Jika saklar ditutup dan lampu a putus apa yang terjadi pada lampu b jelaskan alasannya

Hai adik-adik kelas 6 SD, berikut ini Osnipa akan membahas materi mengenai rangkaian listrik campuran. Semoga bermanfaat.

Rangkaian Listrik Campuran

Rangkaian listrik terdiri:

  1. Rangkaian Listrik Seri
    Rangkaian listrik seri merupakan rangkaian listrik yang disusun secara seri atau berurutan dan arus listrik mengalir tanpa melalui cabang.
  2. Rangkaian Listrik Pararel
    Rangkaian listrik pararel merupakan rangkaian listrik yang disusun secara bercabang dan arus listrik mengalir melalui 2 cabang atau lebih.
  3. Rangkaian Listrik Campuran
    Rangkaian listrik campuran meupakan rangkaian alat listrik yang terbentuk dari gabungan antara rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik pararel.

Simbol:S1, S2, S3 >> Sakelar

L1, L2, L3 >> Lampu

Berdasarkan gambar di atas, terdapat

  • 3 buah sakelar, yaitu saklar 1, sakelar 2, dan sakelar 3.
  • 4 buah lampu, yaitu lampu 1, lampu 2, lampu 3, lampu 4

Rangkaian seri: L3 dan L4
Rangkaian pararel: Gabungan L1, L2, , L3-L4

  • Jika S1, S2, dan S3 dinyalakan atau dihubungkan, maka semua lampu (L1, L2, L3, L4) akan menyala.
  • Bagaimana seandainya jika S1 kita putus atau kita matikan? Maka yang terjadi adalah L1 akan mati, sedangkan L2, L3, dan L4 masih tetap menyala. Mengapa demikian? Pada rangkaian tersebut, ketika saklar 1 kita matikan, arus listrik masih terhubung ke lampu 2, 3 dan 4. Hal tersebut yang menyebabkan lampu 2, 3, 4, masih tetap menyala.
  • Jika saklar 2 kita matikan, manakah lampu yang masih menyala? Pada saat sakelar 2 kita matikan, lampu 1, lampu3 dan lampu 4 masih tetap menyala. Arus listrik masih tetap bisa mengalir melewati lampu 1, 3, dan 4. Adapun lampu yang mati, hanya lampu 2 saja. Jika sakelar 3 yang kita matikan, maka hanya lampu 3 dan 4 saja yang mati. Sedangkan lampu 1 dan 2 masih tetap manyala.

Soal Latihan Rangkaian Listrik Campuran

1. Perhatikan gambar rangkaian listrik di samping!

a. Untuk memadamkan lampu 2, saklar manakah yang harus dimatikan/putus?

Pembahasan: Saklar 2

b. Jika sakelar 3 kita matikan/putus, lampu mana yang masih menyala?

Pembahasan: Lampu 1 dan Lampu 2

c. Apa yang terjadi jika sakelar 1 kita putus/matikan? Jelaskan jawabanmu!

Pembahasan: Semua lampu baik Lampu 1, Lampu 2, Lampu3, dan Lampu 4 akan padam/tidak menyala. Karena jika saklar 1 diputus, maka tidak ada aliran listrik yang mengalir ke semua lampu.

2. Perhatikan gambar rangkaian listrik di samping!

a. Ketika kita memutuskan/mematikan sakelar 2, lampu mana saja yang masih menyala dan lampu mana pula yang padam?

Pembahasan: Lampu yang masih menyala adalah lampu 4 dan lampu 5. Sedangkan lampu 1, lampu 2, dan lampu 3 akan padam.

b. Apabila sakelar 1 kita putus/matikan, lampu mana saja yang akan padam?

Pembahasan: Semua lampu akan padam.

3. Perhatikan gambar rangkaian listrik di atas!

a. Jika saklar 1 kita putus, maka lampu mana saja yang masih menyala?

Pembahasan: Lampu yang masih menyala adalah Lampu 1, lampu 2, lampu 3.

b. Untuk memadamkan lampu 4 dan 5, sakelar mana yang harus diputus?

Pembahasan: Saklar 2

c. Mengapa ketika kita memutuskan sakelar 2, lampu 6 dan 7 ternyata masih menyala?

Pembahasan: Karena lampu 6-7 dan lampu 4-5 disusun secara pararel sehingga listrik masih mengalir pada lampu 6 dan 7.

Demikian pembahasan Rangkaian Listrik Campuran Kelas 6 SD. Semoga bermanfaat.

Lihat Foto

Shutterstock

Rangkaian seri dan paralel

KOMPAS.com - Rangkaian listrik memiliki dua bentuk rangkaian yang paling umum. Rangkaian tersebut adalah rangkaian seri dan paralel. Berikut perbedaan rangkaian seri dan paralel.

Rangkaian seri

Rangkaian seri terdiri dari dua atau lebih beban listrik yang dihubungkan ke sumber listrik melalui suatu rangkaian. Rangkaian ini mendapatkan input dari output komponen yang lainnya.

Hal ini menyebabkan rangkaian seri bisa menghemat listrik karena semuanya menggunakan sumber daya yang sama.

Namun, rangkaian ini juga memiliki kelemahan, yaitu jika salah satu komponen rusak atau dicabut, maka seluruh komponen tidak akan berfungsi. Misalnya, dua bohlam lampu dihubungkan dengan rangkaian seri. Jika salah satu lampu dicabut, maka rangkaian tidak akan menyala.

Ciri rangkaian seri antara lain:

  1. Arus yang mengalir pada masing-masing elemen sama besar
  2. Tegangan listrik akan dibagi sama besar.
  3. Beban listrik yang dihubungkan dalam rangkaian seri akan menyebabkan naik atau turunnya arus yang mengalir dalam rangkaian. Misalnya, pada rangkaian dengan 3 lampu cahayanya akan lebih terang dibandingkan dengan rangkaian 4 lampu. Perbedaan ini karena turunnya arus akibat penambahan beban listrik.
  4. Jika salah satu beban listrik putus, maka seluruh aliran akan putus.

Contoh penerapan rangkaian seri ini adalah lampu hias pohon Natal dan komponen di dalam setrika listrik.

Baca juga: 5 Cara Menghemat Listrik, Bisa Bantu Kurangi Pemanasan Global

Rangkaian paralel

Rangkaian paralel ini memiliki lebih dari satu bagian untuk mengalirkan arus. Keunggulan rangkaian ini adalah masing-masing rangkaian bisa dihubungkan dan diputuskan tanpa mempengaruhi yang lain.

Selain itu, arus yang dihasilkan juga lebih besar karena tidak berbagi beban listrik dengan yang lain.

Walaupun memiliki keunggulan dibandingkan rangkaian seri, rangkaian paralel juga memiliki kelemahan.

Rangkaian ini membutuhkan lebih banyak kabel untuk menghubungkan beban listrik sehingga biayanya pun lebih besar.

Ciri rangkaian paralel

  1. Tegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber listrik.
  2. Arus masing-masing rangkaian tergantung tahanan rangkaian.
  3. Jika ada satu rangkaian yang terputus, maka rangkaian lain masih bisa berfungsi dengan baik.

Contoh penerapan rangkaian paralel dalam kehidupan sehari-hari adalah sakelar listrik dan lampu di rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berikutnya