Jika ada yang berbeda pendapat saat musyawarah sikap kita sebaiknya

Saat teman sedang menyampaikan pendapat sikap kita sebaiknya? Sebagai manusia tentunya kamu akan bersosialisasi dengan orang lain. Jika berada pada suatu forum diskusi kamu mungkin akan mendengarkan banyak pendapat dari orang lain.

Salah satu cara yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sendiri untuk menyelesaikan masalah yaitu adalah musyawarah mufakat. Musyawarah mufakat adalah cara penyelesaian masalah secara baik-baik dengan menggunakan diskusi.

Oleh karena itu, kamu harus memiliki sikap yang baik ketika ada orang lain yang menyampaikan sebuah pendapat. Walaupun mungkin kamu tidak setuju dengan pendapat yang diberikan oleh orang tersebut. Setidaknya kamu juga harus bisa menghargainya.

Saat Teman Sedang Menyampaikan Pendapat, Sikap Kita Sebaiknya? Berikut Jawabannya

Ketika ada orang lain menyampaikan pendapat tentunya kita harus menunjukkan sikap-sikap yang membuat orang tersebut tidak merasa tersinggung. 

Karena ketika ingin dihargai tentunya kamu juga harus menghargai orang lain. Berikut sikap yang harus ditunjukkan ketika ada orang lain menyampaikan pendapat.

1. Menghargai pendapat dengan mendengarkannya

Ketika ada orang lain yang menyampaikan gagasan atau pendapatnya Mengapa kita harus menghargai dengan cara mendengarkannya. Itu adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan sikap hormat ketika ada orang lain berbicara.

Tentunya kamu sudah pernah sendiri merasakan betapa jengkelnya ketika kita berbicara akan tetapi tidak didengarkan. Agar omongan kita didengarkan oleh orang lain kita juga harus mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain.

2. Tidak memaksakan pendapat

Selain menghargai pendapat yang diberikan oleh orang lain, Kamu juga tidak boleh memaksakan pendapat yang kamu miliki. Karena setiap orang tentunya memiliki Pola pikir tersendiri, yang mungkin berbeda dengan pendapat kamu.

3. Tidak memotong pembicaraan

Hal lain yang tidak boleh kamu lakukan ketika ada orang lain yang menyampaikan pendapat itu adalah memotong pembicaraan. Jika kamu ingin menyanggah atau menyampaikan pendapat tidak setuju tunggulah orang tersebut berhenti berbicara.

Ketika ada orang lain yang berbicara sudah seharusnya kita menghormatinya. Begitu juga saat teman sedang menyampaikan pendapat sikap kita sebaiknya menghormati dan juga mendengarkannya.

Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah

Jika ada yang berbeda pendapat dengan kita pada saat musyawarah, maka sikap kita sebaiknya adalah?

  1. menjauhinya
  2. menegurnya
  3. mengabaikannya
  4. menghargainya
  5. Semua jawaban benar

Jawaban yang benar adalah: D. menghargainya.

Dilansir dari Ensiklopedia, jika ada yang berbeda pendapat dengan kita pada saat musyawarah, maka sikap kita sebaiknya adalah menghargainya.

Pembahasan dan Penjelasan

Menurut saya jawaban A. menjauhinya adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.

Menurut saya jawaban B. menegurnya adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain.

Baca juga:  Dalam lomba tarik tambang, peserta melakukan gaya?

Menurut saya jawaban C. mengabaikannya adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan.

Menurut saya jawaban D. menghargainya adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google.

Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain.

Kesimpulan

Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah D. menghargainya.

Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.

Lihat Foto

canva.com

Ilustrasi musyawarah

KOMPAS.com - Musyawarah dilakukan untuk menyelesaikan masalah. Salah satu tujuannya ialah mencapai kata sepakat antarberbagai pihak.

Sepakat berarti pihak-pihak yang terlibat dalam musyawarah menyetujui keputusan yang diambil bersama. Selain menyetujui, pihak tersebut juga harus menaati dan melakukannya.

Menurut Lijan Poltak Sinambela dalam buku Manajemen Sumber Daya Manusia (2016), musyawarah adalah upaya penyelesaian atau pemecahan masalah, dengan mengambil keputusan yang disepakati bersama.

Agar mufakat atau kata sepakat tercapai, pihak yang terlibat dalam musyawarah harus saling menghargai pendapat, memberi pendapat menggunakan bahasa yang baik, dan bersedia mendengar pendapat orang lain.

Baca juga: Dampak jika Memutuskan Hal Tanpa Musyawarah

Dikutip dari buku Pancasila & Undang-Undang: Relasi dan Transformasi Keduanya dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia (2016) karya Backy Krisnayuda, peserta musyawarah harus menjunjung tinggi apa pun hasil keputusan atau kesepakatan bersama.

Artinya para peserta musyawarah harus menerima serta melaksanakan hasil keputusan tersebut dengan rasa tanggung jawab. Menerima kesepakatan bersama juga berarti tidak marah saat pendapatnya tidak diterima.

Apabila keputusan musyawarah tidak sesuai dengan kehendak pribadi kita, sikap kita sebaiknya menerima dengan lapang dada.

Karena bagaimanapun keputusan yang diambil dalam musyawarah adalah keputusan terbaik yang telah disepakati bersama untuk menyelesaikan masalah.

