Apa yang anda ketahui tentang home industri

Kenali apa itu industri rumah tangga dalam artikel berikut ini.

Di masa pandemi saat ini, banyak kaum muda yang memulai berbisnis dengan industri rumah tangga. Pasalnya, dalam usaha ini Anda tak perlu mengeluarkan banyak modal untuk memulai, serta tidak ada batasan usia.

Dengan bisnis sederhana ini, diharapkan akan mengubah mindset kaum muda bahwa bekerja haruslah di sebuah perusahaan maupun institusi. Oleh karena itu, dalam ulasan kali ini akan membahas tentang pengertian hingga contoh industri rumah tangga yang dapat Anda coba. Simak yuk!


Pengertian Industri Rumah Tangga

Apakah industri rumah tangga itu? Industri rumah tangga adalah jenis kegiatan usaha berskala kecil yang pada umumnya sering ditemukan pada daerah perkampungan dan sekitar rumah di dalam wilayah kota maupun pedesaan.

Selain itu, industri rumahan juga dapat diartikan sebagai penggerak utama dalam pembangunan ekonomi dengan nilai pendapatan bersih mencapai Rp200 juta - Rp1 miliar per tahunnya yang dihasilkan oleh warga negara Indonesia.

Biasanya, kegiatan penjualan barang yang dilakukan oleh pelaku usaha industri rumah tangga adalah dengan cara menitipkan produk dagangannya pada warung dan minimarket terdekat di sekitar tempat usaha.


Ciri-Ciri Industri Rumah Tangga

Pada dasarnya, setiap jenis usaha memiliki beberapa ciri tertentu yang menjadi karakteristik dari usaha tersebut. Berikut ini ciri-ciri industri rumah tangga untuk Anda ketahui.

  1. Produk Tidak Mudah Berubah
    Salah satu ciri khas dari industri rumah tangga adalah memiliki produk yang tidak mudah berubah. Berarti, dalam kegiatan usaha tersebut cenderung mempertahankan dan tidak bergonta-ganti produk sejak awal berdiri.

  2. Lokasi Usaha Menetap
    Umumnya, lokasi usaha dari industri rumah tangga adalah menetap atau tidak sering berpindah. Pasalnya, kebanyakan pemilik usaha mendirikan pabrik di lokasi yang sama dengan kota asalnya, sehingga proses pemantauan pun akan lebih mudah.

  3. Sistem Manajemen Keuangan Masih Sederhana
    Pada umumnya, bisnis industri rumahan belum memiliki sistem manajemen atau pengelolaan keuangan secara profesional. Sebab, pelaku usaha beranggapan bahwa belum terlalu penting untuk mencatat keuangan secara rinci, serta belum adanya seseorang yang ahli dalam pembukuan keuangan.

  4. Pinjaman Modal dari Bank
    Meminjam modal dari bank menjadi salah satu ciri khas dari industri rumahan sebelum memulai usaha. Namun, sebagai peminjam tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu kegiatan usaha harus balik modal agar dapat melakukan pelunasan pinjaman.

  5. Pemilik Usaha Memiliki Pengalaman Wirausaha
    Selanjutnya, ciri khas dari industri rumah tangga adalah pemilik usaha sudah berpengalaman dalam bidang wirausaha. Dengan begitu, Ia dapat mengembangkan bisnis dengan strategi marketing yang baik.


Manfaat Industri Rumah Tangga

Ada beberapa manfaat yang akan dirasakan bagi pemilik usaha maupun negara dari pelaksanaan industri rumahan. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Terciptanya Suatu Jasa

Di industri rumahan, usaha pelayanan memang sangat bermanfaat bagi sebagian orang. Misalnya,bisnis laundry yang memberikan jasa untuk memudahkan pekerjaan konsumen dalam mencuci pakaian.

