Apakah orang kristen harus menerima IPTEK dengan tangan terbuka ataukah harus menolak IPTEK demi pemeliharaan iman kepada Yesus kristen?

Daftar Isi [Tampil]

Agama Kristen | Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan materi seputar kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam mata pelajaran agama Kristen. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang materi seputar kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dalam mata pelajaran agama Kristen.

A. Ilmu Pengetahuan

Kamus Besar Bahasa Indonesia menyatakan bahwa ilmu pengetahuan adalah pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu.

Ilmu pengetahuan menurut Horton P. B. dan Chester L. H. (1993) merupakan upaya pencarian pengetahuan yang dapat diuji dan diandalkan, yang dilakukan secara sistematis menurut tahap-tahap yang teratur dan berdasarkan prinsip- prinsip serta prosedur tertentu sedangkan tekonologi adalah penerapan penemuan-penemuan ilmiah untuk memecahkan masalah-masalah praktis.

B. Teknologi

Secara etimologis, teknologi berasal dari kata techne yang berarti suatu rangkaian yang berkaitan dengan pembuatan suatu objek atau prinsip-prinsip atau metode dan seni. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, definisi dari teknologi adalah

  1. Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ilmu pengetahuan terapan,
  2. Keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.

Berikut ini definisi teknologi menurut para ahli:

  • Teknologi adalah seluruh perangkat ide, metode, teknik benda-benda material yang digunakan dalam waktu dan tempat tertentu maupun untuk memenuhi kebutuhan manusia
  • Teknologi adalah suatu perilaku produk, informasi dan praktek-praktek baru yang belum banyak diketahui, diterima dan digunakan atau diterapkan oleh sebagian warga masyarakat dalam suatu lokasi tertentu dalam rangka mendorong terjadinya perubahan individu dan atau seluruh warga masyarakat yang bersangkutan.
  • Teknologi merupakan perkembangan suatu media/alat yang dapat digunakan dengan lebih efisien guna memproses serta mengendalikan suatu masalah.

Kata teknologi juga digunakan untuk merujuk sekumpulan teknik-teknik. Dalam konteks ini, teknologi adalah keadaan pengetahuan manusia tentang bagaimana cara untuk memadukan sumber-sumber, guna menghasilkan produk- produk yang dikehendaki, menyelesaikan masalah, memenuhi kebutuhan, atau memuaskan keinginan yang meliputi cara atau metode, keterampilan, proses, teknik, perangkat, dan bahan mentah.

Jadi, yang dimaksud dengan teknologi adalah suatu benda atau objek yang diciptakan oleh manusia yang bisa bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia. Teknologi yang diciptakan oleh manusia pada mulanya hanya sebuah alat-alat sederhana, namun memberikan dampak yang sangat besar bagi manusia. Dengan inovasi berkelanjutan yang dilakukan oleh manusia, membuat teknologi sangat cepat berkembang.

C. Dampak positif dan negatif dari berkembangnya Iptek

Di era globalisasi ini, Iptek menjadi faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan. Iptek menjadi faktor penentu keberadaan dan kemajuan masyarakat. Saat ini Iptek terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan semakin terasa dampaknya bagi kehidupan kita. Hampir seluruh aspek kehidupan kita berkaitan erat dengan teknologi, kita jadi semakin dipermudah dan lebih menghemat waktu dalam segala hal.

Dalam bidang ekonomi misalnya, dulu untuk menjual barang atau jasa kita harus mencari tempat untuk berjualan, harus mengeluarkan uang yang lebih banyak, dan belum bisa menjangkau orang di bagian tempat lainnya yang jauh, tapi sekarang barang atau jasa itu bisa kita jual melalui internet. Melalui internet tidak butuh tempat yang luas, lebih mudah dalam memasarkannya, lebih bisa menjangkau orang banyak dan lebih hemat waktu, konsumen pun tidak perlu berdesak-desakkan di pasar atau berjalan keliling mall.

Hanya dengan mentransfer sejumlah uang, barang yang kita inginkan sudah bisa kita miliki. Tapi kita harus hati-hati dalam membeli barang melalui internet, karena tidak sedikit orang yang tertipu. Kadang barang tidak sesuai dengan gambar yang di promosikan, atau bahkan ketika kita sudah mentransfer uang, barang tidak sampai ke kita. Jadi ada hal positif dan negatifnya dalam kemajuan teknologi ini.

