Kartini zaman now

Saat itu tanggal 18 Maret 2018, aku berkunjung ke PKBM Ginus Itaco, sekilas kalau lewat PKBM yang dulunya bernama SMK Itaco ini tampak seperti gedung biasa yang bahkan hampir gak terlihat kegiatan apa aja yang udah terjadi di sekolah tersebut.

Sumber foto : Dear Blogger.net

“Bang, sebentar ya.. saya cek dulu benar gak sekolahnya disini” ujarku pada supir gojek pagi itu. Aku masih ragu dan gak mau terlambat setiap datang untuk event Blogger (dan tentunya event apa aja siih.. gak cuma event blogger aja :p), untungnya pak gojek ngerti kalau aku masih cari tau apakah benar DBN Charity Visit dari Dear Blogger berlangsung di Jalan Lap. Bekasi Tengah No.3, Margahayu, Bekasi Timur ini?. Walaupun lokasinya dekat rumah, tapi tetep aja aku ini agak payah dalam menghafal jalan haahhaha… Setelah konfirmasi di grup ternyata benar acaranya berlangsung dilantai atas di PKBM Ginus Itaco, salam perpisahan deh sama babang gojek, da.. da.. babang gojek … huahahaha.. yang ini becanda ding! bisa dilempar batako aku nanti kecentilan kek gitu.. hahahahaha… .

Sambil cari kelas yang dimaksud, aku melihat ada beberapa kelas yang sedang terisi murid, berkumpul entah sedang belajar atau sedang membicarakan project selanjutnya, entahlah… aku gak tau… hanya menebak – nebak dalam hati aja. Akhirnya ketemu juga dengan beberapa teman di salah satu kelas, menurutku kelas tersebut bisa dikatakan kelas untuk display produk, ada satu lemari yang penuh dengan tas hasil kreatifitas siswa wirausaha, ada juga display pakaian – pakaian batik untuk anak dan balita. Sambil melihat – lihat produk pada display, muncul beberapa pertanyaan dalam kepalaku namun aku harus menahan dulu pertanyaan – pertanyaan di kepalaku ini, karena cipika cipiki dulu dongs cencunyaa sama temans.. hahaha… kan udah lama gak ketemuan, bahkan ada yang baru kenalan malah.. iihh.. seru kaan.. nambah kenalan lagi deh..

Batik untuk balita yang menggemaskan
cantik yaa.. (foto : dokumen pribadi)
Kumpulan tas dan pouch dengan motif yang bagus dan bahan yang berkualitas.
tas dengan kualitas premium.
ini juga bagus tasnyaa.. 😀
tas ini bahannya tebal dan jahitannya rapi, motifnya tabrak tapi memikat.. *suka!

Setelah foto – foto dan bercengkrama, acara dimulai, ada satu kalimat atau bagiku ini bisa dikatakan quote dari Mbak Susie Sukaesih, sebagai pemilik sekolah Siswa Wirausaha ini, yaitu :

“Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, termasuk anak dari keluarga prasejahtera. Berbekal pendidikan, mereka diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan keluarga dan orang – orang disekitarnya”.

Semua orang pasti setuju dengan pernyataan mbak Susie itu, tapi gak semua orang yang bisa mewujudkan membantu mereka yang kesulitan untuk memutuskan rantai kemiskinan.

Dan mulailah Mbak Susie bercerita..
bagaimana keprihatinannya itu dimulai..
saat melihat tatapan rintih mereka, anak – anak yang putus sekolah…

Pada awalnya Mbak Susie sering menemui siswa – siswinya yang gak melanjutkan sekolah lagi, tentunya alasan utamanya adalah lebih baik membantu orang tua mencari nafkah atau karena memang gak ada biaya untuk meneruskan sekolah, jadi banyak alasan mereka yang mengatakan sekolah gak penting, yang penting saat itu adalah bekerja untuk menyambung hidup. Siswa – siswa mbak Susie dari keluarga prasejahtera, yang orang tuanya bekerja sebagai asisten rumah tangga, supir angkot, buruh serabutan, dan lainnya, atau ada juga yang orang tuanya sudah tiada lagi.

Akhirnya Mbak Susie ingin membantu mereka untuk lepas dari keterpurukannya dengan mendirikan sekolah Siswa Wirausaha secara gratis. Mulai mendidik Juli 2012, mengumpulkan siswa – siswinya yang putus sekolah, dan bahkan ada anak yang ia temui di depan toko tempat penyewaan playstation pada jam sekolah. Mbak Susie mengajak anak tersebut belajar di tempatnya mengajar. Alhamdulillah anak tersebut kini sudah bekerja dan mengajar di salah satu perusahaan Konsultan, wow.. ikut bangga ya dengernya! :).

