From Japanese Cuisine, Look, Taste.. and You’ll love it!

Say Hi!

Holaaa… udah lama banget gak update disini, bukan karena banyak alasan gak mau nulis ya.. hahaha… tapi lagi banyak banget yang harus dikerjakan sok sibuk lagi deh hihi, janji deh.. pasti aku akan cerita, tapi abis cerita tentang makan – makan masakan Jepang ini dulu ya.. Maaf ya kalau ada yang gak kebagian makanannya hihihi… bisa langsung cuzz kok ke Mall Kota Kasablanka, dari tanggal 31 Oktober sampai 13 November 2016, di Food Society . Masakan otentik dari Jepang ini belum pernah ada di Indonesia, penasaran kan?.

Kenalan sama Jetro (Japan External Trade Organization).

Jetro, didirikan tahun 1958, adalah Government-Related Organization sebagai penggerak acara Japan Food Festival yang bekerja sama dengan Eat and Eat, mengadakan program test kitchen untuk pertama kalinya di Indonesia. Ada 5 perusahaan industri jasa makanan dan menjual kuliner khas Jepang, misalnya Ramen, Dango, Champon ( mie campur Jepang). Alasan Jetro melakukan ekspansi ke Jakarta selain melihat minat masyarakat Jakarta dan sekitarnya terhadap masakan Jepang ini cukup tinggi (peringkat 3 teratas), perusahaan Jepang juga perlu melihat dan mencari / survey dari mana aja sumber – sumber bahan di Indonesia ini bisa lebih akrab, baik dari segi rasa dan kantong orang Indonesia. Menurut survey ( Maret 2015) Jetro yang dilakukan dua tahun sekali ini Indonesia termasuk peringkat ke 4 ekspansi setelah Tiongkok, Thailand, dan Amerika. Jakarta di posisi ketiga. Jadi gak heran kalau Jakarta salah satu tempat yang menjanjikan untuk ekspansi masakan Jepang ini.

Kenalan sama masakan Jepang

Sushi, Dorayaki, Ramen, Teriyaki, siapa yang gak tau makanan khas Jepang ini? Pasti hampir semua tau, tapi ada jenis masakan Jepang lagi yang selama ini belum pernah ada di Indonesia, seperti Dango, Manju, Taiyaki, Champon, Takoyaki, dan lainnya. Nah.. biar enak cerita tentang makanan khas Jepang ini, rumpi asik yuk disini..

Launching Japan Food Festival
Launching Japan Food Festival
Melihat proses masak Sushi dari Chef ganteng. Kazuki Kawabata
Melihat proses masak Sushi dari Chef ganteng. Kazuki Kawabata
Dango yang mirip cilok
Dango yang mirip cilok
Enokiya
Enokiya

Ini dia list perusahaan industri jasa makanan Jepang, tapi belum terkenal di Indonesia :

1. Menya Takeichi (Take You Co Ltd.), menu : Ramen ayam
2. Enokiya (Morinaga Gyunyu Haikyu Co, Ltd) menu : manisan Jepang
3. Fujisan Taiyaki (Yataro Co, Ltd), menu : Taiyaki
4. Sushi Kaz (Riverside Inc), menu : Sushi
5. Ringer Hut (Ringer hut Co, Ltd), menu : Champon (mie campur Jepang).

Setiap masakan pasti mempunyai ciri khas dan ceritanya sendiri – sendiri, contohnya Sushi, Niku Sushi yang terkenal di Jepang, menggunakan saus khusus dari Jepang. Cara memasaknya dengan sistem aburi, yaitu dibakar sehingga rasa dagingnya tidak hilang. Terus ada lagi Champon, mie campur Jepang ini beda dengan ramen, karena Champon lebih banyak menggunakan tumisan sayur, ada sih campuran udangnya, tapi dikit… mienya juga di rebus, gak ada goreng – gorengan, lebih sehat tentunya. Champon ini udah tersebar di 640 cabang, 11 cabang ada di Thailand, Hawaii, Hongkong, dan Indonesia. Di Indonesia akan dibuka Desember di CityWalk Sudirman, jadi kalau ke CityWalk Sudirman pengen cari makanan sehat bisa milih nih Champon, tapi sabar ya nunggu Desember, udah dikit lagi kok Desember.. hhwhhaatt Desember udah di depan mata.. so fast.. *gumamsendiri. Ada lagi… martabak ala Jepang, cara mengolahnya gak pakai minyak, jadi lebih sehat juga.. apa tu namanya?? Taiyaki.. iyesss… ini makanan enak banget! Isinya ada matcha, keju, dan kacang merah.. aku suka semuanya hahaha..