Terjadi Peredaran Uang Dalam Perekonomian

Industri rumahan juga dapat membantu menaikan perekonomian negara. Pasalnya, dengan menjamurnya bisnis di tengah masyarakat, peredaran uang pun akan terjadi secara terus-menerus dan nantinya akan meningkatkan nilai pendapatan negara.


Syarat dan Perizinan Produk Industri Rumah Tangga

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha industri rumahan, khususnya untuk produk pangan. Pasalnya, perusahan harus memiliki izin Produksi Pangan Industri dalam Rumah Tangga (PIRT) sebagai jaminan bahwa produk tersebut sudah memenuhi standar yang berlaku.

Berdasarkan Peraturan BPOM No. 22 Tahun 2018 perihal Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri dalam Rumah Tangga (SPP-IRT), bahwa surat izin akan diberikan pada pelaku usaha yang telah memenuhi persyaratan. Diantaranya sebagai berikut.

  • Memiliki sertifikat tentang penyuluhan keamanan pangan.

  • Hasil pemeriksaan sarana produksi pangan telah memenuhi syarat.

  • Label pangan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

Cara Pengajuan untuk Mengurus Izin PIRT

  1. Membuat surat pengajuan permohonan SPP-IRT di kantor walikota.

  2. Pengecekan dokumen dan kelengkapan surat yang meliputi formulir Permohonan SPP-IRT.

  3. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota akan merekomendasikan SPP-IRT tersebut kepada Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu di kantor walikota.

  4. Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu akan mengeluarkan SPP-IRT kepada pemilik usaha yang telah memenuhi syarat.


Contoh Industri Rumah Tangga

Contoh hasil industri rumah tangga adalah beberapa produk barang maupun jasa yang dihasilkan dari kegiatan usaha rumahan. Diantaranya sebagai berikut.

  1. Usaha Konveksi
    Usaha konveksi adalah salah satu contoh industri rumahan untuk memenuhi kebutuhan pakaian sehari-hari. Maka dari itu, usaha konveksi ini menjadi salah satu jenis usaha yang tidak ada matinya karena selalu dicari dan dibutuhkan oleh masyarakat.

  2. Bisnis Laundry
    Bisnis laundry termasuk ke dalam industri rumahan karena pada jenis usaha ini tidak dibutuhkan banyak karyawan, bahkan hanya 2-4 orang saja. Selain itu, besaran modal yang diperlukan pun tidak terlalu besar, sehingga dapat dilakukan oleh pemula.

  3. Pembuatan Tempe dan Keripik
    Contoh industri rumahan selanjutnya yang dapat Anda coba di rumah adalah bisnis pembuatan tempe dan keripik. Bisnis produksi tempe dibuat dengan menggunakan kedelai sebagai bahan baku.

    Selain tempe, produksi keripik juga menjadi salah satu hasil industri rumahan. Umumnya, kegiatan usaha ini dilakukan di wilayah pedesaan. Dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar rumah, Anda dapat mengubahnya menjadi cemilan keripik yang enak.

  4. Peternakan
    Saat ini, peternakan menjadi contoh industri rumahan yang banyak diminati oleh pebisnis pemula. Hal ini disebabkan karena peternakan dapat dilakukan dimana saja dan perawatannya pun cukup mudah. Beberapa contoh hewan ternak diantaranya, ayam, lele, sapi, dan lainnya.

  5. Kerajinan Tangan
    Dalam usaha produksi kerajinan tangan, Anda dapat memanfaatkan bahan baku yang berasal dari alam seperti bambu dan rotan, maupun berasal dari makhluk hidup seperti kulit hewan. Nantinya, bahan baku tersebut akan diolah menjadi benda pakai, contohnya jaket kulit, dompet, anyaman bambu, hingga tas rotan.


Itu dia pembahasan mengenai industri rumah tangga serta beberapa contohnya. Usaha ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang sedang kesulitan dalam ekonomi atau menambah keuntungan di rumah. Jika tertarik, Sobat OCBC bisa segera memulainya dengan mengajukan Kredit Modal Kerja dari OCBC NISP untuk membantu kelancaran usaha Anda.


Baca Juga:

Gagasan home industri atau yang juga dikenal dengan industri rumahan mengingatkan bisnis rumahan di pedalaman 200 tahun yang lalu atau perajut Skotlandia membuat sweater yang tidak biasa dan mahal. Contoh dari produk yang biasanya diusahan dalam industri rumahan misalnya saja berjualan bakso atau mie ayam, berjualan ice cream, bisnis cuci mobil maupun motor, bisnis laundry, dan bermacam-macam bentuk usaha lainnya.

Akan tetapi, apapun bentuk usaha yang dilakukan, baik dalam produksi barang maupun jasa, home industri atau industri mempunyai manfaat yang sangat besar, terutama dalam bidang ekonomi. Salah satunya yaitu membuka peluang usaha sehingga bisa mengurangi jumlah pengangguran. Home industri juga bisa membuat orang untuk lebih kreatif karena memikirkan inovasi produk-produk yang baru agar lebih diminati konsumen.

Home Industri

Home industri atau usaha rumahan adalah bisnis manufaktur yang memiliki karakteristik berskala kecil dan terdesentralisasi yang sering kali beroperasi di rumah dan bukan pada tempat yang yang dibangun khusus untuk kegiatan industri.

Industri rumahan ini sendiri tentusaja ditentukan oleh jumlah investasi yang diperlukan untuk memulai, serta jumlah orang yang dipekerjakan.

Pengertian Home Industri

Home  industri  adalah  suatu  unit  usaha  atau  perusahaan  dalam  skala kecil  yang  bergerak  dalam  bidang  industri  tertentu. Artinya rumah, tempat  tinggal  ataupun  kampung  halaman.  Sedang  industri bisa diartikan sebagai  kerajinan,  usaha  produk  barang  dan  ataupun  perusahaan.

Jadi secara singkat home industri bisa diartikan  rumah  usaha  produk  barang  atau  juga  perusahaan  kecil.  Dikatakan  sebagai perusahaan kecil sebab jenis kegiatan ekonomi ini dipusatkan di rumah.

Pengertian Home Industri Menurut Para Ahli

Adapun definisi home indutri menurut para ahli, antara lain;

Pengertian home industri ialah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dan memenuhi kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam suatu undang-undang.

Definisi home industri adalah:

  1. Usaha kecil ialah pengembangan empat kegiatan ekonomi utama yang menjadi motor penggerak pembangunan, ialah agribisnis, industri manufaktur, sumber daya manusia, serta bisnis kelautan.
  2. Usaha kecil ialah pengembanagn kawasan andalan untuk dapat mempercepat pemulihan perekonomian melalui pendekatan wilayah atau daerah, ialah dengan pemulihan wilayah atau daerah untuk mewadahi program prioritas dan pengembangan sektor-sektor dan potensi.
  3. Usaha kecil ialah peningkatan upaya-upayapemberdayaan masyarakat.

Arti home industri adalah kegiatan ekonomi rakyat yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- tidak termasuk tanah serta bangunan tempat usaha. Atau yang memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000 dan milik warga negara Indonesia.

Ciri Home Industri

Adapun secara garis besarnya home industri yang ada di masyarakat memiliki beberapa karakteristik yang kemudian ditarik menjadi ciri khasnya, diantaranya yaitu sebagai berikut;

  1. Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya telah tetap tidak gampang berubah.
  2. Lokasi/tempat usaha umumnya telah menetap tidak berpindah-pindah.
  3. Pada umumnya telah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha.
  4. Sudah mempunyai izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.
  5. Sumberdaya manusia (pengusaha) mempunyai pengalaman dalam berwira usaha.
  6. Sebagian telah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal
  7. Sebagian besar belum bisa membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning.

