Berapa kali pakai masker dalam seminggu

“Masker wajah boleh digunakan setiap hari. Hal ini bisa membantu menjaga kelembapan kulit dan membuat manfaat masker bisa didapatkan secara maksimal. Namun, pastikan untuk mengetahui jenis kulit sebelum memutuskan untuk menggunakan produk ini setiap hari.”

Halodoc, Jakarta – Masker wajah atau sheet mask seringkali digunakan sebagai rangkaian skin care alias perawatan kulit. Bagi sebagian orang, produk ini seringkali hanya digunakan dua kali hingga tiga kali dalam satu minggu. Tujuan penggunaan sheet mask ada banyak yang tergantung pada jenis masker dan kandungan yang ada di dalamnya. 

Beberapa produk masker menjanjikan manfaat melembabkan kulit, mencegah jerawat, hingga mencerahkan kulit. Dengan semua klaim kecantikan tersebut, beberapa orang mungkin berpikir bahwa manfaat maksimal bisa didapat jika masker digunakan setiap hari. Benarkah demikian? Apakah masker wajah boleh dipakai setiap hari? Ketahui faktanya di sini!

Masker Wajah Boleh Dipakai Setiap Hari, Asalkan…

Jawabannya boleh! Masker wajah boleh saja digunakan setiap hari, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama adalah jenis kulit wajah. Masker boleh digunakan setiap hari oleh orang yang memiliki kulit wajah normal. Bagi orang dengan kulit wajah sensitif, penggunaan masker justru harus dibatasi. 

Hal kedua yang juga tidak kalah penting adalah, perhatikan kandungan zat dalam produk masker. Sheet mask boleh digunakan setiap hari, selama tidak mengandung asam glikolat. Kandungan ini biasanya ditemukan pada produk dengan label “anti-aging” atau anti penuaan dini. Asam glikolat merupakan zat yang terlalu kuat jika digunakan sehari-hari dan bisa menyebabkan iritasi kulit. 

Selanjutnya, kenali jenis kulit apakah mudah berjerawat atau tidak. Jika kamu memiliki kulit yang mudah berjerawat, penggunaan masker setiap hari justru bisa membuat kondisi kulit menjadi lebih buruk. Beberapa produk mungkin akan membuat jerawat menjadi lebih parah karena oklusif dan dapat memblokir pori-pori sehingga menyebabkan pertumbuhan bakteri. 

Pada kulit normal, menggunakan masker wajah setiap hari disebut bisa membantu menjaga kulit tetap terhidrasi, bahkan meningkatkannya. Selain itu, manfaat dari kandungan dalam masker juga akan lebih maksimal didapat. Namun pada kulit berjerawat, penggunaan masker hanya disarankan satu kali seminggu. Pastikan juga untuk memilih masker dengan kandungan zat yang aman agar tidak terjadi iritasi kulit. 

Tips Menjaga Kulit Tetap Sehat 

Setelah mengetahui bahwa masker wajah bisa digunakan setiap hari, langkah selanjutnya adalah memilih masker yang tepat. Untuk kulit normal, masker yang boleh digunakan setiap hari sebaiknya memiliki kandungan ceramides, squalene, asam hialuronat, minyak dedak padi, dan minyak macadamia. Bahan-bahan ini disebut bisa membantu melembapkan kulit. 

Jika ingin mendapatkan kulit wajah yang lebih cerah, coba pilih produk masker yang mengandung niacinamide, vitamin C, dan ekstrak akar licorice. Selain dengan penggunaan masker, langkah-langkah perawatan lain juga harus dilakukan untuk mendapatkan kulit yang cantik dan sehat. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kulit tetap sehat, di antaranya: 

  1. Rajin mencuci muka, pagi dan malam hari. 
  2. Memilih produk kecantikan sesuai jenis kulit. 
  3. Hindari kebiasaan merokok. 
  4. Cek berkala kesehatan kulit, terutama jika ada risiko kanker kulit. 
  5. Gunakan tabir surya saat keluar rumah. 
  6. Mengelola stres dengan baik. 

