Birama 3/ 8 memiliki arti bahwa setiap birama terdiri atas

2. Unsur-Unsur dalam Birama

(credit: freepik)

Birama memang merupakan bagian dari unsur-unsur seni musik. Meski begitu, dalam birama sendiri ternyata juga terdiri atas beberapa unsur. Sehingga untuk memahami apa itu birama, kalian juga perlu mengenali unsur-unsurnya. Adapun unsur-unsur birama adalah sebagai berikut.

1. Unsur jalinan bunyi bertekanan berat dan ringan.

2. Unsur ruang kosong atau jeda tanpa bunyi, meski begitu jeda tersebut tetap masuk dalam hitungan waktu.

3. Unsur waktu yang ditandai dengan nilai hitungan.

3. Fungsi Birama

Secara etimologi, birama berarti ketukan-ketukan. Keberadaan birama yang muncul berulang-ulang dalam sebuah lagu atau alunan musik mempunyai peranan yang sangat penting. Bahkan, saking pentingnya birama menjalankan dua fungsi, yaitu sebagai fungsi simbol dan fungsi musikal. Adapun penjelasan kedua fungsi dari birama adalah sebagai berikut.

1. Fungsi Simbol
Birama adalah tanda yang akan menunjukkan banyaknya jumlah ketukan dalam satu ruas birama. Seperti yang disinggung sebelumnya, setiap ruas birama akan dipisahkan oleh garis vertikal. Sebagai fungsi simbol, birama sering dilambangkan dengan angka seperti 4/4, 3/4, 6/8, hingga 2/4, dan lain sebagainya. Simbol-simbol angka tersebut sekaligus menjadi jenis-jenis dari birama.

2. Fungsi Musikal
Fungsi kedua birama adalah fungsi musikal. Maksudnya, birama berfungsi untuk membangun irama dalam fungsinya secara musikal. Irama dalam lagu terbentuk dari ruas-ruas birama yang berulang dan disatukan. Selain itu, fungsi musikal juga menunjukkan satuan unit dari birama yang berulang, terdiri atas dua bunyi tinggi dan rendah. Keselarasan keduanyalah yang nantinya akan membangun irama.

4. Jenis-Jenis Birama

(credit: freepik)

Berdasarkan pada fungsi simbol yang sudah dijelaskan sebelumnya, birama dibagi menjadi beberapa jenis. Pembagian jenis birama tersebut berdasarkan tanda jumlah ketukan. Berikut beberapa jenis birama yang cukup umum dan perlu diketahui.

1. Birama 4/4
Birama 4/4 merupakan jenis tanda yang paling sering digunakan. Tanda birama ini banyak digunakan di berbagai genre musik. Tanda 4/4 menunjukkan bahwa setiap setiap ruas birama terdapat empat kali hitungan, sementara setiap hitungan bernilai seperempat, atau dengan kata lain, empat not seperempat dalam setiap birama. Singkatnya tanda 4/4 menunjukkan setiap birama terdiri dari empat ketukan.

2. Birama 3/4
Jeni birama selanjutnya yaitu 3/4. Tanda birama ini juga sering disebut dengan tempo waltz. Tanda 3/4 berarti bahwa setiap ruas birama memiliki tiga kali hitungan, sementara setiap hitungan bernilai seperempat atau ada tiga not seperempat dalam setiap birama. Atau dengan kata lain pada tanda 3/4 terdapat pada tiap birama.

3. Birama 6/8
Tanda birama yang ketiga yaitu 6/8. Tanda birama ini berarti bahwa setiap birama mempunyai enam hitungan dan setiap hitungan bernilai seperdelapan, atau bisa juga disebut bahwa ada 6 not 1/8 yang menjadi patokan tempo. Dalam artian yang lebih singkat, tiap birama terdiri dari enam ketukan.

4. Birama 2/4
Tanda birama lainnya yaitu 2/4. Tanda birama 2/4 menunjukkan bahwa setiap birama mempunyai dua kali hitungan. Setiap hitungan bernilai seperempat atau ada dua not seperempat dalam setiap birama. Dengan kata lain, tiap birama terdiri dari dua ketukan.

Itulah di antaranya ulasan mengenai birama adalah ketukan dalam lagu atau musik. Semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan.

Baca Artikel Menarik Lainnya: