Cara menggunakan store procedure update mysql

Stored procedure memungkinkan sebuah aplikasi berbasis database (SQL) mendefinisikan dan kemudian memanggil prosedur melalui pernyataan SQL. Stored procedure dapat digunakan untuk aplikasi terdistribusi (client server) maupun aplikasi tidak terdistribusi.

Keuntungan besar dalam menggunakan Stored procedure pada aplikasi terdistribusi adalah dapat digunakannya satu perintah CALL pada aplikasi untuk mengerjakan perintah yang sama. Tersimpannya Stored procedure pada sistem database terpusat memungkinkan dilakukannya perubahan untuk menyesuaikan dengan perubahan sistem terkini dan dapat berlaku untuk keseluruh sistem aplikasi yang ada tanpa perlu dilakukan perubahan untuk setiap modul aplikasi.

Dengan menggunakan Stored procedure, SQL tidak akan melakukan loading seluruh tabel yang ter‐relasi, tetapi langsung melakukan filtering berdasarkan query yang dimaksud sehingga dari sisi performa eksekusi, utilitas jaringan, dan keamanan dapat lebih terjaga.

Cara membuat Stored Procedure pada MySQL :

  1. Ubah delimiter menjadi “$$”.
    “delimiter $$“
  2. Membuat procedure untuk melihat tabel.
    “create procedure tampil()
    ->begin
    ->select*from nama.tabel;
    ->end $$”
  3. Menggunakan procedure untuk melihat tabel.
    “call tampil() $$“
  4. Membuat procedure untuk memasukkan data ke dalam tabel.
    “create procedure tambah(field)
    ->begin
    ->insert into nama.tabel values(nama.field);
    ->end $$”
  5. Menggunakan procedure untuk menambah isi tabel.
    “call tambah(‘isi’) $$“
  6. Membuat procedure untuk mengedit isi tabel.
    “create procedure edit(field.samaran)
    ->begin
    ->update nama.tabel set nama.field.asli=nama.field.samaran where field.primary.asli=field.primary.samaran;
    ->end $$”
  7. Menggunakan procedure untuk mengedit isi tabel.
    “call edit(‘primary/id.pada.where’,’record.baru’) $$“
  8. Membuat procedure untuk menghapus isi tabel.
    “create procedure hapus(‘id/primary.samaran’)
    ->begin
    ->delete from nama.tabel where id/primary.asli=id/primary.samaran;
    ->end $$”
  9. Mengggunakan procedure hapus untuk menghapus isi tabel.
    “call hapus(‘id/primari.dari.where’) $$“
  10. Untuk melihat procedure yang telah dibuat, gunakan perintah
    “show procedure status $$“

    sedangkan untuk menghapus procedure, gunakan perintah
    “drop procedure nama.procedure $$“.

Procedure banyak digunakan dengan alasan untuk mempersingkat script ketika membuat sebuah aplikasi management menggunakan database.

Hallo sahabat semua, pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas tentang Membuat CRUD Menggunakan Stored Procedure PHP Mysql. Dimana kita sudah membahas cara melakukan Insert data menggunakan Stored Procedure. Baiklah dalam kesempatan ini kita akan melanjutkan tentang cara melakukan Update data atau membuat Stored Procedure Update. 

Langkah Pertama :

Kita buat Stored Procedure = singleCountry yang nanti digunakan untuk mengambil nilai Id ,sahabat silahkan masukan script SQL dibawah ini:

1

2

3

4

CREATE PROCEDURE singleCountry(IN countryId INT(11))

BEGIN

SELECT * FROM tbl_country WHERE country_id = countryId;

END

kemudian kita menambahkan code untuk form edit seperti berikut:

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

<?php if(isset($_GET["edit"])){

          $singleSql = "CALL singleCountry('".$_GET["country_id"]."')";

          $singleResult = mysqli_query($connect, $singleSql);

          if(mysqli_num_rows($singleResult) > 0){

              while($singleRow = mysqli_fetch_array($singleResult))

              {

       ?>

 

      <form action="" name="edit_country" method="post">

        <h3 class="text-center">Edit Nama Negara</h3>

        <div class="form-group">

          <input type="text" name="country_name" class="form-control" value="<?= $singleRow["country_name"]; ?>">

        </div>

        <div class="form-group text-center">

          <input type="hidden" name="country_id" value="<?= $singleRow["country_id"]?>">

          <input type="submit" class="form-control bg-info text-white font-weight-bold" name="btn_edit" value="Update">

        </div>

      </form>

      <?php }

            mysqli_next_result($connect);

          }

        }else{

 

       ?>

Langkah Kedua

Jika sudah mengetikkan script diatas, selanjutnya kita membuat Stored Procedure Update = updateCountry, silahkan sahabat ketikkan script berikut:

1

2

3

4

CREATE PROCEDURE updateCountry(IN countryId INT(11), countryName varchar(250))

BEGIN

UPDATE tbl_country SET country_name = countryName WHERE country_id = countryId;

END

kemudian jangan lupa menambahkan script perintah untuk proses update seperti dibawah ini

1

2

3

4

5

6

7

8

if(isset($_POST["btn_edit"]))

{

  $updateSql = "CALL updateCountry('".$_POST["country_id"]."','".$_POST["country_name"]."')";

  if(mysqli_query($connect, $updateSql))

  {

    header("location:index.php?updated=1");

  }

}

Baiklah simpan semua script diatas kemudian dilanjutkan buka file index.php ,disini saya sudah menambahkan satu data Nama Negara seperti tampilan berikut:

Saya kira cukup dalam pembahasan kali ini tentang Membuat CRUD Menggunakan Stored Procedure PHP Mysql,  semoga bermanfaat dan sampai jumpa dengan pembahasan selanjutnya.

Apa itu store procedure di MySQL?

Stored Procedure adalah sebuah prosedur layaknya subprogram (subrutin) di dalam bahasa pemrograman reguler yang tersimpan di dalam katalog basis data. Beberapa kelebihan yang ditawarkan stored procedure antara lain : mengingkatakan performa, mereduksi trafik jaringan, reusable, dan meningkatkan kontrol sekuriti.

Tuliskan apa saja yang mampu dilakukan oleh store procedure?

Stored Procedure.
Menerima parameter sebagai input dan mengembalikan nilai-nilai dalam bentuk parameter output kepada yang memanggilnya..
Berisi perintah-perintah program yang melakukan operasi pengolahan data didalam database atau memanggil stored procedure lainnya..

Apa kegunaan dari stored procedure?

Stored procedure ini merupakan suatu blok program yang dapat dipanggil secara berulang-ulang dalam bentuk script. Dengan menggunakan stored procedure maka seluruh aplikasi akan terdistribusi dan ketika mengeksekusi satu perintah CALL aplikasi dapat langsung membentuk sejumlah task yang dapat berjalan di dalam server.

Mode parameter untuk stored procedure ada berapa?

Stored procedure memiliki 3 parameter, antara lain: IN, OUT, dan INOUT. Parameter IN merupakan mode default ini mengindikasikan bahwa sebuah parameter dapat di-pass ke stored procedure tetapi nilainya tidak dapat diubah (dari dalam stored procedure). Parameter OUT.