Itulah beberapa tips menjaga kesehatan kulit, selain dengan maskeran setiap hari. Selain perawatan dari luar, lengkapi juga dengan mengonsumsi suplemen khusus yang baik untuk kulit. Cek kebutuhan vitamin atau produk untuk menjaga kesehatan kulit kamu di aplikasi Halodoc. Dalam satu jam, pesanan obat akan dikirim ke rumah. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: American Academy of Dermatology Association.  Diakses pada 2022. 10 SKIN CARE SECRETS FOR HEALTHIER-LOOKING SKIN. Vogue. Diakses pada 2022. Using a sheet mask every day is actually good for your skin. 

Penting mengetahui waktu yang tepat menggunakan masker wajah supaya kerja masker lebih maksimal. Lantas kapan sebaiknya memakai masker, pagi atau malam hari? (Foto: Istockphoto/Lacheev)

Jakarta, CNN Indonesia --

Mengetahui waktu yang tepat menggunakan masker wajah ini cukup penting supaya kerja masker lebih maksimal. 

Menjawab hal tersebut, ahli dermatologi Gervaise Gerstner MD menyebut bahwa waktu yang tepat adalah pagi hari. Menurutnya, memakai masker pagi hari dapat mempersiapkan kulit sebelum beraktivitas. 

"Masker pagi sangat bagus dilakukan sebelum makeup supaya kulit Anda terhidrasi dan itu hal dasar yang dibutuhkan," kata Gerstner mengutip Refinery29.

Lebih lanjut ia menjelaskan fungsi masker dilakukan pada pagi hari berperan sebagai primer untuk memberikan hidrasi dan mempersiapkan kulit.

"Sehingga membuat kulit menjadi kencang serta pori-pori tampak lebih kecil," ujar Gerstner.

Dengan demikian jika menginginkan hasil yang mencerahkan, menghidrasi, dan melindungi kulit dari paparan radikal bebas, mengaplikasikan masker di pagi hari adalah waktu yang tepat.

Waktu yang tepat menggunakan masker wajah (Foto: Istockphoto/Wavebreakmedia)

Kendati disebutkan waktu yang tepat menggunakan masker wajah adalah pagi hari, bukan berarti setiap pagi harus menggunakannya.

Ada waktu lain yang juga sama optimalnya untuk menggunakan masker wajah, seperti malam hari sebelum tidur atau di waktu luang untuk relaksasi.

Mengaplikasikan masker di malam hari juga tak kalah penting. Masker pada waktu malam hari membantu memperbaiki tekstur dan meremajakan kulit, mendetoksifikasi, serta mengangkat kotoran dan sel kulit mati setelah seharian beraktivitas.

Sementara jarak waktu menggunakan masker wajah yaitu seminggu sekali, atau boleh sering maksimal 2-3 kali dalam seminggu.

Di samping waktu penggunaannya, pemilihan jenis masker juga perlu diperhatikan agar mendapat hasil seperti yang diinginkan.  

Jenis Masker untuk Wajah

Ragam jenis masker untuk wajah yang bisa disesuaikan dengan kondisi dan permasalahan kulit. (Foto: Istockphoto/Evgeniy Skripnichenko)

Berbeda jenis kulit, beda pula masker wajah yang digunakan. Untuk mendapatkan jenis masker yang pas untuk Anda, tentu harus mempertimbangkan kondisi dan permasalahan kulit. Berikut ragam jenis masker untuk wajah yang bisa jadi pertimbangan Anda, merujuk Healthline.

1. Clay dan Mud

Masker tanah liat dan lumpur konsistensinya memang lebih kental. Biasanya berwarna hijau, abu-abu atau coklat.

Jenis masker ini dikenal memberi efek detoksifikasi, untuk mengangkat minyak dan kotoran dari pori-pori kulit wajah Anda.

Saat ini banyak varian clay and mud mask untuk kulit berjerawat, berminyak, atau kombinasi. Pemakaiannya maksimal 15 menit dengan jeda waktu tiga kali per minggu.

2. Charcoal

Mirip dengan clay and mud, masker charcoal atau ekstrak arang bambu ini berfungsi sebagai detoksifikasi untuk kulit wajah.

Jenisnya pun beragam, ada yang berbentuk gel, pasta, hingga serbuk. Rata-rata masih aman untuk kulit berjerawat, berminyak, atau kombinasi.

Durasi pemakaian ketika mengaplikasikan masker charcoal yaitu 15 menit dan boleh 2 kali seminggu. Untuk kulit sensitif disarankan 1 kali seminggu selama 10 menit.

3. Krim atau Gel

Masker bertekstur krim umumnya berguna untuk jenis masker yang fokusnya menghidrasi kulit dengan mengisi sel-sel kering secara mendalam.

Sedangkan masker gel, diperuntukkan bagi kulit sensitif atau kulit terbakar sinar matahari karena biasanya akan memberi efek pendingin.

Kedua jenis masker krim dan gel bisa digunakan lebih sering yaitu 3 kali seminggu atau yang mengandung formula khusus dapat dipakai setiap malam.

4. Sheet

Sheet mask atau masker lembaran sekali pakai ini berbahan kain seperti kapas, atau selulosa yang didalamnya sudah memakai serum dan memang lebih praktis.

Formula yang banyak digunakan dalam sheet mask biasanya mengandung AHA atau BHA untuk membuang tekstur kasar di kulit dengan efek menghidrasi sehingga lebih lembap.

Masker lembar dapat digunakan setiap hari sebagai pengganti serum dalam rutinitas perawatan kulit Anda.

5. Natural

Masker natural lebih dikenal sebagai masker racikan yang dibuat sendiri dari bahan-bahan alami seperti buah-buahan, oatmeal, madu atau lainnya.

Membuat masker alami pun tidak sembarangan, karena Anda harus tahu kandungan dari bahan yang dipakai. Apakah bagus untuk kulit atau sebaliknya.

Penggunaan masker natural dianjurkan 15 menit dan waktu yang tepat menggunakan masker wajah natural ini 1-2 minggu sekali.

(avd/fef)

[Gambas:Video CNN]

Apakah boleh memakai masker 3 kali dalam seminggu?

Masker wajah sebaiknya digunakan dua sampai tiga kali dalam seminggu selama 20 menit untuk semua jenis kulit. Hal ini bermanfaat untuk memberikan kesempatan bagi kulit wajah kamu untuk bernapas sekaligus menyeimbangkan minyak di kulit wajah. Hasilnya, kulit wajah kamu akan lembap dan sehat.

Bolehkah maskeran 2 hari sekali?

Masker wajah sebaiknya cukup digunakan 1 sampai 2 kali seminggu selama 20 menit. Hal ini bermanfaat untuk memberikan kesempatan bagi kulit wajah Anda untuk bernapas. Selain itu, maskeran tidak terlalu sering menjaga agar kulit tidak terlalu berminyak atau terlalu kering. Meski begitu, ini bukanlah aturan baku.

Berapa kali memakai masker dalam 1 minggu?

Frekuensi penggunaan masker wajah yang dianjurkan adalah beberapa kali seminggu. Memang belum ada jurnal medis yang menyatakan seberapa sering penggunaan masker kulit yang disarankan. Umumnya masker kulit pun mengandung bahan alami yang aman. Namun, anjurannya adalah 2-3 kali seminggu untuk semua jenis kulit.

Baik kah maskeran setiap hari?

“Masker wajah boleh digunakan setiap hari. Hal ini bisa membantu menjaga kelembapan kulit dan membuat manfaat masker bisa didapatkan secara maksimal. Namun, pastikan untuk mengetahui jenis kulit sebelum memutuskan untuk menggunakan produk ini setiap hari.”