalam mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan literasi keuangan dan juga sebagai bentuk dukungan terhadap program Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam waktu 4 tahun Home Credit beroperasi di Indonesia berhasil menjadi perusahaan pembiayaan nomor satu di Indonesia untuk kategori pembiayaan consumer durables, dengan menyediakan form online dan proses persetujuan yang cepat, sekitar 30 menit. Bahkan di bulan Juni 2017 nilai pembukuan telah mencapai 500 milyard (hanya di bulan Juni saja), nilai pembukuannya sama seperti di tahun 2015. Prestasi yang sebenarnya gak mudah menurut aku, tapi Home Credit bisa mencapai itu semua dengan menjalankan beberapa strategis, salah satunya menambah titik penjualan, dan menjaga hubungan baik dengan customer tetap.

Jaroslav Gaisler
Akhirnya resmi aplikasi My Home credit ini diluncurkan.

Untuk Customer tetap ( minimal udah 3 bulan jadi konsumen Home Credit, dan selalu bayar cicilan tepat waktu) mendapatkan fasilitas pembiayaan multiguna, yaitu boleh memiliki maksimum dua pembiayaan aktif pada waktu yang bersamaan, konsumen bisa mengajukan pembiayaan berikutnya, dengan syarat pembayaran/cicilan sudah lunas diantara keduanya, tentunya ini supaya gak memberatkan konsumenlah ya… Selain itu sebagai customer tetap, Home Credit membantu pembiayaan kebutuhan konsumen, diantaranya renovasi rumah, biaya sekolah, perjalanan, biaya kesehatan, biaya nikah atau acara special lainnya, dan masih banyak lagi.

Kalau menurut Ir. Maruli A Hasoloan, Direktur Jendral Pembinaan Penempatan tenaga kerja & Perluasan Kesempatan, mengatakan di era digital ini udah memanjakan masyarakat saat ini, tentunya ini ada kesempatan dalam dunia tenaga kerja di Indonesia. Dari ketenagakerjaan dengan Home Credit saling bersinergi. Yaitu sebagai networking, saling support khususnya generasi muda bisa lebih berkreasi dalam consumer finance.

Ibu Maruli A Hasoloan

Jadi gimana udah download aplikasi My Home Credit belum?, kalau mau ajukan pinjaman udah gampang banget kan?, dengan adanya aplikasi digital Home Credit semua jadi serba paperless pokoknya, tergoda gak mau nyicil/beli barang impian? Kalau aku sendiri, tergoda juga sih.. Wajar aja dong, namanya juga makhluk venus yang tak tahan dengan godaan shopping #eh. Kalau tergoda dengan godaan shopping, bisa aja jadi belinya nyicil dan itungannya jadi berhutang ya kan?. Jadi gimana dong kalau udah berhutang? boleh – boleh aja kok… tapi ada perilaku dalam berhutang yang tetap harus diperhatikan, kira – kira apa aja itu?

Hmm.. boleh dong ya aku sok – sok’an kasih tips dan trik ala diriku :p supaya jangan sampe kena godaan berhutang tanpa perhitungan :

1. Tetaplah jadi konsumen yang punya prinsip good money habbit, artinya sebelum mengajukan cicilan
prioritaskan dulu kebutuhan yang diperlukan, setiap keluarga itu kan prioritasnya berbeda – beda. Dengan
kemudahan adanya aplikasi My Home Credit ini, jangan sampai kebablasan perilaku dalam berhutang. ( hutangnya gak
pernah salah, seringnya yang salah itu perilaku kita dalam berhutang. Naah lhoo…!).

2. Memilah terlebih dahulu mana hutang produktif dan mana hutang konsumtif, kalau bisa berhutangnya yang bisa
menghasilkan produktivitas, contohnya : hutang untuk memulai usaha, hutang untuk menambah asset, misalnya :
rumah. Harga rumah setiap tahun nilainya semakin naik, apalagi rumah jelas – jelas dibutuhkan untuk kita sebagai
tempat tinggal.

Teknologi digital udah dekat banget di dalam kehidupan kita sehari – hari, seharusnya bisa dimanfaatkan secara positif. Kemajuan teknologi juga dapat memberikan kesempatan bagi perilaku industri dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Aplikasi My Home Credit salah satu komitmen Home Credit dalam mengembangkan inklusi keuangan dan inovasi teknologi (Fintech).

Keajaiban Wisata di kawasan Hotel Nusa Dua Bali

“Indonesia, aku jatuh cinta!”

Lebih tepatnya perasaan jatuh cinta ini yang semakin aku rasakan, yup.. kalau bukan kita yang mencintai negeri sendiri, siapa lagi? Bener gak? Begitu banyak sebenarnya pemandangan indah nan cantik rupawan di Indonesia ini, sayang kalau dilewatkan. Setelah kemarin dari Solo yang pernah aku cerita di posting sebelumnya, ( yang belum baca bisa kesini), kayaknya Bali bisa jadi next destinasi aku deh hahaha… Bali memang bisa jadi salah satu bucket list banyak orang untuk dikunjungi. Gak ada bosannya berkunjung ke Bali ini, selalu ada aja rasa yang tertinggal belum dikunjungi, padahal mungkin udah :D.

Berhubung masih salah satu bucket list, boleh dong saia cari – cari info dulu, kira – kira tempat yang asik dikunjungi tuh dimana aja? Hmm.. pengennya simple aja, gak ribet.. ada tempat hiburannya, fasilitas yang lengkap di resor dan di hotel, satu tempat dapat semuanya… ! maruk ya kakak.. maunya banyak, biarin! Hahaha.. Tapi kalau ada kenapa gak??, percaya gak kalau di satu kawasan hotel aja udah macam – macam tempat wisata bisa kita temui, yaitu wisata di seputaran Hotel Nusa Dua Bali. Jadi kalau terpaksa lagi berada di Nusa Dua yang jauh kemana – mana, gak perlu khawatir, seperti yang aku bilang tadi, di kawasan Hotel Nusa Dua Bali ini satu tempat dapat semuanya.

1. Menikmati malam di Bali Collection

Bali Collection

Salah satu keindahan Bali yang bisa kita lihat adalah dapat menikmati exotic-nya Bali di malam hari, yaitu di Bali Collection. Bali Collection ramenya memang di malam hari, biasanya tempat relaksasi ( para bule – bule, dan juga wisatawan yang bukan bule..) hehe.. setelah mereka seharian beraktivitas. Kenapa mereka lebih milih santai – santai di Bali Collection? Ternyata karena tempatnya keren kakak… dikelilingi jajaran resor dan hotel kelas atas, gerai – gerai yang ada juga berkelas, berskala internasional lhoo.. Kalau gak mau belanja, minimal kan lumayan buat cuci mata, window shopping gitu lah… karena tempatnya juga mirip – mirip Cihampelas Walk Bandung, tapi di Bali Collection ini lebih luas dan lebih rame, bisa duduk – duduk di bangku outdoor-nya sambil menikmati angin malam, gemericik air mancur, dan cahaya – cahaya romantic.. Alamaak… gak nolak lah kalau diajak ke Bali Collection yang berada di Kompleks BTDC ini, hahaha.. kode keras banget ini ke papayaza.. yuk.. yuk.. ke Bali Collection, belanja – belanja sekalian honeymoon #eh..

2. Mampir juga ke Museum Pasifika

Bali, Indonesia

Dari Bali Collection melipir ke sebrangnya ada Museum Pasifika ( di BTDC blok P). Sejak 2004 Museum Pasifika ini juga salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi, karena nuansa seninya yang terasa banget. Ada banyak barang – barang seni yang di pamerkan di Museum Pasifika ini, sangking begitu kental karya – karya seninya yang bernilai tinggi itu jadilah dianggap sebagai museum seni terbesar di Asia – Pasifik. Gak heran juga sih kalau dianggap museum seni terbesar karena jumlah koleksinya aja udah mencapai 700 lukisan dan 400 patung. Wow…!
Total ruangannya ada 11 ruangan/gallery. Pemetaan ruangan tersebut untuk membagi karya seni sesuai daerah asalnya. Misalnya : Pada ruangan pertama untuk ruangan yang menampilkan hasil karya sang maestro dari Indonesia, ruangan kedua adalah ruang pameran/gallery pameran seni dari Italy, ruangan ketiga adalah gallery pameran seni dari Belanda, dan masih banyak lagi. Sayangnya kita gak boleh sembarang ambil foto atau video di museum ini, kecuali di ruangan ke enam dan ke sembilan. Ada hasil karya Theo Meier di ruang ke enam (Theo Meier berasal dari Swiss, tahun 1936 menikah dengan Made Pulungan, dan tinggal di Sanur, Bali *cmiiw). Ruangan ke Sembilan adalah hasil karya seni daerah Vanuatu. Jadi dari Bali Collection ke Museum Pasifika ini jaraknya hanya beberapa ratus meter aja, gak gitu jauh kalau jalan kaki, lumayan olah raga juga kan.. mau, mau, mau? langsung aja cuzz coba cek ke hotel di Nusa Dua Bali yang terdekat dengan tempat wisata ini di situs Traveloka.com.

