Udah lama banget gak nonton film Indonesia khusus di bioskop, entahlah karena alasan males cari tau, atau emang gak suka.. gak tau deh.. padahal menurut aku film Indonesia sekarang udah mulai memikat penonton, gak kayak dulu mati suri *krik.krik.krik.

Baiklah.. lanjut cerita, omong – omong tentang cerita komedi romantis pasti pikiranku ke Drama Korea (drakor) lagi.. drakor lagi.. dududu.. maaf yaa..terlalu kuat ingatanku pada drakor ini hahaha.. Tapi gara – gara nonton bareng blogger tanggal 4 April kemarin dan rasa keinginantahuanku juga tentang film komedi romantis ala Indonesia gitu, tawaran nobar di Epicentrum XXI, Kuningan pun sulit ditolak.

Setelah nonton, ada jumpa pers dengan media.
Setelah nonton, ada jumpa pers dengan media.
Para aktris dan aktor ini dengan sabar menjawab satu persatu pertanyaan media.
Para aktris dan aktor ini dengan sabar menjawab satu persatu pertanyaan media.

Film berjudul Get Up Stand Up yang di sutradarai oleh Teezar Sjamsudin ini, menurutku memberikan kesegaran baru pada dunia film Indonesia, gak komedi aja yang kita temukan, tapi ada juga rasa haru, cinta, persahabatan, dan ketulusan. Tapi sayangnya keharuan di film ini aku gak dapatkan, mungkin karena ada adegan yang klise, tapi gak sampe menganggu secara keseluruhan sih.. masih asyik kok buat jadi tontonan buat ilangin stress. Film yang ditulis oleh Bagus Bramanti secara apik mulai tayang di bioskop tanggal 7 April 2016, didukung oleh Indro Warkop, Babe Cabita, Acha, Abdur, David, Pasha Ungu. Uniknya nama – nama pemainnya pakai nama asli mereka masing – masing kecuali Acha yang berperan sebagai Fathia ( hihihi.. jadi inget Aya.. salah satu nama lengkapnya, sama :p).

Getup3

Pertanyaan untuk Soundtrack lagu Get Up Stand Up berjudul sama dengan lagu dari Band Ungu.
Pertanyaan untuk Soundtrack lagu Get Up Stand Up berjudul sama dengan lagu dari Band Ungu.

Get Up Stand Up ini terinspirasi dari kehidupan para komika yang ikut kompetisi Stand Up Comedy. Jadi jangan heran kalau nemu beberapa tingkah, ucapan, banyolan, bahkan mimik wajah – wajah mereka yang lucu – lucu, tapi juga ada pesan moral yang disampaikan yaitu perjuangan meraih mimpi, ditambah bumbu meraih cinta yang hilang. Babe Cabita yang menyesal udah mengabaikan tolerir Fathia untuk kejelasan masa depan mereka. Enam tahun selama mereka berpacaran, Babe Cabita gak pernah berubah untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Karirnya sebagai penyiar radio di Medan terlalu nyaman untuknya, dengan banyak penggemar dan mendengarkan curhat para pendengarnya.

Sesi foto ini aku udah mau pulang, walaupun jumpa pers masih panjang, maklum yaa.. menghindar macet berkepanjangan, dan udah mulai malam juga. Tapi seneng juga dapat kesempatan ini, walaupun ambil fotonya harus berjejalan sama wartawan hehe...
Sesi foto ini aku udah mau pulang, walaupun jumpa pers masih panjang, maklum yaa.. menghindar macet berkepanjangan, dan udah mulai malam juga. Tapi seneng juga dapat kesempatan ini, walaupun ambil fotonya harus berjejalan sama wartawan hehe…

Puncak kisah cinta mereka ketika Fathia mengharap banget supaya Babe Cabita bisa diajak kerja sama untuk datang interview di kantor pamannya, tapi Fathia merasa hanya dia seorang diri yang serius menanggapi perubahan agar mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi. Fathia kecewa dan akhirnya memutuskan ke Jakarta mengejar cita – citanya bekerja di kantor hukum.

Kepergian Fathia ternyata bikin Cabita merana, kesedihannya pisah dari Fathia membuatnya bertekad untuk mengejar Fathia ke Jakarta. Sebagai awal karir Cabita bekerja di restoran Padang. Sambil mencari tau tentang Fathia, Babe Cabita bertemu Abdur, seorang perantau yang mengadu nasib untuk menjadi seorang komika pada ajang Stand Up Comedy. Babe Cabita dan Abdur akhirnya bersahabat, bahkan dari Abdur Babe Cabita mendapatkan semangat dan optimisme hingga akhirnya Abdur dan Babe Cabita sama – sama masuk dalam kompetisi Stand Up Comedy Indonesia. Tanpa disangka, Fathia mengikuti acara Stand Up Comedy ini, disinilah ia berkenalan dengan Abdur, ia suka dengan materi – materi yang dibawakan Abdur. Tanpa diduga Abdur dan Babe Cabita saling merebut cinta Fathia. Proses kisah cinta segitiga inilah membuat Cabita mengerti apa arti kedewasaan, cinta, dan keseriusan, bahkan akhirnya ia merelakan Abdur mengambil posisinya dan bisa berpasangan dengan Fathia. Tapi gak semudah itu juga Fathia memilih diantara dua pilihan. Jadi Pria manakah yang menjadi pilihan Fathia? Abdur atau Babe Cabita? Penasarankan? Nonton aja sendiri gimana kisah akhirnya, gak seru kalau diceritain semua disini :p, gak dapat komedinya, gak dapat feel-nya, ada bagian adegan yang bikin bener – bener ngakak, ditambah gaya mereka yang banyol semua, misalnya David tukang ojek dari Betawi, Sri Rahayu fans berat Raditya Dika, Wira Budak sajak, dan masih ada lagi beberapa karakter yang gak kalah lucu. Yuk lah.. sesekali dapetin atmosfer baru dalam dunia film komedi romantis. Cerita Komedi romantis bukan melulu dari Korea aja kok.. 😉

5 People reacted on this

Leave a Reply