Apa maksud jumlah silinder motor

Jakarta - Pabrikan motor di Indonesia saat ini berlomba untuk mendapatkan pasarnya sendiri dengan memproduksi berbagai macam jenis varian motor. Untuk kelas 250 cc misalnya, meskipun mengusung kapasitas mesin yang sama besarnya, mesin yang digunakan memiliki karakter berbeda. Ada yang 1 silinder dan ada yang 2 silinder.

Ada yang bilang mesin 2 silinder lebih bagus dan canggih, sedangkan mesin satu silinder sudah ketinggalan zaman. Demikian pula sebaliknya, dan lain sebagainya. Sebenarnya apa sih kelebihan dan kekurangan kedua tipe mesin tersebut? Mana yang lebih baik?

PERFORMA
Perbedaan yang utama dibahas adalah masalah performa mesin seperti kecepatan dan torsi. Sepeda motor yang menggunakan silinder tunggal jelas tertinggal oleh sepeda motor yang menggunakan 2 silinder dalam masalah top speed.

Mesin 1 silinder perawatan lebih murah karena komponen lebih sedikit

Jakarta - Sepeda motor yang menggunakan silinder tunggal hanya unggul di putaran bawah sampai menengah karena langkahnya panjang. Sehingga memiliki torsi yang lebih besar dibandingkan 2 silinder.

Sedangkan untuk top speed, motor yang menggunakan 2 silinder cenderung lebih unggul dari silinder tunggal. Lantaran langkahnya lebih pendek dan putaran mesinnya bisa lebih tinggi, tenaga yang bisa diraih pun lebih besar.

Mesin dua silinder putarannya bisa lebih tinggi karena langkahnya lebih pendek

“Motor dengan 1 silinder pada rpm tinggi sudah mulai bergetar dan tidak stabil beda dengan 2 silinder yang minim getaran di rpm tinggi sehingga motor akan tetap stabil,” ungkap Nurwanto, salah satu mekanik Kawasaki, PT. Jakaindo Sarana Utama, Jl. KH Hasyim Ashari No.88, Pinang, Ciledug, Tengerang.

KONSUMSI BAHAN BAKAR
Bahan bakar identik dengan kecepatan, semakin cepat kendaraan tersebut maka semakin banyak bahan bakar yang digunakan. Silinder tunggal lebih irit daripada 2 silinder karena untuk mendapatkan tenaga yang sama mesin dua silinder butuh rpm yang lebih tinggi, sehingga memakan lebih banyak bahan bakar.

“Dua silinder blok mesin lebih kecil, klep juga lebih kecil, ” jelas Bangky pemilik bengkel khusus CBR, Bangky Motor Sport, Jl. Juanda No.9, Depok.


Untuk suara kalau pakai knalpot racing lebih enak dengar yang dua silinder

PERAWATAN
Motor 1 silinder adalah motor yang sederhana. Dengan satu silinder, mesin ini memiliki kinerja yang lebih sederhana dan lebih mudah dirawat. Mekanik hanya perlu menangani satu piston, 4 klep, dan onderdil lainnya yang tidak memiliki susunan rumit.

Keberadaan 2 silinder membuat proses perawatan mesin lebih rumit karena mekanik berhadapan dengan banyak komponen mesin daripada mesin 1 silinder. Mesin 2 silinder yang memiliki 2 piston, 8 klep, 2 seher, dan lain-lain. Keberadaan komponen mesin yang lebih banyak, khususnya piston dan klep, membuat agak sedikit kerepotan dalam hal perawatan.

“Biaya untuk servis rutin lebih mahal 2 silinder karena komponennya yang lebih banyak dari 1 silinder,untuk jangka service relatif, tergantung pemakaian.” ungkap Tugimin, Development service Kawasaki, PT. Jakaindo Sarana Utama, Jl. KH. Hasyim Ashari No.88, Pinang, Ciledug.

Masing-masing memiliki karakteristik yang unik dengan segala kelebihan dan kekurangannya. (motor.otomotifnet.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pabrikan sepeda motor Kawasaki, berencana untuk meluncurkan motor bermesin 250 cc dengan empat silinder. Bagi sebagian bikers, kemunculan motor ini diharapkan bisa masuk ke Indonesia, dan meminang kuda besi tersebut.

Jika berbicara mesin 250 cc empat silinder, memang tidak banyak, pasalnya sebagian besar motor seperempat liter hanya mengadopsi silinder tunggal, atau silinder ganda. Lalu, apa kelebihan mesin dengan silinder banyak?Selama ini, motor bermesin empat silinder selalu identik dengan motor gede atau moge. Dengan tampilan yang gagah, dan ditunjang dengan mesin besar juga bersilinder banyak, menjadi perpaduan yang sangat tepat.Melansir berbagai sumber, pada akhir 1980 hingga 1990-an banyak motor sport berkapasitas 250 cc yang menggunakan empat silinder, sebut saja Kawasaki ZXR250, Honda CBR250RR, dan Yamaha FZR250.

Dengan empat piston, bore bakal lebih kecil, dan stroke lebih pendek dari mesin dua silinder atau satu silinder. Dengan stroke lebih pendek, mesin bergerak lebih ringan dari mesin dengan stroke panjang. Dengan begitu, kecepatan crankshaft mempu berputar dengan cepat dan putaran mesin (rpm) bisa lebih tinggi.

Selain itu, karena putaran mesin lebih tinggi, maka bakal mempengaruhi tenaga yang besar, karena torsi puncak bisa bergerak ke rpm tinggi.

