Bagaimana cara mematikan kamera di Google meeting?

KOMPAS.com - Selama pandemi ini, panggilan video melalui platform video conferencing Zoom, Google Meet, Microsoft Teams, dan platform lainnya menjadi cara alternatif populer yang digunakan untuk melakukan rapat virtual selama kerja dari rumah (work from home/WFH).

Saking seringnya melakukan video konferensi, orang-orang tak jarang mengalami "Zoom Fatigue" atau kondisi ketika seseorang merasa lelah dan gelisah akibat terlalu sering melakukan pertemuan virtual.

Alhasil, tak menutup kemungkinan, fenomena "Zoom Fatigue" ini dapat memengaruhi performa kerja seseorang.

Kabar baiknya, sejumlah peneliti menemukan bahwa mematikan video saat sedang mengikuti rapat virtual ternyata bisa mengurangi tingkat kelelahan atau "Zoom Fatigue" pada seseorang.

Bahkan, mematikan video saat rapat virtual juga disebutkan dapat meningkatkan keterlibatan seseorang saat rapat virtual.

Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian bertajuk "The fatiguing effects of camera use in virtual meetings: A within-person field experiment".

Hasil riset yang digagas oleh Kristen M Shockley dan beberapa peneliti lainnya ini dipublikasikan di situs American Psychological Association (APA).

Baca juga: 4 Cara Mencegah Zoom Fatigue, Kelelahan Akibat Sering Video Call

Hasil penelitian ini juga dibagikan oleh psikolog organisasi diWharton School of University of Pennsylvania, Adam Grant, melalui akun Twitter-nya.

Menurut Grant, perusahaan atau organisasi bisa memberikan kebebasan kepada para peserta untuk mematikan kamera mereka saat mengikuti rapat virtual.

Penelitian berbasis eksperimen ini melibatkan 103 karyawan. Selama 19 hari, setiap karyawan mencoba untuk menggunakan kamera dan mematikan kamera saat video call.

Kemudian, karyawan melaporkan pengalamannya ketika mengikuti rapat virtual dengan manyalakan kamera dan saat mematikan kamera.

Misalnya, apakah mereka merasa kelelahaan saat mengaktifkan/menonaktifkan kamera. Lalu, bagaimana efek menyalakan/mematikan kamera terhadap keterlibatan karyawan ketika mengikuti rapat virtual.

Matikan kamera kurangi kelelahan

Hasilnya, penelitian mengungkapkan, kewajiban menyalakan kamera saat rapat virtual akan membuat karyawan perempuan lebih merasa kelelahan dibandingkan karyawan laki-laki.

Terlihat dalam grafik, skor "fatigue" atau kelelahan pada karyawan perempuan hampir menyentuh angka 3,5 ketika ada kewajiban menyalakan kamera saat video call.

Sebaliknya, skor fatigue turun di bawah angka 3, saat pekerja perempuan mematikan kamera saat rapat virtual berlangsung.

Baca juga: Ketika CEO Zoom Kelelahan Rapat Online Akibat Zoom Fatigue

Komentar Lihat Foto
APA/ Shockley dkk
Grafik yang memperlihatkan bahwa mematikan kamera saat rapat virtual bisa mengurangi skor fatigue atau tingkat kelelahan pada karyawan, khususnya perempuan.
Para peneliti memprediksi, skor kelelahan yang tinggi ini disebabkan ketika kamera menyala, para pekerja wanita ingin tampil lebih layak di depan kamera.

Sehingga, ada upaya lebih besar yang harus dilakukan ketika mereka harus menyalakan kamera saat rapat virtual.

Meski tak terlalu besar perbedaannya, mematikan kamera juga mengurangi tingkat kelelahan pada pekerja laki-laki.

"Hasil kami selaras dengan ide populer yang menunjukkan bahwa kamera dihidupkan membuat pekerja merasa 'diawasi'," tulis Shockley dkk.

"Karena merasa diawasi, ini membuat pekerja mencurahkan tenaga/pikiran untuk memberikan kesan diri yang baik dan fokus yang lebih tinggi lagi. Inilah yang bisa menyebabkan kelelahan," tulis para peneliti.

Baca juga: Cara Membuat Breakout Rooms di Zoom dan Memakainya

Secara tak langsung tingkatkan keterlibatan karyawan

Lalu, adanya kewajiban menyalakan kamera ketika panggilan video juga menyebabkan kelelahan yang lebih tinggi pada karyawan baru.

Dari grafik, terlihat bahwa skor "fatigue" karyawan baru hampir mencapai angka 3 saat ada keharusan menyalakan kamera.

Sebaliknya, mematikan kamera saat rapat virtual membuat skor kelelahan karyawan baru juga turun di bawah skor 3.

"Untuk karyawan baru, kami berpendapat mereka mungkin merasa perlu untuk menampilkan diri mereka lebih efektif dan baik lagi untuk melepaskan status pemula yang masih melekat padanya," tulisShockley dkk.

Komentar Lihat Foto
APA/ Shockley dkk
Grafik yang memperlihatkan bahwa mematikan kamera saat rapat virtual bisa mengurangi skor fatigue atau tingkat kelelahan pada karyawan pendatang baru (low organizational tenure).
Di sisi lain, penelitian ini juga mengindikasikan adanya efek tidak langsung antara penggunaan kamera dan tingkat keterlibatan karyawan saat rapat virtual.

Baca juga: Cara Membuat Link Undangan Zoom Meeting dari PC dan Ponsel

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa hasil penelitian ini juga harus ditafsirkan dengan hati-hati.

Sebab, rasa lelah yang dialami peserta rapat virtual juga bisa dipengaruhi oleh faktor lain.

Namun, peneliti yakin bahwa menyalakan kamera saat rapat virtual sebagian besar memengaruhi tingkat kelelahan atau Zoom Fatigue dalam diri seseorang, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari situs APA PsycNet, Rabu (1/9/2021).

Penelitian eksperimen Shockley dkk ini bisa dibaca selengkapnya melalui tautan berikut ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video