Jelaskan apa yang dimaksud dengan argumentasi

2. Komponen dalam Argumen

Seperti yang disinggung sebelumnya, argumen bukanlah pernyataan biasa. Argumen adalah pernyataan yang bisa mendukung atau menolak suatu gagasan atau pendapat. Oleh karena itu, dalam berargumen tidak bisa sembarangan. Ada beberapa komponen dalam argumen yang harus terpenuhi. Setidaknya ada tiga komponen dalam argumen, ketiga komponen tersebut antara lain premis, inferensi, dan kesimpulan.

Premis merupakan pernyataan berupa fakta yang menjelaskan alasan atau bukti untuk mempercayai inferensi atau klaim. Sementara, inferensi adalah bagian yang diselesaikan di bagian akhir argumen. Namun, jika argumen yang disampaikan sangat sederhana, bisa jadi tidak akan ditemukan adanya inferensi, melainkan hanya terdiri atas premis dan kesimpulan.

Sedangkan kesimpulan adalah bagian yang menunjukkan hasil penalaran dari argumen. Ada pula yang menganggap kesimpulan merupakan inferensi akhir.

3. Cara Menyampaikan Argumen Agar Diterima

(credit: freepik)

Argumen adalah hal yang sangat penting untuk dipelajari. Sebab, dengan argumen kita bisa menyampaikan pendapat secara meyakinkan dan berbobot. Menyampaikan argumen harus dilakukan secara benar. Argumen yang baik harus memberikan penawaran pernyataan lebih lanjut yang setidaknya secara teori, mendukung suatu inferensi.

Jika inferensi mendapatkan pernyataan yang mendukung, maka argumen akan berhasil. Sebaliknya, jika argumen tidak mendapatkan pernyataan yang tidak mendukung, maka argumen bisa dikatakan gagal. Pasalnya, Argumen memiliki tujuan menetapkan nilai kebenaran dari sebuah proposisi melalui alasan atau bukti.

4. Menyusun Paragraf Argumentasi

(credit: freepik)

Argumen tidak melulu disampaikan secara lisan. Layaknya gagasan atau pendapat pada umumnya, argumen juga bisa disampaikan dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu, kita mengenal adanya paragraf argumentasi.

Paragraf argumentasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau membujuk. Paragraf jenis ini sering kali disertai dengan contoh, analogi, dan sebab akibat. Tujuannya, agar pemaparan dalam paragraf tersebut semakin meyakinkan.

Untuk menyusun paragraf argumentasi yang padu dan baik, penting untuk memperhatikan struktur. Adapun struktur paragraf argumentasi adalah sebagai berikut.

1. Pendahuluan
Bagian pendahuluan dibuat untuk menarik perhatian pembaca. Paragraf bagian awal ini harus bisa memusatkan perhatian pembaca kepada argumen yang akan disampaikan. Selain itu, bagian ini juga harus menunjukkan dasar-dasar dari argumentasi yang akan disampaikan.

2. Tubuh Argumen
Bagian kedua, tubuh argumen dibuat untuk membuktikan kebenaran yang akan disampaikan dalam paragraf argumentasi, sehingga kesimpulan yang akan dicapai di bagian akhir juga benar. Bagian tubuh argumen harus disertai analisis, disusun berdasarkan observasi, eksperimen, penyusun fakta, dan jalan pikiran yang logis.

3. Kesimpulan atau Ringkasan
Bagian ini dibuat untuk membuktikan kepada pembaca bahwa kebenaran yang ingin disampaikan melalui proses penalaran memang dapat diterima sebagai sesuatu yang logis.

Itulah di antaranya ulasan mengenai argumentasi bagian penting dalam menyampaikan pendapat. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.

Baca Artikel Menarik Lainnya: