Kegiatan menggambar dengan melihat secara langsung objek gambar yang akan digambar dan hasil gambarnya berusaha untuk mendekati kemiripan bentuk aslinya adalah...

“A painting in a museum hears more ridiculous opinions than anything else in the world.” - Edmond de Goncourt. 

Jika sebuah lukisan bisa bicara, mungkin kita akan terhibur mendengar ceritanya tentang kelakuan orang-orang yang berdiri memandangnya dengan sejuta opini atau berpose di depannya demi menambah estetika Instagram feeds mereka. Lukisan, seperti halnya karya seni lainnya, berasal dari bagian paling personal si pembuat karya yang begitu dilempar ke publik harus merelakan diri untuk “ditelanjangi” oleh opini dan persepsi mereka yang melihatnya. Semua orang merasa berhak untuk beropini terhadap suatu karya lukis. Ada yang mengapresiasinya berlatar pengetahuan, tapi tak jarang pula terdengar celetukan “Ini maksudnya apa sih?”, “Seperti lukisan anak kecil”, “Aah, kalau cuma begini saya juga bisa bikin”, dan celetukan bernada merendahkan lainnya. 

Advertisement - Continue Reading Below


Bukan bermaksud untuk nyinyir, Cosmo tentu senang melihat akses pameran seni sudah semakin terbuka dan tak terbatas di kalangan tertentu saja. Pameran seni sudah menjadi bagian gaya hidup saat ini, khususnya di kota-kota besar. Indikatornya adalah pameran seni yang semakin jamak dan jumlah pengunjung yang ramai mendatanginya. Ada yang memang ingin menikmati seni, ada pula yang mungkin baru sebatas mengapresiasinya dengan berfoto di depan karya. Apapun alasannya, seni seharusnya memang layak dinikmati siapa saja tanpa peduli latar belakangnya. Namun, hal itu tentu akan terasa lebih menyenangkan bila kamu setidaknya mengetahui basic knowledge tentang aliran seni lukis yang kamu lihat. Karena itu, dalam rangka menyambut digelarnya Art Jakarta 2018, Cosmo ingin memberikan semacam crash course tentang aliran seni lukis yang paling umum. Hitung-hitung bisa menjadi bekal pengetahuan baru bagi kamu sebelum datang ke pameran seni berikutnya, enjoy!


Realisme

Seni lukis pada awalnya adalah usaha manusia untuk mendokumentasikan apa yang ia lihat ke medium lain, jauh sebelum seni fotografi dikenal. Realisme atau sering disebut juga sebagai naturalisme adalah aliran seni lukis yang fokus utamanya adalah menggambarkan sebuah objek dengan apa adanya, sesuai kenyataan, tanpa tambahan elemen buatan atau eksplorasi artistik. Kecenderungan aliran ini adalah meniru bentuk objek semirip mungkin dengan aslinya. Dari luar negeri kita mengenal nama-nama seperti Gustave Courbet, Edouard Manet, dan Isaac Levitan, sedangkan dalam negeri pelukis realis yang terkenal adalah Raden Saleh dan Basuki Abdullah. Pada perkembangannya, muncul aliran fotorealisme yaitu aliran lukisan yang berusaha terlihat serealistis mungkin seperti sebuah foto yang kemudian berkembang menjadi pop art, serta hyperrealism.

Impresionisme

Seperti musik punk, aliran impresionisme lahir sebagai bentuk perlawanan terhadap pakem, khususnya pada aturan-aturan akademis dalam melukis yang terobsesi pada detail dan mementingkan kontur, volume, dan garis. Alih-alih melukis di dalam studio, para seniman impresionis akan membawa kanvas mereka ke luar ruangan dan melukis di alam terbuka (en plein air). Bagi mereka yang terpenting adalah impresi akan satu momen dan cahaya yang dipantulkan oleh objek dengan penekanan pada warna, bukan bentuk. Hasilnya adalah lukisan yang terlihat lebih dinamis, jujur, apa adanya, dan terasa lebih personal. Ciri khas karya impresionisme pada awalnya adalah lukisan yang menggambarkan pemandangan indah dan kehidupan sehari-hari dalam warna-warna yang cerah. Seperti hal apapun yang melawan pakem, aliran ini sempat dihujat dan bahkan ditolak mengikuti pameran lukis bergengsi di masa itu, Salon de Paris, yang masih kaku pada pakem melukis yang harus semirip mungkin dengan objeknya. Sebagai bentuk perlawanan, para pelukis impresionis menggelar pameran sendiri dengan nama Salon des Refuses yang direstui oleh Kaisar Napoleon III agar publik bisa menilai sendiri karya-karya tersebut. Dengan semangat perlawanan tersebut, impresionisme menjadi cikal bakal aliran lukis modern lainnya seperti Post-Impresionisme, Fauvisme, dan Kubisme. Beberapa pelukis impresionisme yang paling terkenal meliputi Monet, Auguste Rodin, Renoir, dan Zaini.