3. Silahkan mampir juga ke Bali International Convention Center ( BICC).

Dari namanya Bali International Convention Center ketauan banget ya kalau tempat ini biasa dipake semacam acara konferensi. BICC yang dibuat untuk taraf internasional ini terletak di pinggir Pantai Nusa Dua. Cukup banyak juga Konferensi Internasional yang pernah diselenggarakan di BICC ini, diantaranya Konferensi Perubahan Iklim PBB tahun 2007.

Source : Bali Convention

Lokasi BICC ini karena berada di pinggir pantai, suasana eksotiknya dapat banget, pemandangan indah dengan hamparan pasir putir, pantai yang biru bersih, desir ombak yang bikin betah membuat pertemuan jadi lebih nyaman dan kondusif. Jumlah ruangan yang ditawarkan ada 17 ruang pertemuan, bentuk bangunannya bertingkat dua. Pasti enak banget ini ya kalau untuk kumpul – kumpul disini, siapa tau ada yang mau arisan di BICC ? hahaha.. :p.

4. Pertunjukan Seni Eksklusif di Bali Nusa Dua Theatre

Image Courtesy of Devdan. Source : alexinwanderland
Devdan Show

Menyaksikan pertunjukan seni di Bali Nusa Dua Theatre ini juga gak boleh terlewatkan. Gedung Teater modern yang berada di jantung Nusa Dua ini menampilkan seni yang dikemas sangat berkelas. Dengan kapasitas mencapai 700 orang, gedung ini menampilkan pertunjukkan seni kontemporer yang menggabungkan kebudayaan Indonesia mulai dari Sumatera sampai Papua ( pertunjukkan dari Devdan Show). Pementasannya dilakukan secara professional, gak asal – asalan, misalnya menampilkan sebuah cerita yang digabung dengan gerakan – gerakan akrobatik yang bikin mata gak ngantuk. Selain koreografer pertunjukkan udah bagus, tata panggungnya juga spektakuler.. pencahayaan, efek suara, visual.. pokoknya gak rugi deh kalau nonton pertunjukkannya, keren banget!. Tapi gak setiap hari bisa nonton pertunjukkan ini. Devdan Show beraksi di hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Durasinya hanya satu setengah jam, mulai jam 19.00 WITA. Kalau mau nonton disarankan untuk pesan tiket terlebih dahulu. Ini aku kasih video dari Devdan Show-nya yaa.. untuk bayangan juga sih, kira – kira kalau nonton Devdan Show tuh begini, keren ya, apalagi kalau nonton beneran… emang dijamin takjub banget deh.

5. Belajar Keharmonisan perbedaan di Puja Mandala

Source : TripAdvisor

Kalau Manado ada Bukit Kasih, di Bali ada Puja Mandala. Tempat wisata ini merupakan kompleks peribadatan lima agama di Indonesia. Puja Mandala adalah simbol keharmonisan antar umat beragama di Indonesia.
Ada Masjid Ibnu Batutah yang terletak paling kiri di Puja Mandala, Gereja Katolik Bunda Maria segala Bangsa di sisi kanan. Sejajar sebelah Gereja Katolik terdapat Wihara Budhina Guna Puja Mandala. Ada lagi Gereja Kristen Protestan Bukit Doa, yang terakhir sisi paling kanan adalah Kori Agung Pura Jagat Natha.

Kira – kira gimana? Ada yang masih belum percaya kalau di kawasan Hotel Nusa Dua ini bisa dapat paket hiburan dan wisata di satu kawasan? Semoga aja info yang aku dapat diatas juga bermanfaat untuk temans lainnya ya.. Lumayan kan kalau terjebak di Nusa Dua Bali setidaknya ada tempat yang dikunjungi selain resor mewah dan pantainya. Ada yang udah pernah berkunjung ke salah satunya? Jangan lupa share pengalaman kamu di kolom komen ya. 🙂

Persahabatan

pixabay

Satu musuh itu terlalu banyak, seratus teman itu terlalu sedikit

Jadi lebih baik menciptakan teman sebanyak – banyaknya kan..? 😀

Ngomong – ngomong tentang pertemanan ada tahap – tahap yang jadi perhatianku dari mulai teman baru kenal, ketemu sekedar basa – basi, sampai teman jadi sahabat yang bener – bener merasa udah klop. Kalau udah cocok, ada masa percobaan lagi tuh, yaitu ada sahabat yang sabar dan setia dengan pertemanan yang udah ada, atau sahabat sesaat yang tiba – tiba putus karena masalah tertentu yang biasanya udah diluar batas toleransi. Persahabatan itu menurut aku bukan cuma tentang hubungan baik antar ‘saya’ dan teman aja, tapi persahabatan bisa juga terbentuk dengan anak sendiri, ibu sendiri, kakak/adik ipar, sodara kandung ataupun bukan kandung, rekan kerja, tetangga, dan bisa siapa aja dalam kehidupan kita sehari – hari. Jadi ada semacam ‘kilk’ di hati, saling pengertian, saling menghormati, udah nyaman aja satu sama lain, semacam ‘soulmate’ dalam dunia pertemanan. Oya ini maksudnya beda ya dengan konteks ‘soulmate’ beneran.. catat : beda dengan soulmate beneran, hahaha.. kecuali kalau ada yang jadi soulmate beneran, sahabat jadi jodoh.. nah itu beda lagi ceritanya.. pokoknya ini bukan tentang sahabat jadi jodoh ya hahaha… (*penting gitu ditekankan sis… * iyaaa… hahaha…

Beberapa bulan yang lalu aku sempat dengerin temen sendiri yang curcol karena merasa pertemanan dia dengan beberapa grup pertemanannya gak sehat, ada aja yang bikin dia kesel, dia sih merasa udah toleran dan gak ikut – ikutan lagi, alasannya karena ada beberapa hal yang jadi prioritas dia dicampuradukkan dan diremehkan, alhasil ada aja perkataan yang bikin sakit hati, kesel??? iyalah.. temenku ini jadi nangis kakak.. Hubungan persahabatan mereka jadi gak sehat kan kalau begini?. Aku bisa apa kalau gini??? paling – paling nenangin hatinya. Dari sini aku jadi merhatiin persahabatan itu sulit didapat, karena pertemanan belum tentu lulus jadi sahabat. Ada banyak hal – hal yang harus kita lewati dan cermati pertemanan kita itu bisa jadi persahabatan yang sehat apa gak.

Memangnya persahabatan yang sehat dan gak sehat itu yang gimana??? Walaupun aku sendiri bukan dokter khusus dalam dunia percintaan eh.. persahabatan, tapi boleh dongs ya cek n ricek (versi diriku) gimana dunia persahabatan yang bikin hati adem itu :

1. Persahabatan yang saling membahagiakan.

Persahabatan biasanya udah melalui proses waktu yang cukup lama. Bisa aja persahabatan udah kebentuk sejak masa anak – anak atau remaja. Nah.. kalau persahabatan itu tetap terbina sampai dewasa dan menikah, udah waktunya lah ya mengerti satu sama lain, kapan harus memberikan ruang privasi bagi sahabat, kapan waktu bersama untuk saling bertukar pikiran atau sekedar kumpul melepas kangen. Kalau dalam hubungan itu mulai ada bibit – bibit ‘gak enakkan’ terus jadi merasa ada hutang budi, saling terikat ( dan udah gak bisa bedakan mana yang benar, mana yang salah) tanpa melihat prioritas lagi, otomatis ada yang timpang.. salah satu pihak merasa gak happy. Ini butuh penjelasan dan pengertian satu sama lain, kalau gak.. bisa bubar deh..

2. Persahabatan yang saling jujur dan terbuka

Udah jelas disini dibutuhkan kejujuran, sakit hati aja rasanya kalau ketauan salah satu teman yang berbohong. Udah merupakan harga mati hubungan apapun kalau ada unsur bohongnya pasti jadinya gak enak, hubungannya jadi gak sehat, gak nyaman kan kalau hubungan KW alias palsu? Hihihi… Jadi menerima sahabat apa adanya dan kita juga merasa diterima apa adanya itu bikin kita juga nyaman, gak perlu hidup penuh kepalsuan.

3. Persahabatan yang saling mengerti cara bertengkar yang sehat.

Kalau lagi bertengkar ya baikkan dong.. ini sih klise ya hihihi.. tapi walaupun klise emang kenyataannya harus berbaikkan lagi. Yang jadi pokok masalahnya adalah yang bikin jadi perdebatan/berantem hebat selama ini tu apa?? Pasti kan ada ujung pangkalnya, menurut aku sih.. sahabat yang udah solid tau cara membenahi lagi hubungan yang kusut. Bahkan seharusnya berantem ini bisa membuat hubungan sahabatan jadi lebih baik. Karena selama berantem kan pasti ada sesuatu yang bikin salah satu pihak merasa dirugikan atau merasa tidak disetujui, sebaiknya sih berantemnya… ; berantem sehat aja, dengan cara sama – sama cari jalan keluar permasalahan, bukan mengabaikan permasalahan yang cuma jadi bom waktu aja.

