Inspirasi itu bernama cemilan ( Bonus : Resep Kue Putri Salju Lemon)

Pernah gak sih lagi nonton film tiba – tiba kepikiran “eh kayaknya enak juga nih makanan… Jadi pengen icip..” Atau.. “ini sih gampang bikinnya…” terus terinspirasi pengen bikin sendiri!.

Ada beberapa hasil pengamatan dari film atau drama yang tiba – tiba mengusik pikiranku, tapi kadang ada juga hasil browsing di pinterest, nemu resep dan pengen coba bikin (kalau resep dari Pinterest mungkin udah sering ya tergoda untuk coba bikin, karena biasanya pinterest link-nya nyambung ke blog), penasaran kan? Siapa tau aja ada diantara manteman yang lagi cari ide untuk bikin kado unik, atau sekedar nambah isi toples cemilan di rumah? Ini dia beberapa hasil pengamatan aku 😀 :

1. Permen Caramel ala Kdrama Temperature of Love

Walaupun katanya ada yang bilang kalau Temperature of love jalan ceritanya jadi lambat, tapi aku tetap setia sama drama ini, udah terlanjur jatuh cinta hehe, apalagi tampilan makanan – makannya bikin mata seger, tapi kalau buat aku porsi yang ditampilkan sedikit dan kecil begitu gak kenyang hahaha..

Ada di episode yang ke berapa gitu ya? (lupa, ada yang ingat?), ketika si chef ketemu lagi sama Hyun Soo setelah chef balik ke korea lagi dari perantauannya di Paris. Chef Jun sung bikin beberapa makanan dan salah satunya permen caramel berbentuk mini Hello kitty! terus dibungkus kertas roti, cute banget!. Itu permen imut banget deh, dan bisa ditiru!. Walaupun aku belum pernah bikin permen caramel Hello Kitty ini, tapi bikin caramel itu gampang – gampang susah, ada trik -trik tertentu yang harus dipatuhi supaya caramel gak gampang gosong, atau gak lengket di wajannya, caranya :

Tuang gula diatas wajan anti lengket, goyang – goyangin terus wajan anti lengket itu sampai gula mencair. Note : caramel ada 2 macam, caramel kering dan caramel basah. Aku pernah bikin yang caramel kering, jadi cara ini untuk caramel kering ya.. kalau posisi gula udah mencair cepat – cepat masukkan ke cetakan kue (kalau ngikutin ala chef Jun Sung ini pake cetakan bentuk wajah Hello Kitty), tunggu dingin, caramel udah membentuk wajah imutnya Hello Kitty, lalu bungkus memakai kertas roti, jadi deh permen homemade hihihi.. Tapi hati – hati ya.. makan permen karamelnya jangan berlebihan, waspada diabet.

Source : http://www.thekitchn.com/ wajah hello kitty-nya dibungkus kayak gini, bisa kebayang gak kira2 ? :p
Source : tenasia.hankyung.com
Kalau pasangan bisa masak enak juga ya.. bisa gantian yang masak :p

2. Lemon Snowball Cookies

Untuk resep yang satu ini sebenarnya udah lama mau posting, tapi apa daya banyak alasan gak di posting – posting juga, malah akhirnya baru bisa ditulis di post ini. Resep ini aku temuin dari pinterest, liat resepnya gak gitu sulit, dan hasilnya banyak yang suka! mau coba bikin juga gak? Resep aslinya bisa cek cookingclassy.com, dan aku sebenarnya cuma recook aja, dan ini versiku walaupun gak mengubah resep asli, tapi asli cookies campuran lemon ini enak pakai banget! ini resepnya ya :

Bahan :
282 g tepung terigu
24 g maizena
¼ sendok teh garam
8 Ons butter
84 g gula halus
4 sendok teh lemon
2 sendok teh ekstrak lemon
2 sendok teh ekstrak vanilla
68 g almond ( cincang kasar)
180 g gula halus, untuk coating.

Cara membuat :

1. Campur jadi satu tepung, maizena, garam.
2. Dengan wadah terpisah dari nomor 1, gunakan mixer kecepatan sedang
untuk campuran butter ( mixer butter sampai creamy, kira – kira 20 detik),
lalu campurkan 2/3 cup (84 gr) gula halus. Kemudian campurkan lemon,
ekstrak lemon, dan ekstrak vanilla. Campur/di mixer jadi satu dengan
kecepatan rendah.

3. Masukkan tepung ( tepung pada nomor 1) tumpahkan perlahan sambil di aduk,
sampai tepung habis dan tercampur rata.
4. Masukkan almond yang sudah di cincang halus
5. Tutup wadah dengan menggunakan plastic wrap, dinginkan di dalam kulkas
hingga 30 menit.
6. Cetak kue, kemudian letakkan diatas Loyang yang sudah dilapisi silpat atau
diolesi mentega terlebih dahulu, panggang dalam oven sampai kuning
keemasan.
7. Setelah matang, biarkan dingin kemudian gulingkan kue kedalam gula halus.
8. Simpan dalam toples kedap udara

Recipe Source: Cooking Classy

Coatingnya kurang banyak… -.-
campuran lemon dan almond-nya bikin kue putri salju ini punya cita rasa unik.

3. Roti dibentuk unicorn ala – ala

Namanya juga anak – anak yaa.. pasti niru idolanya deh, seperti yang pernah aku ceritakan sebelumnya tentang Aya yang pernah ketemu Naura (ceritanya disini). Naura bercerita kalau dia suka sama Unicorn, jadilah Aya latah suka unicorn juga.. dan entah dapat ide darimana tiba – tiba dia bikin roti dibentuk Unicorn ini, dan satu kue lagi yang dibentuk seperti cake, semuanya terbuat dari roti.

Roti ini dibentuk kepala Unicorn sama Aya, tanduknya terbuat dari wafer, susu coklat untuk matanya, dengan baluran butter pada pinggirannya bikin roti ini mirip cake ala Aya hahahaha…
Cake ini juga terbuat dari roti, hasil karya Aya juga, pasangannya si Unicorn ini ya, hehe.. roti yang dibentuk bulat berlapis – lapis ini dibalut butter,keju, dan siraman susu coklat diatasnya sebagai topping. ^ ^

Aku sendiri tau unicorn pertama kali dari film kartun, ditambah film – film sejenis Harry Potter, Narnia, dan beberapa film dongeng lainnya yang kehadiran makhluk mitologi bertanduk di dahinya ini kadang muncul.

4. Dorayaki

Source : http:/lovjub.exblog.jp/i5

Dorayaki yang dikenal juga dengan nama mikasa ini dibuat dari adonan castela (castela adalah kue bolu dari Jepang, berbentuk persegi panjang yang dibuat dari gula, telur, tepung terigu, dan mizuame (gula cair dari pati). Castella terkenal sebagai kue khas Nagasaki, walaupun kemungkinan besar berasal dari Spanyol, dan dibawa ke Jepang oleh misionaris Portugis pada abad ke-16.

Nama “Castella” berasal dari bahasa Portugis pão de Castella (roti dari daerah Castilla). Castella umumnya dijual dalam kemasan kotak berbentuk persegi panjang, dan disebut castella batangan (sao castella). Selain itu, baby castella (castella berukuran mini dengan bentuk berbagai karakter anime yang populer) banyak dijual di kaki lima sewaktu ada matsuri.
Sumber : Wikipedia
.

Dorayaki mulai diperkenalkan oleh perusahaan kue Usagi tahun 1914 (Wikipedia). Pertama kali aku tau dorayaki Ini dari film Doraemon. Dulu waktu kecil sih kebayang dorayaki itu pasti enak banget, lihat kuenya mirip pancake, teksturnya kayaknya lembut banget.. Sekarang dorayaki banyak dijual, resepnya tinggal nanya pak Google kalau mau bikin sendiri, tapi aku cukup beli aja, sampai sekarang belum tergerak pengen bikin sendiri hahaha..

Kira – kira segitu dulu deh inspirasi cemilan yang aku simak dari drama/film/sosmed, kalau kamu sendiri gimana? film atau drama apa yang ngeliat makanannya jadi pengen makan/bikin juga?. Lumayan kan buat nambah postingan di Instagram kalau dapat makanan/minumannya, jadi niatnya makanannya buat di foto atau di makan? Ya mending makan sambil di foto dong.. hahaha..

Our Recent Special Day in Blooming October

Udah di penghujung Oktober, buka lembaran baru lagi di November. Seperti biasanya, November aku cerita Aya yang akan ulang tahun, tapi untuk sekarang belum bisalah yaa cerita ulang tahunnya, karena ulang tahunnya aja tanggal 30 November, hahaha kode keras banget ini :p. Jadi karena Oktober ini masih ada sodaraan sama september jugaa.. Jadilah aku mau cerita juga ada apa kami di September ceria.. Random gitulah ya ceritanya..

Jadi mau makan dimana?

Kira – kira tanggal 9 September yang lalu, aku diajak adekku dan tante ( bagi aku ini mendadak) ke Cilacap, sebenarnya rencana ke Cilacap ini untuk acara tunangan sepupu, semua keluarga inti ikut acara tersebut, tapi aku, adekku gak diajak, jadi tenang – tenang aja ga ikut, tapi ternyata… saat itu juga aku harus packing dan ikut ke Cilacap, padahal udah malam, Faeyza udah tidur.. Ya ampun.. Aku gak biasa pergi mendadak gini.. Hahaha..

Singkat cerita, besoknya pagi – pagi baru deh kami melakukan perjalanan ke Cilacap. Sarapan juga belum sempat, makan ceplok telur aja hahaha.. Jadi selama menuju perjalanan ke Cilacap, kami sempatkan mampir dulu di Nasi Jamblang ibu Nur, lumayan enak – enak makanan disini, harganya juga masih ramah di kantong, tapi berhubung semua ditanggung tanteku, jadilah kami ini makan dan jalan – jalan gratisan hahaha..

Banyak Menu Nusantara ala Sunda, dan jujur aku suka semuanya.. lupaaa menu – menunya apa aja waktu itu, tapi sarapan waktu itu aku pilih menu seperti di foto ini.
Udah kenyaang.. Alhamdulillah.. lanjut perjalanan lagi ^ ^

Selama di Cilacap, aku malah ngerasa ga ada makanan enak, maaf yaa.. Maaf kalau dibilang ga enak hahaha.. karena kami saat itu muter – muter sana sini gak ada tempat yg nyaman untuk makan padahal udah browsing, waktu itu karena kami berpikiran Cilacap dekat dengan laut, jadi udah membayangkan makan sea food yang segar dan enak. Tetep aja udah browsing muter sana sini.. Penemuan kami gak memuaskan, sampai akhirnya kami makan di resto yang kira – kira tempatnya nyaman, ada lesehan juga.. Udah lapar ya bro.. Udah bayangin sea food dengan nasi panas , hmm.. Siap – siap sea food jadi santapan kami.. Hihi.. Tapiii bayangan ga sesuai kenyataan, tetap aja gak memuaskan >.<, nasinya bukan nasi baru, seperti nasi bekas angetan (udah matang, tapi karena udah dingin, dihangatkan lagi, jadi aroma nasinya juga udah gak enak). Gaya makannya sih kekinian, sea food diletakkan diatas kertas, semacam kertas roti yang diletakkan berlapis - lapis, tapi sayang sea foodnya gak segar dan gak enak, kecewaaaa.. hiks..

Horror Time : Ketika Benteng tempat pertemuan dua dunia

Setelah makan, langsung capcuz aja ke hotel, karena acara tunangan berlangsung di malam hari, sempatkan deh sore – sore ngajak Aya, Fa, dan Ibra jalan – jalan dulu, lumayan kan cuci mata ke tempat wisata Cilacap walau cuma sebentar dan gak banyak..(maklum niat ke Cilacap untuk acara tunangan sebenarnya) hehe.. Jadi kalaupun mau jalan – jalan gak bisa ke banyak tempat, paling – paling juga ke tempat wisata yang dekat dengan hotel.