Surealisme

Mendengar kata “surreal” yang terlintas adalah hal-hal yang dianggap aneh, tidak biasa, unik, dan seperti mimpi. Begitu pun dengan lukisan bergaya surealisme. Contohnya adalah “The Persistence of Memory”, lukisan cat minyak karya Salvador Dali yang menampilkan gambar beberapa jam yang terlihat meleleh di sebuah gurun. Banyak pelukis surrealist yang berpendapat karya mereka adalah perwujudan materi dari pemikiran filosofis yang muncul di benak mereka. Jam yang meleleh di lukisan Dali dikaitkan dengan teori waktu dan ruang yang “cair”. Aliran surealisme sendiri bermula dari sebuah gerakan budaya di awal 1920-an dengan ciri khas visual yang aneh, mengejutkan, dan cenderung melawan realita atau memadukannya dengan unsur fantasi. Bagi beberapa seniman, surealisme yang berkembang di era Perang Dunia I juga merupakan bentuk perlawanan yang terpengaruh pada politik, teori sosial, dan filosofi. Selain Dali, seniman surealisme terkenal lainnya adalah Rene Magritte, Joan Miro, dan dari dalam negeri kita mengenal nama Roby Dwi Antono yang karyanya lekat dengan citra surealisme. 

Advertisement - Continue Reading Below


Ekspresionisme

Menjadi bagian dari aliran lukis modern, ekspresionisme yang muncul di Jerman awal abad 20 adalah aliran lukis yang menitikberatkan efek emosional dari mata sang pelukis. Hal yang ingin diangkat dari aliran ini adalah ide, mood, dan pengalaman emosional yang tak jarang mengabaikan realita. Kata kuncinya adalah emosi, jadi kebanyakan karyanya memang cenderung angsty. Contoh yang paling terkenal adalah “The Scream” karya Edvard Munch, “Large Blue Horses” karya Franz Marc, dan karya-karya Affandi.

Abstraksionisme 

Mungkin ini adalah aliran lukis yang paling mudah dikenali namun paling sulit dimengerti. Dalam KBBI, abstrak didefinisikan sebagai adjektiva untuk hal yang tidak berwujud atau berbentuk. Aliran abstrak adalah bahasa visual dari bentuk, warna, dan garis yang tidak dibatasi oleh aturan apapun. Hasilnya sangat personal dan sebebas imajinasi sang pembuatnya. Bentuk objek sama sekali bukan menjadi perhatian dalam aliran ini, apalagi berusaha meniru objek secara mentah. Kekuatan aliran abstrak adalah spontanitas, improvisasi, dan metode-metode non-konvensional yang terbuka pada interpretasi siapa yang melihatnya. Seniman abstrak yang terkenal meliputi Mark Rothko, Jackson Pollock, dan Willem de Kooning. 

Pointilisme 

Dikembangkan oleh Georges Seurat dan Paul Signac di tahun 1886, pointilisme yang merupakan turunan dari impresionisme merupakan teknik melukis sebuah objek dengan menggunakan titik. Menggunakan variasi titik dengan berbagai skala dan warna, pelukis bermain dengan perspektif di mana objek lukisan akan terlihat jelas bila dilihat dari jauh dan semakin baur bila dilihat dari jarak dekat. Selain Seurat dan Signac, pelukis pointilisme terkenal lainnya adalah Georges Lemmen, Henri-Edmond Cross, serta Camille Pissarro. 

Kubisme

Aliran kubisme mudah dikenali karena ciri khasnya menampilkan bentuk-bentuk geometris seperti kubus, segitiga, lingkaran, dll dengan permainan warna yang sangat perspektif. Aliran ini dikembangkan oleh Pablo Picasso dan Georges Braque dan sering dianggap sebagai perpaduan impresionisme dan abstraksionisme. Selain seniman-seniman luar seperti Juan Gris, Gino Severini, dan Albert Gleizes, kita juga mengenal seniman aliran kubisme lokal seperti Mochtar Apin dan Fajar Sidik.