4. Persahabatan yang saling menerima orang diluar lingkaran persahabatan

Namanya juga manusia hidupnya bersosial, ya pasti aja lingkaran hidupnya gak cuma sahabat yang itu – itu aja kan, perlu juga sahabat atau kita sendiri berteman dengan orang lain. Persahabatan yang exclusive sampai – sampai membuat inner circle (orang lain) gak boleh masuk, bagiku ini merupakan teman atau sahabat yang terlalu mengekang kebebasan bergerak. Kurang olah raga aja gak sehat kan? karena kurang gerak.. nah dalam dunia persahabatan juga gitu deh kira –kira. :p

5. Persahabatan yang saling percaya

Seringnya sih cewek nih… butuh banget yang namanya curhat, hahaha.. dan mau curhat ke siapa??? Biasanya sih ke sahabat, dan sahabat pastinya udah dapat nilai bintang terbaik sebagai orang yang bisa dipercaya, gak gampang ngumbar cerita kemana – mana. Tapi seharusnya siihh… ada batasan aturan jelas yang harus kita pahami satu sama lain, kalau bisa jangan sampai urusan pribadi juga jadi bahan curhatan… yakin gak tuh?? Hmmm…

6. Persahabatan yang saling mengerti

Nyambung yang nomor 5, ada saatnya kita gak perlu kepo semua tentang apa aja dalam kehidupan pribadi sahabat sendiri. Ada batasan kapan privasi sahabat sendiri gak perlu diganggu gugat, begitu juga sebaliknya kan?? ada batas privasi kita sendiri yang gak pengen diganggu orang lain, jadi saling mengerti aja.

7. Persahabatan yang saling menjaga harmonisasi hubungan persahabatan

Kira – kira kalau point satu sampai enam bisa kita jalani dengan baik, besar kemungkinan persahabatan bisa langgeng, kalau perlu langgeng sampai tua. Senangnya masih punya sahabat itu adalah.. perasaan masa muda selalu gentayangan dalam jiwa kita ini, ya kan? apalagi kalau sahabatannya sejak kecil, ceritanya banyaaakk dan perasaan happy terus.. ya jelas aja ceritanya jadi banyak, karena sahabat itu ibarat diary hidup kita, ya gak? Hahaha…

Salam persahabatan.
~ LovelyRistin

Obrolin penyanyi cilik

Penyanyi cilik untuk saat ini bisa dikatakan jarang banget ya.. beda waktu zaman aku kecil dulu, karya – karya Papa T Bob lumayan menggema kemana – mana, sebutlah nama Agnes Monica yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Agnez mo, dulu terkenal dengan acara Tralala – trilili-nya, terus ada Trio Kwek – Kwek, Melisa yang nyanyi abang tukang baso, dan lainnya… Makin kesini penyanyi anak – anak makin berkurang, muncul lagi kira – kira tahun 1999 Sherina Munaf dengan lagunya andai aku besar nanti, ada temenku waktu itu bela – belain ikutan antri beli tiket demi “Petualangan Sherina”, padahal waktu itu sempat barengan lagi tenar – tenarnya Harry Potter… Setelah The Philosopher’s stone dan The Chamber of Secrets, yang barengan dengan film Petualangan Sherina kalau gak salah : The Prisoner of Azkaban. Berhubung waktu itu lagi nge’hitz banget Harry Potter aku lebih milih nonton Harry Potter hihihi.. maafkan yaa bukan maksud gak cinta produk karya anak bangsa, tapi kan aku waktu itu udah terlanjur baca bukunya, jadi penasaran versi filmnya beibeh.. :p.

pixabay

Setelah Sherina gede, penyanyi anak seolah tenggelam lagi, tapi tau – tau aja mendadak muncul nama Justin Bieber dengan lagu pertamanya “Baby”… sering banget waktu itu dengerin lagunya dimana – mana, awalnya gak tau emang ini siapa yang nyanyiin ; “ You know you love me, I know you care, Just shout whenever, and I’ll be there. You are my love, you are my heart and We would never ever ever be apart. Babby.. Baby.. Baby Ooh..” Ya ampun beneran deh waktu itu aku jadi hapal lyric lagunya nanggung.. sering merhatiin bagian kata – kata baby – baby ooh –nya aja hahahaha… Gak lama si Justin ini muncul, ada lagi yang baru yaitu One Direction.. nah bagian One Direction ini aku gak gitu merhatiin banget banget, gak kenal akrablah kami waktu itu.. hahaha.. judul lagu pertamanya One Direction itu apa sih?? Up All Night ya??? Maafkan aku lah beibeh.. waktu itu aku udah gak merhatiin kamu hahahahha.. #dilemparmikrofon :p.

Kalau diperhatiin penyanyi cilik dari Indonesianya nih kok malah gak kedengeran ya??? Apa aku yang udah gak merhatiin lagi?? Dilalahnya ternyata bener.. faktor U itu memang menentukan tau gak-nya penyanyi baru hahahahaha… tiba – tiba Aya suka nyanyi – nyanyi lagu – lagu Naura, aku sendiri pertama kali tau lagu Naura itu dari radio yang judul lagunya Untuk Tuhan, liriknya manis banget “ Oh Tuhan, ini aku lagi mencurahkan isi hati, jangan bosan mendengarku lagi, aku yang banyak meminta.. “ akhirnya cari tau siapa sih Naura ini, kok tiba – tiba banyak anak – anak yang ngomongin dia. Aya sering ngomong “Naura ini lagi terkenal mama…” oalah gitu tooh… setelah browsing sana – sini Naura ini ternyata anaknya Nola AB3.. sekarang namanya B3. Kolaborasi yang cocok kalau gitu yaa.. antara ibu dan anak sama – sama penyanyi, sedangkan aku dan Aya kolaborasi yang cocok juga, aku mencoba ikut suka Naura juga, jadi aku dan Aya nge-fans sama Naura, kolaborasi yang cocok kan??? hahaha.. maksudnya biar aku bisa nyambung kalau ngobrol sama Aya, aku kan pengen jadi sahabat suka dukanya Aya (dan Faeyza juga) hehehe.. jadi wajib update kesukaan anak, bener apa bener???

Akhirnya karena lagi nge-fans sama Naura, Aya bolak – balik bilang mau beli buku Naura, tapi tiap ke toko buku selalu kehabisan, jadi kalau udah gini manyun aja sambil nonton tv yang nempel di toko buku merhatiin ternyata Naura mau rilis film barunya, aaiihh… mantaplah mamaknya Aya pasti ikutan nonton bareng Aya :p hihihihihi…
Bermanyun – manyun dahulu bersenang – senang kemudian, akhirnya Aya tercapai deh bisa beli buku Naura, harganya IDR 78K, aku mau beliin?? Jangan harap.. emak itung – itungan gini hahaha.. Aya beli pake hasil uang tabungannya sendiri, kumpulin pelan – pelan, dan taraaaa… ini dia bukunya :

Buku Naura kepunyaan Aya, yang satu buku ada tanda tangan Naura, hasil meet & greet 10 Juli 2017.

Malah ada dua buku! Warbiyasak!…

Tiba – tiba ada dua buku Naura ini tentu aja ada ceritanya lagi. Jadi setelah beli buku, Aya malah dapat info dari instagram kalau besok Naura mau meet & greet di Gr*medi* Harapan Indah. Karena kurang yakin aku coba telepon lokasi acara, dan ada syaratnya… yaitu harus beli buku Naura lagi di tempat Gr*medi* Harapan Indah. Oowwhh.. baiklah.. aku sih udah ogah aja mau datang, ya masa gitu harus sampe beli lagi???..

Tapi akhirnya Aya bisa ikutan acara meet & greet, eyangnya ngasih ampao lebaran, lumayan yaa… hahaha…
Talkshow Naura dan fans-nya. Acara mundur 1 jam karena macet yang melanda Naura dan team,

Baca : disini tentang kegiatan ditengah kemacetan

akhirnya bisa foto bareng idola walaupun rame – rame.. ya ga apa jugalah yaa… jadi nambah kenalan hehe..
Setelah acara selesai, mulai deh edisi iseng foto – foto sambil nunggu antrian mau beli burger, maklum udah hampir sore tapi belum makan siang nih.. karena ternyata di sekitar Gr*medi*nya sendiri belum ada restoran atau cafe yang buka hihihi…

Jadi begitulah kira – kira cerita pengalaman ketemu penyanyi cilik idola Aya ini, dan tentunya idola untuk anak – anak saat ini yaa.. yang pasti memang anak – anak di Indonesia ini sekarang lagi gak ada penyanyi cilik, Naura hadir bagaikan oase ditengah padang pasir, anak – anak seperti menemukan dunianya.. idola yang memang untuk anak – anak.

Liburan ke Solo ( Bagian I)

Mohon maaf lahir bathin

Gak terasa puasa udah berlalu, dan lebaran juga udah kita lewati.. mumpung masih terasa semangat lebarannya.. mohon maaf lahir bathin ya.. Mungkin selama ini ada bahasa tulisan di postinganku ini yang ga berkenan, mohon dimaafkan.