Pilihan kami waktu itu jatuh pada Benteng Pendem, dan pantai Cilacap yang lokasinya berdekatan (bersebrangan). Benteng bekas peninggalan Hindia Belanda ini dibangun tahun 1861, lokasinya gak jauh dari pulau Nusa Kambangan, bersebelahan dengan area benteng pada lahan milik pertamina (ada tempat penyimpanan minyak raksasa). Tapi yang namanya benteng, jelas fungsinya sebagai tempat pengintaian dan pertahanan akan ancaman musuh pada masa penjajahan waktu itu. Beberapa ruangan yang aku temui misalnya ruang tahanan, ruang akomodasi, gudang, dan ada beberapa ruang lainnya secara keseluruhan terasa suram dan daya magis yang kuat, jadi kami gak mau menjelajah lebih jauh karena waktu juga udah menjelang magrib, makin malam dan gak ada guide, bikin kami makin gak nyaman dilingkungan benteng ini.

Sepanjang mata memandang dikawasan yang dulunya merupakan markas pertahanan Belanda ini, yang kutemukan hanya peninggalan bangunan – bangunan tua yang kusam, tak terawat, gelap, aku kok jadi ngerasa kalau dulunya disini banyak orang – orang yang disiksa atau luka – luka, entahlah.. Ini hanya perasaanku aja.. Sayangnya karena gak ada guide yang mengantarkan kami dan menjelaskan apa dibalik cerita benteng pendem ini, jadi nebak – nebak sendiri apa aja yang kami temui saat itu, padahal sebelum masuk harus bayar Rp.5000/orang, baiklah.. mungkin terlalu murah untuk biaya perawatan kawasan wisata Benteng Pendem ini. Menurut aku Benteng peninggalan zaman Belanda ini berpotensi menjadi daya tarik pesona wisata di Cilacap, tapi kenyataan yang aku temui gak seindah bayanganku, rumput liar dimana – mana, tanaman kering, bangunan tua yang menghitam, sungai yang kotor, gak terawat banget deh..

Booo… hati – hati kalau kesini harus rame – rame yaa.. jangan sendirian. Fotonya iseng sekalian aku edit begini, hahaha..
kalau terawat tempat ini indah banget..

Berjalan melalui ruang tahanan, ruang dapur, ruang akomodasi, ruang pengintai, nafasku perlahan terasa sesak, entah kenapa… Tiba – tiba Aya malah pucat dan keringat dingin.

” Aya lihat apa?” aku tanya karena ‘merasa’ juga dan khawatir Aya gak kuat
” Aya lihat ada cewek disamping Aya agak membungkuk sambil pegang perutnya”, tanteku yang punya indra ke langsung nyambung ucapan Aya.
” iya, dia lagi kesakitan”.

Deg!

Mungkin karena menjelang malam juga ya, jadi suasananya makin gak nyaman.

” Ayo pulang!” kata tanteku.
” Aku lihat banyak di ruang tahanan itu”..

wooaahh.. parno…! tanpa basa basi aku setuju langsung pergi aja dari tempat ini (Aya makin pucat, kami pergi bertujuh saat itu, dan diantara kami yang bisa ‘lihat’ cuma dua orang). Kami berjalan pelan pengen cepat dari kawasan benteng ini, hawa panasnya makin gak enak, pas kami mau keluar malah liat seekor kijang gede dan tinggi sedang menatap kami, baru kali ini aku lihat kijang yg gede dan tingginya kira – kira mencapai setinggi 160an cm.

Foto ini masih belum parno, jadi tetep yaa pasang senyum difoto hehe..
Lihat deh bangunan bentengnya, keliatannya kokoh.. tapi sayang gak terawat.

Pada waktu kami mendekati pintu keluar Aya masih keringat dingin, sambil dibantu memperkuat diri dengan bacaan doa – doa, syukurlah semua berjalan baik – baik aja. Setelah keluar dari Benteng Pendem barulah aku browsing, ternyata Benteng ini salah satu lokasi untuk acara uji nyali, aaiiihh.. Aku gak pernah nonton acara tersebut, tapi wajar juga kalau dijadiin lokasi uji nyali, gak usah nunggu malam, sore – sore aja udah terasa banget hawa gak enaknya, kayaknya gak pengen lagi balik kesini kecuali Benteng Pendem ini dirawat jadi menarik dan cantik.

Karena lokasi pantai bersebranga sama lokasi Benteng, jadi tetep narsis dulu walaupun baru melewatkan hal yang ga enak tadi hehe..
Syukurlah semua baik – baik aja ^^

Why a girl get a period ?

Kayaknya sekarang ini udah makin jarang orang cari info/baca buku/majalah/tabloid ya? (tapi mungkin juga aku salah hihihi..), dipastikan lebih banyak baca informasi melalui media online, iya sih.. aku juga gitu berasa sekarang lebih praktis mau cari info lewat media online, termasuk pertanyaan – pertanyaan Aya yang akhir – akhir ini tentang dunia reproduksi. Aku seneng karena aku orang pertama tempatnya bertanya, khususnya mencari informasi tentang reproduksi dan sejenisnya. Pasti kan semua parents pengennya gitu kaan… parent sebagai sumber info utamanya.

Pertanyaan dimulai dari ‘masa periode’nya cewek, sampai mengapa bisa ada bayi di Rahim ibu?? Nah.. nah.. gelagapan awalnya dengan pertanyaan itu, kayaknya kok cepet amat ni anak udah gede, emak baper sih awalnya hahaha.. anggap anaknya masih kecil terus, tapi baiklaah.. karena reproduksi juga bagian dari tubuh kita sendiri, tentu aja aku jelaskan melalui pendekatan agama, kaca mata kesehatan, dan masuk deh ke pelajaran Biologi… dibantu media online tentunya supaya Aya gak bertanya – tanya, kalau ada gambarnya atau videonya kan jelas, (yang penting juga secara penyampaiannya disesuaikan dengan usia dan bahasanya gak diplesetin macam – macam yaa..hahaha..), dan dilalah dapat info juga dari buku import ini, dikasih pinjem dari Om Yuga, buku ensiklopedia. Karena buku pinjeman, jadi soal harga dan beli dimana aku gak tau hahaha.. tapi buku full colour setebal 288 halaman ini emang keren banget, ideal untuk cari jawaban yang kebanyakan ditanya anak, misalnya pertanyaan tentang bumi dan planet, ilmu pengetahuan, tentang alam, dunia kehidupan binatang, tubuh manusia, sejarah.

Dari buku terbitan Chancellor Press ini terlalu berat untuk anak TK apalagi bahasanya berbahasa Inggris, kecuali emang anaknya yang berbakat jago baca dari kecil dan udah terbiasa dengan Bahasa Inggris sih gak masalah yaa… Kalau untuk anak SD ideal banget buat nambah – nambah wawasan, karena isi bukunya memang banyak keterangan melalui gambar, berwarna, dan sampulnya ‘hard cover’. Hmmm… kenapa ini malah review buku yak? Hahaha.. tapi sih sebenarnya mau cerita kalau pertanyaan – pertanyaan anak itu juga bisa jadi bahan belajar untuk orang tuanya. Informasinya sebaiknya sih gak cuma dari online aja, tapi dari offline juga. Jadi gimana? ada yang sama mulai dihujani pertanyaan dari anak tentang dunia reproduksi dan sejenisnya?? kalau ya.. sharing yuk.. 😀

Kalau lagi nge-drama

Udah lama gak cerita tentang drama di blog, dan rasanya memang udah lama banget aku gak nge-drama, zaman Aya masih kecil aku termasuk rajin nge-drama Korea sambil baper – baper sendiri, setelah lahir Fa hampir dikatakan gak sempat nonton. Lama – lama kangen juga pengen nge-drama, apalagi sekarang ini racunnya banyak hahaha.. misalnya.. teman – teman di grup yang kadang bahas drama Korea yang baru ditontonnya, ditambah gambar – gambar oppa – oppa masa kini, bikin jantung hati adek gak kuat bang! hahahaha… Untuk yang ini untungnya pak suami bisa memaklumi istrinya, maafkan aku pak suami hahahaha… Berhubung akhir – akhir ini di grup (dan beberapa teman – teman di sosmed) kadang gencar banget promosi drama Koreanya, jadiilah aku beneran penasaran, download deh applikasi Viu, demi oppa bisa hadir setiap saat di henponkkuuhh hahaaha.. Dan norax to the max lah akhirnya saya.. begitu banyaknya drama – drama kesayangan disana, sampai bingung aku mau nonton yang mana. Oyaaa.. skip dulu cerita nonton via applikasi, sebelum download applikasi, aku sampe merayu – rayu pak suami minta dibelikan CD player (yang lama udah rusak), biar bisa nonton Drakor, apalagi kalau pak suami lagi di Solo ( halah.. kenapa jadi omong pak suami sih, biasanya juga papayaza haha..). Tapi sekarang malah bisa nonton dimana – mana karena Viu.

Terus lagi nonton apa sih.. yang bikin sampe aku gak mau ketinggalan???… ada deh kakak…

Yang pertama While You Were Sleeping…

Pertama kali denger judul ini aku malah ingetnya film Sandra Bullock dengan judul film yang sama, While you were slepping (1995), tapi ternyata yang ini versi Koreanya, dan liat pemainnya Bae Suzy yang cantik manis, dipasangkan dengan Lee Jong Suk, langsung deh mata seger liatnya hahahaha…

source : Pinterest

Suzy ( Nam Hong – Joo) yang bisa melihat masa depan lewat mimpinya, dan dia sering merasa was – was dengan mimpinya sendiri karena pasti akan jadi kenyataan, bahkan dari mimpinya seolah Hong – Joo jadi manusia cctv, karena bisa memata – matai kebiasaan dan keberadaan Jung Jae Chan ( Lee Jong Suk) di rumahnya, seorang jaksa yang suka selfie ini ternyata termasuk pria gak rapi dan jorok hahahaaha… Jung Jae Chan ini malah tetanggaan sama Nam Hong Joo, dan secara kebetulan mereka mengalami mimpi yang sama. Aku pikir mereka berdua aja yang punya kemampuan bisa melihat masa depan lewat mimpi, ternyata ada satu orang lagi yang bisa melihat masa depan lewat mimpi, yaitu Jung Hae In ( Han Woo Tak), polisi kece yang bisa melengkapi mimpi dari Nam Hong Joo dan Jung Jae Chan. Mereka bertiga jadi tim yang solid untuk menghindar bahaya yang mengancam, dan menolong orang – orang yang terlibat dalam bahaya. Melalui mimpi – mimpi mereka jadi saling melengkapi informasi yang diperlukan.

Source : korea.iyaa –
jung-hae-in-polisi-tampan-di-drama-sbs-while-you-were-sleeping
Source : korea.iyaa –
jung-hae-in-polisi-tampan-di-drama-sbs-while-you-were-sleeping
Karena mereka bertiga merasa punya kesamaan, yaitu bisa melihat masa depan lewat mimpi, jadilah mereka sering ketemuan..

Satu lagi!.. While you were sleeping ini ceritanya bukan cuma menegangkan aja, tapi juga ada misteri – misterinya.. lucunya juga dapat, romantisnya juga kena.. Aku paling suka adegan gandeng tangan antara Nam Hong Joo dan Jung Jae Chan di episode ke 5. Keraguan dan ketakutan Nam Hong Joo langsung cair ketika semangat dari jaksa ganteng Jung Jae Chan datang menggandeng tangan Hong Joo. Dari adegan ini kayak ngasih tau kalau memberi dukungan pada seseorang itu sebenarnya dari tindakan yang sederhana, tapi hasilnya bisa luar biasa. Jadi kalau mau kasih dukungan juga pinter – pinter liat situasi yaa… kalau gak, bukannya ngedukung, malah bikin kacau hahahaha…

Yang kedua.. Temperature of Love.

