Apakah uang 30 juta bisa bikin rumah?

Tips dan Trik Membangun Rumah Murah Seharga 30 Juta

Setiap orang pasti punya cita-cita untuk memiliki rumah pribadi. Sebuah tempat yang dijadikan tempat berkumpul dan bernaung bersama keluarga tercinta. Namun, sudah menjadi rahasia umum, bahwa saat ini mencari rumah murah sama halnya seperti mencari jarum di dalam tumpukan jerami.

Apalagi di areal perkotaan atau yang dekat dengan pusat kota, rasanya sudah tidak mungkin ada harga rumah yang murah. Padahal, mayoritas masyarakat Indonesia adalah kaum pekerja, yang pendapatannya rata-rata hanya Rp 4 Juta perbulan, tetapi kesediaan hunian murah di Indonesia malah sangat minim. Hal ini membuat masyarakat Indonesia lebih memilih untuk mengontrak daripada memiliki rumah pribadi.

Namun, apakah benar sesulit itu untuk memiliki rumah murah di Indonesia? Jawabannya bisa iya, bisa juga tidak. Kenapa? Karena apabila kita mau memiliki rumah murah yang sederhana, sebenarnya kita bisa kok membangun rumah murah bermodalkan Rp 30 Juta, tentu dengan catatan sudah memiliki tanah terlebih dahulu ya.

Tidak perlu khawatir, ada banyak tanah dijual murah yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk memudahkan orang-orang dalam mencari tanah, telah hadir situs property terpercaya di Indonesia yang dapat diakses semua orang yakni www.99.co/id. Situs ini memiliki database properti yang lengkap serta jumlah pengguna yang sangat besar. 99.co/id bisa jadi solusi banyak orang dalam mencari tanah dijual murah yang sesuai dengan budget mereka.

Kembali ke persoalan membangun rumah murah. Mari sama-sama kita akui, bahwa dalam membangun sebuah rumah, yang mahal itu adalah gengsinya, bukan biaya membangun rumahnya. Apabila kita dapat meredam gengsi tersebut, tentu saja kita bisa membangun sebuah rumah murah. Lantas, bagaimana cara membangun rumah murah dengan biaya Rp. 30 juta? Berikut tips dan triknya:

1. Pilih tipe rumah yang sesuai
Rumah Murah-milih tipe rumah yang sesuai
Karena kita ingin membangun sebuah rumah yang murah dengan dana Rp 30 Juta, namun tetap nyaman dan fungsional, maka tipe rumah yang cocok adalah rumah tipe 21. Dengan membangun rumah kecil dan sederhana, maka kebutuhan akan lahan untuk membangun rumah juga menjadi minim.

Bila kita memilih tipe 21 untuk hunian, maka luas tanah yang dibutuhkan tidak kurang dari 6x10 Meter. Namun sebaiknya jangan berlebihan dalam memanfaatkan lahan, cukup menggunakan ukuran 6 x 3,5 meter saja, agar bisa lebih irit dalam menggunakan material bangunan. Selain itu, perhatikan juga bentuk bangunan yang akan dibangun karena hal ini juga berpengaruh pada kebutuhan bahan bangunan. Rumah berbentuk persegi atau persegi panjang cenderung lebih mudah dibangun dan lebih hemat biaya dibandingkan dengan rumah berbentuk segitiga atau yang bersudut lainnya.






2. Gunakan desain rumah minimalis
Rumah Murah-Gunakan desain rumah minimalis
Bagi yang mendambakan desain rumah lain untuk diaplikasikan pada rumah impian, nampaknya harus berpikir dua kali, pasalnya, desain rumah minimalis memang lebih tepat guna bila diaplikasikan pada hunian kecil nan sederhana, karena desain minimalis lebih efisien dalam penggunaan bahan bangunan. Selain itu, desain minimalis juga hemat dalam menggunakan ruang, sehingga tidak banyak menghabiskan material bangunan ketika membangunnya.

3. Hindari penggunaan jasa arsitek
Rumah Murah-Hindari penggunaan jasa arsitek

Simpan uang untuk hal-hal penting dan mendasak. Penggunaan jasa arsitektur rasanya tidak dibutuhkan dalam mendesain rumah sederhana. Jika memiliki kemampuan mendesain, bisa desainlah sendiri hunian yang ingin dibangun dengan menggunakan referensi dari internet. Jika sulit, bisa juga menggambar sebuah sketsa pada selembar kertas. Tidak perlu ribet, gambar saja secara umum dan tentukan bagian-bagian pada rumah, seperti ruang kamar, dapur, kamar mandi, teras, dan lainnya. Dengan mendesainnya sendiri, bisa dengan mudah memperkirakan berapa besaran biaya yang dialokasikan untuk pembangunan rumah tersebut.

4. Gunakan material bangunan berkualitas namun ekonomis

Rumah Murah-Gunakan material bangunan berkualitas namun ekonomis


Memilih bahan bangunan berkualitas namun tetap ekonomis sangat penting dalam membangun rumah murah. Jangan sampai budget membengkak karena memilih material bangunan yang terlalu mahal. Jangan serahkan urusan beli-membeli material kepada tukang bangunan, karena bisa berisiko terjadi kecurangan. Selain itu, belilah material bangunan sendiri agar bisa memperkirakan berapa dana yang harus dikeluarkan untuk membeli bahan bangunan tersebut. Sebaiknya melakukan riset pasar dulu sebelum membeli sesuatu. Jangan gengsi untuk keluar-masuk toko material dan mencari toko mana yang menjual barang berkualitas dengan harga termurah.