Dalam aspek sosial budaya dan kehidupan sehari-hari teknologi juga memberikan dampak positif yang tidak sedikit, misalnya:

  1. Informasi yang diperoleh dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh banyak orang dengan cepat melalui media-media yang ada, setiap orang jadi bisa saling bertukar informasi.
  2. Memudahkan kita dalam belajar karena sudah banyak teknologi yang mendukung, misalnya dengan adanya proyektor, LCD, mikroskop, dan lain- lain.
  3. Hubungan sosial antar masyarakat bisa berlangsung di mana saja dan kapan saja walaupun berjauhan dan berada dalam zona waktu yang berbeda, tetapi dapat berinteraksi.
  4. Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat sampai ke masyarakat, dengan adanya pemberitaan di radio, televisi, dan internet, sehingga masyarakat dengan mudah dan cepat mengetahui peraturan dan kebijakan pemerintah yang sudah atau baru dikeluarkan.
  5. Masyarakat dapat mempublikasikan kebudayaan yang dimiliki ke masyarakat luas untuk dipelajari dan dilestarikan, tidak hanya dalam satu negara, tetapi dapat juga antar negara.
Selain dampak positif di atas, teknologi juga memiliki dampak negatif bagi manusia, misalnya:
  1. Muncul kejahatan baru seperti penipuan, penculikan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman virus dan spam, penyadapan saluran telepon dan masih banyak kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas teknologi.
  2. Banyak perilaku menyimpang yang terjadi, khususnya pada remaja karena tidak bisa memilih mana yang harus diterima dan mana yang harus ditolak.
  3. Tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar menurun, karena lebih percaya dengan internet untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung kepada orang yang mengetahuinya, ketergantungan kepada internet semakin meningkat.
  4. Privasi bukan lagi menjadi sesuatu yang mahal, dengan adanya situs jejaring sosial memberikan penggunanya kebebasan untuk membuka diri dan melihat info serta privasi orang lain. Contohnya: facebook, twiter, dan lain-lain.
  5. Budaya asli yang terkikis karena masuknya budaya asing. Masyarakat jauh lebih mengerti dan mempelajari tentang budaya luar dibandingkan dengan budaya asli yang kita miliki.
  6. Terkadang membuat kita menjadi malas dan tidak kreatif. Karena kecanggihan teknologi, seseorang bisa dengan mudah menggandakan tugas teman atau mengunduhnya di internet.
  7. Meningkatnya angka pengangguran karena teknologi dapat menggantikan manusia dalam segala bidang.

Iptek diibaratkan seperti pisau, jika digunakan oleh cheff (pemasak profesional) pisau itu akan sangat bermanfaat, tapi jika digunakan oleh pembunuh pisau itu akan merugikan banyak orang. Artinya Iptek bisa membantu serta memudahkan kita dalam segala aktivitas, tapi juga bisa menjadi boomerang untuk kita jika kita tidak mampu memilih mana yang harus diterima, mana yang harus ditolak, mana yang benar dan mana yang salah. Kita harus bisa menanggulangi dan mencegah dampak negatif tersebut agar tidak terjadi.

D. Sikap dalam menghadapi perkembangan Iptek

Bagaimana seharusnya orang Kristen menyikapi perkembangan Iptek? Apakah orang Kristen harus menerima Iptek dengan tangan terbuka? Ataukah harus menolak Iptek demi pemeliharaan iman kepada Yesus Kristus? Menerima atau menolak? Amsal 1:5 menjelaskan: Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.

Dari ayat di atas, jelas bahwa Tuhan memerintahkan bagi manusia untuk senantiasa mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada dalam dirinya dan terus mencari suatu bahan pertimbangan, agar manusia menjadi bijak dan berpengertian. Ilmu dan pengertian yang kita dapat haruslah dimanfaatkan sebagai sarana bagi kemuliaan nama Tuhan dan bagi kesejahteraan sesama umat manusia, sebagai wujud ucap syukur atas karunia Tuhan berupa akal budi, kepandaian, kecerdasan dan talenta yang dianugerahkan-Nya bagi kita. Artinya, Allah tidak pernah melarang penggunaan Iptek, dan menolak Iptek berarti melanggar firman Tuhan. Tetapi yang terpenting dalam hal ini ialah bagaimana kita memanfaatkan Iptek itu dalam terang Firman Tuhan.

