Cara membuat data distribusi frekuensi di excel

 Pada artikel ini kita akan mempelajari mengenai Pengertian dan Cara Menghitung Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif dengan penjelasan dan langkah-langkah yang mudah

Table of Contents Show

  • Pengertian Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif
  • Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif
  • Apa itu tabel distribusi frekuensi Kumulatif?
  • Bagaimana cara menghitung frekuensi kumulatif?

Cara Menghitung Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif

tugassains.com - Mengenai data berkelompok pada statistika pasti kita akan mempelajari Tabel Distribusi Frekuensi yang disusun dari data acak berkelompok yang nantinya tabel distribusi frekuensi terbagi lagi menjadi tiga jenis pengelompokkan sesuai dengan fungsi dan kegunaan.

Yaitu terdapat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif, Tabel Distribusi Frekuensi Relatif dan Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Relatif. Dan kita akan mempelajari Pengertian dan Cara Menghitung pada Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif.

Pengertian Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif

Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif adalah tabel yang berisi data berkelompok yang disusun dengan kelas interval sesuai dengan frekuensi yang dijumlahkan atau dikurangkan dari satu kelas interval ke kelas interval berikutnya.

Pada Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif terdapat dua jenis yaitu:

Tabel Distribusi Kumulatif kurang dari adalah jenis frekuensi kumulatif yang dihitung dengan menjumlahkan frekuensi kelas pertama dengan frekuensi kelas selanjutnya hingga kelas terakhir.

Tabel Distribusi Kumulatif lebih dari adalah jenis frekuensi kumulatif yang dihitung dengan mengurangkan jumlah frekuensi dengan frekuensi kelas pertama hingga kelas terakhir.

Pada umumya tabel distribusi frekuensi kumulatif digunakan dalam membuat ogive baik ogive positif ataupun negatif.

Baca Juga Cara Mudah Membuat Ogive Positif dan Ogive Negatif

Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif

Bagaimana sih caranya membuat tabel ditribusi frekuensi kumulatif? yuk mari ikuti langkah-langkah berikut, namun pastikan terlebih dahulu data acak berkelompoknya telah diubah dalam bentuk Tabel Distribusi Frekuensi terlebih dahulu.

Jika masih dalam bentuk data acak ubah terlebih dahulu dengan membaca caranya pada Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Data Berkelompok.

Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Kurang Dari

Langkah pertama: Siapkan terlebih dahulu data acak yang sudah berbentuk tabel distribusi frekuensi untuk dapat dicari nilai kumulatifnya.

Langkah kedua: Hitung frekuensi kumulatif kurang dari dengan menggunakan rumus berikut, yaitu dengan cara menjumlahkan secara bertahap dari frekuensi kelas interval pertama dengan kelas interval akhir hingga bernilai sama dengan jumlah frekuensi total.

Rumus Frekuensi Kumulatif Kurang Dari

Dari rumus tersebut dapat kita hitung nilai frekuensi kumulatif kurang dari pada tabel distribusi frekuensi pada langkah 1, dan diperoleh hasil:

frekuensi kumulatif kelas -1 = 3
frekuensi kumulatif kelas -2 = 8
frekuensi kumulatif kelas -3 = 18
frekuensi kumulatif kelas -4 = 27
frekuensi kumulatif kelas -5 = 35
frekuensi kumulatif kelas -6 = 40

Langkah ketiga: Susunlah dengan menambahkan satu kolom untuk frekuensi kumulatif kurang dari pada tabel dan isi sesuai dengan nilai yang telah di cari pada langkah kedua.

Frekuensi kumulatif kurang dari digunakan dalam mencari nilai ogive positif karena nilai frekuensi kumulatif yang selalu bernilai naik dari satu kelas ke kelas selanjutnya.

Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Lebih Dari

Langkah pertama: Siapkan terlebih dahulu data acak berkelompok yang telah diubah menjadi tabel distribusi frekuensi sebelum menghitung tabel distribusi frekuensi.

Langkah kedua: Hitung frekuensi kumulatif lebih dari dengan menghitung jumlah total frekuensi yang ada dengan mengurangi secara bertahap dengan frekuensi kelas interval selanjutnya hingga kelas terakhir, dan frekuensi kumulatif kelas terakhir sama dengan nilai frekuensi kelas terakhir gunakan rumus berikut.

Rumus Frekuensi Kumulatif Lebih Dari

Dari rumus tersebut dapat kita hitung nilai frekuensi kumulatif lebih dari pada tabel distribusi frekuensi pada langkah 1, dan diperoleh hasil:

frekuensi kumulatif kelas -1 = 40
frekuensi kumulatif kelas -2 = 37
frekuensi kumulatif kelas -3 = 32
frekuensi kumulatif kelas -4 = 22
frekuensi kumulatif kelas -5 = 13
frekuensi kumulatif kelas -6 = 5

Langkah ketiga: Tambahkan kolom frekuensi kumulatif lebih dari pada tabel dan isi sesuai dengan nilai yang telah kita cari pada langkah kedua.

Frekuensi Kumulatif lebih dari digunakan dalam mencari penyajian data ogive negatif karena sifat frekuensi kumulatif lebih dari yang nilainya selalu menurun dari satu kelas ke kelas selanjutnya.

Baca Juga Cara Menghitung Tabel Distribusi Frekuensi Relatif

Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan bertanya pada kolom komentar.

Langkah langkah cara membuat tabel distribusi frekuensi?

Belajar Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi.
Mengurutkan data. ... .
Menentukan range atau jangkauan dari data tersebut. ... .
Menentukan jumlah kelas. ... .
Menentukan panjang interval kelas. ... .
Menentukan tepi bawah dan tepi atas kelas. ... .
Menentukan frekuensi dari setiap kelas..

Langkah langkah menghitung frekuensi menggunakan Excel?

Cara Menghitung Frekuensi Data Dengan Formula Excel.
Namun, kamu jangan khawatir, jika kamu masukkan datanya dalam excel, kamu bisa menggunakan rumus FREQUENCY ..
{ =FREQUENCY(C2:C11,E2:E5) }.
Blok atau seleksi kolom H2:H4 kemudian tuliskan rumus seperti =FREQUENCY(C2:C11,E2:E4).

Apa rumus distribusi frekuensi?

Rumus P = Rentangan (R) / jumlah kelas (K). Tentukan batas data terendah, dan lanjutkan dengan menghitung kelas interval, caranya adalah dengan menjumlahkan tepi bawah kelas ditambah dengan panjang kelas (P) dan hasilnya dikurangi 1 sampai pada data terakhir.

Apa itu frekuensi dalam excel?

Fungsi FREQUENCY menghitung seberapa sering nilai muncul dalam rentang nilai, lalu mengembalikan array vertikal angka. Misalnya, gunakan FREQUENCY untuk menghitung jumlah skor ujian dalam rentang skor. Karena FREQUENCY mengembalikan array, maka harus dimasukkan sebagai rumus array.