5. Selektif memilih pekerja
Rumah Murah-Selektif memilih tukang

Kejadian curang yang dilakukan tukang dalam membangun rumah kliennya cukup sering terjadi, maka carilah pekerja yang benar-benar ahli di bidangnya dan memiliki reputasi yang baik. Kita memang menekan budget seminim mungkin dalam membangun rumah murah, namun jangan mudah tergiur dengan jasa tukang yang murah, tetapi memiliki kualitas abal-abal. Perhitungkan juga anggaran untuk membayar jasa tukang tersebut. Karena tipe rumah 21 memiliki ukuran yang kecil jadi hanya perlu mempekerjakan dua tukang, dengan estimasi pengerjaan satu bulan.

6. Jangan memaksa untuk finishing

Rumah Murah - Jangan memaksa finishing rumah

Demi meminimalisir serta mengendalikan setiap dana yang keluar untuk pembangunan rumah murah ini, tak ada salahnya membangun hunian ini secara bertahap. Memang akan memakan waktu yang lebih lama, namun tetap sesuaikan dengan kemampuan keuangan yang dimiliki. Apabila uang yang dimiliki tidak mencukupi untuk melakukan finishing terhadap rumah tersebut, bisa membangun rumah dengan material bangunan setengah jadi.

Jika bisa berpikir secara kreatif, material setengah jadi tersebut bahkan dapat memberikan kesan unik dan estetik pada sebuah hunian. Tapi ingat, keep it simple! Jangan menggunakan terlalu banyak ornamen yang akan memakan budget terlalu besar. Agar lebih hemat, manfaatkanlah material bekas untuk dijadikan bahan membangun rumah. Dengan mengaplikasikan itu, jelas akan menekan budget menjadi lebih minim. Tapi tetap harus dipastikan kalau matrial bekas yang digunakan masih sangat layak pakai agar tidak menimbulkan masalah di masa depan.

7. Hindari pemakaian sekat

Rumah Murah - Hindari pemakaian sekat

Karena rumah murah yang akan dibangun merupakan rumah kecil dan minimalis maka hindarilah pemakaian sekat pada ruangan rumah. Dengan minimnya penggunaan sekat ruangan, maka akan menimbulkan kesan rumah menjadi lebih luas. Selain itu, dengan sekat yang sedikit, tentu akan menghemat banyak biaya, karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk membangun sekat-sekat tersebut. Apabila tetap ingin memiliki pembatas antara ruang publik dan ruang private dalam rumah, bisa disiasati dengan meletakkan lemari, gorden/tirai, atau pembatas lain yang lebih simpel.






8. Terlibat langsung dalam pengerjaan rumah

Rumah Murah -Terlibat langsung dalam pengerjaan rumah

Sekali lagi, jangan gengsi! Tidak ada salahnya untuk turun langsung membantu tukang membangun rumah. Selain akan mempersingkat waktu pengerjaan juga bisa menghemat biaya jasa tukang. Jadi tidak perlu mempekerjakan terlalu banyak tukang.


Estimasti biaya pembangunan rumah murah 30 Jut

Berikut estimasi atau perkiraan biaya pembangunan rumah murah, sesuai dengan tahapan yang telah disebutkan di atas. Rinciannya adalah sebagai berikut:
  • Biaya jasa dua orang tukang perhari diestimasikan Rp 150 ribu per orang. Maka, bila satu bulan menjadi 150.000 x 2 x 30 = 9.000.000. Jika tuan rumah turut membantu pengerjaan rumah, diasumsikan saja keikutsertaannya dapat mempersingkat waktu 5 hari, jadi efektifnya tukang bekerja selama 25 hari saja. Maka hitungannya menjadi 150.000 x 2 x 25 = 7.500.000
  • Biaya semen, pasir, bata, krikil dan material lain yang dibutuhkan pada saat membangun diasumsikan menghabiskan biaya Rp 12 Juta
  • Sedang biaya material seperti paku, pintu, jendela, kusen, dan sejenisnya diasumsikan menghabiskan biaya Rp 7 Juta.
  • Dan terakhir, biaya pemasangan listrik sebesar Rp 1,5 Juta.

Maka, bila semua biaya ini dijumlahkan, total biaya pembangunan rumah murahnya berjumlah Rp 28 Juta, masih tersisa Rp 2 Juta untuk biaya-biaya yang tidak terduga.

Ternyata, membangun rumah murah dengan budget 30 juta bukan hal yang mustahil yaa. Ternyata yang mengatakan bahwa biaya terbesar dalam membangun sebuah rumah itu adalah gengsi tidaklah salah. Maka dari itu, bila benar-benar ingin memiliki sebuah hunian pribadi, maka buang jauh-jauh gengsi yang dimiliki.Tidak masalah kok tinggal di sebuah rumah murah dan sederhana, yang terpenting rumah itu adalah milik sendiri yang dihuni bersama orang-orang tercinta.

Semoga kita semua yang ingin memiliki rumah (baik dengan cara membeli maupun membangunnya) bisa segera terwujud yaa, amiiiin.


*note: semua gambar diambil dari: istock

Video