Manfaat Home Industri

Keberadaan home industri dapat memberikan pengaruh dan membawa perubahan padakondisi sosial ekonomi masyarakat, baik yang berskala besar, sedang, maupun kecil. Perubahan tersebut bersifat holistik bagi kehidupan.

Adanya industri di suatu daerah mampu dalam meningkatkan volume perdagangan, peningkatan kegiatan pembangunan, peningkatan volume dan frekuensi lalu lintas uang dan barang-barang dari daerah tersebut, ataupun penambahan jumlah uang yang beredar. Selain itu akan terlihat pula peningkatan kegiatan usaha pemberian jasa (bank, transportasi).

Berikut ini, manfaat maupun keuntungan adanya home industri bagi masyarakat baik secara ekonomi maupun sosial, antara lain:

Keberadaan home industri bisa membuka lapangan pekerjaan bagi individu dan masyarakat. Terbukanya peluang usaha inilah yang pada akhirnya bisa mengurangi jumlah pengangguran, bisa menyerap tenaga kerja terutama yang tempat tinggalnya tidak jauh dari tempat usaha.

Home industri biasnaya menerapkan teknologi padat karya, sehingga bisa menciptakan lebih banyak kesempatan kerja dibandingkan yang disediakan oleh perusahaan berskala besar .

Sebagian besar home industri berlokasi di daerah pedesaan, sehingga jika dikaitkan dengan kenyaataan bahwa lahan pertanian yang semakin berkurang, maka home industri di pedesaan bisa menyerap tenaga kerja sehingga mampu memberikan daya atau memberdayakan masyarakat dalam bidang ekonomi di pedesaan.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang bekerja dan mendapatkan penghasilan, maka kesenjangan sosial dalam masyarakat juga akan semakin kecil, karena masyarakat yang pada awalnya menganggur tidak perlu khawatir dipandang sebelah mata oleh mereka yang lebih berada.

Keberadaan home indutri yang padat karya juga bisa berperan dalam mengurangi angka kriminalitas, karena dengan bekerja masyarakat yang awalnya menganggur dan mungkin pernah berpikir untuk mendapatkan uang dengan cara yang salah, misalnya dengan cara mencuri, merampok, atau mencopet. hal itu bisa diminimalisasi.

Keberadaan home industri bisa membantu dalam meingkatkan dan memobilisasi tabungan domestik. Tabungan domestik yaitu tabungan dalam negeri yang diperoleh dari sektor pemerintah dan sektor masyarakt. Tabungan masyarakat merupakan akumulasi dari tabanas, taska dan deposito berjangka.

Apabila masyarakat yang pada awalnya tidak berpenghasilan dan tidak memiliki tabungan, dengan membuat industri rumahan atau ikut bekerja di industri rumahan sehingga bisa memperoleh penghasilan dan lama-kelamaan bisa menabung. Kondisi inilah yang mendukung dalam peningkatan dan mobilisasi tabungan domestik.

Barang-barang atau produk yang dihasilkan dari home indstri bisa berkedudukan sebagai barang komplementer atau barang pelengkap terhadap industri besar dan sedang.

Pengembangan home industri bisa mendorong proses desentralisasi inter regional dan intra regional, sebab usaha kecil home industri dapat berlokasi di kota-kota kecil dan pedesaan.

Menjalankan usaha rumahan membutuhkan biaya awal dan biaya operasi yang lebih rendah. Pemilik usaha tidak perlu membayar sewa dan utilitas untuk lokasi usaha, sehingga dapat menghemat uang karena bekerja di rumah bisa menghemat misalnya uang bensin untuk bepergian lebih jauh ke tempat kerja.

Selain itu, rendahnya biaya yang dibutuhkan juga bisa disebabkan karena faktor bahan baku yang digunakan dalam kegiatan home industri berasal dari sumber-sumber yang ada di lingkungan terdekat.