Source : SBS & Korea.iyaa

18 September 2017 Temperature of Love tayang perdana di SBS, dan aku lihat cuplikan drama ini pertama kali dari channel S-one di 164. Pas baru lihat.. aduh.. love – love lihatnyaa.. Cuma tayang kapan??? Udah di inget, tapi lupaaaaa lagi hahaha.. sampe akhirnya cek di Viu, seneng banget Drama tjakep ini ada!.. gimana gak jatuh cinta cobaaaa??? Kisah chef yang ganteng dengan penulis yang idealisme, belum lagi lihat makanan – makanannya yang di garnish sempurna.

source : pinterest.
siap – siap cuci mata nonton drama ini, selain lihat chefnya, juga makanan – makanannya yang bikin gak bisa kedip ngeliatnya hihihi..

Chef On Jung Sun ini walaupun masih muda tapi udah berkarakter banget, mungkin karena tempaan situasi dan kondisinya yang selalu lihat ibunya mendapat KDRT yang dilakukan ayah Jung Sun, ketika On Jung Sun masih kecil. Tapi yang jadi pertanyaan, kenapa pada waktu dia udah berhasil membangun restoran “Good Soup”nya masih begitu dingin dengan ibunya sendiri??? Gak terima kalau ibunya dikasarin gitu, walaupun ibunya mungkin punya kesalahan di masa lalu, gak asik banget deh kalau ibunya di kasarin, tapi si ibu juga ampun.. ampun.. masih aja ganjen hahahaha.. pacaran sama yang lebih muda, centilnya itu gak ketulungan, ini juga mungkin yang bikin On Jung Sun ilfil punya ibu centil begitu ya? hahahaha…

source : Pinterest
yang satunya CEO yang baik hati, yang satunya lagi chef berkarakter..

Kedewasaan Jung Sun ini ternyata jadi kebawa suka sama wanita yang usianya lebih tua daripada usia dia sendiri. Berawal chat di dunia maya, Lee Hyun Soo menggunakan nama Jane, bertemu dan ngobrol dengan Chakhan Seupeu, yang gak lain adalah chef On Jung Sung, pemilik Good Soup. Akhirnya mereka ketemu di dunia nyata, ketika lagi ada acara lari bersama di malam hari. Dari sanalah mereka kenal dan mulai dekat, jadilah berlanjut si chef ini “nembak” Hyu Soo.. terlalu dini sih menurut aku, mereka baru kenal tapi si Jung Sun udah nembak, tapi mungkin ini juga yang dinamakan cinta pada pandangan pertama ya.. ga tau juga.

pinterest.
Bunga cantik ini tumbuh teratur di dinding bebatuan. Dari bunga ini jadi penghubung diantara dua pria terhadap Hyu Soo

Yang jadi perhatian lagi adalah bunga yang nempel di dinding bebatuan ini jadi semacam penghubung antara Hyun Soo dengan dua cowok ganteng, Mr. Park, CEO yang baik hati dan Chef ganteng On Jung Sung, dan lucu juga dua cowok itu jadi perhatian sama bunga pink ini hihihi…

Ohyaaa… dari drama ini juga jadi ngerti kalau drama – drama Korea yang kita tonton banyak dramanya juga, alias persaingan antar penulis yang ketat, belum lagi ngejar rating, kalau gak sesuai apa yang penulis tulis bikin nyesek juga, alasan inilah yang bikin Hyu Soo keluar dari team karena tulisannya banyak diubah tanpa persetujuan, dan gara – gara mengejar jadi penulis terbaik sahabat Hyu Soo, Jo Bo Ah (Jing Hong-A) malah iri sama Hyu Soo, karena Hyu Soo sempat menang disalah satu kompetisi menulis, selain itu Hyu Soo jadi pusat perhatian para cowok – cowok ganteng. Ditambah cinta Jing Hong ditolak sama On Jung, kasian juga siikk.. omongan On Jung itu terlalu menohok bagi seorang wanita hahaahaha… tapi salahnya Jing Ho jugaa kenapa terlalu self-centre banget sih neng.. kan si abang jadi eneg.. hehehe…

Yang ketiga.. Kisah dari Turki

Negara Turki yang terkenal dengan sebutan transcontinental ini sepanjang drama yang aku temui banyak berlatar belakang pantai, keliatan memang Turki indah dengan pantai – pantainya itu, bisa dimaklumi juga secara wilayahnya berada di dua benua, yaitu benua Asia sekaligus di Eropa.

source : pixabay

Aku gak banyak cerita tentang drama Turki ini, karena semua yang aku tonton juga keluaran drama udah lama, salah satunya Ask-1 Memnu ( Forbidden Love ) dan Kuzey Guney. Keduanya aku tonton dengan alasan yang sama, karena ada aktor Brad Pitt-nya Turki, yaitu Kivanc Tatlitug hahahaha… Tadinya gak kenal siapa sih dia.. tapi pas nonton Ask-1 memnu itu langsung tertarik.. ternyata memang Kivanc ini punya daya Tarik tersendiri hahaha..

Source : aztecatrece – kuzeyguney

Kisah Forbidden Love, Kivanc berperan sebagai anak angkat yang jatuh cinta dengan ibu tirinya, kisahnya jadi rumit, dramanya ngena banget.. bikin penasaran. Kalau Kuzey Guney kisah keluarga. Kuzey dan Guney ini kakak adik yang mempunyai sifat berlawanan, jatuh cinta pada satu wanita, dan persaingan kakak adik itu terus berlanjut. Bedanya antara kedua drama tersebut.. Forbidden Love endingnya sedih, gak happy, kalau Kuzey Guney ini happy ending.

Nah kan.. malu aku sama pecinta drama Turki kalau sok nge review haahhaha.. karena baru ngikutin dua cerita aja, dan gak gitu tau seluk beluk drama Turki. Tapi sebenarnya ini bukan review, cuma ocehan aja, gak mau nyimpan sendiri cerita – cerita drama menarik ini, kalau kamu ada cerita drama menarik lainnya bagi – bagi info dong hehehe… Oya.. buat yang mau nonton drama Turki sekaligus drama Korea dengan subtitle Inggris, coba cek ke wlext.net, kayaknya seru.. Selama ini aku nonton dari Viu, ada yang pernah nonton melalui wlext? Bagus gak sih? Share disini yaa…

Conflict is drama, and how people deal with conflict shows you the kind of people they are.

Stephen Moyer

Warisan untuk Aya

Kalau ada pakaian yang udah gak kepake lagi dan masih layak pake, seringnya pasti kita berikan pada orang lain yang membutuhkan kan? dan jawabannya pasti “ya”.

Nah, kali ini aku ngasih bukan untuk orang lain, tapi untuk Aya. Udah mulai lhoo aku dan Aya ini bisa tuker – tukeran baju, tas, sepatu, hihihi.. asik kan? :p. Jadi kalau ada baju lawas yang masih cantik jangan buru – buru digusur, pilih – pilih dulu.. kalau modelnya masih oke, warnanya masih enak dilihat, bahannya juga masih nyaman, bisa diwariskan ke anak sendiri. Eiittss.. ini bukan karena pelit lhoo… tapi karena model pakaiannya lucu dan masih dianggap layak pakai.

Jadi nih ceritanya.. aku lagi bongkar – bongkar lemari, sortir sana – sortir sini, mana yang udah gak layak pakai dijadiin lap, hahaha… mana yang masih layak pakai dan mau dikasih ke orang lain disusun rapi, nanti kalau ada yang butuh tinggal angkut. Ada juga beberapa yang masih baru tapi lupa dipake, ada nih yang gini? Ada! hahaha.. kalau bagian yang ini harap maklum, sindrom berasa gak punya baju :p, padahal baju dah bejibun di lemari hahahaha… jadi pas udah bongkar – bongkar untuk ditata ulang, nemu aja yang masih baru. Kalau masih pantes aku pake aja, tapi ada juga beberapa model pakaiannya yang ngerasa udah gak cocok untuk aku, maklum juga yak.. sadar diri, factor U tidak bisa dibohongin hahahaha… jadi aku keep dulu, yang nantinya bisa dipake untuk Aya.

contohnya ini.. yang paling atas, itu dress, panjangnya selutut, masih cantik dan udah cukup dipake Aya. Yang motif monochrome penuh warna itu modelnya mirip – mirip tunik, masih agak kegedean untuk Aya, tapi aku masih suka tunik cantik ini. Kain berwarna hijau, itu rok, beli dimana.. aku lupa, dan belum pernah dipake sejak beli hahaha.. kalau kain pink yang paling bawah.. itu baju bermodel ‘you can see’.. model rampelnya banyak.. cocok untuk yang bertubuh kurus. eh tapi kalau aku pake ini masih ditutup pake outer kok…

Kadang Aya ini lucu.. kalau mau pergi masih suka bingung pake baju apa, nanti kalau aku dah pilihin, eh malah gak dipake. Kadang aku bosen sama penampilannya yang seringnya pake itu lagi, itu lagi, padahal pakaian lainnya masih banyak, belum lagi aksesoris pakaian/celana (contoh : bolero, legging) yang aku kasih, kan bisa ganti – ganti gitu pakenya.. lumayan juga kan.. jadi gak pake yang itu – itu aja. Jadi aku juga suka pengen gitu dandanin Aya, cuma sekarang bedanya harus sedikit tricky… aku pilihin dulu bajunya, di mix and match sama pakaian yang aku wariskan, terus tanya pendapatnya “suka gak gaya bajunya kalau dibikin begini?” kalau setuju.. aku pisahkan, aku gantung di lemari gantung.. nanti kalau mau pergi tinggal pake, gak pusing mau pake yang mana. See… termasuk mengurangi tugas emak kan?? hahaha…

Kadang kalau pergi, Aya lebih milih berhijab, untuk hijab ini aku gak pernah maksa kapan dia mulai mau pake, karena untuk saat ini hijabnya masih lepas – pakai. Ya ga apalah yaa.. yang penting udah ada keinginan belajar pakai hijab, cuma memang aku sarankan agak tegas, nanti kalau udah usia baligh harus pake dan gak boleh lepas – pakai – lepas – pakai kayak sekarang ini, semoga aja kedepannya Aya bisa lebih istiqomah ya.. Aamiin.

Gak pernah maksa Aya untuk berhijab. Alhamdulillah, selama ini kalau lagi pake hijab atas keinginannya sendiri.
Kadang – kadang jadi seru juga kalau lagi milih – milih mau pake warna jilbab yang mana..
Udah mulai sulit cari size pakaian untuk Aya, kalau milh size untuk anak seringnya kependekan walaupun masih muat, tapi kalau milih yang panjang, modelnya kayak ibu – ibu.. gak asik banget kan? akhirnya pilihin kulot anak aja deh, dipadupadan sama blouse berbahan katun atau rayon, atau berbahan spandek. Simple dan masih sesuai dengan usianya.
Ini salah satunya jilbab yang aku wariskan untuk Aya.. masih cocok kan?? hehe…

Kalau tentang jilbab, aku udah sering tuker – tukeran jilbab sama Aya, atau bahkan ada beberapa juga yang aku udah turunkan untuk Aya. Yang penting Aya mau pakai hijab dan merasa nyaman, baik nyaman dari segi bahan, motif, warna, karakter, dan sikonnya (sesuai kegiatan dan acara). Padu padan semua itu aku sesuaikan juga seperti yang Aya mau, karena kalau gak… mukanya bisa berlipat ganda dan mahal banget senyumnya hahaha..

Ternyata seru juga sih memang milih – milihin pakaian dan atau hijab untuk anak sendiri, berhubung Aya juga masih cuek penampilannya mau gimana, tapi juga udah gak mau diatur dalam berpakaian, jadi kuncinya : kita dandanin, setelah itu tanya pendapat dia. Gak bisa tuh sambil nge’mix and match gitu langsung melibatkan Aya, dia gak mau.. pasti jawabannya “terserah mama” ya ampun kak.. *sigh

Hmm.. Tau gak kenapa gitu rempongnya untuk urusan baju aja? Karena kalau udah buru – buru pergi terus masih repot sama urusan baju, aku kelimpungan sendiri, jadi mending aja kalau lagi santai aku padu padanin pakaiannya, malah seneng kalau lagi santai sambil cocokkin baju Aya. Dan aku yakin kok.. nanti kalau udah makin gede juga udah makin ngerti mix and match bajunya mau kayak apa.

