Berapa lama minum obat setelah minum kopi

Mungkin bagi sebagian orang, kebiasaan yang satu ini seringkali dilakukan. Padahal keseringan minum obat setelah minum kopi bisa berisiko bagi kesehatan tubuh, lho.

Supaya kamu lebih paham, yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Baca Juga: Gemar Minum Kopi? Pahami Dulu Efek Kafein Bagi Tubuh Kamu

Amankah konsumsi obat setelah minum kopi?

Konsumsi obat bersamaan dengan minum kopi dapat berisiko membahayakan tubuh. Kafein dalam kopi dapat mengganggu proses penyerapan obat di lambung dan usus halus, sehingga kerja obat mungkin kurang manjur dalam mengatasi penyakit yang sedang dialami.

Kandungan kafein yang ada di dalam kopi juga bersifat stimulan. Kombinasi dengan konsumsi obat, hal ini dapat menyebabkan detak jantung menjadi meningkat drastis.

Jika dalam kasus yang parah, hal ini dapat memicu terjadinya keracunan kafein akibat interaksi antara keduanya.

Adapun beberapa obat yang sebaiknya tidak dikonsumsi setelah minum kopi, antara lain antidepresan, estrogen, pengencer darah, quinolone, serta obat-obatan untuk mengatasi gangguan tiroid dan osteoporosis.

Kapan waktu yang tepat minum obat setelah minum kopi?

Setelah kamu konsumsi kopi, sebaiknya tunggu 3-4 jam sebelum minum obat. Tapi jika kamu merasa ragu, kamu bisa tanyakan langsung pada dokter atau apoteker terkait waktu yang aman untuk minum kopi sebelum atau setelah minum obat.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah aturan minum obat yang tertera pada label kemasan. Terutama jika kamu minum obat tanpa resep dokter yang banyak dijual di apotek atau pasaran. 

Selain itu, cari tahu apakah obat tersebut harus diminum sebelum atau sesudah makan. Tak kalah pentingnya, pastikan jika obat yang kamu gunakan sesuai dengan jenis penyakit.

Sebaiknya minum obat yang paling baik dengan air putih, bukan kopi, teh, jus, susu, apalagi minuman ringan bersoda. Hal ini bertujuan agar proses penyerapan obat di dalam tubuh tak terhambat.

Efek samping konsumsi obat dan kopi

Selain masalah pada detak jantung, ada beberapa efek samping lain yang dapat ditimbulkan jika mengonsumsi obat bersamaan dengan minum kopi, antara lain:

  • Jika minum kopi dengan minum obat jenis asetaminofen dapat menyebabkan kerusakan hati
  • Mengonsumsi kopi bersamaan dengan obat jenis ciprofloxacin dapat menyebabkan sakit kepala, insomnia, dan tekanan darah tinggi
  • Minum kopi bersamaan dengan minum obat jenis anagrelide bisa memicu pembengkakan, tekanan darah rendah naik, peningkatan denyut jantung, dan detak jantung yang tidak teratur
  • Minum kopi dengan obat jenis theophilin dapat menimbulkan efek samping mual, tremor, muntah, insomnia, dan kejang-kejang
  • Minum kopi dan obat jenis enoxacin dapat menyebabkan gejala overdosis obat-obatan
  • Minum kopi berdekatan waktunya dengan minum obat antibiotik dapat menyebabkan seseorang mengalami gugup dan susah tidur

Jadi, alangkah baiknya sebelum kamu memutuskan untuk minum kopi atau tidak saat mengonsumsi obat-obatan, kamu harus konsultasikan hal ini ke dokter.

Biasanya dokter kemungkinan akan merekomendasikan dosis kopi dan waktu yang tepat untuk minum kopi saat kamu menjalani terapi dengan obat-obatan tertentu.

