Apa yang dimaksud dengan kata depan sebutkan contohnya

Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia, jenis jenis kata terbagi dalam beberapa jenis, diantaranya, jenis jenis kata sifat, jenis jenis kata kerja, jenis jenis kata bilangan, jenis jenis kata keterangan, jenis jenis kata benda, jenis jenis kata ganti, jenis jenis kata ulang dan jenis jenis kata depan. Beberapa jenis jenis kata tersebut di atas sudah kita bahas dalam artikel sebelumnya. Pada artikel kali ini kita akan membahas secara detail mengenai jenis jenis kata depan termasuk didalamnya pengertian, fungsi, dan aturan penulisannya.

Pengertian Kata Depan

Kata depan atau disebut juga dengan preposisi adalah kata yang secara sintaksis (tata/susunan kalimat) terletak di depan kata benda (nomina), kata sifat (adjektiva), dan kata keterangan (adverbia). Sedangkan secara semantis (makna), kata depan menandai berbagai hubungan makna antara konstituen yang terletak di depan dan di belakang kata depan tersebut.

Jika dijabarkan per kata dalam bahasa latin, maka pengertian dari kata depan atau preposisi adalah :

  • prae     : sebelum
  • ponere : menempatkan, tempat

Kata depan merupakan kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat. Kata depan dapat berupa kata (seperti : di dan untuk) ataupun gabungan kata (seperti : bersama dan sampai dengan).

Aturan Penulisan Kata Depan

  1. Kata depan (di, ke, dari) jika ia menyatakan tempat, maka penulisannya harus dipisah dari kata yang berada di belakangnya atau tempat yang dimaksudkan.
    Contoh :
    • Aku lahir dan besar di Jakarta.
    • Ayah akan berangkat ke kantor.
    • Nenek pulang dari Bandung esok hari.
  2. Kata depan (di, ke, dari) jika ia merupakan imbuhan dari suatu kata, maka penulisannya digabung dengan kata yang mengikuti.
    Contoh :
    • Baju itu dibeli saat kami liburan akhir tahun lalu.
    • Ia sudah mencoba yang kesekian kalinya, namun usahanya masih belum membuahkan hasil.
    • Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
  3. Jika kata depan digunakan dalam kalimat sebagai judul, maka penulisannya harus menggunakan huruf kecil.
    Contoh : Laskar pelangi di pulau Belitung.

Fungsi Kata Depan

  1. untuk menyatakan tempat berada/berlangsung
  2. untuk menyatakan arah asal
  3. untuk menyatakan arah tujuan
  4. untuk menyatakan pelaku
  5. untuk menyatakan alat
  6. untuk menyatakan perbandingan
  7. untuk menyatakan hal atau masalah
  8. untuk menyatakan sebab-akibat
  9. untuk menyatakan maksud atau tujuan

Jenis Jenis Kata Depan

Berdasarkan fungsinya kata depan (preposisi) dapat dibagi atas beberapa jenis, yaitu sebagai berikut :

1. Kata depan “dalam”

Kata depan “dalam” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan tempat berada/berlangsung
    Contoh : Seragam sekolah adik disimpan dalam lemari.
  • untuk menyatakan berada dalam situasi atau peristiwa
    Contoh : Dalam bencana banjir bandang yang terjadi bulan lalu 40 orang dinyatakan hilang.
  • untuk menyatakan jangka waktu
    Contoh : Dalam kurun waktu kurang dari 5 menit tiket konser salah satu band kenamaan tanah air itu telah habis terjual.

2. Kata depan “atas”

Kata depan “atas” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan tempat
    Contoh : Berbagai peraturan itu dibuat atas izinnya.
  • untuk menghubungkan predikat intransif dengan pelengkapnya
    Contoh : Saya turut berduka cita atas meninggalnya orang tuamu.
  • kata depan “atas” juga digunakan dalam beberapa ungkapan yang sudah tetap
    Contoh : atas nama, atas kehendak

3. Kata depan “antara”

Kata depan “antara” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan jarak
    Contoh : Antara rumahku dan sekolah hanya ditempuh 10 menit saja.
  • untuk menyatakan adanya dua pihak
    Contoh : Peperangan antara Palestina dan Israel tidak pernah berakhir.
  • untuk menyatakan suatu tempat, saat/waktu, keadaan/hal
    Contoh : Gadis kecil penjual gorengan itu selalu melintas di jalan ini antara pukul 3 sampai pukul 5 sore.