Pada dasarnya Siswa Wirausaha memberikan mata pelajaran umum, dan keterampilan dibidang IT seperti programming, Computer MS Office dan desain grafis. Selain itu ada juga program menjahit, broadcasting, dan kewirausahaan. Hasil kerja keras mbak Susie dan team saat ini udah meluluskan 20 siswa di tahun pertama, dan sampai saat ini udah 40 siswa yang lulus. sebagian udah kerja baik sebagai pengajar di PKBM Ginus Itaco, maupun di perusahaan lainnya. Tahun ini udah sekitar 40 siswa sedang menuntut ilmu dari target 50 siswa.

Dibalik keberhasilan tentu aja ada cerita perjuangannya, walaupun sekolah udah gratis bukannya masalah selesai begitu aja, ternyata ada lagi kendalanya yaitu masalah ongkos… banyak siswa – siswinya yang bersemangat melanjutkan sekolah lagi, tapi gak ada ongkos untuk ke sekolah, jadi supaya kegiatan ngajar mengajar ini lancar gimana?? Alhamdulillah.. ada bantuan donatur, orang tua asuh, CSR perusahaan. Beberapa pihak yang pernah membantu antara lain Bank Mandiri, Laznas BSM, Brother Indonesia, Grab, OLX.

Lembaga – lembaga yang ikut membantu Siswa Wirausaha
Salah satu siswa Siswa Wirausaha yang sudah bekerja di PKBM Ginus Itaco.
Ruang menjahit PKBM Ginus Itaco
di sekolah Siswa Wirausaha selain skill juga diberikan wawasan seputar desain dan IT

Mbak Susie memberikan skill pertama kalinya adalah membuat mug printing di tahun 2013, kalau sekarang sih.. bukan lagi bikin mug printing, tapi udah bikin beberapa produk yang dihasilkan, yaitu :

1. Itaco ( tas dan aksesoris premium), artinya ini pakai bahan – bahan yang berkualitas lebih baik.
2. Hade Bag ( tas dan aksesoris harga lebih ekonomis).
3. Hade Kids ( batik anak), ada Hade preloved; aksesoris dari bahan pakaian bekas yang masih layak pakai.
4. Famsignature: kaos katun combed.

Prestasi – prestasi yang udah diraih dari Siswa Wirausaha ini sudah ada belum? Tentunya udah dong.. yaitu juara 2 Lomba wirausaha dari Guruku Education, juara harapan 2 Lomba Web Desain, Juara Lomba Desain Logo Developer Ilmu Berbagi, dan lainnya.

Sambil Mbak Susie mengajar siswa – siswinya berwirausaha, mbak Susie juga gak putus semangat untuk mendapatkan tempat tetap karena selama ini sekolah Siswa Wirausaha ini udah 5 kali pindah tempat, semoga ya mbak cepat mendapatkan tempat sendiri yang terbaik dan lancar untuk semuanya, aamiin..

Kamu juga bisa jadi Kartini (dan Kartono) zaman now!.

Aku jadi ingat salah satu hadist nabi yang mengatakan

“Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”.

Yang sebenarnya manusia itu dinilai dari eksistensinya bermanfaat bagi sesama manusia, yang manfaatnya akan kembali untuk diri kita sendiri atau sebaliknya.

Jadi hubungannya apa antara Kartini dan Kartono zaman now dan hadist tersebut? kita sebut Kartono aja buat cowok yaa.. haha.. Ada pastinya.. kita – kita ini sebenarnya bisa juga jadi Kartini dan Kartono tersebut hahaha… Bertujuan kebaikkan sebaiknya memang menularkan pada yang lain kan?. Mbak Susie sendiri sebenarnya buka lowongan mengajar bagi relawan yang mau berbagi ilmunya, atau jadi orang tua asuh dengan cara menyumbangkan Rp.400.000/bulan atau kalau mau lebih juga ga apa – apa hehe.. Menyumbangkan kain/pakaian bekas layak pakai yang nantinya bisa di daur ulang untuk dijadikan bahan tas atau pouch. Pemakaian kain bekas ini sebenarnya juga bentuk tanggung jawab Siswa Wirausaha menjaga lingkungan, seperti yang kita ketahui bahwa saat ini pemakaian kain untuk fashion dan keperluan lainnya sangat cepat karena cepatnya pergantian mode. Hal ini tentu aja mempunyai dampak negative pada lingkungan dan polusi air karena penggunaan zat kimia bahan pencelup tekstil, begitu pula dengan penggunaan kain Poliester yang dapat menambah kadar plastik di lautan. Dukungan Mbak Susie menjaga lingkungan dengan menggunakan kain daur ulang ini juga patut jadi contoh dan kita dukung, jadi buat temans yang mau menyumbangkan kain/pakaian layak bekas bisa banget disumbangkan ke Siswa Wirausaha ini yaa..