Jangan sampai kamu melakukan hal ini tanpa konsultasikan ke dokter terlebih dahulu, karena dapat membahayakan kondisi kesehatan kamu.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Jangan langsung minum kopi setelah konsumsi obat-obatan ataupun sebaliknya. Ada efek negatif bagi kesehatan jika minum kopi setelah konsumsi obat. Meminum obat di antara sesapan kopi sangat berbahaya, kafein di dalam kopi akan bereaksi dengan senyawa-senyawa kimia dalam obat dan melahirkan beragam efek negatif. Meski kopi memiliki banyak khasiat untuk tubuh, namun menyesap kopi berdekatan dengan waktu minum obat akan menimbulkan interaksi yang memiliki efek negatif bagi tubuh. Sebuah studi yang dilakukan tahun 2020 di Ehtiopia menyimpulkan bahaya dari interaksi kafein dan obat-obatan ini. Di studi tersebut dinyatakan bahwa kafein bisa mempengaruhi proses penyerapan, perombakan, distribusi dan pengeluaran obat dari dalam tubuh. Purvi Parekh, seorang ahli medis dari Pennsylvania Amerika Serikat, mengatakan ada banyak efek samping dari pencampuran kafein dan obat-obatan medis. Oleh karena itu, jangan minum kopi setelah konsumsi obat atau sebaliknya. Bahaya minum obat dengan kopi Ketika Anda menyesap kopi berdekatan dengan waktu minum obat, kafein di dalam kopi bisa mengurangi efek atau khasiat dari obat-obatan yang ada. Melansir Eatthis, berikut ini jenis obat-obatan yang sebaiknya dijauhkan dari kafein yang terkandung dalam minuman kopi. Baca Juga: Tanpa obat, begini 3 cara menurunkan gula darah tinggi di pagi hari Jadi ketika mengonsumsi obat-obatan ini, sebaiknya batasi pengonsumsian kopi Anda dalam sehari-hari. 1. Obat tiroid Obat pertama yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minuman kopi adalah obat tiroid. Obat tiroid sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi perut kosong. Dan setelah minum obat, usahakan perut tetap kosong selama 30 menit hingga satu jam agar penyerapan obat bisa maksimal. 2. Obat osteoporosis Obat kedua yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minuman kopi adalah obat osteoporosis. Jika dikonsumsi bersamaan, kafein bisa menghilangkan khasiat dari obat-obatan osteoporosis. Obat osteoporosis juga harus dijauhkan dari kafein. Ketika Anda menyesap kopi berdekatan dengan obat ini, maka keefektifan obat akan berkurang drastis. Baca juga: Cara Mengatasi Tremor dan Anxiety karena Efek Kebanyakan Kafein 3. Obat asam lambung Obat ketiga yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minuman kopi adalah obat asam lambung. Obat asam lambung baik diminum di pagi hari ketika perut belum kemasukan minuman dan makanan. Ketika Anda tetap mengonsumsi kopi setelah minum obat asam lambung, maka kandungan asam dari kopi bisa merusak khasiat obat yang ada. 4. Obat-obatan jantung Obat keempat yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minuman kopi adalah obat jantung. Kafein yang bersifat diuretic jangan diminum ketika Anda tengah mengonsumsi obat-obatan untuk jantung. Kandungan kafein dalam kopi bisa mengganggu penyerapan obat dan membuat keefektifan obat berkurang sangat banyak. 5. Obat darah tinggi Obat kelima yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minuman kopi adalah obat darah tinggi. Obat-obatan untuk tekanan darah tinggi mengandung senyawa diuretic, membuat Anda sering kencing. Ketika digabungkan dengan kopi, maka efek ini akan semakin menjadi-jadi dan mengganggu tidur malam Anda. 6. Obat flu dan demam Obat keenam yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minuman kopi adalah obat flu dan demam. Beberapa obat-obatan penurun demam mengandung stimulan. Ketika digabung dengan kafein dari kopi, maka efek stimulan ini akan menjadi berkali-kali lipat lebih kuat dan membuat Anda susah beristirahat. Mengutip penelitian yang diterbitkan di Critical Reviews in Food Science and Nutrition, minuman terbaik untuk menelan obat tentu saja adalah air mineral. Karena minuman-minuman lain seperti kopi, jus buah dan minuman soda, bisa menghambat penyerapan obat atau malah meningkatkan efek obat berkali-kali lipat sehingga justru membahayakan tubuh Anda. Demikianlah daftar obat yang tidak boleh dikonsumsi setelah minum kopi. Jadi, jangan minum kopi setelah konsumsi obat. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bahayanya Mengonsumsi Obat dan Kopi dalam Waktu Berdekatan", Penulis : Inten Esti Pratiwi Editor : Inten Esti Pratiwi Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Editor: Adi Wikanto

  • Jangan Lewatkan
  • unlisted
  • minum kopi
  • efek minum kopi


Klikdokter.com, Jakarta Bagi beberapa orang, minum kopi merupakan ritual penting yang tidak boleh dilewatkan. Saking pentingnya, orang dengan kondisi medis tertentu tidak ingin melewatkan ritual ini dan nekat minum obat setelah mengonsumsi kopi.

Apa yang terjadi pada tubuh bila mengonsumsi kopi setelah atau sesudah minum obat?

1 dari 3


Tidak Boleh Mengonsumsi Kopi Setelah atau Sebelum Minum Obat

Dokter Dyah Novita Anggraini mengatakan, mengonsumsi kopi setelah minum obat atau bahkan meminum keduanya dalam waktu berdekatan sangatlah tidak disarankan.