Romantis gara – gara Trolls

Mau online akhir – akhir ini repot gegara modem mati padahal isi kuotanya masih banyak, pake jaringan lain ampun gak kuat mahalnya, jadi repot mau update disini, liat aja deh nih debu – debunya, udah kayak kue lapis, siap – siaplah kerahkan tenaga buat bersih – bersih’in blog ini hahaha.. :p.

Lanjut cerita yang terjadi akhir – akhir ini, yang sebenarnya ceritanya udah rada telat, tapi gimana, daripada manyun gak update, mendingan update sambil nyanyi – nyanyi aja deh hehe…

Pic from Youtube image

Beberapa minggu yang lalu, aku iseng beli cd Trolls yang ternyata malah tayang juga bolak balik di Channel Fox, iya sih..aku kan memang kudet soal film hihihi.. Tapi Trolls ini bikin aku baper karena lagu – lagunya ada beberapa yang sukses bikin aku nostalgia sesaat, misalnya lagu True Collors, ditulis Billy Steinberg dan Tom Kelly, pernah dinyanyikan Phil Collins, ngetop di tahun 1980an, tapi gara – gara Trolls, aku juga baru tau kalau Phil Collins ternyata bukan penyanyi pertama yang nyanyiin lagu ini, masih ada penyanyi senior, Cindy Lauper sebagai versi asli (Wikipedia).

Lagu lainnya dari film Trolls yang bikin aku jadi ingat dulu ortu sering pasang lagu ini waktu aku masih kecil, yaitu Sound of the Silence. Lagu yang selalu enak di dengar sepanjang masa ini dinyanyikan Simon & Garfunkel, nge hits No.1 pada Billboard Hot 100 di tahun 1960an. Yang nulis lagunya bernama Paul Simon di tahun 1963/1964 (Wikipedia). Liriknya bagaikan pengingat diri untuk gak boleh diam menyuarakan kebenaran, kira – kira gitu deh.. mungkin ada yang lebih paham dengan arti harfiah lagu tersebut?.

Sound of the Silence didaur ulang oleh Band DISTURBED, pernah perform pada tanggal 7 November 2016 di acara “The X Factor” Australia.

Ada lagi lagu romantis lainnya dari Trolls? Masih ada… walopun ada Can’t Stop the Feeling-nya Justin Timberlake, tetap aja bagi aku lagu romantisnya lebih dominan, pada dasarnya enak dinyanyikan berulang – ulang, makanya gak heran Trolls yang udah bolak balik tayang di channel Fox, tetap aja versi CD nya dipasang bolak balik sama Aya dan Fa, intinya bukan cuma nonton filmnya sih.. tapi juga dengerin lagu – lagunya yang bikin betah, belum lagi warna – warna pelanginya, manjain mata banget walopun tampilan Trolss-nya sendiri aneh – aneh.

JustineTimberlake Instagram Property

Lanjut tentang romantisme – romantisme lewat lagu, ada beberapa lagu romantis versi diriku yang pernah nge’hits dan kemungkinan dinyanyiin lagi sama musisi generasi milenial saat ini.

1. Michael Learn To Rock

Group asal Denmark ini hampir semua lagu – lagunya enak di dengar, gak lekang dimakan zamanlah menurut aku, termasuk bejibun penghargaan Gold dan Platinum yang udah dikumpulin MLTR dari berbagai negara, dan hampir gak bisa milih mana lagu yang lebih disukai, hampir semua lagunya aku suka, contohnya the actor, paint my love, sleeping child, strange foreign beauty, dan masih banyak lagi… Yang lebih bikin suka karena waktu itu dimana – mana denger lagu ini, terutama pas lagi ke rumah teman, sepanjang hari lagunya dipasang MLTR terus, wuuiihh… berasa romantis deh :D.

2. Bryan Adams

Om Bryan kelahiran 5 November 1959 ini jadi selalu kelihatan awet muda lewat lagu – lagunya. Aku paling suka pas Bryan nyanyi lagu “Have you ever really loved a woman”, alasannya lagu itu mewakili isi hati cewek yang ingin dimengerti, disayang, dan tentunya saling setia *masasih..:p. Selain itu ada lagi lagu yang sempat ngetop soundtrack film Robin Hood, Prince of Thieves, judulnya “(Everthing I do) I do it for you”. Beneran deh ini juga termasuk list favorit lagu romantis sepanjang masa. Menurut kamu gimana?

3. Kathitna

Nyasar ke grup Lokal alias dalam negeri ya.. Group Kahitna ini sebenarnya aku gak gitu suka 😀 *Sorrytosay, tapi ada lagu yang berkesan di hati ehem…, yaitu “andai dia tahu”, rasanya lagu ini jadi lagu handalan kalau ada acara nikahan, beberapa kali hadir acara nikahan pasti si “andai dia tahu” ini gak absen :D, cocok sih yaa.. liriknya untuk dunia pernikahan, atau cocok juga buat cowok/cewek yang lagi suka sama seseorang tapi gak berani nembak :D, hahaha… repot emang kalau udah menyangkut hati :p. Terus ada lagi nih.. lagu dari Yovie Nuno, judulnya “Manusia biasa”, alasannya? Hmm.. cari tau sendiri aja di Youtube :p.

4. Chrisye

Chrismansyah Rahadi, atau yang lebih dikenal dengan nama Chrisye termasuk penyanyi legendaris yang sukses bikin hati teriris – iris (baca : terharu, kadang terhanyut) lewat lagu – lagunya, salah satunya lagunya yang berjudul “Ketika tangan dan kaki berkata”, gak tau kenapa tiap denger lagu itu pengen nangis ya hehehe… Tapi selain itu sisi romantisme dari lagu Chrisye juga lumayan ada beberapa, seperti lagu Kangen (duet bareng sama Sophia Latjuba), Seperti yang kau minta, Kisah Kasih di Sekolah, Andai aku bisa, dan masih ada lagi (ada yang mau nambahin?). Chrisye pernah meraih dua prestasi Lifetime Achievement Awards, yaitu tahun 1993 dari BASF Award, satu lagi di tahun 2007 dari SCTV. Coba perhatiin lagi deh lagu – lagunya, pasti ikut terhanyut sama lagu – lagu Chrisye. 😀

5. Mariah Carey

Ada lagu Mariah Carey yang merupakan hits-nya yang ke 11, berhasil mencapai puncak ditangga lagu Billboard Hot 100 dan dinyanyiin ulang oleh alumni American Idol, David Cook. Dan pasti gampang banget ditebak judul lagunya, yaitu “always be my baby”. Prestasi Mariah Carey lewat lagu ini bisa dikatakan sejajar dengan Madona dan Whitney Houston waktu itu. Pantesan pertama kali dengar always be my baby ini langsung jatuh hati, ditambah lagi pas David Cook yang nyanyiin lagu ini.. suaranya ituuuu… sexi hahahaha…

Jadi ya gitu deh nuansa romantis lewat lagu ala versi akoohh.. Sebenarnya masih banyak lagi lagu – lagu yang bikin baper merasuk ke hati, tapi kira – kira cukuplah perwakilan lagu – lagu romantisnya ini, kalau ditambah lagi bakalan gak cukup di halaman ini hahaha.. Gimana udah berhasil kan aku bikin kamu ikutan romantis?. Iya ini lagu – lagu jaduls, ketauan deh jadulnya hahaha… Tapi justru biasanya lagu – lagu jadul lirik dan melodinya berhasil bikin suasana hati ceria dan ingatan zaman – zaman masih sekolah dulu.. bikin awet muda… hahaha… Ada yang mau nambahin lagu romantis lainnya? 😀

Home Credit Indonesia meningkatkan pelayanan dengan Aplikasi My Home Credit (Lomba Blog #LiveDigital Home Credit)

Beberapa kali sempat ke toko furniture seperti Ace Hardware, Informa, Ikea, (tapi Ikea baru sekali kesana, jauhnya itu gak nahan hahaha..). Demi apa coba kesana? Ya tentu aja ada yang pengen dibeli, misalnya beli meja makan, jam dinding, lampu hias, hiasan dinding, daaaannn…. Udah gak banyak lagi hahaha.. tentu aja belinya dibatasin padahal masih perlu beli lemari dan tempat tidur untuk kakak Aya, tapi harganya itu kaan.. wajib kumpulin dulu uangnya, terus kendalanya kalau udah kumpulin duit, seringnya duitnya kepake untuk kebutuhan lainnya, alhasil lemari dan tempat tidur impian gak kebeli – beli hahaha..

Sampai akhirnya aku menemukan solusi yang bagus untuk bisa punya lemari dan tempat tidur impiannya si kakak, yaitu belinya nyicil di Home Credit. Kenapa Home Credit? Ada ceritanya nih dibalik ini semua, penasaran kan??? yakin! Pasti kamu penasaran.. hahaha.. pede tingkat dewa lah pokoknya :p.

Tanggal 9 Agustus 2017 yang lalu aku diundang untuk menghadiri acara Home Credit’s Media Update Livedigital di Kempinski Grand Ballroom, Level 11 Grand Indonesia. Kesimpulan dari acara tersebut bikinku baru “ngeh” kalau Home Credit udah ada di Indonesia sejak tahun 2013 dan udah tersebar di 48 kota besar di Indonesia, dan 11 negara.

Beginilah kira – kira suasana pagi ketika acara belum berlangsung sambil ber selfie –
selfie dulu
Sebelum acara dimulai dipersilahkan sarapan dulu
Giliran narsis sendiri hehehe…
Gak ketinggalan narsis lagi bareng teman Blogger :p
Ada Photo Booth, sebelum pulang narsis lagiii.. *heeellppp… please jangan dilempar sandal ya… hahaha…

Kalau kita sedang berada di titik – titik penjualan yang bekerja sama dengan Home Credit ini banyak gambar logo Home credit berseliweran, tapi selama ini aku malah gak tau, maklum.. soalnya selama ini kalau mau beli furniture atau barang elektronik nunggu duit terkumpul dulu nabung di celengan ayam 😛 hehe, kalau terkumpul baru deh beli, tapi pada kenyataannya barang/bendanya kebanyakan gak kebeli hahaha.. alasannya macam – macam, selain uangnya terpakai, benda idaman itu udah terlanjur ‘sold out’ alias udah laku, kalah cepat kita pak bro sisambil kanebo buat lap air mata*LoL.

Jadi apa mau nyerah gitu aja? Gak dong… hari gini semua udah dibikin gampang kok, kehidupan di dunia digital bener – bener semua bisa jadi simple. Caranya : ajukan pinjeman ke Home Credit, bayarnya bisa nyicil, terus ada lagi kunci sukses lainnya supaya bisa cepat peluk – peluk benda impian kita, yaitu download di Google Play, aplikasi My Home Credit. Kalau udah muncul aplikasi My Home Credit, kita jadi gampang untuk akses informasi – informasi terbaru dari layanan Home Credit dimana dan kapan aja, termasuk periksa status pembiayaan, lokasi titik penjualan terdekat, promo, lokasi pembayaran, simulasi pembayaran, dan lain – lain.

Ibu Patricia Sefrida, Sales Training Manager menjelaskan bahwa My Home Credit sudah bisa diunduh dari Google Play
Silahkan buka Google Play, lalu buka aplikasi My Home Credit
Masukkan nomor ponsel pada menu ini
Cara Pengajuan pinjaman tertulis jelas keterangannya pada aplikasi My Home Credit
Proses pengajuan pinjaman hanya butuh waktu 30 menit.
Lokasi pembayaran cicilan bisa kita atur sendiri

Pada dasarnya Home Credit ini fokus pada layanan pinjaman, membiayai biaya untuk barang – barang konsumsi yang tahan lama, contohnya gadget, electronic, furniture. Konsumsi terbesar dari total pembiayaan sebesar 76% adalah gadget, kemudian 14% dari elektronik, dan 10% dari furniture. Kemudahan pada My Home Credit memungkinkan kita pilih – pilih barang yang kita butuhkan, bisa cek di situs online resmi yang bekerja sama dengan Home Credit. Mitra yang bekerja sama diantaranya Electronic Solution, Laku6, Sunda Motor, TokoPDA.com, dan Arjuna Elektronik.