Usaha yang beroperasi di rumah umumnya tidak tunduk pada peraturan sebanyak yang berlaku di lokasi bisnis yang ketat. Ini diterjemahkan menjadi lebih mudah, start-up lebih mudah dan biaya overhead lebih sedikit. Biaya overhead adalah biaya produksi yang tidak masuk kedalam biaya bahan baku atau biaya tenaga kerja langsung.

Salah satu manfaat terbesar dari memiliki industri rumahan adalah kemampuan untuk bekerja dari rumah. Ini berarti bahwa orang-orang yang mengalami kesulitan bekerja di tempat yang jauh dari rumah, misalnya karena mereka memiliki anak kecil.

Karena wanita tinggal di rumah dengan anak-anak lebih banyak daripada pria, industri rumahan lebih menguntungkan wanita daripada pria. 

Home indutsri dapat mendorong orang untuk berpikir kreatif dalam menghasilkan produk, karena Si pemiliki industri rumahan ini akan selalu berusaha dalam meningkatkan kreativitas agar produk yang dihasilkan tidak ketinggalan zaman dan banyak diminati konsumen.

Karena barang-barang yang dibuat oleh industri rumahan dibuat satu per satu, bukan diproduksi secara massal, barang-barang tersebut menawarkan kualitas buatan tangan kepada pembeli. Banyak produk yang unik atau sedikit berbeda karena buatan tangan.

Contoh Usaha Home Industri di Masyarakat

Terdapat beberapa bentuk yang menjadi salah satu contoh dalam jenis home industri yang  dikenal  oleh masyarakat, diantaranya yaitu sebagai berikut;

Bidang kesehatan menjadi salah satu usaha yang menjanjikan di kalangan masyarakat. Hal ini tidak terlepas daripada kebutuhan serta gaya hidup dalam bidang kesehatan yang memiliki pengaruh besar dalam indeks panampilan.

Adapun untuk contoh usaha ini misalnya saja seperti face lotion (lotion muka), skin tonic lotion, cleansing cream, bedak powder, minyak rambut kental, minyak rambut hair cream, dan lain sebagainya.

Contoh usaha dalam home industri dalam kebutuhan sehari-hari terkait prihal ekonomi masyarakat, yang ada relevansinya dengan kebutuhan primer, skunder, dan tersier. Usaha jenis bidang ini misalnya saja dapat ditemukan seperti sabun  mandi, sabun cuci batangan, sabun cuci deterjen, pasta gigi, dan lain sebaginya.

Bidang obat-obatan ringkan masih ada hubungannya dengan kesehatan masyarakat. Kondisi inilah menjadi tolak ukur daripada pentingnya setiap orang untuk membeli barang/produk yang diinginkan. Adapun contoh usaha ini misalnya saja dalam kebutuhan masyarakat ditemukan minyak angin, obat gosok, obat kutu busuk, obat nyamuk, dan lain-lain.

Makanan menjadi salah satu usaha rumahan yang sangat sering ditemui, usaha jenis ini diyakini ataupun tidak akan memberikan pemasukan ekonomi bagi setiap keluarga. Adapun untuk contoh usaha rumahan ini misalnya saja seperti dalam pembuatan  keripik  ubi,  keripik  pisang, emping, dan lain sebagainya.

Dalam bidang minuman juga menjadi salah satu contoh home indutri yang familiar. Langkah untuk membuka usaha ini hanya dibutuhkan keberanian serta pengelolaan yang benar agar dikemudian hari tidak menjadi polemik seperti keracunan, adapun contoh untuk usaha ini seperti membuat soda,  jus  buah,  minuman isntan, minuman tape segar sebagai salah satu pengelolaan dalam jenis fermentasi, dan lain sebaginya.

Nah, itulah tadi penjelasan secara lengkap kepada setiap pembaca terkait dengan pengertian home industri menurut para ahli, ciri, manfaat, dan contohnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan mendalam.