Manju, aku suka ini!
Manju, aku suka ini!
Champon, versi foto yang kurang lengkap, karena sesi foto Champon dalam bowl kehabisan hehe
Champon, versi foto yang kurang lengkap, karena sesi foto Champon dalam bowl kehabisan hehe
Mie rebus Champon masih proses rebus
Mie rebus Champon masih proses rebus
Taiyaki yang enak!
Taiyaki yang enak!

Ada lagi yang lain?? Hmm ada!, ada Manju, Enokiya, dan Dango.. gimana cita rasanya? Setelah aku icip – icip.. aku paling suka Manju, gak tau kenapa ya.. yang lain kurang suka, mungkin karena manju taste-nya masih mendekati makanan Indonesia menurut aku, menyerupai bapia pathok, Cuma manju kulitnya sedikit crispy (Crispy Bean Cake) karena pengolahannya di panggang, isinya full kacang merah, dan kacang merah ini yang bikin enak banget!.

Kalau Enokiya dan Dango mirip – mirip sama moci – moci, karena terbiasa dengan moci – moci ala Indonesia, jadi terasa banget pas makan Enokiya dan Dango ini kurang terasa manis, dan teksturnya juga tidak selembek moci – moci. Ternyata memang semua itu sejenis moci – moci, Cuma beda level aja, orang Jepang mempunyai sensitivitas yang tinggi terhadap makanan yang ia makan, jadi orang Jepang sendiri tau mana makanan yang memakai bahan berkualitas baik dengan yang tidak baik. Pasta kacang pada Enokiya menggunakan pasta gandum yang bertekstur, jadi rasa selai kacangnya tidak begitu tajam, hal ini dikarenakan ingin memberikan rasa penasaran dan kepuasan pada pelanggan dapat merasakan cita rasa kacang merah dengan hati – hati. Sedangkan Dango yang mirip cilok ini ada varian rasa yaitu Oreo dan madu. Jadi, aku sendiri baru tau nih.. ternyata sejenis moci – moci ini ada level – levelnya juga, bisa dilihat dari kualitas bahan. Selain Enokiya, Dango, makanan lain yang mempunyai kemiripan sama moci – moci adalah Daifuku, Daifuku ini katanya yang mempunyai level paling tinggi diantara sejenis moci – moci. Disclaimer : aku berpatok pada moci – moci deh jadinya, karena menurut aku, moci – moci yang lebih familiar dan udah lebih dikenal di Indonesia).

Dango Oreo
Dango Oreo
Harga Dango dan Enokiya
Harga Dango dan Enokiya
Daifuku
Daifuku
mendadak ketemu adekku, langsung beli Sushi kesukaannya ^ ^
mendadak ketemu adekku, langsung beli Sushi kesukaannya ^ ^
Sushi.. Yummiii...
Sushi.. Yummiii…

Lumayan kenyang setelah test kitchen ini, hihihi.. ohya.. aku juga sempat icip Sushinya, ini sih adekku yang beli, karena kebetulan kami ketemuan di acara JFF ini, kebetulan adekku ini penggemar Sushi, dan ternyata memang maknyuss ini Sushi!. Masih banyak acara lain di JFF ini, cepetan mampir deh kalau sempat. Satu pelajaran penting yang bisa kita petik disini adalah, bagaimana dengan ekspansi kuliner Indonesia agar lebih terkenal di mata dunia??? Cara ekspansi makanan Jepang ini bisa di tiru lhooo… yang penting gak merugikan pihak lain, pasti bisa!. Semangat!!!
Met makan – makan yaa di JFF.. See you…. !

12 comments / Add your comment below

Leave a Reply

error: Content is protected !!