Pak Jaroslav Gaisler, Chief Executive Officer PT. Home Credit Indonesia, tanggal 9 Agustus 2017 lalu memberikan beberapa presentasi yang cukup jelas, yaitu Home Credit berkomitmen dalam mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan literasi keuangan dan juga sebagai bentuk dukungan terhadap program Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam waktu 4 tahun Home Credit beroperasi di Indonesia berhasil menjadi perusahaan pembiayaan nomor satu di Indonesia untuk kategori pembiayaan consumer durables, dengan menyediakan form online dan proses persetujuan yang cepat, sekitar 30 menit. Bahkan di bulan Juni 2017 nilai pembukuan telah mencapai 500 milyard (hanya di bulan Juni saja), nilai pembukuannya sama seperti di tahun 2015. Prestasi yang sebenarnya gak mudah menurut aku, tapi Home Credit bisa mencapai itu semua dengan menjalankan beberapa strategis, salah satunya menambah titik penjualan, dan menjaga hubungan baik dengan customer tetap.

Jaroslav Gaisler
Akhirnya resmi aplikasi My Home credit ini diluncurkan.

Untuk Customer tetap ( minimal udah 3 bulan jadi konsumen Home Credit, dan selalu bayar cicilan tepat waktu) mendapatkan fasilitas pembiayaan multiguna, yaitu boleh memiliki maksimum dua pembiayaan aktif pada waktu yang bersamaan, konsumen bisa mengajukan pembiayaan berikutnya, dengan syarat pembayaran/cicilan sudah lunas diantara keduanya, tentunya ini supaya gak memberatkan konsumenlah ya… Selain itu sebagai customer tetap, Home Credit membantu pembiayaan kebutuhan konsumen, diantaranya renovasi rumah, biaya sekolah, perjalanan, biaya kesehatan, biaya nikah atau acara special lainnya, dan masih banyak lagi.

Kalau menurut Ir. Maruli A Hasoloan, Direktur Jendral Pembinaan Penempatan tenaga kerja & Perluasan Kesempatan, mengatakan di era digital ini udah memanjakan masyarakat saat ini, tentunya ini ada kesempatan dalam dunia tenaga kerja di Indonesia. Dari ketenagakerjaan dengan Home Credit saling bersinergi. Yaitu sebagai networking, saling support khususnya generasi muda bisa lebih berkreasi dalam consumer finance.

Ibu Maruli A Hasoloan

Jadi gimana udah download aplikasi My Home Credit belum?, kalau mau ajukan pinjaman udah gampang banget kan?, dengan adanya aplikasi digital Home Credit semua jadi serba paperless pokoknya, tergoda gak mau nyicil/beli barang impian? Kalau aku sendiri, tergoda juga sih.. Wajar aja dong, namanya juga makhluk venus yang tak tahan dengan godaan shopping #eh. Kalau tergoda dengan godaan shopping, bisa aja jadi belinya nyicil dan itungannya jadi berhutang ya kan?. Jadi gimana dong kalau udah berhutang? boleh – boleh aja kok… tapi ada perilaku dalam berhutang yang tetap harus diperhatikan, kira – kira apa aja itu?

Hmm.. boleh dong ya aku sok – sok’an kasih tips dan trik ala diriku :p supaya jangan sampe kena godaan berhutang tanpa perhitungan :

1. Tetaplah jadi konsumen yang punya prinsip good money habbit, artinya sebelum mengajukan cicilan
prioritaskan dulu kebutuhan yang diperlukan, setiap keluarga itu kan prioritasnya berbeda – beda. Dengan
kemudahan adanya aplikasi My Home Credit ini, jangan sampai kebablasan perilaku dalam berhutang. ( hutangnya gak
pernah salah, seringnya yang salah itu perilaku kita dalam berhutang. Naah lhoo…!).

2. Memilah terlebih dahulu mana hutang produktif dan mana hutang konsumtif, kalau bisa berhutangnya yang bisa
menghasilkan produktivitas, contohnya : hutang untuk memulai usaha, hutang untuk menambah asset, misalnya :
rumah. Harga rumah setiap tahun nilainya semakin naik, apalagi rumah jelas – jelas dibutuhkan untuk kita sebagai
tempat tinggal.

Teknologi digital udah dekat banget di dalam kehidupan kita sehari – hari, seharusnya bisa dimanfaatkan secara positif. Kemajuan teknologi juga dapat memberikan kesempatan bagi perilaku industri dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat. Aplikasi My Home Credit salah satu komitmen Home Credit dalam mengembangkan inklusi keuangan dan inovasi teknologi (Fintech).

Keajaiban Wisata di kawasan Hotel Nusa Dua Bali

“Indonesia, aku jatuh cinta!”

Lebih tepatnya perasaan jatuh cinta ini yang semakin aku rasakan, yup.. kalau bukan kita yang mencintai negeri sendiri, siapa lagi? Bener gak? Begitu banyak sebenarnya pemandangan indah nan cantik rupawan di Indonesia ini, sayang kalau dilewatkan. Setelah kemarin dari Solo yang pernah aku cerita di posting sebelumnya, ( yang belum baca bisa kesini), kayaknya Bali bisa jadi next destinasi aku deh hahaha… Bali memang bisa jadi salah satu bucket list banyak orang untuk dikunjungi. Gak ada bosannya berkunjung ke Bali ini, selalu ada aja rasa yang tertinggal belum dikunjungi, padahal mungkin udah :D.

Berhubung masih salah satu bucket list, boleh dong saia cari – cari info dulu, kira – kira tempat yang asik dikunjungi tuh dimana aja? Hmm.. pengennya simple aja, gak ribet.. ada tempat hiburannya, fasilitas yang lengkap di resor dan di hotel, satu tempat dapat semuanya… ! maruk ya kakak.. maunya banyak, biarin! Hahaha.. Tapi kalau ada kenapa gak??, percaya gak kalau di satu kawasan hotel aja udah macam – macam tempat wisata bisa kita temui, yaitu wisata di seputaran Hotel Nusa Dua Bali. Jadi kalau terpaksa lagi berada di Nusa Dua yang jauh kemana – mana, gak perlu khawatir, seperti yang aku bilang tadi, di kawasan Hotel Nusa Dua Bali ini satu tempat dapat semuanya.

1. Menikmati malam di Bali Collection

Bali Collection

Salah satu keindahan Bali yang bisa kita lihat adalah dapat menikmati exotic-nya Bali di malam hari, yaitu di Bali Collection. Bali Collection ramenya memang di malam hari, biasanya tempat relaksasi ( para bule – bule, dan juga wisatawan yang bukan bule..) hehe.. setelah mereka seharian beraktivitas. Kenapa mereka lebih milih santai – santai di Bali Collection? Ternyata karena tempatnya keren kakak… dikelilingi jajaran resor dan hotel kelas atas, gerai – gerai yang ada juga berkelas, berskala internasional lhoo.. Kalau gak mau belanja, minimal kan lumayan buat cuci mata, window shopping gitu lah… karena tempatnya juga mirip – mirip Cihampelas Walk Bandung, tapi di Bali Collection ini lebih luas dan lebih rame, bisa duduk – duduk di bangku outdoor-nya sambil menikmati angin malam, gemericik air mancur, dan cahaya – cahaya romantic.. Alamaak… gak nolak lah kalau diajak ke Bali Collection yang berada di Kompleks BTDC ini, hahaha.. kode keras banget ini ke papayaza.. yuk.. yuk.. ke Bali Collection, belanja – belanja sekalian honeymoon #eh..

2. Mampir juga ke Museum Pasifika

Bali, Indonesia

Dari Bali Collection melipir ke sebrangnya ada Museum Pasifika ( di BTDC blok P). Sejak 2004 Museum Pasifika ini juga salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi, karena nuansa seninya yang terasa banget. Ada banyak barang – barang seni yang di pamerkan di Museum Pasifika ini, sangking begitu kental karya – karya seninya yang bernilai tinggi itu jadilah dianggap sebagai museum seni terbesar di Asia – Pasifik. Gak heran juga sih kalau dianggap museum seni terbesar karena jumlah koleksinya aja udah mencapai 700 lukisan dan 400 patung. Wow…!
Total ruangannya ada 11 ruangan/gallery. Pemetaan ruangan tersebut untuk membagi karya seni sesuai daerah asalnya. Misalnya : Pada ruangan pertama untuk ruangan yang menampilkan hasil karya sang maestro dari Indonesia, ruangan kedua adalah ruang pameran/gallery pameran seni dari Italy, ruangan ketiga adalah gallery pameran seni dari Belanda, dan masih banyak lagi. Sayangnya kita gak boleh sembarang ambil foto atau video di museum ini, kecuali di ruangan ke enam dan ke sembilan. Ada hasil karya Theo Meier di ruang ke enam (Theo Meier berasal dari Swiss, tahun 1936 menikah dengan Made Pulungan, dan tinggal di Sanur, Bali *cmiiw). Ruangan ke Sembilan adalah hasil karya seni daerah Vanuatu. Jadi dari Bali Collection ke Museum Pasifika ini jaraknya hanya beberapa ratus meter aja, gak gitu jauh kalau jalan kaki, lumayan olah raga juga kan.. mau, mau, mau? langsung aja cuzz coba cek ke hotel di Nusa Dua Bali yang terdekat dengan tempat wisata ini di situs Traveloka.com.

3. Silahkan mampir juga ke Bali International Convention Center ( BICC).

Dari namanya Bali International Convention Center ketauan banget ya kalau tempat ini biasa dipake semacam acara konferensi. BICC yang dibuat untuk taraf internasional ini terletak di pinggir Pantai Nusa Dua. Cukup banyak juga Konferensi Internasional yang pernah diselenggarakan di BICC ini, diantaranya Konferensi Perubahan Iklim PBB tahun 2007.

Source : Bali Convention

Lokasi BICC ini karena berada di pinggir pantai, suasana eksotiknya dapat banget, pemandangan indah dengan hamparan pasir putir, pantai yang biru bersih, desir ombak yang bikin betah membuat pertemuan jadi lebih nyaman dan kondusif. Jumlah ruangan yang ditawarkan ada 17 ruang pertemuan, bentuk bangunannya bertingkat dua. Pasti enak banget ini ya kalau untuk kumpul – kumpul disini, siapa tau ada yang mau arisan di BICC ? hahaha.. :p.

4. Pertunjukan Seni Eksklusif di Bali Nusa Dua Theatre

Image Courtesy of Devdan. Source : alexinwanderland
Devdan Show

Menyaksikan pertunjukan seni di Bali Nusa Dua Theatre ini juga gak boleh terlewatkan. Gedung Teater modern yang berada di jantung Nusa Dua ini menampilkan seni yang dikemas sangat berkelas. Dengan kapasitas mencapai 700 orang, gedung ini menampilkan pertunjukkan seni kontemporer yang menggabungkan kebudayaan Indonesia mulai dari Sumatera sampai Papua ( pertunjukkan dari Devdan Show). Pementasannya dilakukan secara professional, gak asal – asalan, misalnya menampilkan sebuah cerita yang digabung dengan gerakan – gerakan akrobatik yang bikin mata gak ngantuk. Selain koreografer pertunjukkan udah bagus, tata panggungnya juga spektakuler.. pencahayaan, efek suara, visual.. pokoknya gak rugi deh kalau nonton pertunjukkannya, keren banget!. Tapi gak setiap hari bisa nonton pertunjukkan ini. Devdan Show beraksi di hari Senin, Rabu, dan Sabtu. Durasinya hanya satu setengah jam, mulai jam 19.00 WITA. Kalau mau nonton disarankan untuk pesan tiket terlebih dahulu. Ini aku kasih video dari Devdan Show-nya yaa.. untuk bayangan juga sih, kira – kira kalau nonton Devdan Show tuh begini, keren ya, apalagi kalau nonton beneran… emang dijamin takjub banget deh.

