Hati – hati ada Corona, #dirumahaja

April 19, 2020

Unsplash

Sebelum Corona menyerang, aku sering berpikiran sembari jalan dari rumah ke arah depan menuju toko, aku melewati beberapa rumah yang terkadang terdengar suara gemericik air, dentingan piring, sendok, melewati dari rumah ke rumah sekedar numpang lewat, terkadang tercium aroma masakan yang menggoda dibarengi suara penggorengan lengkap dengan suara minyak yang sedang meletup -letup, belum lagi suara teriakan dengan candaan yang membahagiakan. Entah kenapa aku senang mendengar dan merasakan suasana tenang itu, padahal kadang matahari terik menyibak wajahku dari balik jilbab. Ada yang merasa bahwa di rumah itu menenangkan? Bagi ku, ya. Tapi ada kalanya aku lihat beberapa rumah kosong, terlihat tak terawat, tapi ada juga seperti baru aja di renovasi tapi gak kunjung ada penghuninya. Yang lebih bikin seneng lagi kalau berjalan tapi suasana lagi mendung mau hujan, adem rasanya, angin semilir… memang Tuhan itu maha baik, suasana mendung dengan angin lembutnya begini aja udah bikin aku happy.

Unsplash

Tiba – tiba Virus Corona ini datang berkunjung, jadi memang harus di rumah aja, ya ampun.. ini mau seneng apa gak ya? Aku gak tau mau komen apa? Di sisi lain, seneng jadi sering kumpul sama keluarga, tapi di sisi lain, gak mungkin bisa di rumah terus, apalagi pasti banyak yang berpikiran sama :
need spend time somewhere outhere to earn money.

Posisi serba salah untuk beberapa orang, di rumah aja gak dapat uang, keluar rumah disarankan harus di rumah aja. Jadi bersyukur yang masih bisa kerja lewat online, tapi bagi yang gak bisa, disaat ini lah kita sama – sama saling kerja sama dan saling bantu, karena manusia sejatinya gak bisa sendirian.

Setelah di rumah aja, bukan emak – emak aja yang teriak, karena merasa pekerjaan semacam nambah lembur, iyaa… buat emak apalagi yang non ART, di rumah aja itu sama dengan kerja, makanya emak – emak kalau weekend seneng banget diajak jalan – jalan ( termasuk akyu) hahaha.. Terus kerjaan di rumah aja, apa aja, kalau selama sebulan ini yang aku perhatiin, kerjaan di rumah aja :

1. Main sosmed, iya lah.. salah satu menghilangkan sepi, masih bisa say hallo sama temen hihihi..
2. Nonton Drakor, iya pasti ini sih hahaha… melanjutkan kehaluan, kadang malah bikin lucu-lucuan sama temen yang sama – sama suka drakor, so.. gak usah dianggap serius deh ya!
3. Jadi guru dadakan buat anak, ini butuh kesabaran extra, coz biasanya anak kalau diajarin emaknya biasanya banyak skip nya, gak tau apa aja alasannya, disaat ini seolah jadi pengen ngomong “help.. cikgu… aku gak kuat disuruh ngajar mulu” wkakakakak…
4. Susun menu masakan, atau kira – kira mikir besok mau ngapain
5. Liatin kegiatan orang yang beberapa suka bikin ketawa sih.. contohnya : yang main tiktok, aku sih cuma jadi penonton aja hahaha..
6. Nonton berita, tapi ini jadi sering gak mau nonton, bikin stress… isinya covid mulu, hikss…
7. Kerjaan cuci piring mulu hahahaha… yaiyalah.. rata – rata jadi pengen ngunyah mulu hihihi…

Ada yang mau nambahin?

Ya udah itu aja dulu, gak tau lagi mau nulis apa… Yang penting jaga kesehatan selalu, pakai masker kalau terpaksa mau keluar rumah, selalu siapin hand sanitizer, sabun cair kalau perlu bawa aja, desifectan juga perlu bawa aja hihihi… Mending parno mode on deh kalau aku.

Hikmah dari Corona : Bumi beristirahat, polusi berkurang, alam cerah.. langit pun bening…

Berharap dengan penuh pengharapan, cepatlah Corona pergi, mudik lah sana ke rumahmu lagi, ada hal yang di harapkan banget, tapi terancam batal ( nangis guling – guling ).

Leave a Reply