Benda yang termasuk karya tiga dimensi adalah

Contoh Seni Rupa 2 Dimensi dan 3 Dimensi – Setelah pada kesempatan terdahulu kita pernah mengulas tentang prinsip seni rupa dan gambarnya, kali ini giliran contoh seni rupa yang akan kami sajikan.

Kami tidak hanya menyajikan contoh seni rupa 2 dimensi melainkan juga dengan contoh seni rupa 3 dimensi.

Ketika kamu pernah mengunjungi sebuah pameran seni rupa, tentunya akan banyak sekali karya yang terpampang disana. Karya yang mungkin dapat membuat mata kita terbuka lebih lebar dan membuat mulut kita berkata “Waaaah”.

Contoh Seni Rupa 2 Dimensi

Seni rupa 2 dimensi adalah suatu karya seni rupa yang hanya mempunyai 2 sisi saja yaitu sisi panjang dan lebar, sehingga tidak mempunyai ruang karena tidak mempunyai unsur ketebalan.

Dengan memahami pengertian seni rupa 2 dimensi diatas, kamu bisa menambah sendiri contoh seni rupa dua dimensi karena dalam kehidupan ini sangatlah banyak.

Beberapa contohnya:

Lukisan adalah karya seni yang proses membuatnya dilakukan dengan memulaskan cat dengan alat kuas lukis, pisau palet atau peralatan lain.

Kamu mungkin telah melihat banyak lukisan sebelumnya. Lukisan masuk kedalam contoh seni rupa 2 dimensi karena tidak mempunyai ruang.

Fotografi adalah adalah seni atau proses penghasilan gambar dan cahaya pada film.

Kamu mungkin salah satu orang yang hobi sekali mengambil gambar dengan menggunakan kamera dan membagikannya di media sosial.

Batik merupakan seni melukis yang dilakukan diatas kain dengan menggunakan lilin/malam sebagai pelindung untuk mendapatkan ragam hias diatas kain tersebut.

Salah satu ciri khas dari Negeri kita adalah batik, banyak sekali motif batik khas dari berbagai daerah. Batik juga merupakan contoh seni rupa 2 dimensi.

Lukisan bukan hanya bisa dibuat diatas kain, sekarang sudah banyak kreasi dari para seniman yang membuat lukisan di dinding.


Kita sering kali melihat di jalan berbagai macam poster dengan bentuk gambar atau tulisan yang ditempel di dinding maupun di tembok. Nah poster ini juga termasuk ke dalam contoh seni rupa 2 dimensi.

Baca juga: Unsur-Unsur Seni Rupa

Seni rupa 3 dimensi merupakan karya seni yang bukan hanya ada sisi panjang dan lebarnya, tetapi juga mempunyai ruang atau volume.

Patung merupakan benda 3 dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu karya seni. Ketika kamu mengunjungi sebuah kota, misalnya jakarta. Kamu akan menemui patung pancoran disana.

Bagi kamu yang tertarik untuk berwisata ke Jogja dengan segala fasilitas pendukung liburanmu agar makin asik, kamu bisa menggunakan paket wisata kartanesia.com tour and travel.


Benda 3 dimensi ini sering dijadikan sebagai hiasan di rumah diisi dengan berbagai macam bunga yang indah.

Mebel atau furniture adalah perlengkapan rumah yang mencakup semua barang seperti kursi, meja, dan lemari.

Karena tidak hanya mempunyai sisi panjang dan lebar saja, tentunya berbagai macam mebel ini bisa kamu sebutkan di tugas yang diberikan oleh guru.

Topeng adalah benda yang dipakai di atas wajah. Biasanya topeng dipakai untuk mengiringi musik kesenian daerah. Bahkan di jaman sekarang sudah menjadi trend fashion.


Kamu mempunyai kunci? kemungkinan besar saya yakin setidaknya kamu mempunyai minimal 1 gantungan kunci dengan fungsi agar kunci mudah untuk ditemukan.

Contoh karya seni yang disebutkan diatas tentunya dibuat tidak lepas dari konsep berkarya seni rupa yang menjadi paduan dalam membuat suatu kerajinan.

Semoga membantu kamu memahami 10 contoh seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi beserta penjelasannya.

Ilustrasi karya seni rupa tiga dimensi. (dok.unsplash/ Peter Ivey-Hansen)

Bola.com, Jakarta - Seni rupa tiga dimensi adalah karya seni yang memiliki sisi panjang, lebar, tinggi, dan volume agar bisa dinikmati dari segala arah. Jadi, karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni yang memiliki ruang.

Seperti halnya karya dua dimensi, seni rupa tiga dimensi juga mengandung unsur garis, bentuk, bidang, warna. Unsur-unsur tersebut disusun sedemikian rupa sehingga membentuk objek tertentu.

Meski begitu, hasil karya seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi sangat berbeda. Hal itu karena karya dua dimensi hanya mempunyai dua sisi, yakni panjang dan lebar.

Untuk mengetahui dan memahami lebih dalam tentang karya seni rupa tiga dimensi, bisa membaca unsur, prinsip, jenis hingga contohnya.

Berikut ini rangkuman tentang unsur-unsur karya seni rupa tiga dimensi, prinsip, jenis, dan contohnya, seperti dilansir dari emodul.kemdikbud.go.id, Kamis (9/12/2021).

Unsur-unsur yang ada di dalam seni rupa tiga dimensi meliputi:

1. Bentuk

Bentuk formal berarti bentuk tersebut mempunyai ukuran sesuai namanya, seperti kubus, kotak memanjang (persegi panjang), bulat, bulat memanjang, kerucut, silindris, piramid, dan lain sebagainya.