(Image: Andriy Bezuglov©123RF.com)


Page 2

Ya, bulan Ramadan tahun ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, thanks to coronavirus. Selain perbedaan kemeriahan yang cukup jelas, rutinitas keseharian selama berpuasa pun juga terasa beda. I mean, bukan Cosmo saja, kan, yang sudah mulai kehabisan ide ngabuburit? Karena pada masa self-quarantine ini kita mulai mencoba hal-hal baru agar tidak bosan (dan demi menjaga kesehatan mental), tampaknya kita sudah kehabisan ide tentang kegiatan yang bisa dilakukan selagi menunggu waktu buka puasa. But wait... apakah kamu sudah mencoba kegiatan seni?

Kalau jawabanmu "belum", Cosmo punya beberapa ide kegiatan artsy yang bisa kamu coba untuk ngabuburit! Tidak terlalu rumit, kok. Kamu yang pemula dalam dunia seni pun bisa mencobanya, dan kegiatan berikut ini tidak memerlukan alat-alat yang advanced. Let's try!

Advertisement - Continue Reading Below


Basic watercolor

Mungkin bagi beberapa orang melukis menggunakan cat air terkesan agak, err, kekanak-kanakan. Namun Cosmo rasa kita tidak pernah terlalu tua untuk bereksperimen dengan cat air, kok! Justru teknik menggunakan cat air tidak semudah yang kamu kira—kamu harus pandai mengatur opasitas cat air, serta melatih kesabaran saat melukis—itulah sebabnya kegiatan ini sempurna untuk ngabuburit.

Tertarik? Siapkan cat air, kuas, kertas, dan air (of course), lalu ikuti tutorial YouTube berikut ini:


Simple doodling

Tidak butuh alat-alat yang ‘mewah’ untuk berkarya. Hanya dengan pulpen dan kertas, kamu pun bisa membuat gambar yang cantik! Dalam video berikut ini, fashion illustrator tanah air Dinda Puspitasari mengajarkan para Cosmo Babes cara doodling bunga yang simpel tapi tetap cute. Selain itu, Dinda juga memberi tips doodling yang bermanfaat. Simak!

Easy nail art designs

Eits, siapa bilang nail art bukan termasuk kegiatan seni? It definitely is! Jika selama ini kamu merasa kekurangan waktu untuk berkreasi dengan cat kuku, sekarang adalah waktu yang tepat. Coba mulai dengan nail art simpel berikut ini. Kamu tidak membutuhkan banyak warna, dan juga tidak memerlukan alat manicure keren yang biasa ditemukan di salon kecantikan. Kamu hanya perlu merapikan bentuk kuku, mengaplikasikan base coat, lalu membuat bentuk hati dengan warna pilihan. Easy!

Advertisement - Continue Reading Below


Wardrobe makeover

Daripada membuang pakaian yang sudah jarang digunakan, ada baiknya untuk upcycle pakaian tersebut. Yup, upcycle! Berbeda dengan recycle (daur ulang) yang mengubah kembali produk menjadi bahan, upcycle adalah proses mengubah suatu benda menjadi benda lain. So semisal kamu memiliki sepasang rok mini yang sudah nyaris tidak pernah kamu gunakan, kamu bisa upcycle rok tersebut menjadi item lain—dompet, contohnya. Atau bahkan tank top! Kegiatan ini membutuhkan keterampilan menjahit dasar, yang mungkin cukup challenging untuk beberapa orang—but it’s worth it.

Butuh ide? Cosmo adalah penggemar karya upcycling Diana Rikasari. Ia telah berhasil mengubah sweater tua menjadi sepasang celana yang modis, so you know she’s good! 

Cut and collage

Punya majalah atau koran yang menumpuk di rumah? Jangan langsung dibuang, girls! Sambil menunggu adzan magrib dan menghilangkan rasa bosan, kamu bisa membuat kolase, yakni karya seni tempel yang terbuat dari beragam macam material yang ditempel pada suatu permukaan. Isi majalah dan koran dipenuhi dengan foto dan teks yang indah dan menarik, cocok untuk dijadikan bahan kolase.

Coba telusuri kembali halaman-halaman majalah dan koran yang kamu miliki. Gunting bahan-bahan yang sesuai dengan tema kolasemu, kumpulkan, kemudian atur pada selembar kertas. Jika sudah puas dengan penataannya, rekatkan menggunakan lem kertas.  

(Shamira Natanagara / Ed. / Opening image: Estée Janssens on Unsplash)


Page 3

Bagi para penggemar drama Korea, boleh taruhan, pasti tak ada kegiatan yang lebih menyenangkan dibanding menonton serial drama Korea sambil ngabuburit. Menunggu jam berbuka puasa sambil menonton drama Korea memang akan membuat waktu terasa cepat berlalu. Nah, bagi kamu yang bingung ingin menonton drama apa untuk ngabuburit, Cosmo sudah menyiapkan 15 opsi drama pilihan Cosmo untuk kamu tonton. Mana serial favoritmu? Cek di bawah ini!

