Apakah sel eukariotik memiliki mesosom

Mutasi Pada Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

25 Agustus 2017 16:37 |
Diperbarui: 25 Agustus 2017 17:57

Sumber: multivu.com

Selamat datang di tulisan saya yang pertama. Pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai sel prokariotik dan sel eukariotik, bentuk -- bentuk sel, dan mutasi pada sel prokariotik dan sel eukariotik dengan penjelasannya. Apakah benar sel eukariotik lebih mudah mengalami mutasi dibandingkan dengan sel prokariotik? Melalui essai ini saya akan menjawab pertanyaan itu dengan alasan -- alasan yang mendukung jawaban dari pertanyaan tersebut. Sekarang marilah kita mempelajari terlebih dahulu tentang apakah itu sel prokariotik? Dan apakah itu sel eukariotik?

Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu sel? Sel adalah unit fungsional dan struktural yang terkecil dan penyusun suatu organisme. Sel pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan Inggris bernama Robert Hooke pada tahun 1665. Waktu itu Robert Hooke mengamati sel gabus dari dinding sel tumbuhan yang sudah mati dengan menggunakan mikroskop sederhana. Robert Hooke melihat ada ruangan kecil kosong, yang kemudian diberi nama sel ( dalam bahasa Latin, cellula= kamar kecil).

Perkembangan mengenai penemuan sel bermula ketika Antonie Van Leeuwenhoek menjadi orang yang pertama kali melihat sel hidup dari alga Spirogyradan bakteri pada tahun 1674 menggunakan mikroskop. Sejak itu banyak ilmuwan yang mengungkapkan teori tentang sel, yaitu: Pada tahun 1809, Jean Baptiste de Lamarck mengatakan setiap badan hidup merupakan kumpulan dari sel -- sel. Kemudian pada tahun 1838, Theodore Schwann ( ahli anatomi hewan ) dan Matthias Jakob Schleiden ( ahli anatomi tumbuhan ) berpendapat bahwa sel merupakan unit dasar kehidupan dan setiap makhluk hidup tersusun atas sel. Di tahun 1849 ada ilmuwan Johannes Purkinje yang menemukan protoplasma, protoplasma adalah cairan yang ada di dalam sel. Pada tahun 1858, Rudolf Ludwig Karl Virchow mengatakan bahwa sel berasal dari sel sebelumnya.

Berdasarkan strukutur nya sel dapat dibedakan menjadi 2 yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Organisme yang mempunyai sel prokariotik, antara lain Archaebacteria, Eubacteria, dan Cyanobacteria. Organisme yang memiliki sel eukariotik, yaitu Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

1. SEL PROKARIOTIK

Prokariotik berasal dari bahasa Yunani, yaitu pro = sebelum, karyon= inti. Prokatiotik adalah sel yang belum memiliki nukleus atau tidak mempunyai membran inti yang memisahkan materi genetik di inti sel dengan bagian sel lainnya, maka bahan inti yang berada di dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. Semua sel prokariotik mempunyai membran plasma, nukleoid (tempat genetik DNA dan RNA pada sel prokatiotik terkonsentrasi), sitoplasma yang mengandung ribosom. Sel prokariotik tidak memiliki sistem endomembran (membran dalam), seperti RE dan kompleks golgi. Sel prokariotik juga tidak memiliki mitokondria dan kloroplas, namun mempunyai struktur yang berfungsi sama yaitu mesosom dan kromatofor. Bagian -- bagian sel prokariotik adalah:

a. Membran sel

Membran sel tersusun atas molekul lemak dan protein. Fungsinya sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan di sekitarnya.

b. Sitoplasma

Sitoplasma tersusun atas air, protein, lemak, mineral, dan enzim -- enzim. Enzim -- enzim digunakan untuk mencerna makanan secara ekstraseluler dan untuk melakukan proses mtabolisme sel. Metabolisme terdiri dari proses penyusunan ( anabolisme ) dan penguraian ( katabolisme ) zat -- zat.

c. Mesosom

Halaman Selanjutnya