Bentuk non formal berarti bentuknya tidak beraturan dan tidak memerlukan ukuran ketepatan. Ukurannya berupa volume, yaitu susunan benda atau barang apa saja yang arahnya menjadi bentuk, namun tidak memerlukan ukuran garis.

2. Ruang

Unsur ruang tidak berdiri sendiri melainkan mempunyai dua golongan, yaitu:

Ruang nyata merupakan ruangan yang dapat terlihat dalam keadaan benar-benar ada, misalnya ruang teras, ruang tamu, ruang kamar tidur, dan lain-lain.

  • Ruang ilusi atau imajinasi

Ruang ilusi merupakan ruangan yang dapat dirasakan melalui khayalan atau imajinasi, misalnya ruangan yang ada hanya pada gambar yang seolah-olah benar adanya.

3. Tekstur

Tekstur merupakan kondisi permukaan atau dasar lapisan atas benda yang ada dalam karya seni rupa, misalnya tekstur yang halus, kasar, bergelombang, berongga, dan lain-lain.

4. Warna

Unsur warna menjadi penyebab utama terciptanya keindahan dan kemegahan dari hasil akhir sebuah karya seni rupa. Bayangkan jika sebuah tembikar tidak berwarna, keindahannya terlihat kurang maksimal.

Ada pula pemaknaan warna sebagai simbolik yang berbeda-beda, misalnya warna hitam yang sering digunakan sebagai lambang dukacita, merah bermakna keberanian, dan lain-lain.

Satu di antara pembeda antara karya seni rupa dua dimensi dengan tiga dimensi adalah unsur ruang. Objek seni rupa dua dimensi bisa dilihat dari satu sisi, sementara karya tiga dimensi dapat dilihat lebih dari dua sisi.

Berikut ini prinsip lain dari seni rupa tiga dimensi:

1. Kesatuan (unity)

Kesatuan atau unity adalah prinsip yang menunjang adanya hubungan serta keterkaitan unsur-unsur dalam seni rupa yang saling berpadu satu sama lain untuk menciptakan komposisi seni rupa yang indah.

2. Keselarasan/harmoni

Agar sebuah karya seni rupa memiliki nilai estetis dan keindahan, diperlukan unsur keselarasan. Adapun yang dimaksud keselarasan ialah adanya kedekatan antara satu unsur dengan lainnya yang notabene berbeda satu sama lain, baik itu dalam pencahayaan, bentuk, hingga pemilihan warna.

3. Penekanan (contrast)

Penekanan merupakan prinsip yang menjadi dasar perbedaan antara dua buah unsur yang memiliki sifat saling berlawanan dan berdekatan.

Dengan adanya prinsip penekanan, akan memberikan tampilan yang jauh lebih menarik, serta tidak monoton dan membosankan.

4. Irama (rythm)

Irama merupakan sebuah prinsip yang mengambil tempat sebagai dasar atas pengulangan satu atau mungkin lebih unsur dengan cara yang teratur.

Jenis pengulangan unsur seni rupa yang diatur itu bisa beraneka macam, baik itu sekadar variasi warna, perbedaan garis maupun variasi bentuk.

Pengulangannya yang dilakukan dengan variasi yang bagus, akan memberikan nilai estetik yang lebih tinggi dan irama harmonis yang kuat.

5. Proporsi

Proporsi yaitu unsur perbandingan ideal yang dapat diserap oleh persepsi pengamat sehingga terjadi keseimbangan harmonis objek seni.

Pengaturan dan penempatan ukuran yang tepat dan harmonis akan menciptakan suatu karya seni yang serasi dan sempurna.

Berikut ini jenis-jenis karya seni rupa tiga dimensi:

  • Seni rupa murni tiga dimensi

Seni rupa murni merupakan karya seni yang tercipta bebas dengan fungsi yang lebih mengutamakan ekspresi dan keindahan daripada fungsi, sebagai kepuasan pandangan mata saja dan biasanya sering digunakan hanya sebagai pajangan.

  • Seni rupa terapan tiga dimensi

Seni rupa terapan merupakan karya seni yang tidak hanya sebagai pajangan rumah saja, tetapi juga berfungsi untuk membantu kehidupan manusia. Seni rupa terapan lebih mengutamakan kegunaan dibandingkan keindahannya.

1. Seni Patung

Seni patung merupakan karya seni rupa yang diciptakan dari bahan bervolume seperti batu, tanah liat, semen/gypsum, kemudian dapat dipahat atau dicetak untuk membentuk karya yang diinginkan.

2. Seni Kriya

Kriya merupakan seni kerajinan tangan yang kebanyakan dibuat sebagai alat terapan yang membantu kehidupan sehari-hari. Misalnya poci dan cangkir untuk alat rumah tangga, furnitur seperti meja dan kursi, hingga ke wayang golek untuk seni pertunjukan.

3. Arsitektur

Arsitektur adalah seni membuat bangunan sebagai sarana maupun prasarana kehidupan manusia dari segala aspek, baik tempat istirahat dan berlindung maupun untuk beraktivitas.

4. Seni Instalasi

Karya yang memanfaatkan ruang dan tidak membedakan seni berdasarkan dimensinya, artinya seni instalasi dapat terdiri dari beberapa patung, objek non seni, lukisan, dan lain sebagainya, yang membutuhkan pemasangan atau penyusunan untuk menjadi kesatuan yang utuh.

Sumber: Kemdikbud

Lanjutkan Membaca ↓