Mesin 250 cc empat silinder memang memiliki putaran lebih tinggi, sehingga bisa mengeluarkan output lebih besar dari mesin 250 cc dua silinder atau satu silinder dalam keadaan standar pabrik untuk jalan raya.

Lalu, kelebihan lainnya, motor bermesin silinder banyak juga memiliki suara yang lebih merdu, tapi itu tidak sepenuhnya mutlak, karena ada banyak kasus jika mesin dua silinder atau satu silinder juga memiliki suara yang tidak kalah merdu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Perbesar

Yamaha FZR250 (Foto:Autoevolution)

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan di kelas motor sport 250 cc dua silinder semakin sengit setelah Honda merilis CBR250RR. Padahal, motor sport andalan Honda ini sebelumnya hanya mengadopsi mesin satu silinder.

Banyak orang yang beranggapan mesin dua silinder ini lebih baik ketimbang versi satu silinder, tetapi apakah benar demikian?

Dengan kapasitas yang sama, performa yang dihasilkan mesin satu silinder atau dua silinder cukup berbeda. Mesin satu silinder mengunggulkan torsi sedangkan mesin dua silinder andal di tenaga.

Mesin berjenis dua silinder ini diciptakan untuk lebih mengejar tenaga dan kecepatan puncak. Dalam hal ini, tenaga di putaran atas lebih nendang dengan rpm juga lebih tinggi ketimbang satu silinder.

Ukuran langkah yang lebih pendek membuat piston bekerja lebih ringan. Bagi penggemar kecepatan, karakter mesin ini tentu sangat diimpikan karena bisa menghasilkan top speed lebih baik.

"Mesin dua silinder power-nya lebih besar, dia punya stabilitas engine tinggi. Dengan 2 silinder akselerasi lebih terasa," jelas Handi Hariko, Senior Manager Technical Training PT Astra Honda Motor (AHM).

Adapun mesin berjenis satu silinder lebih mengedepankan torsi besar di putaran bawah hingga menengah. Karakter ini lebih cocok untuk pemakaian stop and go di perkotaan karena motor lebih galak di angkatan awal.

Mesin dua silinder juga bobotnya lebih berat karena jumlah silindernya lebih banyak. Ini membuat motor dua piston lebih stabil di kecepatan tinggi, namun agak kaku atau berat ketika di jalan berliku.

Dari sisi konsumsi bahan bakar, motor bermesin dua silinder lebih boros karena output-nya baru optimal di putaran tinggi. Sementara itu, mesin satu silinder yang terhitung irit karena lebih bermain torsi di putaran bawah.

"Karakter yang 1 silinder, kerjanya tunggal, jadi mau nggak mau bore yg lebih besar. Ketahanan lebih baik, keringanan mesin secara ukuran (lebih kecil), tuturnya.

Berikut perbedaan motor 1 silinder sampai 4 silinder. (Foto: Istimewa)

Intan Rakhmayanti Dewi Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:01:00 WIB

JAKARTA, iNews.id - Banyak yang bertanya perbedaan motor 1 silinder sampai 4 silinder. Motor yang memiliki lebih banyak silinder akan menghasilkan performa dan suara lebih baik. 

Meskipun mesin satu silinder jauh lebih mudah digunakan dan menghasilkan banyak tenaga pada kecepatan mesin rendah, namun performamnya berbeda dengan yang memiliki banyak silinder.

Berikut perbedaan motor 1 silinder sampai 4 silinder:

Mesin 1 Silinder 

Mesin satu silinder banyak digunakan pada sepeda motor trail atau sepeda motor harian yang digunakan di jalan raya. Model motor ini lebih mudah perawatannya dan hemat baham bakar. 

Mesin 2 Silinder  

Mesin dengan dua atau lebih silinder menghasilkan lebih banyak tenaga secara keseluruhan karena laju pembakaran. Mereka memiliki konfigurasi berbeda untuk menghasilkan tenaga pada kecepatan mesin tertentu. Anda dapat mengetahui mesin apa itu hanya dengan mendengarkan suaranya. 

Mesin 2 silinder segaris terpasang sejajar dan tersambung dengan poros engkol. Selain digunakan motor sport, biasanya dipakai juga mobil berukuran mungil city car dan kei car (mobil kecil asal Jepang). 

Mesin Silinder 3 

Mesin silinder 3 memiliki urutan pembakaran sangat berbeda untuk menjaga keseimbangan. Mesin 3 silinder seringkali disebut sebagai perpaduan sempurna mesin 2 dan 4 silinder karena memiliki keunggulan keduanya.  

Mesin 3 silinder parallel adalah jenis yang paling umum dan keuntungannya adalah mesin ini bisa dibuat seramping mungkin dengan power full 4 silinder. 

Mesin 4 Silinder 

Mesin 4 silinder segaris adalah mesin pembakaran dalam dengan keempat silindernya terpasang mendatar satu arah di dalam bak mesin. Silindernya bisa diletakkan mendatar atau miring terhadap poros mesin. Engine ini sangat umum dipakai pada motor gede atau mobil. Tenaga dihasilkan setiap putaran 90 derajat dari poros engkol.

Namun, dalam 3 silinder, daya dihasilkan setiap 120 derajat. Karena variasi tersebut, mesin 3 silinder menunjukkan karakteristik yang sangat berbeda dibandingkan dengan mesin 4 silinder.


Editor : Dani M Dahwilani

​ ​