5. Belajar Keharmonisan perbedaan di Puja Mandala

Source : TripAdvisor

Kalau Manado ada Bukit Kasih, di Bali ada Puja Mandala. Tempat wisata ini merupakan kompleks peribadatan lima agama di Indonesia. Puja Mandala adalah simbol keharmonisan antar umat beragama di Indonesia.
Ada Masjid Ibnu Batutah yang terletak paling kiri di Puja Mandala, Gereja Katolik Bunda Maria segala Bangsa di sisi kanan. Sejajar sebelah Gereja Katolik terdapat Wihara Budhina Guna Puja Mandala. Ada lagi Gereja Kristen Protestan Bukit Doa, yang terakhir sisi paling kanan adalah Kori Agung Pura Jagat Natha.

Kira – kira gimana? Ada yang masih belum percaya kalau di kawasan Hotel Nusa Dua ini bisa dapat paket hiburan dan wisata di satu kawasan? Semoga aja info yang aku dapat diatas juga bermanfaat untuk temans lainnya ya.. Lumayan kan kalau terjebak di Nusa Dua Bali setidaknya ada tempat yang dikunjungi selain resor mewah dan pantainya. Ada yang udah pernah berkunjung ke salah satunya? Jangan lupa share pengalaman kamu di kolom komen ya. 🙂

Persahabatan

pixabay

Satu musuh itu terlalu banyak, seratus teman itu terlalu sedikit

Jadi lebih baik menciptakan teman sebanyak – banyaknya kan..? 😀

Ngomong – ngomong tentang pertemanan ada tahap – tahap yang jadi perhatianku dari mulai teman baru kenal, ketemu sekedar basa – basi, sampai teman jadi sahabat yang bener – bener merasa udah klop. Kalau udah cocok, ada masa percobaan lagi tuh, yaitu ada sahabat yang sabar dan setia dengan pertemanan yang udah ada, atau sahabat sesaat yang tiba – tiba putus karena masalah tertentu yang biasanya udah diluar batas toleransi. Persahabatan itu menurut aku bukan cuma tentang hubungan baik antar ‘saya’ dan teman aja, tapi persahabatan bisa juga terbentuk dengan anak sendiri, ibu sendiri, kakak/adik ipar, sodara kandung ataupun bukan kandung, rekan kerja, tetangga, dan bisa siapa aja dalam kehidupan kita sehari – hari. Jadi ada semacam ‘kilk’ di hati, saling pengertian, saling menghormati, udah nyaman aja satu sama lain, semacam ‘soulmate’ dalam dunia pertemanan. Oya ini maksudnya beda ya dengan konteks ‘soulmate’ beneran.. catat : beda dengan soulmate beneran, hahaha.. kecuali kalau ada yang jadi soulmate beneran, sahabat jadi jodoh.. nah itu beda lagi ceritanya.. pokoknya ini bukan tentang sahabat jadi jodoh ya hahaha… (*penting gitu ditekankan sis… * iyaaa… hahaha…

Beberapa bulan yang lalu aku sempat dengerin temen sendiri yang curcol karena merasa pertemanan dia dengan beberapa grup pertemanannya gak sehat, ada aja yang bikin dia kesel, dia sih merasa udah toleran dan gak ikut – ikutan lagi, alasannya karena ada beberapa hal yang jadi prioritas dia dicampuradukkan dan diremehkan, alhasil ada aja perkataan yang bikin sakit hati, kesel??? iyalah.. temenku ini jadi nangis kakak.. Hubungan persahabatan mereka jadi gak sehat kan kalau begini?. Aku bisa apa kalau gini??? paling – paling nenangin hatinya. Dari sini aku jadi merhatiin persahabatan itu sulit didapat, karena pertemanan belum tentu lulus jadi sahabat. Ada banyak hal – hal yang harus kita lewati dan cermati pertemanan kita itu bisa jadi persahabatan yang sehat apa gak.

Memangnya persahabatan yang sehat dan gak sehat itu yang gimana??? Walaupun aku sendiri bukan dokter khusus dalam dunia percintaan eh.. persahabatan, tapi boleh dongs ya cek n ricek (versi diriku) gimana dunia persahabatan yang bikin hati adem itu :

1. Persahabatan yang saling membahagiakan.

Persahabatan biasanya udah melalui proses waktu yang cukup lama. Bisa aja persahabatan udah kebentuk sejak masa anak – anak atau remaja. Nah.. kalau persahabatan itu tetap terbina sampai dewasa dan menikah, udah waktunya lah ya mengerti satu sama lain, kapan harus memberikan ruang privasi bagi sahabat, kapan waktu bersama untuk saling bertukar pikiran atau sekedar kumpul melepas kangen. Kalau dalam hubungan itu mulai ada bibit – bibit ‘gak enakkan’ terus jadi merasa ada hutang budi, saling terikat ( dan udah gak bisa bedakan mana yang benar, mana yang salah) tanpa melihat prioritas lagi, otomatis ada yang timpang.. salah satu pihak merasa gak happy. Ini butuh penjelasan dan pengertian satu sama lain, kalau gak.. bisa bubar deh..

2. Persahabatan yang saling jujur dan terbuka

Udah jelas disini dibutuhkan kejujuran, sakit hati aja rasanya kalau ketauan salah satu teman yang berbohong. Udah merupakan harga mati hubungan apapun kalau ada unsur bohongnya pasti jadinya gak enak, hubungannya jadi gak sehat, gak nyaman kan kalau hubungan KW alias palsu? Hihihi… Jadi menerima sahabat apa adanya dan kita juga merasa diterima apa adanya itu bikin kita juga nyaman, gak perlu hidup penuh kepalsuan.

3. Persahabatan yang saling mengerti cara bertengkar yang sehat.

Kalau lagi bertengkar ya baikkan dong.. ini sih klise ya hihihi.. tapi walaupun klise emang kenyataannya harus berbaikkan lagi. Yang jadi pokok masalahnya adalah yang bikin jadi perdebatan/berantem hebat selama ini tu apa?? Pasti kan ada ujung pangkalnya, menurut aku sih.. sahabat yang udah solid tau cara membenahi lagi hubungan yang kusut. Bahkan seharusnya berantem ini bisa membuat hubungan sahabatan jadi lebih baik. Karena selama berantem kan pasti ada sesuatu yang bikin salah satu pihak merasa dirugikan atau merasa tidak disetujui, sebaiknya sih berantemnya… ; berantem sehat aja, dengan cara sama – sama cari jalan keluar permasalahan, bukan mengabaikan permasalahan yang cuma jadi bom waktu aja.

4. Persahabatan yang saling menerima orang diluar lingkaran persahabatan

Namanya juga manusia hidupnya bersosial, ya pasti aja lingkaran hidupnya gak cuma sahabat yang itu – itu aja kan, perlu juga sahabat atau kita sendiri berteman dengan orang lain. Persahabatan yang exclusive sampai – sampai membuat inner circle (orang lain) gak boleh masuk, bagiku ini merupakan teman atau sahabat yang terlalu mengekang kebebasan bergerak. Kurang olah raga aja gak sehat kan? karena kurang gerak.. nah dalam dunia persahabatan juga gitu deh kira –kira. :p

5. Persahabatan yang saling percaya

Seringnya sih cewek nih… butuh banget yang namanya curhat, hahaha.. dan mau curhat ke siapa??? Biasanya sih ke sahabat, dan sahabat pastinya udah dapat nilai bintang terbaik sebagai orang yang bisa dipercaya, gak gampang ngumbar cerita kemana – mana. Tapi seharusnya siihh… ada batasan aturan jelas yang harus kita pahami satu sama lain, kalau bisa jangan sampai urusan pribadi juga jadi bahan curhatan… yakin gak tuh?? Hmmm…

6. Persahabatan yang saling mengerti

Nyambung yang nomor 5, ada saatnya kita gak perlu kepo semua tentang apa aja dalam kehidupan pribadi sahabat sendiri. Ada batasan kapan privasi sahabat sendiri gak perlu diganggu gugat, begitu juga sebaliknya kan?? ada batas privasi kita sendiri yang gak pengen diganggu orang lain, jadi saling mengerti aja.

7. Persahabatan yang saling menjaga harmonisasi hubungan persahabatan

Kira – kira kalau point satu sampai enam bisa kita jalani dengan baik, besar kemungkinan persahabatan bisa langgeng, kalau perlu langgeng sampai tua. Senangnya masih punya sahabat itu adalah.. perasaan masa muda selalu gentayangan dalam jiwa kita ini, ya kan? apalagi kalau sahabatannya sejak kecil, ceritanya banyaaakk dan perasaan happy terus.. ya jelas aja ceritanya jadi banyak, karena sahabat itu ibarat diary hidup kita, ya gak? Hahaha…

Salam persahabatan.
~ LovelyRistin

Obrolin penyanyi cilik

Penyanyi cilik untuk saat ini bisa dikatakan jarang banget ya.. beda waktu zaman aku kecil dulu, karya – karya Papa T Bob lumayan menggema kemana – mana, sebutlah nama Agnes Monica yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Agnez mo, dulu terkenal dengan acara Tralala – trilili-nya, terus ada Trio Kwek – Kwek, Melisa yang nyanyi abang tukang baso, dan lainnya… Makin kesini penyanyi anak – anak makin berkurang, muncul lagi kira – kira tahun 1999 Sherina Munaf dengan lagunya andai aku besar nanti, ada temenku waktu itu bela – belain ikutan antri beli tiket demi “Petualangan Sherina”, padahal waktu itu sempat barengan lagi tenar – tenarnya Harry Potter… Setelah The Philosopher’s stone dan The Chamber of Secrets, yang barengan dengan film Petualangan Sherina kalau gak salah : The Prisoner of Azkaban. Berhubung waktu itu lagi nge’hitz banget Harry Potter aku lebih milih nonton Harry Potter hihihi.. maafkan yaa bukan maksud gak cinta produk karya anak bangsa, tapi kan aku waktu itu udah terlanjur baca bukunya, jadi penasaran versi filmnya beibeh.. :p.

pixabay

Setelah Sherina gede, penyanyi anak seolah tenggelam lagi, tapi tau – tau aja mendadak muncul nama Justin Bieber dengan lagu pertamanya “Baby”… sering banget waktu itu dengerin lagunya dimana – mana, awalnya gak tau emang ini siapa yang nyanyiin ; “ You know you love me, I know you care, Just shout whenever, and I’ll be there. You are my love, you are my heart and We would never ever ever be apart. Babby.. Baby.. Baby Ooh..” Ya ampun beneran deh waktu itu aku jadi hapal lyric lagunya nanggung.. sering merhatiin bagian kata – kata baby – baby ooh –nya aja hahahaha… Gak lama si Justin ini muncul, ada lagi yang baru yaitu One Direction.. nah bagian One Direction ini aku gak gitu merhatiin banget banget, gak kenal akrablah kami waktu itu.. hahaha.. judul lagu pertamanya One Direction itu apa sih?? Up All Night ya??? Maafkan aku lah beibeh.. waktu itu aku udah gak merhatiin kamu hahahahha.. #dilemparmikrofon :p.