By The Way.. Sengaja edisi kali ini aku bagi 3, bukan apa – apa sih.. gak ada alasan tertentu, biar penasaran aja.. :p *sokpedeajaadayangpenasaran hahaha.. Alasan tahun ini kenapa aku ke Solo?? Hmm.. karena ada beberapa alasan sih, karena sebenarnya aku mudik tahun ini harusnya ke Malang, keluarga besar lagi kumpul di Malang. Selain itu lagi ada family gathering juga di Malang. Tadinya udah mau ke Malang, tapi papayaza sempat kasih kabar kalau lebaran ini gak bisa cuti, ya maklum aja.. bagian yang ngurusin tol :p dimana lagi musim mudik merajalela kan.. jadilah cuti atau gak, masih tentative. Karena gak menentu.. akhirnya aku ngalah aja deh, aku, Aya dan Fa ke Solo aja, sekalian nemenin papayaza kalau misal harus lebaran di Solo, maklum di Solo kami gak ada keluarga, jadi murni ke Solo itu sebenarnya mau nemenin papayaza, lumayan juga lah aku dan anak – anak biar lebih kenal Solo lebih dekat kan :p bilang aja mau jalan – jalan #eh hahaha..

Pesawat yang kami tumpangi berangkat jam 13.45 dari Halim ke Bandara Adi Sumarmo Solo, bertepatan Obama yang baru mendarat dari Yogyakarta, sayangnya gak ketemu Obama ya iyalahh… hahaha… paling cuma terasa effectnya aja : rame, suara sirene polisi, agak macet, dan ada beberapa stasiun televise yang meliput.

Perjalanan dari Jakarta – Solo memakan waktu 1 jam 10 menit. Alhamdulillah perjalanan lancar sampai di Solo. Berhubung pas sampe di Solo ini juga udah sore, jadi langsung aja cuzz ke mess papayaza, lumayan hemat biaya penginapan dan dapat pinjaman mobil pula hehe..

Selfie dulu sebelum beranjak dari Bandara Adi Sumarmo 😀
Aya dah bosen… pengen cepat jalan hehe..

Hari pertama di Solo

Setelah mandi dan bersiap – siap cari makan malam, kami malah nge mall ke Solo Paragon, yah.. aku kurang semangat kalau ke mall hahaha.. tapi apa daya.. karena udah malam jadi cari yang gampang aja supaya Fa dan Aya cepat istirahat karena besoknya kami udah rencana pergi dari pagi – pagi banget. Gak banyak yang di cari ketika di Mall Paragon ini kecuali nemuin tukang parkir yang ngarahin parkirnya kayak dalang, lucu aja celoteh si pak tukang parkir ini
“nyalakan lampu dua agar berhati – hati, jangan lupa lapor pak rt pak rw… “ pake logat jawa solonya (apa hubungannya parkir sama pak rt, pak rw hahaha..). Aku bingung awalnya dia omong apa tapi pas di denger lebih teliti bikin ngakak.. sambil mengarahkan parkir celetukannya itu bikin geli “tentukan posisi anda..” hahahaha.. sepanjang markirin mobil pokoknya ketawa mulu…hihihi.. Oya ke mall ini juga maksudnya beli cemilan dan minuman air mineral untuk persiapan besok pagi selama di perjalanan.

ke Yogyakarta

Jam 6 pagi kami udah keluar mess cari sarapan, bingung cari sarapan apa pagi – pagi gini yaa.. gak yakin ada warung makan yang udah buka, akhirnya papayaza rekomendasikan makan soto seger ‘Mbok Giyem’ Tipes. Sebenarnya papayaza udah rekomendasiin makan di soto seger dari kemarin malam, disarankan berangkat lebih pagi karena soto seger ‘Mbok Giyem” Tipes ini cepat habis, buka jam 6 pagi tutup jam 8 pagi.. wow… serame apa sih pikirku, ternyata pas udah di lokasi.. hebat bener nih warung, udah rame aja lhoo pagi – pagi gini, dan wajar memang kalau rame.. karena sotonya memang segerrrrrr… enaakk…! pokoknya mau deh nambah – nambah lagi makan disana, aku sempat icip juga sate otak sapi yang baru di goreng dan rasanya bener – bener mantap! Bikin makan lebih semangat.. nyam.. nyam sebagai ‘new comer’ makan disini, jadi beginilah noraknya aku hahaha..

Sotonya dalam mangkok kecil, tapi isinya padat, keliatannya sedikit, tapi ternyata banyak! kuahnya berlimpah.. enak banget!
Waktu lagi makan, tiba – tiba sate otak sapi ini disajikan, masih panas.. jadi penasaran nyobain.. enaaakk! apalagi pas makan sama sotonya, aduuuhh… ngangenin pengen lagiiii… T.T

Lanjut perjalanan setelah sarapan, kali ini langsung ke Yogya karena udah janjian sama kakak sepupu kalau sempat main ke Yogya mampir ke rumahnya, baiklaahh.. sekalian kan lebaran, bertamu silahturahim. Perjalanan selama ke Yogya sebenarnya lancar, tapi yang bikin macet itu lampu merah, bisa berhenti setengah jam sendiri nungguin lampu hijau, dan ketemu lampu merah ini lumayan banyak, mana juga antriannya panjang banget.. huhuhu.. bikin lama di jalan, untungnya deh bawa cemilan dan minuman, jadi Aya dan Faeyza kalau lapar atau haus tinggal santap aja cemilan dan minumannya.

Perjalanan dari Solo ke Yogya kalau dihitung – hitung sama macetnya total jadi dua jam, sebelum berkunjung ke rumah sepupu kami meluncur dulu ke Taman Sari (karena rumah sepupu dan Taman Sari dekat). Hmmm… disarankan kalau ke Taman Sari sebaiknya bareng guide lokal disana, karena kalau gak… kita gak ngerti mau ngapain, cuma muter – muter gak jelas dan gak ngerti sejarah tentang keindahan dan kejayaan di zaman Raja Mataram.

Taman sari mempunyai arti “taman yang indah”, mempunyai kisah yang menarik menurutku. Ketika guide menceritakan bagaimana indahnya Istana ini dikelilingi air dan danau buatan, jadi istana ini juga disebut istana air. Layaknya seperti fatamorgana, jika dilihat dari jauh istana ini seperti berdiri diatas air. Selain air, bunga – bunga juga terhampar luas di istana ini, uuhhmm.. kebayang kan indahnya warna warni bunga yang menghiasi sekitar istana. Wah… ceritanya panjang nih kalau Cuma cerita Taman Sari aja.. asli ceritanya bagus lhoo… seriusan ini! berkeliling mengitari istana air sambil mendengar guide bercerita seperti berbalik ke tahun 1758, andaikan ada pintu kemana sajanya doraemon pasti aku betah berada di Taman yang dijadikan tempat rekreasi dan kolam pemandian bagi Sultan Yogyakarta dan keluarganya ini. Gimana gak betah coba??? dari cerita guide, dulu disekitar pemandian/kolam selalu wangi cendana, air mandinya asli dari sumber mata air yang selalu jernih, belum lagi bunga – bunga disekitar istana… hihihi… bikin betah kan? Kalau sekarang ya gak bisa dikatakan betah, tapi bagus buat foto – foto. Jadi gak heran kalau Taman Sari ini juga sering dijadikan tempat foto prewedding. Seru lah pokoknya… nanti aku ceritain sendiri deh tentang Taman Sari diluar cerita ini yaa… kalau gak halaman ini jadi habis buat ceritanya si Taman Sari aja hehehe..

Walaupun bekas bagunannya udah banyak yang rusak, justru jadi terlihat lebih eksotik.
Kolam pemandian keluarga kerajaan di zamannya.
Ditengah – tengah ini tadinya adalah tempat transit para tamu kerajaan, disini tamu ditanyakan dulu.. mau kemana? ke pemandian, sholat, atau keruangan lainnya yang aku gak hapal semua tempatnya hahaha…

Setelah berputar – putar di Taman Sari, kami langsung ke rumah sepupuku. Alhamdulillah semua lancar dan cari alamat rumahnya juga gak terlalu susah dan gak lama, jadi bisa deh agak lama ketemuan sambil berlebaran, baru kali ini lhoo aku kerumahnya yang di Yogya, biasanya kami bertemu setiap lebaran itu di Jawa Timur. Setelah pertemuan itu sebenarnya masih mau berkunjung ke rumah temannya papayaza, tapi sayangnya gak bisa karena temannya papayaza ini lagi ada tamu. Ya udah lah.. daripada bengong gak tau kemana akhirnya kami ke Candi Prambanan. Oyaa… sepupuku ini sebenarnya rekomendasikan ke Breksi. Breksi tempatnya juga gak kalah cantik.

