Contoh aplikasi kecerdasan buatan dan jelaskan fungsi dari aplikasi tersebut di masyarakat

Artificial Intelligence (AI) telah berkembang sejak tahun 1940-an. Belakangan teknologi ini makin dikenal karena AI dapat memudahkan aktivitas manusia. Berikut ini contoh penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari. 

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari makin sering digunakan. Kontribusi AI dalam kehidupan tentunya lebih memudahkan aktivitas manusia. Tak hanya perusahaan-perusahaan besar, kini AI mulai menyentuh sejumlah teknologi, seperti handphone yang telah menjadi lifestyle masyarakat perkotaan. 

Jika ditelusuri lebih jauh, AI mulai berkembang sejak tahun 1940 saat Buku Principia Mathematica karya Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead terbit. Buku ini membahas tentang tahap awal kecerdasan buatan. Kemudian, pada tahun 1990-an, AI mulai berkembang seiring dengan perkembangan penerapan psikologi dalam ilmu komputer. 

Ada tiga jenis AI yang telah terkenal, yaitu manipulation AI, Neural AI, dan Neural Networks. Manipulation AI adalah jenis yang paling sering digunakan dalam sebuah penelitian. AI jenis ini menggunakan simbol abstrak. Neural AI merupakan jenis kecerdasan buatan yang populer sejak tahun 80-an. AI ini merepresentasikan pengetahuan melalui neutron buatan yang kemudian dihubungkan melalui proses belajar. Sementara itu, Neural Networks adalah jenis AI yang diatur dalam lapisan yang berkaitan dengan simulasi. Biasanya, artificial intelligence jenis ini digunakan dalam proses eksperimen berulang sehingga artificial intelligence dapat memahami konstruksi perlakuan yang diberikan manusia terhadap teknologi canggih ini.

AI adalah program komputer yang dirancang mengikuti tindakan manusia. Kehadiran AI di perangkat-perangkat teknologi kini mampu memberikan kemudahan bagi penggunanya. Berikut ini beberapa contoh penerapan teknologi AI yang akan memudahkan aktivitas manusia. 

1. Virtual reality (VR)

Sumber: Envato.com

Virtual reality (VR) atau yang dikenal pula dengan realitas virtual adalah teknologi yang dapat membuat individu berinteraksi secara nyata dengan objek imajinasi hasil simulasi komputer. Umumnya, teknologi ini dimanfaatkan sebagai alat bantu observasi hampir di seluruh bidang. Dalam industri games, VR juga kerap digunakan. 

Teknologi VR yang disandingkan dengan AI nantinya dapat dipersonalisasikan sesuai kebutuhan penggunanya. Contoh penerapan AI dalam teknologi VR secara imajiner dapat dilihat dalam film Iron Man. Dalam film tersebut, seluruh karakter film dapat hidup dan berinteraksi dengan data.

2. Mobil pintar

Sumber: Acc.co.id

Salah satu penerapan teknologi AI yang memudahkan aktivitas manusia dapat dilihat dari mobil pintar. Belakangan ini, tengah booming di pasaran otomotif Indonesia, yaitu mobil pintar yang diproduksi oleh Tesla. Mobil ini telah dilengkapi dengan chip berteknologi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan yang dapat membuat mobil ini menjalankan beberapa sensor. Beberapa sensor tersebut dapat menjalankan sistem radar untuk fitur autopilot.

3. Kamera smartphone

Sumber: Freepik.com 

Salah satu penerapan teknologi AI dalam smartphone ditandai dengan kamera bokeh. Awalnya, bokeh hanya bisa dilakukan dengan menggunakan kamera profesional. Namun, dengan adanya teknologi AI pada ponsel dapat meningkatkan kemampuan lensa handphone dalam memotret, merekam, dan mendeteksi objek foto. Hal ini membuat orang yang hobi fotografi tidak perlu repot untuk membawa kamera saat berpergian. 

4. Chatbot

Sumber: Freepik.com

Kini, telah banyak website atau aplikasi yang menggunakan bantuan chatbot. Kemampuan chatbot muncul karena adanya AI. Chatbot adalah salah satu penerapan teknologi AI yang akan memudahkan aktivitas manusia. Pasalnya, chatbot dapat membantu kamu untuk membalas pesan selama 24 jam setiap hari, bahkan seluruh informasi pengguna chatbot dapat terekam. Berdasarkan rekaman tersebut, kamu akan mendapatkan email, nomor telepon, usia, serta gender orang tersebut. 

5. Aplikasi

Sumber: Freepik.com 

Sebagian besar aplikasi kini sudah tak asing lagi dengan AI. Beberapa aplikasi, salah satunya adalah Google telah menggunakan teknologi AI untuk memberikan rekomendasi konten bacaan serta website-website hiburan yang sesuai dengan selera kamu. 

Itulah lima rekomendasi penerapan teknologi AI yang akan memudahkan aktivitas manusia. Kamu tertarik mempelajari ilmu teknologi lebih mendalam? Yuk, kuliah di Institut Teknologi Batam (ITEBA)!

Banyak kemudahan yang ditawarkan saat mendaftar, mulai dari bebas biaya pendaftaran, cashback hingga Rp500.000, kemudahan pembayaran biaya awal yang bisa dicicil hingga 3x, sampai kesempatan mendapatkan beasiswa!

Tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri kamu di sini!