Kita tidak boleh marah saat keputusan musyawarah tidak sesuai kehendak kita. Sebaliknya, kita harus menerima serta melakukan keputusan tersebut dengan penuh tanggung jawab, walaupun barangkali kita merasa kecewa terhadap keputusan tersebut.

Baca juga: Manfaat dari Musyawarah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berikutnya

Pengambilan keputusan adalah suatu proses untuk memilih berbagai alternatif yang ada. Alternatif – alternatif itu adalah pendapat – pendapat dari berbagai pihak. Setiap orang pasti pernah mengalami beda pendapat dengan orang lain. Mungkin dengan pasangannya, teman, rekan kerja atau pimpinannya sekalipun.

Hal itu adalah wajar karena manusia diciptakan memiliki perbedaan satu sama lain. Lantas bagaimana menyikapinya? Terutama ketika kamu harus mengambil keputusan yang amat krusial. Tidak jarang pertengkaran terjadi lantaran pengambilan keputusan sepihak yang bisa merugikan banyak orang.

Yup, sikap kamu dalam mengambil keputusan sangat berperan. Agar kamu dapat mengatasinya diperlukan sikap yang arif dan bijaksana. Beberapa hal yang wajib kamu lakukan ketika menghadapi beda pendapat seperti ini.

1. Berkata-kata yang sopan dan lembut

unsplash.com/César Abner Martínez Aguilar

Sebenarnya sih tidak hanya saat berbeda pendapat, namun setiap saat kamu sebaiknya bertutur kata yang span dan lembut. Hal ini menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang rendah hati dan menghargai orang lain.

Dengan berkata-kata yang sopan dan lembut pastinya orang lain juga akan menaruh rasa hormat dan menghargai kamu. Tutur kata yang lembut setidaknya membuat momen-momen diskusi terasa lebih nyaman, sekalipun kamu sedang berbeda pendapat dengan lawan bicaramu.

2. Hargai pendapat orang lain 

unsplash.com/Christin Hume

Terkadang kamu mungkin merasa pendapat kamulah yang paling benar. Sikap seperti ini akan menyebabkan kamu merasa sombong, angkuh dengan tidak menghargai pendapat orang lain. Apalagi ketika orang itu adalah bawahanmu, atau orang yang status sosialnya lebih rendah darimu. Hal ini akan membuat orang lain sakit hati karena merasa diremehkan.

Padahal, belum tentu pendapat kamu benar dan pendapat mereka salah. Untuk itu kamu harus menghargai apa pun pendapat dari orang lain meskipun berbeda denganmu. Jika pendapat orang lain lebih baik atau lebih tepat, harus berani berbesar hati untuk menerimanya. Dengan begitu orang lain akan terasa dihormati dan kamu akan mendapatkan kepercayaan untuk mengambil keputusan. 

3. Hilangkan sifat egois 

unsplash.com/Vinicius "amnx" Amano

Sifat egois seringkali menjadi bumerang bagi diri sendiri. Orang yang egois pasti inginnya menang sendiri, hanya memikirkan kepentingan sendiri tanpa memperdulikan orang lain. Apalagi ketika beda pendapat dengan orang lain, orang yang egois cenderung mengambil keputusan dengan sewenang-wenang.

Hal ini tentunya sangat merugikan orang lain. Sifat ini harus dihilangkan karena akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Orang yang egois akan cenderung dijauhi oleh orang lain sehingga tidak memiliki teman. Pasti akan sangat merugikan diri sendiri jika kamu tidak punya teman dalam kehidupan sosial. Maka dari itu hilangkan sifat egois sesegera mungkin, kamu harus mulai berprasangka baik pada setiap pendapat yang ada meskipun berbeda dengan pendapatmu - karena bisa jadi pendapat orang lain jauh lebih baik dari pendapatmu.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dipahami Ketika Berbeda Pendapat dengan Orang Lain

unsplash.com/

Bermusyawarah sangat penting sebelum seseorang mengambil keputusan. Terutama keputusan yang tidak hanya menyangkut dirinya sendiri akan tetapi untuk kepentingan orang banyak. Pasti akan ada beda pendapat dan akan muncul sifat egois dari diri kita. Hargai setiap pendapat yang ada dan berilah toleransi kepada setiap pihak untuk mengungkapkan pendapatnya.

Dengan bermusyawarah, kamu bisa menimbang dan memikirkan matang-matang pendapat yang ada. Pastinya, musyawarah juga akan menghasilkan keputusan yang matang dan dapat diterima oleh semua pihak.

5. Selipkan humor

unsplash.com/Giorgio Trovato

Salah satu cara yang harus kamu lakukan ketika sedang terjebak beda pendapat dengan lawan bicaramu adalah menyelipkan humor. Sekadar bercanda demi mencairkan suasana setidaknya bisa mengurangi ketegangan di antara kalian. Ketika ketegangan berkurang, kamu dan lawan bicaramu pun bisa lebih rileks dan tenang dalam menyikapi perbedaan di antara kalian. Bukan tidak mungkin, lawan bicaramu pun akhirnya akan sepakat dengan pendapatmu ketika dia sudah merasa nyaman mengobrol denganmu.

Nah gimana? Kamu pasti pernah mengalami beda pendapat dengan lawan bicaramu 'kan? Apakah kamu sudah menerapkan hal-hal di atas? Jika belum, yuk coba mulai sekarang!

Baca Juga: 5 Manfaat Berargumen Saat Beda Pendapat yang Bisa Tingkatkan Analisa

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.