Dampak buruk pencemaran air limbah ditunjukkan oleh nomor

Skip to content


Dekan Fakultas Hukum
Dr. M. Citra Ramadhan, SH, M.H


Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Anggreni Atmei Lubis, SH, M.Hum


Wakil Dekan Bidang Inovasi, Kemahasiswaan dan Alumni
Nanang Tomi Sitorus, SH, M.H

Kemajuan industri yang sangat pesat memang memberikan dampak positif pada bidang ekonomi, namun hal ini juga memberi dampak pencemaran lingkungan yang sangat membahayakan kelangsungan hidup manusia dan alam semesta. Dampak pencemaran lingkungan ini bukan hanya mengancam kelangsungan hidup manusia, namun mengancam habitat hewan dan juga tanaman jika pencemaran lingkungan ini tidak segera dikendalikan.

Dampak pencemaran udara

Pencemaran udara disebabkan oleh banyak hal yang tentunya tidak lepas dari gas yang dihasilkan oleh industri dan kendaraan bermotor. Salah satu gas yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor yang paling banyak mencemari udara adalah karbon monoksida. Gas yang tidak berbau ini juga tidak memiliki warna saat memenuhi udara di sekitar Anda. Hingga keberadaan gas beracun tidak dapat diketahui secara kasat mata dalam mencemari lingkungan.

Idealnya persentase karbon monoksida di udara sangat kecil yaitu dalam kisaran 0.1 ppm. Namun pada daerah dengan lalu lintas sangat padat dan daerah industri yang cukup padat, seperti Jakarta, persentase karbon monoksida bisa mencapai 10-15 ppm.

Konsentrasi karbon monoksida cukup tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan hingga berakhir pada kematian. Bukan hanya mengalami sesak napas, Anda juga akan sering mengalami pusing, mual, sakit kepala hingga gangguan jantung. Jika kadar karbon monoksida dalam tubuh Anda semakin banyak Anda akan mengalami gangguan jantung hingga kesulitan bergerak yang menyebabkan kematian.

Selain karbon monoksida, gas seperti nitrogen oksida juga merupakan dampak dari pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh asap-asap industri. Gas ini sama tidak kasat mata dengan karbon monoksida sehingga sangat mudah meracuni manusia.

Dampak pencemaran air

Selain pencemaran udara, pencemaran lain yang memberikan dampak buruk bagi lingkungan adalah pencemaran yang terjadi pada air. Pencemaran air ini disebabkan salah satunya karena ulah manusia dengan kebiasaan buruknya membuang sampah sembarangan ke aliran sungai. Selain itu perilaku curang dari beberapa industri yang mengalirkan limbah hasil produksinya ke sungai juga menjadi penyebab utama tercemarnya air. Penggunaan pestisida oleh petani juga meningkatkan kadar racun dalam air yang terbawa aliran hingga laut.

Akibat pencemaran air ini tentu saja terganggunya kehidupan makhluk yang hidup dalam habitat air. ikan sungai dan laut yang seharusnya bisa dikonsumsi dengan aman oleh manusia justru memiliki racun yang berbahaya. Bukan hanya sakit perut, tapi Anda bisa berakhir keracunan hingga menyebabkan kematian. Salah satu fakta pencemaran air paling besar adalah adanya kandungan merkuri sangat besar di laut Jakarta. Hal ini menyebabkan semua habitat laut di Jakarta memiliki kandungan merkuri yang sangat berbahaya jika dikonsumsi manusia.

Baca Juga:

Dampak pencemaran tanah

Pencemaran tanah disebabkan oleh kegiatan penumpukan atau pembuangan kotoran hingga limbah bentuk padat atau cairan dalam waktu yang sementara atau tetap. Kotoran atau limbah yang ditimbun ini akan membawa dampak sangat buruk bagi manusia dan makhluk hidup di sekitarnya secara langsung dan tidak langsung. Dampak langsung pencemaran tanah adalah bau menyengat yang tidak sedap, lingkungan yang penuh lalat dan kotor juga kumuh.

Sementara dampak tidak langsung yang disebabkan oleh pencemaran tanah adalah sesak napas akibat bau yang sangat menyengat hingga timbulnya beberapa penyakit mematikan yang dibawa oleh lalat dan hewan pembusuk lainnya. Penyakit tersebut antara lain pes, kaki gajah, hingga demam berdarah dan malaria. Beberapa dampak dari pencemaran lingkungan ini akan semakin bertambah parah jika Anda mengambil langkah tidak peduli.