Tindakan kecil lainnya yang sangat berguna adalah Bantu cariin murid yang putus sekolah dan melanjutkan di sekolah Siswa Wirausaha ini juga ga apa – apa dengan ketentuan bagi yatim/piatu dan dhuafa dan anaknya mau punya komitmen tinggi sekolah di Siswa Wirausaha ini minimal 2 tahun. Tentunya banyak manfaat yang berguna selain ilmu, skill, dan kemandirian, yaitu juga mendapatkan wawasan kewirausahaan dibidang konveksi melalui wadah Siswa Wirausaha. Harapannya adalah dapat membantu siswa – siswi prasejahtera supaya dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka, dan berada dalam taraf hidup yang lebih baik.

Terima kasih untuk Dear Blogger Net (DBN) & C2live.

Menurut pendapatku mendapatkan kesempatan yang baik itu adalah rezeki. Kesempatan yang diberikan DBN mengikuti kegiatan PKBM Ginus Itaco – Bekasi ini juga merupakan rezeki, tentunya aku gak mau menyia – nyiakan kesempatan ini untuk mendapatkan Informasi dan melihat langsung bagaimana kesinambungan antara sekolah Siswa Wirausaha dan berjalannya wirausaha saling beriringan. Gak gampang lhoo ngejalanin dua hal dalam satu waktu, tapi apapun itu tujuan mulia dan menolong sesama pasti Allah kasih jalan kemudahan. DBN komunitas blogger yang baru aja berdiri di bulan Februari 2018 yang lalu punya tujuan mengutamakan kegiatan charity, dan berharap blogger bisa memperkaya informasi dan konten yang lebih berkualitas dan dapat memberikan banyak manfaat positif bagi pembaca. Mbak Haya Aliya Zaki menyampaikan bahwa kekhawatirannya terhadap berita – berita yang kurang mendidik ( atau hoax), dan kurang berkualitas dapat memberikan effect negative pada pembacanya, tentunya ini juga kurang baik secara psikologis, selain jadi gak nyaman dihati alias membuat pembaca resah, juga memancing emosi pembaca. Melalui DBN yang dipelopori mbak Haya, Mbak Lidya Fitrian, dan mbak Dewi Sulistiaway ini berharap konten yang disebarkan blogger menjadi lebih berkualitas, bermanfaat, dan masyarakat luas jadi lebih tau tanpa bermaksud pamer.

Mbak Haya
Enricko Lukman memberikan keterangan apa itu C2live
Sukses selalu untuk Siswa Wirausaha, terima kasih atas kesempatan yang diberikan, produknya bagus – bagus..( sumber foto : Dear Blogger.net)

DBN gak sendiri, ada Content Collision (C2) atau yang lebih dikenal dengan nama C2live, mendukung kegiatan charity visit seperti yang dilakukan DBN saat ini. C2live sendiri adalah perusahaan content marketing merancang platform secara independen mendukung pelayanan dan pembangunan ekosistem creator di Asia Tenggara. C2live bertujuan juga membantu brand mengadakan lomba blog secara lebih efisien dan membantu mengelola data, promosi ke komunitas, dan menyeleksi artikel satu demi satu. C2live juga ada event rutin seperti seminar, workshop, meetup, dan charity visit.

Semoga sukses terus untuk Siswa Wirausaha, DBN, dan C2live yaa… oh ya untuk informasi mengenai Siswa Wirausaha bisa langsung contact ke :

Website : www.siswawirausaha.com.
Fanpage : Siswa Wirausaha
Shopee : siswa.wirausaha
Instagram : @siswawirausaha dan @siswawirausaha.katalog

Bisa juga langsung contact ke mbak Susie Sukaesih :

Telp/WA : 085711433250
Email : suzieicus2207@gmail.com.

*Note : Foto adalah milik pribadi, kecuali yang dituliskan sumbernya adalah milik Dear Blogger.net.

2 People reacted on this

Leave a Reply