Kata depan “kepada” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan tempat yang dituju
    Contoh : Pencuri helm yang sering beroperasi di gedung perkantoran ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian.
  • untuk menyatakan arah yang dituju
    Contoh : Dia selalu rindu kepada ibunya yang bekerja di luar kota.

5. Kata depan “akan”

Kata depan “akan” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menunjukkan objek
    Contoh : Dia masih ingat akan tragedi yang merenggut kedua orang tuanya 10 tahun lalu.
  • untuk menguatkan kata yang berada di belakangnya
    Contoh : Aku tidak akan pernah bisa lupa akan budi baikmu pada keluarga kami

6. Kata depan “terhadap”

Kata depan “terhadap” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan sasaran perbuatan
    Contoh : Saya tidak pernah takut terhadap apapun.
  • untuk menyatakan perihal
    Contoh : Kami tidak pernah ragu terhadap niat tulus dan kejujurannya.

7. Kata depan “oleh”

Kata depan “oleh” digunakan sebagai berikut:

  • untuk menyatakan pelaku perbuatan
    Contoh : Jembatan yang menghubungkan dua kabupaten itu dulunya diresmikan oleh Presiden SBY.
  • untuk menyatakan sebab
    Contoh : Kemejaku basah oleh keringat.

8. Kata depan “dengan”

Kata depan “dengan” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan alat
    Contoh : Hasil ujian nasional tahun ini 100% akan diperiksa dengan komputer.
  • untuk menyatakan beserta
    Contoh : Rumah tua itu dijual lengkap dengan segala isinya.
  • untuk menyatakan cara atau sifat perbuatan
    Contoh : Kami menerima sumbangan itu dengan senang hati.
  • kata depan “dengan” juga digunakan dalam beberapa ungkapan tetap.
    Contoh : Dengan nama Allah, Dengan rahmat Tuhan, Dengan restu orang tua

9. Kata depan “berkat”

Kata depan “berkat” digunakan untuk menyatakan sebab yang memberi pengaruh sehingga terjadinya sesuatu.
Contoh : Kemerdekaan negara Republik Indonesia dapat diraih berkat perjuangan para pahlawan.

10. Kata depan “tentang”

Kata depan “tentang” digunakan untuk menyatakan perihal atau masalah.
Contoh : Ayah memberikan penjelasan tentang materi pelajaran yang tidak saya pahami.

11. Kata depan “sampai”

Kata depan “sampai” digunakan untuk menyatakan batas tempat atau batas waktu.
Contoh : Ibu guru menyuruh kami mengerjakan soal dari halam 90 sampai halaman 102.

12. Kata depan “guna”

Kata depan “guna” digunakan untuk menyatakan adanya pertalian perihal. Pemakaian kata depan ini sering ditambahkan dengan imbuhan ke-an. Contoh :

  • Kelas tambahan itu diadakan guna membantu para siswa kelas 3 melakukan persiapan dalam menghadapi ujian nasional nantinya.
  • Buah jeruk memiliki kegunaan yang sangat banyak untuk kesehatan dan kecantikan.

13. Kata depan “demi”

Kata depan “demi” digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan tekad
    Contoh : Ayah bekerja siang malam demi kelangsungan hidup dan pendidikan kami.
  • untuk menyatakan berurutannya yang satu dari yang lain
    Contoh : Balok kayu itu digergajinya satu demi satu.
  • untuk menyatakan sumpah
    Contoh : Demi Tuhan saya tidak terlibat dalam kejahatan itu.

14. Kata depan “untuk”

Kata depan untuk digunakan sebagai berikut :

  • untuk menyatakan tujuan atau sasaran perbuatan
    Contoh : Nenek membawakan oleh-oleh untuk kami.
  • untuk menyatakan adanya pertalian perihal
    Contoh : Jembatan itu dibangun untuk kepentingan umum.

