Apa perbedaan antara otot jantung dan otot polos?

Ilustrasi otot pada manusia

KOMPAS.com Tulang-tulang dalam tubuh manusia ditutupi oleh otot. Adanya kerja otot inilah yang menyebabkan tubuh dapat bergerak.

Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), otot dibagi menjadi tiga jenis, yakni otot jantung, otot polos, dan otot lurik.

Iklan Artikel dilanjutkan di bawah

Masing-masing otot tersebut memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis otot lainnya.

Misal, salah satu perbedaan otot polos dan otot lurik adalah cara kerjanya. Otot polos bekerja dengan tidak dipengaruhi kesadaran sedangkan otot lurik dipengaruhi oleh kesadaran.

Selengkapnya, berikut adalah ciri-ciri sekaligus perbedaan otot lurik, otot polos, dan otot jantung:

Iklan Artikel dilanjutkan di bawah

Baca juga: Fungsi dan Cara Kerja Otot Jantung

Otot lurik

  • Bentuk sel otot lurik memanjang dan silindris.
  • Otot lurik memiliki banyak inti sel yang terletak di tepi sel.
  • Kerja otot lurik dipengaruhi oleh kesadaran.
  • Gerak otot lurik cepat, tidak teratur, dan cepat lelah.
  • Otot lurik melekat pada rangka.
  • Otot lurik tidak memiliki diskus interkalaris.

Otot polos

Iklan Artikel dilanjutkan di bawah
  • Otot polos berbentuk gelendong dengan ujung yang meruncing.
  • Otot polos hanya memiliki satu inti sel yang terletak di tengah sel.
  • Keerja otot polos tidak dipengaruhi oleh kesadaran.
  • Gerak otot polos lambat, teratur, dan tidak cepat lelah.
  • Otot polos terletak pada alat-alat tubuh bagian dalam.
  • Otot polos tidak memiliki diskus interkalaris.

Baca juga: Cara Kerja Otot Bisep dan Trisep

Otot jantung

  • Otot jantung berbentuk silindris yang bercabang-cabang.
  • Otot jantung memiliki banyak inti sel yang terletak di tengah sel.
  • Kerja otot jantung tidak dipengaruhi oleh kesadaran tetapi dipengaruhi oleh saraf simpatik dan parasimpatik.
  • Gerak otot jantung otomatis, tidak cepat lelah, dan bereaksi lambat.
  • Otot jantung terletak di jantung.
  • Otot jantung memiliki diskus interkalaris.

Penulis : Lulu Lukyani Editor : Lulu Lukyani