Dalam Kejadian 1:27-28, Allah memberikan manusia suatu amanat illahi (Mandat Budaya) yaitu untuk menaklukkan alam semesta. Untuk dapat menaklukkan alam semesta, manusia membutuhkan pengetahuan. Manusia harus mampu untuk memeriksa alam serta mengambil suatu tindakan yang tepat bagi kesejahteraan alam semesta.

Untuk itu, manusia perlu ilmu pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan, bukanlah musuh bagi orang Kristen, melainkan sebagai jalan untuk lebih mengenal dan mendekatkan diri kepada Tuhan, apabila manusia dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan sebagai saluran beribadah untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan.

E. Iptek dalam Alkitab

Iptek dan Alkitab tidaklah saling bertentangan, justru kehadiran kemajuan Iptek membantu orang percaya untuk lebih percaya pada kesaksian tertulis dalam Alkitab yang terjadi di masa lalu.

Penggunaan Iptek sudah ada sejak zaman dahulu, sejak manusia diciptakan sudah ada Iptek. Ilmu pengetahuan berasal dari Tuhan yaitu Firman Allah dan teknologi juga berasal dari Tuhan yang dikembangkan oleh manusia. Dengan lain kata, Iptek berasal dari Tuhan.

Pengaruh kekristenan yang mendorong lahirnya Iptek merupakan cermin sikap kristiani yang bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan Allah kepada manusia sebagaiamana tertulis dalam kitab Kejadian 1:28:

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: Beranakcuculah dan bertambah banyak: penuhilah bumi dan taklukanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.

Dari Kejadian 1:28 yang mendasari lahirnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Mandat Allah yang pertama kepada manusia untuk beranakcucu dan bertambah banyak di bumi, dan berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung, dan segala binatang. Dari ayat tersebut yang melahirkan di pikiran manusia bagaimana mereka dapat menguasai bumi sesuai dengan kehendak Allah.

Berikut ini perwujudan Iptek dalam sejarah manusia di Alkitab:

  1. Dalam sejarah air bah, Allah memerintahkan Nuh membuat kapal untuk menyelamatkan ia dan keluarganya dari kebinasaan akibat air bah. Dimensi ruang, cara pembuatan, kapal atau pun bahan telah ditentukan oleh Allah (Kejadian 6:14-15).
  2. Ketika Musa diperintahkan untuk membuat Kemah Suci (Keluaran 25:9), Allah sendiri telah menjadi arsitek yang merencanakan ruang-ruang, dimensi dan bahan untuk kemah suci tersebut (Keluaran 25:1-27:21). Kemudian kemuliaan Allah memenuhi Kemah Suci tersebut (Keluaran 40:35).
  3. Tentang Bait Suci dan istana yang dibangun oleh Salomo (1 Raja-raja 7-8). Iptek bukanlah tujuan tetapi alat, manusia tidaklah boleh dikuasai oleh Iptek, tetapi manusia harus menguasainya agar tujuan Iptek dapat tercapai sesuai yang dikehendaki Tuhan, yaitu sebagai pengabdi kepada Tuhan dan sesama manusia (1 Korintus 6:12).

F. Rangkuman Materi

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Ini semua merupakan karunia Tuhan. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Semuanya harus kita syukuri.

Sebagai seorang remaja Kristen hendaknya menyikapi Iptek tersebut dengan baik, baik dalam menggunakannya dan mengembangkannya dan lain sebagainya. Karena ilmu pengetahuan merupakan anugerah pemberian Tuhan.

Kita hendaknya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi itu berdasarkan sikap yang Takut Akan Tuhan yang berdasarkan Alkitab. Iptek yang kita dapat haruslah dimanfaatkan sebagai sarana bagi kemuliaan nama Tuhan dan bagi kesejahteraan sesama umat manusia, sebagai wujud ucap syukur atas karunia Tuhan berupa akal budi, kepandaian, kecerdasan dan talenta yang dianugerahkan- Nya bagi kita.