Foto – foto 🙂

Candi Prambanan

Sebenarnya aku udah pernah berkunjung ke Candi Prambanan zaman waktu masih sekolah dulu. Candi Prambanan yang dulu dan sekarang ini pasti jauh banget bedanya. Untuk candinya sendiri sih sebenarnya gak berubah, tapi disekitar candi yang berubah. Dulu pas datang ke Candi Prambanan.. ya udah langsung aja ke candinya naik turun candi, muter – muter candi, foto – foto.. terus pulang. Nah.. sekarang susah move on dari Candi Prambanan ini, selain sekitarnya banyak hiburan, spot – spot yang bagus untuk berfoto, contohnya .. foto disepanjang perjalanan berpayung warna warni, foto bareng rusa sekaligus bisa kasih makan rusa (ada yang jualan kangkung disekitar kandang rusa, harganya 5000/ikat), foto sambil bermain di Kampoeng Dolanan (ada satu spot yang khusus untuk bermain di kampoeng dolanan, permainan tradisional seperti main enggrang, bermain bakiak, ayunan dan ini semua gratis ( khusus di spot kampoeng dolanan aja yang gratis).

penuh canda tawa di pojokan Kampoeng Dolanan ini, tidak kenal lagi usia anak – anak atau dewasa, semua jadi satu bermain. 😀
Faeyza dan Aya masih bingung mau main apa, padahal dibelakangnya udah rame main bakiak hehe..
Akhirnya mencoba main enggrang, tapi gak bisa mainin 😀
cuaca panas banget waktu itu, sejak masuk candi Prambanan udah banyak yang nawarin payung. di Candi ini malah kami berfoto dari jauh aja, karena Aya udah gak mau diajak naik turun candi
Muter… keluar dari kawasan candi, mau cari makanan. Spot cantik untuk berfoto sekarang banyak ditemui di Candi Prambanan
ini masih di kawasan candi Prambanan, rame anak – anak memberikan makan untuk rusa.

Setelah puas main, perut udah kelaparan minta makan hehe… jadilah kami berjalan lagi cari warung atau resto di sekitar candi. Selama berjalan kami banyak ketemu orang – orang berpakaian hanoman dan berfoto dengan para wisatawan. Ada juga yang berfoto bareng gatot kaca (ada yang berkostum ala gatot kaca), ada juga permainan memanah, kereta api anak – anak yang bisa kita tumpangi (dan gak tau bayar berapa hehe), ada juga yang berfoto ala di dunia raksasa (kita berfoto disekitar benda – benda yang lebih kecil), beberapa ada juga drumband keliling berpakaian bak prajurit keraton berjalan berkeliling sambil memainkan musik. Rameeeee… itu baru pemandangan sepanjang mataku memandang aja lhoo.. selama mencari tempat makan, pokoknya bisa lupa waktu deh kalau di candi Prambanan hehe..
Kalau diturutin aku sih masih pengen muter lagi disekitar Prambanan ini, tapi anak – anak udah rewel minta pulang, baiklah.. waktu juga udah sore, malam ini kami udah punya rencana jalan – jalan dengan becak berlampu di Solo. Jadi… langsung balik lagi ke Solo dari Yogya, Alhamdulillah gak pake macet.

Stadion Manahan di malam hari

Becak hias berlampu tepatnya berada di sekitar Stadion Manahan Solo. Sebenarnya mau cari makan malam, tapi demi membayar hutang dulu pada Aya dan Fa yang pengen berkeliling dengan becak berlampu, ayo aja deh.. lumayan.. hiburan murah meriah di malam hari hehe..

Malam hari becak hias berlampu ini banyak di temui di Stadion Manahan.

Perjalanan dengan becak berlampu gak lama, mungkin sekitar 15 – 20 menitan aja. Setelah itu papayaza ngajak makan martabak (karena pada dasarnya doyan martabak :P) aku setuju aja.. Rekomendasi martabak yang enak di Solo itu Martabak Spektakuler dan Martabak Markobar. Kalau dari rekomendasi teman kantornya papayaza banyak yang lebih suka dengan martabak Spektakuler, tapi karena tempatnya lumayan agak jauh dan susah parkirnya, jadi aku dan papayaza sepakat beli martabak markobar aja setelah kami makan malam ala lesehan.

Penuh tanjakan dan berliku

Jam 6 pagi, tanggal 2 Juli, kami memutuskan ke Candi Sukuh dan air terjun Jumog, udah gak sabar pengen nikmati keindahan alamnya, pasti udaranya segar banget karena posisinya berada di kaki gunung Lawu. Sarapan pagi ini cukup beli nasi uduk aja, dibungkus bisa makan di mobil, jadi bisa lebih menghemat waktu.

Tujuan ke Candi Sukuh dari Solo sekitar 40 Km. Siapkan mental kalau mau ke Candi Sukuh dan juga ke Candi Cetok. Mental menghadapi jalanan yang menanjak terus menerus tanpa henti, sepanjang perjalanan mendekati Candi Sukuh (dan juga Candi Cetok) hampir gak ada jalan yang santai, nanjak terus bikin deg – degan. Alasanku dengan kepanikan ini macam – macam (edisi lebay hihihi) ; takut mundur mendadak hahaha.. padahal kemungkinan mundur kecil karena mobilnya matic. Kepanikan yang lain, takut overheat karena nanjak terus, ditambah ditepi jalan semacam jurang yang memisahkan antara jalan dan (kalau kita lihat dari atas) adalah rumah penduduk..
Alhamdulillah.. semua bisa terlewati dengan baik. Ketika sampai di Candi Sukuh jadi lupa sama hambatan jalan menanjak tadi hahaha… udaranya sejuk banget, segerrr…!. Gak pake basa – basi lagi kami langsung deh ke Candi Sukuhnya, seharusnya bayar tiket masuk ke Candi Sukuh ini, tapi karena kami datang masih pagi banget, loketnya belum buka, jadi gratis hihihi..

Mumpung Fa bisa diam di foto dengan latar belakang candi Sukuh.. 😀
@Candi Sukuh
Diatas candi.. bisa lihat rumah – rumah jadi kecil ukurannya. 😀 *abaikangayaFa
@Candi Sukuh

Taman Hutan Raya Mangkunagoro I (Tahura)

Dari Candi Sukuh ke Taman Hutan Raya jaraknya dekat, bisa dilalui dengan jalan kaki sebenarnya, tapi karena hutan raya ini luas banget, jadi mau gak mau ada naik mobil. Medan jalan yang nanjak bikin lihat – lihat kondisi kendaraan juga, karena gak semua kendaraan yang kuat dengan medan yang gak biasa. Di dalam hutan raya ini kebanyakan orang – orang melanjutkan perjalanannya naik motor, kalaupun ada yang bermobil separuh jalan lebih memilih parkir, separuhnya lagi jalan kaki.

Jalan kaki dari Candi Sukuh ke Tahura. ternyata harus naik mobil masuk ke Tahura, dan bayar tiket per orang Rp. 5000 saja… murmer yaa…
Setelah parkirin mobil, kami lebih memilih jalan kaki.

Jalan kaki di Tahura ini pilihan tepat menurut aku, selain mendapatkan udara segar juga olah raga. Tapi karena ngajak anak – anak jadi jalan kaki semampunya aja, ngos – ngosan lho sepanjang jalan hahaha… kalau jalan semakin naik agak sesak juga sih.. oksigennya banyak tapi rasanya makin keatas atmosphere udaranya serasa makin tipis. Ya udah deh… jalan – jalan sedikit, terus istirahat sambil main ayunan dan melewati jembatan dari rumah pohon. Sambil main dan setelah jalan tadi ternyata bikin lapar, padahal aku cuma bawa minum aja sebotol, mau bawa makanan, berat.. jadi aja lebih aman taro di mobil, untungnya ada babang jualan baso (jualannya pake motor) yang gak pake kuah (kayak makan cilok), pentolnya aja dicampur makannya pake saos dan kecap manis. Jadi disarankan bagi yang pengen jalan – jalan disini pake sepatu olah raga, pake ransel siapin minuman dan cemilan secukupnya karena udara dingin/sejuk gampang bikin lapar.

Ketemu rusa lagi di Tahura. Yang ini anak rusa langsung nongolin wajahnya pas kami datang hahahaha..
Foto lagi di samping kandang rusa hahaha…
ada taman bermain ditengah hutan.. yeeaayy..
Lewatin jembatan dari rumah pohon yang sebenarnya tidak begitu tinggi hehe…

Kampung Batik Laweyan

Sebenarnya setelah dari Tahura tujuan terakhir di kaki gunung Lawu itu adalah lihat air terjun jumog, tapi sinyal hp hilang sejak sampai di kaki gunung Lawu ini, jadi gak pede mau ke air terjun Jumog karena gak tau arah (Map online mati), harusnya sejak awal kami siapkan dulu map offlinenya ya.. huhuhu.. jadi batal deh.. padahal udah dikit lagi. Sebagai gantinya kami ke Solo Baru dulu cari makan siang. Resto Malioboro jadi pilihan untuk makan siang. Aya dan Faeyza tentu aja milih ayam kremes, aku sama papayaza pilih ikan gurame bakar lengkap dengan sayur asem, ada lalapan dan sambel juga. Minumannya aku pilih es degan (es kelapa), Aya pilih juice strawberry, Faeyza milih juice alpukat, papayaza milih juice sirsak. Pulang makan dari sini malah ngeborong kremesan dalam kemasan toples hehehe..

Tujuan kami ke Kampung Batik Laweyan ini pengen lihat pengrajin batik yang lagi membatik, syukur – syukur kalau ada pojokan buat belajar membatik ya.. seru banget pasti.. Tapi sayangnya para pengrajin batik masih pada cuti lebaran, masuknya mulai senin (tanggal 3 Juli). Ya udah deh.. Jalan – jalan disekitar perkampungan batik ini, sekalian diniatin beli batik untuk papayaza kerja (setiap Jumat di kantor bajunya harus kemeja batik).