Artikel Lainnya:Ketahui, Ini Manfaat Kopi untuk Kesehatan Hati Anda

“Sebab beberapa jenis obat bisa berinteraksi dengan kafein dan memengaruhi efektivitas obatnya, bisa juga memicu efek samping jantung berdebar,” jelas tenaga medis yang akrab disapa dr. Vita ini.

Dilansir dari MedsNews, sebuah studi mengungkapkan bahwa kopi dapat mengurangi tingkat penyerapan obat hingga 60 persen.

Menurut studi tersebut, kopi utamanya dapat mengurangi penyerapan obat tiroid dan osteoporosis seperti Levothyroxine serta Fosamax.

Tak hanya itu, salah satu dampak yang paling dikhawatirkan dari mengonsumsi obat bersama kopi adalah kerusakan organ.

Contohnya, minum obat asetaminofen dan kopi dalam waktu berdekatan sangat tidak dianjurkan.

Pasalnya, sebagian besar obat berbentuk pil atau kapsul diformulasikan dengan lapisan kimia yang berfungsi melepaskan zat secara bertahap. Keasaman dari kafein dapat memengaruhi proses pelepasan zat sehingga mengganggu efektivitas obat.

Kafein merupakan zat bersifat diuretik dan stimulan. Lalu, beberapa obat ada juga yang memiliki sifat diuretik dan stimulan.

Ketika keduanya dikonsumsi secara bersamaan, dampak yang diberikan kepada tubuh dapat semakin besar.

Misalnya ketika minum obat migrain dan kopi, keduanya secara alami dapat meningkatkan detak jantung. Efeknya, dada Anda akan merasa semakin berdebar usai minum kopi dan obat migrain.

Artikel Lainnya:Ampas Kopi Ternyata Bermanfaat bagi Kulit Wajah hingga Kaki

2 dari 3


Contoh Obat-Obatan yang Berinteraksi dengan Kopi

Berikut adalah beberapa contoh interaksi kopi dan obat serta reaksi yang bisa muncul.

  • Antibiotik Kuinolon dan Kopi

Dikutip dari US National Library of Medicine, National Institutes of Health, antibiotik kuinolon merupakan obat yang efektif membunuh berbagai jenis bakteri, baik bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif.

Diwartakan dari WebMD, ada efek samping yang bisa muncul ketika mengonsumsi obat antibiotik ini bersama kopi. Efek samping tersebut bisa berupa gelisah, sakit kepala, hingga detak jantung yang meningkat cepat.

  • Pil Estrogen dan Kopi

Reaksi serupa juga dapat tubuh rasakan setelah mengonsumsi pil estrogen bersama kopi.

Estrogen dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam memecah kafein. Mengonsumsi pil estrogen dan kopi secara bersamaan dapat menyebabkan gelisah, sakit kepala, hingga detak jantung cepat.

Jika mengonsumsi pil yang berfungsi meringankan gejala menopause, Anda juga harus membatasi asupan kafein.

  • Obat untuk Depresi (MAO Inhibitor) dan Kopi

Mengonsumsi kopi setelah minum obat MAO inhibitor bukanlah ide yang tepat. Bila dilakukan secara bersamaan atau dalam waktu dekat dapat memicu tekanan darah tinggi, detak jantung kian cepat, dan gugup.

Artikel Lainnya:Benarkah Kopi Berpotensi Cegah Infeksi Virus Corona?

  • Obat Antidiabetes dan Kopi

Jika obat antidiabetes berfungsi menurunkan kadar gula darah, kopi justru memiliki efek sebaliknya, yakni meningkatkan kadar gula darah.

Oleh karena itu, kopi dapat menurunkan efektivitas obat diabetes. Untuk itu, Anda harus cermat mengontrol kadar gula darah setelah mengonsumsi keduanya.

Itu dia beberapa dampak yang ditimbulkan akibat minum obat setelah minum kopi. Bagi Anda yang ingin minum kopi saat sedang rutin mengonsumsi obat, dr. Vita menganjurkan untuk memberikan jeda 3 hingga 4 jam.

Baca Juga

  • Manfaat Konsumsi Kopi Dicampur Protein Bubuk (Proffee)
  • Minum Kopi Picu Mata Kedutan, Bagaimana Faktanya?
  • Daftar Manfaat Sehat Minum Kopi Setiap Hari

Jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai interaksi kopi dan obat, Anda bisa membaca artikel di aplikasi Klikdokter. Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter via LiveChat.

(OVI/AYU)

Video yang berhubungan