Dalam meletakan jenazah dalam kubur anggota tubuh yang mana yang harus menempel tanah?

Reporter : Sugiono

Cara mengubur jenazah tidak boleh sembarangan. Dalam tata cara mengubur jenazah sesuai sunnah, ada adab dan perlakuan khusus yang harus diperhatikan. Bagaimana dengan azan sebelum menguburkan jenazah?

Dream -Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mati. Dan, salah satu kewajiban Muslim terhadap saudara yang seiman yang meninggal adalah mengurus jenazahnya menurut ajaran Islam.

Ada empat tahapan mengurus jenazah dalam Islam. Ketika seorang Muslim meninggal maka yang masih hidup wajib memandikan, mengkafani, dan mensholatkan jenazahnya.

Setelah mensholatkan, mereka kemudian mengubur jenazah tersebut menurut ajaran Islam atau sesuai dengan sunnah.

Cara mengubur jenazah tidak boleh sembarangan. Dalam tata cara mengubur jenazah sesuai sunnah, ada adab dan perlakuan khusus yang harus diperhatikan.

Di sana ada perlakuan khusus dan doa-doa yang harus diucapkan dalam tata cara mengubur jenazah menurut Islam.

Adanya doa dan perlakuan khusus dalam tata cara mengubur jenazah sesuai sunnah ini menunjukkan bahwa Islam sangat memuliakan manusia.

Tidak hanya di masa hidupnya, ketika meninggal dunia pun manusia masih mendapat perlakuan yang baik dari sesamanya.

Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Alquran, yang artinya, " Dan sungguh telah Kami muliakan anak keturunan Adam." (QS. Al-Isra: 70)

Dirangkum dari berbagai sumber, Dream akan menjelaskan bagaimana tata cara mengubur jenazah laki-laki dan perempuan yang benar sesuai sunnah.

Tata Cara Mengubur Jenazah Laki-laki dan Perempuan Yang Benar Sesuai Sunnah

Mempersiapkan Lubang Kubur

Sebelum sampai pada cara mengubur jenazah menurut Islam, maka yang harus dilakukan adalah mempersiapkan lubang kubur untuk si mayit.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam tata cara mengubur jenazah saat mempersiapkan lubang kubur ini.

1. Lubang kubur harus dalam

Dalam mempersiapkan lubang kubur, maka harus dalam setinggi orang berdiri dengan tangan melambai ke atas. Sementara lebarnya seukuran satu dzira (hasta) lebih satu jengkal atau kira-kira 50 cm.

Lubang kubur digali pada tanah yang kuat dan dalam agar saat membusuk bau jasadnya tidak tercium dan aman dari gangguan hewan pemakan bangkai. Selain itu, untuk menghindari longsor akibat aliran air yang mengalir saat hujan.

2. Bentuk lubang kubur

Bila tanahnya keras, disunahkan membuat liang lahat di dalam lubang kubur. Yang dimaksud liang lahat di sini adalah lubang yang dibuat di dinding kubur sebelah kiblat seukuran yang cukup untuk menaruh jenazah.

Jenazah diletakkan di liang lahat tersebut kemudian ditutup dengan batu pipih lalu diurug dengan tanah. Namun di Indonesia, orang-orang umumnya memakai papan kayu sebagai pengganti batu pipih agar tanahnya tidak runtuh mengenai jenazah.

Namun jika tanahnya gembur, disunahkan membuat semacam lubang lagi di dasar kubur seukuran yang dapat menampung jenazah. Jenazah diletakkan di lubang tersebut kemudian di bagian atasnya ditutup dengan batu pipih atau papan kayu lalu diurug dengan tanah.

3. Dikubur di pemakaman Muslim

Idealnya jenazah seorang Muslim dikubur di pemakaman yang memang khusus Muslim. Namun apabila tidak terdapat pemakaman muslim dan harus dilakukan penguburan segera, maka bisa dikubur di pemakaman umum asalkan tata cara mengubur jenazahnya tetap menurut Islam atau sesuai sunnah.

4. Waktu menguburkan jenazah

Soal waktu menguburkan jenazah juga perlu diperhatikan karena bisa berdampak pada proses pemakaman dan ketersediaan panitia penguburan. Beberapa waktu yang sebaiknya dihindari saat akan menguburkan jenazah:

  • Ketika matahari terbit hingga naik
  • Ketika matahari berada di tengah-tengah
  • Ketika matahari hampir terbenam atau benar-benar terbenam.
Ilustrasi. (Foto: YouTube)