15. Kata depan “bagi”

Kata depan “bagi” digunakan untuk menyatakan adanya pertalian perihal.
Contoh : Bagi saya tidak penting dia ikut atau tidak.

16. Kata depan “menurut”

Kata depan “menurut” digunakan untuk menyatakan sesuai dengan yang dikatakan.
Contoh :

  • Menurut undang-undang yang berlaku, dia dapat dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
  • Menurut wali kelas, saya pantas menjadi ketua kelas.

Kata depan merupakan salah satu kata yang selalu kita temukan bahkan kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, ketika membuat sebuah kalimat. Dengan adanya pembahasan ini, diharapkan kita dapat lebih memahami aturan penulisan kata depan yang baik dan benar menurut Ejaan yang Disempurnakan serta mengenali jenis jenis kata depan dan penggunaannya dalam bahasa indonesia.

Lihat Foto

KOMPAS.com/Gischa Prameswari

Ilustrasi penggunaan kata depan

KOMPAS.com - Kata depan atau preposisi pada bahasa Indonesia menunjukkan keterangan waktu atau tempat.

Mengutip dari buku Bijak Berbahasa Indonesia: Teori dan Aplikasi (2020) karya Rishe Purnama Dewi, dkk, semua kata depan, ‘di’, ‘ke’, dan ‘dari’, yang menunjukkan tempat atau waktu, ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Kata depan merupakan jenis kata yang terletak di depan kategori lainnya. Terkadang dalam penulisannya, sering terbalik dengan awalan, khususnya untuk kata ‘di’ dan ‘ke’.

Berbeda dengan kata awalan yang penulisan ‘di’ serta ‘ke’ ditulis serangkai atau digabung dengan kata berikutnya, biasanya merupakan kata kerja.

Seperti yang telah disebutkan di atas, kata depan digunakan untuk menunjukkan keterangan tempat dan waktu.

Baca juga: Pengertian Pemenggalan Kata dan Contohnya

Contoh penggunaan kata depan 

Berikut beberapa contoh penggunakan kata depan atau preposisi ‘di’, ‘ke’, dan ‘dari’, yaitu:

Contoh 1:

Kemana sajakah kamu seharian ini?”

Kalimat tanya di atas merupakan contoh yang salah. Kata ‘kemana’ harus ditulis secara terpisah. Karena menunjukkan pertanyaan tempat atau lokasi keberadaan seseorang selama seharian. Penulisan yang benar adalah “Ke mana sajakah kamu seharian ini?”.

Contoh 2:

“Aku habis pergi dari rumah teman untuk mengerjakan tugas kelompok.

Kalimat di atas merupakan contoh yang benar. Karena kata ‘dari’ menunjukkan keterangan tempat.

Contoh 3:

“Dia sudah menunggu kamu diatas.”

Penulisan kalimat tersebut salah, khususnya pada penggunaan kata depan ‘diatas’. Seharusnya kata ‘diatas’ ditulis terpisah, karena merupakan kata depan dan bukan kata awalan. Penulisannya yang benar adalah “Dia sudah menunggu kamu di atas.”.

Contoh 4:

“Buku ini di tulis atas dasar pengalaman pribadi.”

Penulisan kalimat tersebut salah, khususnya pada kata “ di tulis”. Seharusnya kata “di tulis” digabung atau ditulis serangkai, karena merupakan kata awalan dan bukan kata depan. Penulisannya yang benar adalah “Buku ini ditulis atas dasar pengalaman pribadi.”.

Contoh 5:

“Tolong bawa sendok dan garpu ini ke meja makan.”

Kalimat di atas merupakan contoh yang benar. Karena kata ‘ke’ menunjukkan kata depan untuk keterangan tempat.

Contoh 6:

"Rumah ini di jual."

Kalimat tersebut salah, seharusnya dijual. Dijual dari kata kerja 'jual' yang diberi awalan atau imbuhan 'di'. Dijual bukan kata yang menunjukkan tempat atau waktu.

 Baca juga: Daftar Kata Bentuk Ulang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.