Ketika Anda mendengar tentang Kecerdasan Buatan, Anda mungkin menganggap bahwa itu tidak ada hubungannya dengan keseharian Anda. Teknologi ini mungkin tampak seperti konsep jauh yang tidak ada hubungannya dengan kita sebagai manusia. Anda juga mungkin membayangkan bahwa kecanggihan ini hanyalah sesuatu yang digunakan pada teknologi besar dan tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Pada kenyataannya, kecerdasan buatan ditemui oleh sebagian besar orang dari pagi hingga malam hari. Kecerdasan Buatan atau yang lebih dikenal dengan Artificial Intelligence (AI) merupakan sistem komputer mesin) yang memiliki kecerdasan layaknya manusia. Artificial Intelligence telah banyak membantu dalam setiap bidang kehidupan manusia. Berikut adalah contoh kecerdasan buatan yang tidak kita sadar dan sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari:

Sumber : freepik.com

1. Membuka Smartphone dengan Face ID

Salah satu hal pertama yang dilakukan banyak orang setiap pagi adalah meraih smartphone mereka. Saat perangkat Anda dibuka dengan menggunakan biometric seperti face ID, berarti perangkat Anda menggunakan kecerdasan buatan untuk mengaktifkan fitur tersebut. Face ID memindai wajah Anda dan menempatkan 30.000 titik inframerah yang tak terlihat dan kemudian menangkap gambar wajah Anda.  Setelah itu kecerdasan buatan akan menggunakan algoritma machine learning untuk membandingkan pemindaian wajah Anda dengan wajah Anda untuk menentukan apakah orang yang membuka kunci smartphone Anda atau bukan.

2. Media Sosial

Banyak orang yang membuka akun media sosial seperti Facebook, Twitter, atau Instagram untuk mendapatkan informasi terbaru. Kecerdasan buatan tidak hanya bekerja di belakang layar untuk mempersonalisasi apa yang Anda lihat pada feed media sosial, tetapi juga mencari tahu teman yang mungkin Anda kenal, produk yang sedang Anda cari, mengidentifikasi dan menyaring berita hoax, dan bahkan bantuan dalam memerangi cyber bullying.

3. Mengirim E-mail atau Pesan

Setiap hari kebanyakan dari kita mungkin akan mengirim email atau pesan. Alat seperti pemeriksa ejaan saat diaktifkan dapat membantu Anda mempermudah penulisan email untuk membantu menyusun pesan dan menghindari adanya kesalahan. Alat seperti itu menggunakan kecerdasan buatan dan natural language process. Pada bagian penerimaan pesan, filter spam menggunakan AI untuk memblokir email yang dicurigai sebagai spam.

4. Pencarian di Google

Sebagian besar dari kita tidak dapat menjalani hari tanpa mencari jawaban di Google. Mesin pencari tidak dapat memindai dan memberikan apa yang kita inginkan tanpa adanya bantuan dari kecerdasan buatan. Iklan-iklan yang mengikuti Anda itulah yang diaktifkan oleh AI dan didasarkan pada riwayat pencarian Anda lalu dipersonalisasi dengan tujuan mengingatkan dan memudahkan Anda untuk melakukan konversi.

5. Asisten Suara Digital

Mulai dari mendapatkan petunjuk ke suatu tempat hingga menanyakan tentang cuaca hari ini, asisten suara digital sudah menjadi alat bantu digital yang memudahkan kita. Alat-alat seperti Siri, Alexa, atau Google Home menggunakan natural language process dan generator yang digerakan oleh kecerdasan buatan untuk memberikan jawaban kepada Anda.

6. Perbankan

Ada banyak cara kecerdasan buatan yang diterapkan dalam sistem perbankan. Mulai dari keamanan transaksi dan untuk mendeteksi adanya penipuan. Teknologi AI bekerja di balik layar sehingga Anda bisa menyetor cek dengan memindainya dengan smartphone, mendapatkan notifikasi tentang adanya transaksi, atau bahkan masuk ke akun perbankan online. Misalnya, jika Anda mengunjungi toko pakaian dan membeli baju baru, terdapat AI yang akan memverifikasi pembelian untuk menentukan apakah transaksi itu normal dan memvalidasi atau menolak transaksi tersebut.

7. Chatbot

Chatbot yang menggunakan kecerdasan buatan dapat mengenali kata dan frasa untuk memberikan jawaban kepada pelanggan dengan pertanyaan umum yang mereka ajukan. Fitur chatbot ini cenderung menawarkan kepada pelanggan semua kemungkinan solusi dan jawaban yang pelanggan inginkan. Tidak hanya itu, chatbot saat ini juga bisa membantu pelanggan membuat keputusan untuk melakukan konversi. Chatbot bisa sangat akurat sehingga seakan-akan pelanggan sedang berbicara dengan manusia.

8. Belanja Online

Saat Anda berbelanja online, Anda mungkin menemukan hasil produk di halaman yang tidak relevan. Disinilah kecerdasan buatan beraksi untuk mengatasi masalah ini dengan menggunakan natural language process untuk meningkatkan hasil pencarian yang relevan. Tidak hanya itu, AI juga menggunakan kemampuan visual search yang memungkinkan kita untuk berbelanja produk atau layanan yang hanya kita sukai atau cari. Kecerdasan buatan juga secara efektif dan efisien dapat memprediksi perilaku pelanggan dan kebutuhan mereka dengan menawarkan rekomendasi yang relevan.

Kecerdasan buatan membuat hidup kita menjadi lebih efisien karena tekonologi ini mendukung banyak program dan layanan dalam kehidupan sehari-hari. Tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut tentang Artificial Intelligence, seperti chatbot? Hubungi kami untuk membangun customer experience yang lebih baik.