Kalau diperhatiin penyanyi cilik dari Indonesianya nih kok malah gak kedengeran ya??? Apa aku yang udah gak merhatiin lagi?? Dilalahnya ternyata bener.. faktor U itu memang menentukan tau gak-nya penyanyi baru hahahahaha… tiba – tiba Aya suka nyanyi – nyanyi lagu – lagu Naura, aku sendiri pertama kali tau lagu Naura itu dari radio yang judul lagunya Untuk Tuhan, liriknya manis banget “ Oh Tuhan, ini aku lagi mencurahkan isi hati, jangan bosan mendengarku lagi, aku yang banyak meminta.. “ akhirnya cari tau siapa sih Naura ini, kok tiba – tiba banyak anak – anak yang ngomongin dia. Aya sering ngomong “Naura ini lagi terkenal mama…” oalah gitu tooh… setelah browsing sana – sini Naura ini ternyata anaknya Nola AB3.. sekarang namanya B3. Kolaborasi yang cocok kalau gitu yaa.. antara ibu dan anak sama – sama penyanyi, sedangkan aku dan Aya kolaborasi yang cocok juga, aku mencoba ikut suka Naura juga, jadi aku dan Aya nge-fans sama Naura, kolaborasi yang cocok kan??? hahaha.. maksudnya biar aku bisa nyambung kalau ngobrol sama Aya, aku kan pengen jadi sahabat suka dukanya Aya (dan Faeyza juga) hehehe.. jadi wajib update kesukaan anak, bener apa bener???

Akhirnya karena lagi nge-fans sama Naura, Aya bolak – balik bilang mau beli buku Naura, tapi tiap ke toko buku selalu kehabisan, jadi kalau udah gini manyun aja sambil nonton tv yang nempel di toko buku merhatiin ternyata Naura mau rilis film barunya, aaiihh… mantaplah mamaknya Aya pasti ikutan nonton bareng Aya :p hihihihihi…
Bermanyun – manyun dahulu bersenang – senang kemudian, akhirnya Aya tercapai deh bisa beli buku Naura, harganya IDR 78K, aku mau beliin?? Jangan harap.. emak itung – itungan gini hahaha.. Aya beli pake hasil uang tabungannya sendiri, kumpulin pelan – pelan, dan taraaaa… ini dia bukunya :

Buku Naura kepunyaan Aya, yang satu buku ada tanda tangan Naura, hasil meet & greet 10 Juli 2017.

Malah ada dua buku! Warbiyasak!…

Tiba – tiba ada dua buku Naura ini tentu aja ada ceritanya lagi. Jadi setelah beli buku, Aya malah dapat info dari instagram kalau besok Naura mau meet & greet di Gr*medi* Harapan Indah. Karena kurang yakin aku coba telepon lokasi acara, dan ada syaratnya… yaitu harus beli buku Naura lagi di tempat Gr*medi* Harapan Indah. Oowwhh.. baiklah.. aku sih udah ogah aja mau datang, ya masa gitu harus sampe beli lagi???..

Tapi akhirnya Aya bisa ikutan acara meet & greet, eyangnya ngasih ampao lebaran, lumayan yaa… hahaha…
Talkshow Naura dan fans-nya. Acara mundur 1 jam karena macet yang melanda Naura dan team,

Baca : disini tentang kegiatan ditengah kemacetan

akhirnya bisa foto bareng idola walaupun rame – rame.. ya ga apa jugalah yaa… jadi nambah kenalan hehe..
Setelah acara selesai, mulai deh edisi iseng foto – foto sambil nunggu antrian mau beli burger, maklum udah hampir sore tapi belum makan siang nih.. karena ternyata di sekitar Gr*medi*nya sendiri belum ada restoran atau cafe yang buka hihihi…

Jadi begitulah kira – kira cerita pengalaman ketemu penyanyi cilik idola Aya ini, dan tentunya idola untuk anak – anak saat ini yaa.. yang pasti memang anak – anak di Indonesia ini sekarang lagi gak ada penyanyi cilik, Naura hadir bagaikan oase ditengah padang pasir, anak – anak seperti menemukan dunianya.. idola yang memang untuk anak – anak.

Liburan ke Solo ( Bagian I)

Mohon maaf lahir bathin

Gak terasa puasa udah berlalu, dan lebaran juga udah kita lewati.. mumpung masih terasa semangat lebarannya.. mohon maaf lahir bathin ya.. Mungkin selama ini ada bahasa tulisan di postinganku ini yang ga berkenan, mohon dimaafkan.

By The Way.. Sengaja edisi kali ini aku bagi 3, bukan apa – apa sih.. gak ada alasan tertentu, biar penasaran aja.. :p *sokpedeajaadayangpenasaran hahaha.. Alasan tahun ini kenapa aku ke Solo?? Hmm.. karena ada beberapa alasan sih, karena sebenarnya aku mudik tahun ini harusnya ke Malang, keluarga besar lagi kumpul di Malang. Selain itu lagi ada family gathering juga di Malang. Tadinya udah mau ke Malang, tapi papayaza sempat kasih kabar kalau lebaran ini gak bisa cuti, ya maklum aja.. bagian yang ngurusin tol :p dimana lagi musim mudik merajalela kan.. jadilah cuti atau gak, masih tentative. Karena gak menentu.. akhirnya aku ngalah aja deh, aku, Aya dan Fa ke Solo aja, sekalian nemenin papayaza kalau misal harus lebaran di Solo, maklum di Solo kami gak ada keluarga, jadi murni ke Solo itu sebenarnya mau nemenin papayaza, lumayan juga lah aku dan anak – anak biar lebih kenal Solo lebih dekat kan :p bilang aja mau jalan – jalan #eh hahaha..

Pesawat yang kami tumpangi berangkat jam 13.45 dari Halim ke Bandara Adi Sumarmo Solo, bertepatan Obama yang baru mendarat dari Yogyakarta, sayangnya gak ketemu Obama ya iyalahh… hahaha… paling cuma terasa effectnya aja : rame, suara sirene polisi, agak macet, dan ada beberapa stasiun televise yang meliput.

Perjalanan dari Jakarta – Solo memakan waktu 1 jam 10 menit. Alhamdulillah perjalanan lancar sampai di Solo. Berhubung pas sampe di Solo ini juga udah sore, jadi langsung aja cuzz ke mess papayaza, lumayan hemat biaya penginapan dan dapat pinjaman mobil pula hehe..

Selfie dulu sebelum beranjak dari Bandara Adi Sumarmo 😀
Aya dah bosen… pengen cepat jalan hehe..

Hari pertama di Solo

Setelah mandi dan bersiap – siap cari makan malam, kami malah nge mall ke Solo Paragon, yah.. aku kurang semangat kalau ke mall hahaha.. tapi apa daya.. karena udah malam jadi cari yang gampang aja supaya Fa dan Aya cepat istirahat karena besoknya kami udah rencana pergi dari pagi – pagi banget. Gak banyak yang di cari ketika di Mall Paragon ini kecuali nemuin tukang parkir yang ngarahin parkirnya kayak dalang, lucu aja celoteh si pak tukang parkir ini
“nyalakan lampu dua agar berhati – hati, jangan lupa lapor pak rt pak rw… “ pake logat jawa solonya (apa hubungannya parkir sama pak rt, pak rw hahaha..). Aku bingung awalnya dia omong apa tapi pas di denger lebih teliti bikin ngakak.. sambil mengarahkan parkir celetukannya itu bikin geli “tentukan posisi anda..” hahahaha.. sepanjang markirin mobil pokoknya ketawa mulu…hihihi.. Oya ke mall ini juga maksudnya beli cemilan dan minuman air mineral untuk persiapan besok pagi selama di perjalanan.

ke Yogyakarta

Jam 6 pagi kami udah keluar mess cari sarapan, bingung cari sarapan apa pagi – pagi gini yaa.. gak yakin ada warung makan yang udah buka, akhirnya papayaza rekomendasikan makan soto seger ‘Mbok Giyem’ Tipes. Sebenarnya papayaza udah rekomendasiin makan di soto seger dari kemarin malam, disarankan berangkat lebih pagi karena soto seger ‘Mbok Giyem” Tipes ini cepat habis, buka jam 6 pagi tutup jam 8 pagi.. wow… serame apa sih pikirku, ternyata pas udah di lokasi.. hebat bener nih warung, udah rame aja lhoo pagi – pagi gini, dan wajar memang kalau rame.. karena sotonya memang segerrrrrr… enaakk…! pokoknya mau deh nambah – nambah lagi makan disana, aku sempat icip juga sate otak sapi yang baru di goreng dan rasanya bener – bener mantap! Bikin makan lebih semangat.. nyam.. nyam sebagai ‘new comer’ makan disini, jadi beginilah noraknya aku hahaha..

Sotonya dalam mangkok kecil, tapi isinya padat, keliatannya sedikit, tapi ternyata banyak! kuahnya berlimpah.. enak banget!
Waktu lagi makan, tiba – tiba sate otak sapi ini disajikan, masih panas.. jadi penasaran nyobain.. enaaakk! apalagi pas makan sama sotonya, aduuuhh… ngangenin pengen lagiiii… T.T

Lanjut perjalanan setelah sarapan, kali ini langsung ke Yogya karena udah janjian sama kakak sepupu kalau sempat main ke Yogya mampir ke rumahnya, baiklaahh.. sekalian kan lebaran, bertamu silahturahim. Perjalanan selama ke Yogya sebenarnya lancar, tapi yang bikin macet itu lampu merah, bisa berhenti setengah jam sendiri nungguin lampu hijau, dan ketemu lampu merah ini lumayan banyak, mana juga antriannya panjang banget.. huhuhu.. bikin lama di jalan, untungnya deh bawa cemilan dan minuman, jadi Aya dan Faeyza kalau lapar atau haus tinggal santap aja cemilan dan minumannya.

Perjalanan dari Solo ke Yogya kalau dihitung – hitung sama macetnya total jadi dua jam, sebelum berkunjung ke rumah sepupu kami meluncur dulu ke Taman Sari (karena rumah sepupu dan Taman Sari dekat). Hmmm… disarankan kalau ke Taman Sari sebaiknya bareng guide lokal disana, karena kalau gak… kita gak ngerti mau ngapain, cuma muter – muter gak jelas dan gak ngerti sejarah tentang keindahan dan kejayaan di zaman Raja Mataram.

Taman sari mempunyai arti “taman yang indah”, mempunyai kisah yang menarik menurutku. Ketika guide menceritakan bagaimana indahnya Istana ini dikelilingi air dan danau buatan, jadi istana ini juga disebut istana air. Layaknya seperti fatamorgana, jika dilihat dari jauh istana ini seperti berdiri diatas air. Selain air, bunga – bunga juga terhampar luas di istana ini, uuhhmm.. kebayang kan indahnya warna warni bunga yang menghiasi sekitar istana. Wah… ceritanya panjang nih kalau Cuma cerita Taman Sari aja.. asli ceritanya bagus lhoo… seriusan ini! berkeliling mengitari istana air sambil mendengar guide bercerita seperti berbalik ke tahun 1758, andaikan ada pintu kemana sajanya doraemon pasti aku betah berada di Taman yang dijadikan tempat rekreasi dan kolam pemandian bagi Sultan Yogyakarta dan keluarganya ini. Gimana gak betah coba??? dari cerita guide, dulu disekitar pemandian/kolam selalu wangi cendana, air mandinya asli dari sumber mata air yang selalu jernih, belum lagi bunga – bunga disekitar istana… hihihi… bikin betah kan? Kalau sekarang ya gak bisa dikatakan betah, tapi bagus buat foto – foto. Jadi gak heran kalau Taman Sari ini juga sering dijadikan tempat foto prewedding. Seru lah pokoknya… nanti aku ceritain sendiri deh tentang Taman Sari diluar cerita ini yaa… kalau gak halaman ini jadi habis buat ceritanya si Taman Sari aja hehehe..

Walaupun bekas bagunannya udah banyak yang rusak, justru jadi terlihat lebih eksotik.
Kolam pemandian keluarga kerajaan di zamannya.
Ditengah – tengah ini tadinya adalah tempat transit para tamu kerajaan, disini tamu ditanyakan dulu.. mau kemana? ke pemandian, sholat, atau keruangan lainnya yang aku gak hapal semua tempatnya hahaha…

Setelah berputar – putar di Taman Sari, kami langsung ke rumah sepupuku. Alhamdulillah semua lancar dan cari alamat rumahnya juga gak terlalu susah dan gak lama, jadi bisa deh agak lama ketemuan sambil berlebaran, baru kali ini lhoo aku kerumahnya yang di Yogya, biasanya kami bertemu setiap lebaran itu di Jawa Timur. Setelah pertemuan itu sebenarnya masih mau berkunjung ke rumah temannya papayaza, tapi sayangnya gak bisa karena temannya papayaza ini lagi ada tamu. Ya udah lah.. daripada bengong gak tau kemana akhirnya kami ke Candi Prambanan. Oyaa… sepupuku ini sebenarnya rekomendasikan ke Breksi. Breksi tempatnya juga gak kalah cantik.