Masih suasana lebaran di Kampung Batik Laweyan
Salah satu butik di Kampung Batik Laweyan
Menunggu sambil pilih – pilih batik. edisiisengfotoinpatungmantenini
Faeyza gak bisa diam, malah iseng coba pake blangkon :D. ini blangkon pinjeman ya haha..

Harga – harga batik di Laweyan aku bilang sih standar dengan harga batik dari luar Solo, untuk batik cetaknya sekitar ratusan ribu, kalau untuk batik tulisnya tentu aja lebih mahal.

Laughter is an instant vacation.
Milton Berle

Malam ini setelah dari Laweyan, kami ngungsi ke hotel. Gak pengen gangguin penghuni mess, karena penghuni mess alias teman – teman papayaza udah mulai masuk mess lagi malam ini hehehe.. Lagipula Aya dan Fa udah punya rencana besok pagi mau berenang dulu, jadilah Nov*tel hotel pilihan kami waktu itu, pesan via online dan paginya bisa berenang.

Warna ungunya bikin mata bersinar ya haha..
kebetulan yg berenang pagi itu cuma beberapa orang aja, jadi santai Fa dan Aya bisa main air 😀

Perjalanan di Solo ini sepertinya gak ada habisnya, masih banyak rasanya yang pengen dikunjungin, tapi sayangnya gak bisa lebih lama juga berada di Solo karena beberapa alasan tentunya. Tapi swear deh.. gak nyesel muterin Solo ini, kota yang ramah dan penuh pesona. Pokoknya kalau bisa pengen main ke Solo lagi… 🙂

Bersambung..

Am I an Internetholic?

Alat rekam dan kisah 1001 malam

Alkisah seekor kalkun yang dipelihara seorang petani yang sangat perhatian banget sama si kalkun ini, sangking sayangnya si pak petani ini memberikan kandang yang bagus dan nyaman agar si kalkun betah tinggal bersama pak petani. Makanan untuk kalkun juga berlimpah, selalu tersedia. Kalkun merasa sangat beruntung bisa tinggal bersama pak tani yang baik hati ini. Di waktu yang sama dan tempat yang berbeda, pak petani udah merencanakan kalau dihari ke 1001 nanti kalkunnya akan menjadi santapan lezat baginya.

Selama 1000 hari kalkun merasa nyaman dan bahagia dengan kondisinya, hingga hari ke 1001 tiba – tiba kalkun kaget menemukan pak petani majikannya itu menjadi sangat jahat, kalkun udah kena jebakan betmennya pak petani, lari kemanapun kalkun gak bisa lepas dari genggaman pak petani. Akhirnya Kalkun gak bisa berbuat banyak, ia hanya bisa pasrah jadi santapan makan malam pak petani di hari ke 1001.

Kisah lainnya…

Pixabay

Kisah ditahun 1800an ini menceritakan tentang seorang penyanyi bersuara merdu, di setiap konsernya selalu berhasil meraup banyak penonton, walau harga tiket masuknya mahal. Semua orang selalu ingin mendengarkan nyanyian dan suara khasnya. Hingga suatu saat ada seorang yang pertama kali nonton konser penyanyi bersuara emas itu, dan kebetulan “new comer” ini adalah pencipta alat rekam. Karena begitu kagum dengan suara penyanyi tersebut, si “new comer” ini berhasil merekam lagu – lagu yang dibawakan si penyanyi. Jadi setiap ingin menikmati suara emas penyanyi tersebut, si pencipta alat rekam ini gak perlu datang ke konser lagi, cukup memutar alat rekam, perasaan suasana berada di dalam konser udah terasa. Seiring waktu hasil rekamannya itu udah tersebar, akibatnya si penyanyi merasa ada yang kurang. Penontonnya berkurang dan otomatis pendapatannya pun berkurang.

Inti dari dua cerita diatas adalah kisah tentang perubahan, yang sebenarnya dialami kita – kita juga, manusia itu kan cenderung cepat merasa nyaman kalau udah berada di zona aman, dan kaget ketika ada perubahan di depannya. Contoh disekitar kita yang keliatan akhir– akhir ini adalah taksi atau ojek online. Pertama kali taksi atau ojek online muncul bikin ojek dan taksi offline kaget kan??? Terbukti adanya demo – demo yang menolak kehadiran taksi dan ojek online, bener gak??? Pasti aja bener deh.. Hehe..

Berubahlah sebelum perubahan itu yang akan memaksa anda ( Jack Welch)

Omong – omong nyambungin lagi contoh perubahan di dunia online diatas. Kebanyakan hampir semua kegiatan kita itu udah kayak ketergantungan sama internet, mulai kerjaan di kantor (bagi yang ngantor) gak bisa kerja kalau gak ada internet kan?. Buat buibu rumah tangga juga, perlu exist juga di dunia maya, belum lagi butuh ilmu – ilmu baru dari dunia kuliner baik resep maupun belajar teknik memasaknya. Semua ada dari dunia maya. Kalau pengen cari info tentang parenting, internet menawarkan banyak rekomendasi, kita jadi merasa gak sendirian. Terus secara gak langsung jadi tau bakat terpendam teman – teman kita.. entahlah dalam bidang memasak, fotografi, penulisan, dan lain – lainnya.. ya jelas aja semua dipamerin di media sosial, intinya sih ingin berbagi kebahagiaan yaa… disamping hal2 lain juga yg ada efek samping buruknya yang gak perlu kita bahas disini. Tapi emang internet ini bikin pinter, apa yang ga ada coba?? Hampir semua ada.. mau belanja online juga udah gampang, pesan makanan, belanja bulanan semua udah kumpul di smartphone yang nyambung sama internet, tinggal klik – klik aja dalam hitungan menit atau harian pesanan udah sampai. Jadi wajar aja kalau tiba – tiba quota internet abis serasa mati gaya :D. TV atau buku – buku yang ada tak tersentuh, masih terbungkus cantik, dibeli aja tapi gak tau kapan bacanya hahahaha.. Emang beda sih.. kalau TV, misalnya nonton tutorial cara masak kue, kita gak bisa ngulang tayangannya saat itu juga, ujung – ujungnya tetep gak bisa dipraktekkan karena resepnya gak sempat di tulis. kalau buku? Kadang buku gak ada tampilan gambar, foto – foto atau layout yang memanjakan mata. Sayang kan rasanya kalau gak memanfaatkan internet ini, gak rela untuk ditelantarkan hahaha..

Sangking hampir semua kegiatan udah memakai internet, hati – hati kecanduan.. Kecanduan internet ini juga bisa dianggap gangguan jiwa lhoo.. Sejak tahun 1996 menurut penemuan Cyberpsychology and Behavior via Wikipedia, kira – kira gambarannya kalau udah kecanduan internet itu adanya suatu kebiasaan buruk yang udah menganggu fungsi hidup kita. Misalnya, lupa makan, lupa mengerjakan tugas utama kita, lupa tidur, bahkan gangguan hubungan dengan keluarga dan atau pasangan, bisa juga kalau merasa gak internetan ngerasa moody, sedih, gelisah.. Kalau semua gejala – gejala diatas udah ada, segera ke psikolog deh.. seriusan inih!

Kalau aku sendiri sih.. gak sampailah gara – gara internet jadi gelisah, kalau quota lagi abis, ya udah.. bisa lah nunggu sehari gak online, besoknya udah beli quota hahaha.. masih inget makan dan minum juga kok .. :p bahkan sekarang masih puasa hehe.. Apalagi pada waktu aku masih sakit tulang (nurun dari papa), dan ada saraf kejepit di leher, dibatasin banget online karena menghindar posisi nunduk terlalu lama. Biasanya kalau aku lagi pergi, kadang males liat gadget, kecuali kalau pengen update sebentar, setelah itu tinggalin dulu.. Kan pengen menikmati quality time kumpul sama anak dan pak suami, atau kumpul sama teman (yang terkadang bisa reunian hasil dari social media), pokoknya gak mau diganggu dari dunia online.

Kalau lagi kumpul seperti inilah yang kadang bikin aku males online :p
Dunia online juga bisa untuk menghibur diri sih yaa.. melalui game – game kayak gini.. hahaha..

Diam – diam aku ngerasa takjub kalo lihat ada orang yang masih pakai handphone cupu gak ada koneksi internetnya, terlihat mereka lebih menikmati hidup, lebih bebas, gak perlu mikir harus update hari ini mau tampilin apa, atau exist apa?? Jatohnya yang kadang malah pecitraan kan?. Buat ngurangi itu semua kadang aku pasang target sendiri, salah satunya update blog, minimal satu tulisan.(eh ini online juga ya?) hahaha.. Gak sih.. biasanya aku nulis untuk update blog sumpah, kadang susah mau update blog, itu di buku kecil, kadang di laptop bisa secara offline, bisa secara online sesuai kebutuhan. Selain itu main sama anak dan ponakan, ngobrol dengan keluarga tanpa ada perantara (bukan via chat di hp), nonton dvd, baca majalah atau minimal satu buku (bisa gak ya? Haha..).