Demikian penjelasan mengenai 3 dampak pencemaran lingkungan, Indonesia Environment Center (IEC) akan membantu anda dan perusahaan anda yang bergerak di bidang industri agar tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan mengadakan Training/Konsultasi terkait lingkungan, topik-topik Training/Konsultasi di antaranya:

Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air BNSP

Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara BNSP

https://www.synergysolusi.com/layanan/environment-and-energy-consulting-services.html

Sumber: mediak3.com

Suara.com - Penyebab dan dampak pencemaran air sering kali menjadi perhatian khusus bagi para pemerhati lingkungan. Namun, wawasan ini sebenarnya perlu diketahui oleh seluruh masyarakat di dunia.

Pencemaran air adalah kondisi menurunnya kualitas air yang disebabkan oleh masuknya komponen asing berupa unsur, energi, atau zat lain ke dalam air akibat aktivitas manusia. Air yang tercemar ditandai dengan adanya perubahan warna, rasa, bau hingga kualitas air itu sendiri. 

Lalu, faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab dan dampak pencemaran air? Dan cara sederhana apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kondisi ini?

Berikut ini Suara.com rangkum penyebab dan dampak pencemaran air beserta cara penanggulangannya.

Baca Juga: Jenis dan Pengertian Pencemaran Lingkungan

Penyebab Pencemaran Air

Pencemaran air disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, faktor utama yang menyebabkan air tercemar adalah sampah dan limbah. Adapun jenis-jenis pencemaran air akibat aktivitas manusia antara lain:

1. Pencemaran Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga dihasilkan dari aktivitas perumahan seperti rumah, pasar, perkantoran, rumah makan, rumah sakit sekolah dan lainnya. Sampah rumah tangga mungkin terlihat sepele. Namun, sampah ini ternyata dapat menyebabkan pencemaran air secara signifikan.

2. Pencemaran Limbah Industri

Baca Juga: Panen Hujatan, Cewek Buang Sampah di Laut Demi Konten

Limbah industri merupakan salah faktor yang paling besar dalam pencemaran air. Banyak pabrik yang membuang langsung limbah industri mereka ke perairan tanpa mengolahnya terlebih dahulu. Padahal limbah industri mengandung sisa-sisa zat kimia yang sangat berbahaya bagi lingkungan.

3. Pencemaran Limbah Pertanian

Sektor pertanian juga dapat menyebabkan pencemaran air. Adapun limbah pertanian yang dimaksud berasal dari pupuk kimia dan pestisida yang digunakan untuk memelihara tanaman. Tidak hanya air permukaan, limbah pertanian juga menyebabkan pencemaran air tanah.

4. Pencemaran Limbah Peternakan dan Perikanan

Sektor peternakan dan perikanan juga turut menyumbang limbah yang menyebabkan pencemaran air. Adapun limbah peternakan dan perikanan ini berupa kotoran ternak dan sisa makanan ternak yang masih mengandung zat kimia.

5. Pencemaran Akibat Sampah

Penyebab pencemaran air yang paling umum adalah sampah. Masih banyak masyarakat yang belum sadar akan kebersihan sehingga masih saja membuang sampah sembarangan. Tanpa disadari, hal tersebut dapat menyebabkan pencemaran air.

Dampak Pencemaran Air

Banyaknya faktor yang menyebabkan pencemaran air membuat kondisi ini berdampak buruk  bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Berikut dampak yang terjadi akibat pencemaran air.

  • Kerusakan ekosistem air
  • Bencana banjir dan tanah longsor
  • Biota air mati
  • Sumber air bersih berkurang
  • Gangguan kesehatan
  • Penurunan kualitas lingkungan
  • Keseimbangan lingkungan terganggu
  • Erosi

Penanggulangan Pencemaran Air

Untuk meminimalisir pencemaran air di kemudian hari, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Adapun beberapa cara mengatasi pencemaran air tersebut adalah:

  1. Menggunakan air seperlunya.
  2. Membuang sampah pada tempatnya.
  3. Memisahkan sampah organik dan sampah anorganik.
  4. Membuat kolam stabilisasi limbah rumah tangga.

Itu dia ulasan tentang penyebab dan dampak pencemaran air serta cara penanggulangannya. 

Kontributor : Theresia Simbolon