Foto – foto 🙂

Candi Prambanan

Sebenarnya aku udah pernah berkunjung ke Candi Prambanan zaman waktu masih sekolah dulu. Candi Prambanan yang dulu dan sekarang ini pasti jauh banget bedanya. Untuk candinya sendiri sih sebenarnya gak berubah, tapi disekitar candi yang berubah. Dulu pas datang ke Candi Prambanan.. ya udah langsung aja ke candinya naik turun candi, muter – muter candi, foto – foto.. terus pulang. Nah.. sekarang susah move on dari Candi Prambanan ini, selain sekitarnya banyak hiburan, spot – spot yang bagus untuk berfoto, contohnya .. foto disepanjang perjalanan berpayung warna warni, foto bareng rusa sekaligus bisa kasih makan rusa (ada yang jualan kangkung disekitar kandang rusa, harganya 5000/ikat), foto sambil bermain di Kampoeng Dolanan (ada satu spot yang khusus untuk bermain di kampoeng dolanan, permainan tradisional seperti main enggrang, bermain bakiak, ayunan dan ini semua gratis ( khusus di spot kampoeng dolanan aja yang gratis).

penuh canda tawa di pojokan Kampoeng Dolanan ini, tidak kenal lagi usia anak – anak atau dewasa, semua jadi satu bermain. 😀
Faeyza dan Aya masih bingung mau main apa, padahal dibelakangnya udah rame main bakiak hehe..
Akhirnya mencoba main enggrang, tapi gak bisa mainin 😀
cuaca panas banget waktu itu, sejak masuk candi Prambanan udah banyak yang nawarin payung. di Candi ini malah kami berfoto dari jauh aja, karena Aya udah gak mau diajak naik turun candi
Muter… keluar dari kawasan candi, mau cari makanan. Spot cantik untuk berfoto sekarang banyak ditemui di Candi Prambanan
ini masih di kawasan candi Prambanan, rame anak – anak memberikan makan untuk rusa.

Setelah puas main, perut udah kelaparan minta makan hehe… jadilah kami berjalan lagi cari warung atau resto di sekitar candi. Selama berjalan kami banyak ketemu orang – orang berpakaian hanoman dan berfoto dengan para wisatawan. Ada juga yang berfoto bareng gatot kaca (ada yang berkostum ala gatot kaca), ada juga permainan memanah, kereta api anak – anak yang bisa kita tumpangi (dan gak tau bayar berapa hehe), ada juga yang berfoto ala di dunia raksasa (kita berfoto disekitar benda – benda yang lebih kecil), beberapa ada juga drumband keliling berpakaian bak prajurit keraton berjalan berkeliling sambil memainkan musik. Rameeeee… itu baru pemandangan sepanjang mataku memandang aja lhoo.. selama mencari tempat makan, pokoknya bisa lupa waktu deh kalau di candi Prambanan hehe..
Kalau diturutin aku sih masih pengen muter lagi disekitar Prambanan ini, tapi anak – anak udah rewel minta pulang, baiklah.. waktu juga udah sore, malam ini kami udah punya rencana jalan – jalan dengan becak berlampu di Solo. Jadi… langsung balik lagi ke Solo dari Yogya, Alhamdulillah gak pake macet.

Stadion Manahan di malam hari

Becak hias berlampu tepatnya berada di sekitar Stadion Manahan Solo. Sebenarnya mau cari makan malam, tapi demi membayar hutang dulu pada Aya dan Fa yang pengen berkeliling dengan becak berlampu, ayo aja deh.. lumayan.. hiburan murah meriah di malam hari hehe..

Malam hari becak hias berlampu ini banyak di temui di Stadion Manahan.

Perjalanan dengan becak berlampu gak lama, mungkin sekitar 15 – 20 menitan aja. Setelah itu papayaza ngajak makan martabak (karena pada dasarnya doyan martabak :P) aku setuju aja.. Rekomendasi martabak yang enak di Solo itu Martabak Spektakuler dan Martabak Markobar. Kalau dari rekomendasi teman kantornya papayaza banyak yang lebih suka dengan martabak Spektakuler, tapi karena tempatnya lumayan agak jauh dan susah parkirnya, jadi aku dan papayaza sepakat beli martabak markobar aja setelah kami makan malam ala lesehan.

Penuh tanjakan dan berliku

Jam 6 pagi, tanggal 2 Juli, kami memutuskan ke Candi Sukuh dan air terjun Jumog, udah gak sabar pengen nikmati keindahan alamnya, pasti udaranya segar banget karena posisinya berada di kaki gunung Lawu. Sarapan pagi ini cukup beli nasi uduk aja, dibungkus bisa makan di mobil, jadi bisa lebih menghemat waktu.

Tujuan ke Candi Sukuh dari Solo sekitar 40 Km. Siapkan mental kalau mau ke Candi Sukuh dan juga ke Candi Cetok. Mental menghadapi jalanan yang menanjak terus menerus tanpa henti, sepanjang perjalanan mendekati Candi Sukuh (dan juga Candi Cetok) hampir gak ada jalan yang santai, nanjak terus bikin deg – degan. Alasanku dengan kepanikan ini macam – macam (edisi lebay hihihi) ; takut mundur mendadak hahaha.. padahal kemungkinan mundur kecil karena mobilnya matic. Kepanikan yang lain, takut overheat karena nanjak terus, ditambah ditepi jalan semacam jurang yang memisahkan antara jalan dan (kalau kita lihat dari atas) adalah rumah penduduk..
Alhamdulillah.. semua bisa terlewati dengan baik. Ketika sampai di Candi Sukuh jadi lupa sama hambatan jalan menanjak tadi hahaha… udaranya sejuk banget, segerrr…!. Gak pake basa – basi lagi kami langsung deh ke Candi Sukuhnya, seharusnya bayar tiket masuk ke Candi Sukuh ini, tapi karena kami datang masih pagi banget, loketnya belum buka, jadi gratis hihihi..

Mumpung Fa bisa diam di foto dengan latar belakang candi Sukuh.. 😀
@Candi Sukuh
Diatas candi.. bisa lihat rumah – rumah jadi kecil ukurannya. 😀 *abaikangayaFa
@Candi Sukuh

Taman Hutan Raya Mangkunagoro I (Tahura)

Dari Candi Sukuh ke Taman Hutan Raya jaraknya dekat, bisa dilalui dengan jalan kaki sebenarnya, tapi karena hutan raya ini luas banget, jadi mau gak mau ada naik mobil. Medan jalan yang nanjak bikin lihat – lihat kondisi kendaraan juga, karena gak semua kendaraan yang kuat dengan medan yang gak biasa. Di dalam hutan raya ini kebanyakan orang – orang melanjutkan perjalanannya naik motor, kalaupun ada yang bermobil separuh jalan lebih memilih parkir, separuhnya lagi jalan kaki.

Jalan kaki dari Candi Sukuh ke Tahura. ternyata harus naik mobil masuk ke Tahura, dan bayar tiket per orang Rp. 5000 saja… murmer yaa…
Setelah parkirin mobil, kami lebih memilih jalan kaki.

Jalan kaki di Tahura ini pilihan tepat menurut aku, selain mendapatkan udara segar juga olah raga. Tapi karena ngajak anak – anak jadi jalan kaki semampunya aja, ngos – ngosan lho sepanjang jalan hahaha… kalau jalan semakin naik agak sesak juga sih.. oksigennya banyak tapi rasanya makin keatas atmosphere udaranya serasa makin tipis. Ya udah deh… jalan – jalan sedikit, terus istirahat sambil main ayunan dan melewati jembatan dari rumah pohon. Sambil main dan setelah jalan tadi ternyata bikin lapar, padahal aku cuma bawa minum aja sebotol, mau bawa makanan, berat.. jadi aja lebih aman taro di mobil, untungnya ada babang jualan baso (jualannya pake motor) yang gak pake kuah (kayak makan cilok), pentolnya aja dicampur makannya pake saos dan kecap manis. Jadi disarankan bagi yang pengen jalan – jalan disini pake sepatu olah raga, pake ransel siapin minuman dan cemilan secukupnya karena udara dingin/sejuk gampang bikin lapar.

Ketemu rusa lagi di Tahura. Yang ini anak rusa langsung nongolin wajahnya pas kami datang hahahaha..
Foto lagi di samping kandang rusa hahaha…
ada taman bermain ditengah hutan.. yeeaayy..
Lewatin jembatan dari rumah pohon yang sebenarnya tidak begitu tinggi hehe…

Kampung Batik Laweyan

Sebenarnya setelah dari Tahura tujuan terakhir di kaki gunung Lawu itu adalah lihat air terjun jumog, tapi sinyal hp hilang sejak sampai di kaki gunung Lawu ini, jadi gak pede mau ke air terjun Jumog karena gak tau arah (Map online mati), harusnya sejak awal kami siapkan dulu map offlinenya ya.. huhuhu.. jadi batal deh.. padahal udah dikit lagi. Sebagai gantinya kami ke Solo Baru dulu cari makan siang. Resto Malioboro jadi pilihan untuk makan siang. Aya dan Faeyza tentu aja milih ayam kremes, aku sama papayaza pilih ikan gurame bakar lengkap dengan sayur asem, ada lalapan dan sambel juga. Minumannya aku pilih es degan (es kelapa), Aya pilih juice strawberry, Faeyza milih juice alpukat, papayaza milih juice sirsak. Pulang makan dari sini malah ngeborong kremesan dalam kemasan toples hehehe..

Tujuan kami ke Kampung Batik Laweyan ini pengen lihat pengrajin batik yang lagi membatik, syukur – syukur kalau ada pojokan buat belajar membatik ya.. seru banget pasti.. Tapi sayangnya para pengrajin batik masih pada cuti lebaran, masuknya mulai senin (tanggal 3 Juli). Ya udah deh.. Jalan – jalan disekitar perkampungan batik ini, sekalian diniatin beli batik untuk papayaza kerja (setiap Jumat di kantor bajunya harus kemeja batik).

Masih suasana lebaran di Kampung Batik Laweyan
Salah satu butik di Kampung Batik Laweyan
Menunggu sambil pilih – pilih batik. edisiisengfotoinpatungmantenini
Faeyza gak bisa diam, malah iseng coba pake blangkon :D. ini blangkon pinjeman ya haha..

Harga – harga batik di Laweyan aku bilang sih standar dengan harga batik dari luar Solo, untuk batik cetaknya sekitar ratusan ribu, kalau untuk batik tulisnya tentu aja lebih mahal.

Laughter is an instant vacation.
Milton Berle

Malam ini setelah dari Laweyan, kami ngungsi ke hotel. Gak pengen gangguin penghuni mess, karena penghuni mess alias teman – teman papayaza udah mulai masuk mess lagi malam ini hehehe.. Lagipula Aya dan Fa udah punya rencana besok pagi mau berenang dulu, jadilah Nov*tel hotel pilihan kami waktu itu, pesan via online dan paginya bisa berenang.

Warna ungunya bikin mata bersinar ya haha..
kebetulan yg berenang pagi itu cuma beberapa orang aja, jadi santai Fa dan Aya bisa main air 😀

Perjalanan di Solo ini sepertinya gak ada habisnya, masih banyak rasanya yang pengen dikunjungin, tapi sayangnya gak bisa lebih lama juga berada di Solo karena beberapa alasan tentunya. Tapi swear deh.. gak nyesel muterin Solo ini, kota yang ramah dan penuh pesona. Pokoknya kalau bisa pengen main ke Solo lagi… 🙂

Bersambung..

error: Content is protected !!