Kesimpulannya harus seimbang lah yaa.. kapan harus update di dunia maya dan update di dunia nyata, selain itu supaya gak termasuk golongan internetholic, penting menetapkan target – target kecil yang mampu dilakukan. Doakan aku..

6 kegiatan yang bisa dilakukan ditengah kemacetan jalan

Gaya ditengah macet 😆

Macetsss Jakarta emang fenomenal yaa.. dan udah bikin gak betah banget, hampir gak pernah ke Jakarta kalau gak ada urusan penting, hmm.. apalagi puasa – puasa gini… syukurnya hari ini gak panas, hujan rintik bikin adem setelah beberapa hari panas banget. Apa nih nanti menu buat buka puasa? Hihi… masih siang aja dah mikir menu.. #dikeplakmassa. Selamat berpuasa yaa buat mantemanku yang menjalankan ibadah puasa, mohon maaf lahir bathin. Berhubung masih ditengah macet, daripada bosen.. biasanya kegiatan apa sik yang bikin asik ditengah macet?? 😆

1. Selfie..

Iyakan, selfie nih jadi semacam hobbie ummat hahhaha… boleh – boleh aja selfie… asalkan gak berlebihan. Pemandangan yang itu itu aja bikin mumet kan.. selfie bisa jadi penghibur diri, tapi inget yaaa… selfienya dalam batas wajar aja, kalau gak nanti dianggap kelainan jiwa lhoo.. hihi..

2. Dengerin radio

Ho’oh.. dengerin musik – musik yang bikin ceria bisa jadi obat stress juga supaya gak bosen ditengah macet. Biasanya aku cari lagu – lagu yang santai enak di dengar telinga, apalagi kalau hapal liriknya.. asik bisa sambil nyanyi – nyanyi serasa diatas panggung konser #apasih.. 😂. Dan sekarang aku lagi dengerin lagu Dido, lumayankan.. dari lagu bisa nostalgia hehe..

I know you think that I shouldn’t still love you,
Or tell you that.
But if I didn’t say it, well I’d still have felt it
Where’s the sense in that?

I promise I’m not trying to make your life harder
Or return to where we were

But I will go down with this ship
And I won’t put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I’m in love and always will be

White flag – Dido

3. Rumpi

Rumpi yang positif aja deh mending, apalagi ini puasa, nanti jatohnya jadi ghibah kalau rumpinya negatif hihi… tapi ini kalau lagi ada teman disamping kamu, kalau gak, iiihhh… rumpi ama siapa itu?? 😮😫

4. Chatting atau telepon

Ya jelas aja kalau lagi nyetir sebaiknya tinggalkan kegiatan ini, kalau masih dilakukan… sungguh ter – la – lu… kata bang Rhoma.. ehem… berhubung aku lagi ada di taxi online, bisa dong santai chatting 😜

5. Ngemil

Kalau lagi gak puasa, ngemil juga bisa asik buat obat stress ditengah macet. Bisa pilih yang gampang di kunyah yaa.. gak bikin ribet di mobil… yakali.. mau piknik makan durian di mobil 😂 #gaje

6. Baca buku, atau liatin foto/video di galery di gadget kamu.

Ini tergantung, ada yang baca di mobil ngerasa mual, tapi kalau liatin foto tu kadang bikin happy ya.. 😊. Jadi tinggal pilih, kamu mau kegiatan yang mana kalau lagi kena jebakan macet di jalan?.

Kamu ada ide lain?

Tentang Rasa (Curhat karena film – Bukan Review)

Beberapa kali nonton film tentang masak – masak atau tentang dunia kuliner berhasil bikin aku betah nontonnya, gak cuma liat makanan – makanannya yang bikin ngiler, tapi usaha para chef atau para pecinta masak – memasak ini yang selalu bikin penasaran.

Ada beberapa film masak – masakan ini yang bikin aku terbayang – bayang, tapi kadang mau nontonnya gak tau kapan hahaha… jadi sering telat nontonnya, udah gak kekinian lagi, tapi menurut aku masih seru aja sih buat ditonton, jadi emang kebanyakan nonton di rumah dibandingkan di bioskop. Biasanya nonton udah santai, udah ga ada lagi kerjaan/tugas negara di rumah, kalau gak santai kurang menghayati ceritanya gitu lhoo hihihi..

Burnt

Film yang dibintangi Bradley Cooper sebagai Adam Jones. pertama kali nonton film ini karena aku tertarik sama mas Bradley ini hahaha… tapi di film ini om Bradley keliatan galak, wajar juga sih.. karena berperan sebagai chef yang selalu menuntut kesempurnaan, kalau gak sempurna siap – siap nampung piring terbang yang dilempar Adam hahaha.. Effect emosi Adam yang kadang meledak – ledak dan kadang – kadang menghina rekannya ini dilatar belakangi adanya pemakaian narkoba. Adam Jones sebenarnya termasuk koki cerdas tapi kebiasaan hidupnya buruk. Gara – gara narkoba, restoran milik Adam Jones hancur. Tapi sisi baiknya, Adam mulai sadar atas kesalahannya dan ingin segera bangkit dari keterpurukannya.

Pinterest

Seperti film lainnya tentang dunia masak tentu aja kita dikasih pemandangan yang menyenangkan yaitu bagian ‘garnish’, menata makanan semenarik mungkin mengundang selera makan. Kadang memang iya siiih… kalau masak tuh pengennya lengkap, sempurna, kalau bisa tenaga gak ada abisnya supaya bisa masak banyak. Kadang seneng dan penasaran cobain resep simple, enak, dan disukai Aya dan Faeyza, tapi kalau ternyata masakan gagal gak sampe ada piring terbang sih hahahaha… masih sayang sama piringnya kok :p hahaha.. Nah, nonton film Burnt ini sebenarnya aku nonton dari H*O, beberapa kali tayang tetep aja gak sempat nonton dari awal, padahal penasaran.

Ratatouille

Pinterest

Nah!.. film ini tentang dunia masak yang gak ada matinya menurut aku, suka sama film ini, ditonton berulang – ulang juga gak ada bosennya. Walau gak suka dan sedikit gak terima “gimana bisa manusia dikendalikan tikus yang jago masak?” hahaha… Gak masuk akal memang, tapi ceritanya bagus dan gak bosenin.

Pengalaman si tikus yang menyebalkan pasti semua pernah ngalamin kan?, termasuk aku juga. Jadi ceritanya emang dapurku tuh ada bukaan diatas, supaya kalau masak gak kepanasankan, akibatnya lumayan sering tikus – tikus selalu bikin aku kaget kalau aku lagi beraktivitas di dapur, nyebelin banget deh kalau gini… udah geli, sebel sama jorok dan baunya, pokoknya sebisa mungkin usir tikus sejauh – jauhnya dan udah coba segala macam cara usir tikus.

Beberapa cara yang pernah aku lakukan :

– Pake Lem tikus, tapi ternyata tikusnya pinter – pinter, bisa ngerti kalau lem itu berbahaya untuk mereka. Alhasil
tikus – tikus itu bisa menghindar dari lem tikus, dan para tikus masih bebas berkeliaran di dapur. Ampuun deh..
bukan aja bau tapi juga bikin berantakan.. Oh mereka mungkin udah kena radiasi otak yang bisa bikin pinter kali
ya??? Makin geregetan sebel aja liat mereka bisa bebas dari lem tikus.

– Balsem dan Kapur Barus
Ini sebenarnya hasil browsing, awalnya lumayan manjur. Jadi kapur barus aku olesin pake balsem super pedas, terus
disebar ke tempat – tempat tikus biasa singgah, dilalah… pas baru nyebar kapur barus yang udah dioles balsem itu,
gak sengaja air dari mesin cuci tumpah (lagi nyuci).. tumpah ruah… alias banjir di dapur.. huaaa… bikin panik…
tapi bau dapur jadi enak.. bau mint hahahaha… lumayan tikus – tikus gak mampir lagi ke dapur.

– Tapiiiii … mau gak mau jadi harus rajin olesin balsem pada kapur barus, terus disebar.. yaa ampun boros juga
jadinya, akhirnya ambil jalan paling manjur. Tutup akses keluar masuk si tikus, beres! Dapurku sekarang gak ada
tikus, ‘say No to Tikus’ walau tikus berbentuk Ratatouille aku gak mau hahaha..

Cloudy with a Chance Meatballs

Pinterest

Film produksi tahun 2009 ini tentang peledakan makanan dari mesin ‘Flint Lockwood Diatonc Super Mutating Dynamic Food Replicator’ yang diciptakan Flint Lockwood (Bill Hader). Dan terjadilah banjir permen, ice cream, burger, cake, dan lainnya.

Ini sih kayak impian masa kecil ya.. Dulu tu aku waktu SD suka nyebayangin ada hujan Pizza atau es krim, maklum .. zaman aku kecil dulu masih jarang yang jualan Pizza, dan aku dilarang makan es krim. Jadi kalau bisa hujan es krim, permen, pizza, donat.. kan lumayan gak perlu beli diam – diam kan.. soalnya gratis dan banyak hahaha.. Tapi omong – omong banjir makanan tu berasa pada waktu acara nikahan aku dan adek – adekku, iyalah.. masa hajatan makanan kurang hihihi.. maaf ini gak ada maksud. Cerita banjir makanan lagi aku dapatkan dari guru ngajiku, karena guru ngajiku ngajarnya sukarela, jadi para murid – muridnya yang belajar di rumahnya malah banyak yang ngasih makanan, malah sering berlebih katanya… Wah memang ya.. janji Allah itu tepat, akan memberikan lebih kalau kita mau sedekah. Ilmu mengajar ngaji dengan sukarela juga termasuk sedekah kan?

The Hundred Foot Journey

Dalam film ini kira – kira bisa dikatakan “cinta datang karena terbiasa”, walaupun latar belakangnya tentang dunia kuliner. Bumbu asmaranya juga terasa. Seperti belajar bagaimana perbedaan itu begitu indah lewat film ini. Dua budaya dan dua resep rahasia bersatu, antara India dan Perancis, berlomba – lomba untuk mendapatkan pelanggan, antara restoran India milik Hasan Kadam, dan restoran Perancis milik Madame Mallory.
Kalau masakan India aku gak gitu suka, mungkin karena belum dapat yang pas ya.. atau memang belum ada yang sesuai selera aja. Mungkin ada yang merekomendasikan makanan India yang enak itu apa aja? hehe..

An American Girl : Grace stir up success

Aku suka film ini! Film remaja tanggung yang punya passion di dunia baking. Ceritanya sederhana tapi bagus. Grace (Olivia Rodrigo) begitu besar keinginannya untuk membantu nenek dan kakeknya. Toko kue milik kakek dan neneknya Grace dalam keadaan pailit, tentu aja Grace gak rela toko kue kakek neneknya tutup, akhirnya Grace mencoba peruntungan ikut Masterchef Junior. Dengan hadiah yang menggiurkan, Grace berpikir kalau dia bisa menang, hadiahnya bisa membantu toko kue kakek dan nenek tetap exist. Grace ini benar – benar melakukan tindakan ‘out the box’. Selama lomba Grace sangat tenang, dan mempunyai ide diluar dugaan siapapun, termasuk juri.

Tertarik waktu liat warna – warna kuenya, cupcake, macaron.. hmm… kue – kue manis menurutku aku kurang suka krim topping pada cupcake, tapi suka bolunya. Kalau macaron.. ups.. maaf.. lidahku juga gak cocok sama kue yang popular di Perancis ini, terlalu manis bagi aku hehe… Belum pernah coba bikin macaron dan cupcake, rasanya tingkat kesabaranku terbatas bikin – bikin kue yang harus penuh ukiran sana sini. :p.

My Heart twinkle twinkle

Photo by : koreandrama.org

Tiba – tiba nyasar ke film Korea. Walaupun film ini gak booming, tapi ada sisi cerita tentang rasa (kuliner). Usaha Soon Soo mendirikan restoran ayam yang harus bersaing dengan Woontak, pria berdarah dingin yang justru jadi kakak ipar Soon Soo. Soon Soo tipe cewek yang gak gampang nyerah, dia merintis usaha restoran ayamnya dari nol, dalam keterpurukan pun dia jalanin. Walaupun harus bersaing kuat dengan Woontak. Dan akhirnya Soon Soo tau bahwa Woontak adalah pembunuh ayahnya (bapak mertua Woontak). Akhir ceritanya sih happy ending, Woontak akhirnya sadar dengan kesalahannya. Soon Soo malah punya restoran ayam yang besar dan laris.
Ayam yang disajikan adalah ayam tepung semacam K*C gitu.. aku termasuk gak sabar bikin ayam tepung yang tepungnya harus dibuat dulu (bukan instan). Beberapa kali masak gagal terus hihihi.. Akhirnya jarang bikin ayam tepung, kalau mau bikin pakai tepung instan aja :p. Dasar emak pemalas hahaha.. ya sudahlah jangan ditiru pemalasnya ya.. masak itu memang harus dari hati.

Dari Mata

Dari mata jatuh ke hati.

Kata – kata jadul yang sejak kecil sering aku dengar, rasanya gak salah juga pepatah tersebut ya, karena mata termasuk jendela hati.. Konon katanya kalau ingin tau orang lain itu bohong apa gak, lihat bahasa tubuhnya, salah satunya “mata”. Kalau pembohong melihat kearah bawah sewaktu berbohong seperti mencari sesuatu atau berpikir apa yang akan diucapkan selanjutnya, gak berani memandang tegak karena ada yang disembunyikan pada lawan bicara.

Pinterest

Mata memang salah satu ‘jalur komunikasi’ secara tidak langsung, dari mata juga kita bisa tegaskan “saya bisa” melakukan pekerjaan sebaik mungkin ketika sedang menghadapi wawancara kerja. Nah, sebegitu pentingnya bahasa lewat mata sampai – sampai tau sendiri doongg.. para wanita jadi mempercantik mata. Mulai dengan pemakaian pelentik bulu mata, eye shadow, contact lens, hilangkan mata panda, dan lainnya.

Baca disini : tentang mata panda

Tapi jujur aja aku ini bukan tipe yang sabar menghias mata, liat alatnya sih seneng, tapi maunya di dandanin hahaha.. males ya dandan sendiri apalagi bagian mata. Pemakaian dari mulai eye shadow, eye liner, mascara, merapikan alis, hadeeehh…. Beneran gak sabar hahaha.. Padahal lewat rias mata bisa memperbaiki penampilan juga, tapi ya sudahlah kalau gak suka “bhay.. bhay” aja.. hihihi..

Pixabay

Baca juga ini : waktu Aya kena alergi mata

Bagiku yang penting mata sehat dan cerah, sangking kesehatan mata ini juga penting, jadi wajar kesehatan mata anak juga jadi perhatianku, salah satunya menghadapi “mata malas”. Ada yang tau apa itu mata malas? Bukan malas maunya tidur terus ya.. hahaha.. Mata malas adalah kondisi koneksi saraf dari salah satu mata ke otak gak sempurna pada masa anak – anak. Tentunya dengan kondisi seperti ini ada gangguan penglihatan sebelah mata, otak dan mata gak sinkron, gak dapat kerja sama. Gejalanya : mata kelihatan juling sebelah ( amblyopia). Kebetulan Aya mengalami “mata malas”. Sejak Aya balita dan tau mata kanannya ‘malas’, aku udah heboh aja ajak Aya ke dokter mata untuk diketahui gimana penanganannya. Memang kondisi ‘mata malas’ ini gak bisa sembuh total, tapi setidaknya kinerja kedua mata dilatih terus supaya bisa sinkron, melatih otak untuk peka terhadap sinyal dari mata malas ini. Waktu itu dokter kasih solusi mata malas Aya ini ditutup perban, persis kayak bajak laut bermata satu hehehe…

Photo : cultofmac.com. by : Geoff Grubb. Kira – kira begini contoh waktu Aya masih balita terapy ‘bajak laut’/eyepatch untuk koreksi mata malasnya.

Jadi mata bergantian ditutup dalam jangka waktu tertentu (misal 20 menit secara bergantian). Terapy ‘bajak laut’ ini untuk melatih otot matanya supaya gak malas dan menyadarkan Aya sejak kecil kalau matanya harus di maintain/diperlakukan khusus. Sekarang apakah masih terapi ‘bajak laut’?

Kalau Aya disuruh fokus gini deh.. kesannya matanya lebih gede hihihi… *lebay

Udah gak lagi sih, karena Aya udah gak mau, tapi aku jadi bawel dan ingetin dia terus menerus supaya sadar, ingat sendiri kalau mata malasnya sedikit nyasar dari posisi normalnya, langsung aku suruh fokus!. Caranya : arahkan jari telunjuk kita tepat ditengah – tengah di depan hidung Aya, agar Aya melihat jari tersebut, dan membuat otot matanya bekerja. Mau gak mau harus terus menerus diingatkan, membantu supaya penglihatan pada mata buruk dapat berkembang dengan baik, mencegah gangguan (seperti juling permanen), atau kehilangan penglihatan permanen. *Amit-amit. Jadi kalau nemu “mata malas” pada anak segera ditangani ya.. ke dokter mata untuk dapat tindakan yang tepat, karena tingkat keparahan mata malas akan menentukan langkah pengobatan yang sesuai.

Mata yang indah tentu enak dilihat, perawatan mata menjadi keharusan. Dari mata juga dapat menunjang komunikasi yang lancar jika pembicara dan lawan bicara saling menanggapi komunikasi dengan baik.
Hmm.. gara – gara nulis tentang mata ini dari tadi dalam hati bersenandung lagu ‘dari mata’ deh.. hahaha.. kok bisa pas ya? :p

Disclaimer : Istilah kedokteran untuk nama terapy bajak laut tidak ada. Ini hanya bahasa saya saja untuk mempermudah saya menyampaikan pesan, jika ada kesalahan mohon maaf, karena sebenarnya saya bukan dokter, cerita ini hanya berdasarkan pengalaman saja.

error: Content is protected !!