Something In The Rain (Ongoing)

Advertisement - Continue Reading Below


Drama yang juga dikenal sebagai Pretty Noona Who Buys Me Food ini menampilkan si aktor tampan Jung Hae-in serta sang noona Son Ye-jin, dan sukses membawa keduanya menjadi selebriti nomor satu dalam website pencarian atau search engine Naver di Korea Selatan. Ceritanya sendiri berpusat pada Yoon Jin-ah (Son Ye-jin), seorang perempuan single berumur 30-an yang bekerja sebagai salah satu store supervisor di perusahaan kopi terkenal. Di samping sifatnya yang periang dan easy going yang membuatnya terlihat menarik di hadapan para pria, kehidupan cintanya ternyata tidak pernah berjalan mulus.


Hingga kemudian ia bertemu kembali dengan Seo Joon-hee (Jung Hae-in), adik lelaki dari sahabat terbaiknya. Berawal dari obrolan ringan semata, keduanya kemudian mulai sering menghabiskan waktu berdua. Hingga kemudian mantan Jin-ah muncul dan mengganggu hari-hari perempuan tersebut. Melihat teman baik kakaknya diperlakukan seperti itu, Jeon-hee pun tidak tinggal diam. Ia pun berpura-pura menjadi kekasih Jin-ah demi menjauhkan pria tersebut dari Jin-ah. Tanpa disadari, hal ini membuat perasaan cinta muncul di antara keduanya. Akankah kisah mereka berakhir dengan mulus? Tonton kelanjutannya di Netflix!

Radio Romance

Radio Romance merupakan salah satu drama dengan rating tinggi di tahun ini. Tak mengagetkan memang, dengan adanya Kim So-hyun yang berperan sebagai aktris utamanya, serta Yoon Do-joon yang comeback-nya sudah dinanti-nanti di layar kaca. Drama ini bercerita mengenai kehidupan Song Geu-rim (Kim So-hyun). Sejak kecil, ia dan ibunya suka sekali mendengarkan radio. Terutama karena ibunya tidak bisa melihat dan hanya bisa mendapatkan hiburan dengan mendengarkan radio. Hal ini membuat Geu-rim ingin sekali bekerja sebagai penulis naskah radio ketika dewasa nanti.

Keinginan Geu-rim pun terpenuhi. Beberapa tahun kemudian, ia diterima untuk bekerja sebagai penulis naskah radio. Sayang, Geu-rim ternyata tidak pandai menulis. Hal ini membuat program radionya tidak pernah berjalan sesuai dengan rencana karena skripnya yang buruk. Program yang tengah ia jalankan pun terancam dibatalkan. Di tengah situasi sulit tersebut, Ji Su-ho (Yoon Doo-joon), seorang aktor papan atas, menerima tawaran Geu-rim untuk menjadi penyiar di program tersebut. Geu-rim pun menaruh harapan terbesarnya pada Su-ho.

Namun, siapa sangka, Su-ho ternyata tidak pandai berimprovisasi tanpa naskah yang baik di tangannya. Sebagai seorang aktor papan atas, hal tersebut tentu sangat disayangkan. Hal ini kembali membuat program radio mereka terancam. Berhasilkah mereka bekerja sama, dan membuat program radio tanpa naskah yang menarik? Drama dengan total 16 episode ini sudah merampungkan episode terakhirnya sejak Maret 2018 lalu.

Suits (Ongoing)

Sukses memainkan Ahn Min-hyuk dalam Strong Woman Do Bong-soon tahun kemarin, Park Hyung-sik kini comeback dalam serial drama terbaru Suits. Drama ini sebenarnya merupakan remake dari serial Suits yang sempat diperankan oleh Meghan Markle dan diproduksi oleh Amerika Serikat. Bercerita mengenai Choi Kyung-seo (Jang Dong-gun), seorang pengacara terkenal asal Korea Selatan yang memiliki sebuah firma hukum. Tak hanya terkenal dan berpenampilan menarik, Kyung-seo juga sangat berkharisma dan cerdas.

Hingga suatu hari, Kyung-seo nekat mempekerjakan Go Yeon-woo (Park Hyung-sik), seorang anak muda yang berpenampilan menarik, sebagai pengacara juniornya. Meski tidak memiliki gelar apapun dalam dunia hukum, Yeon-woo ternyata memiliki cukup cerdas dalam hukum dan ingatannya sangat tajam. Hal ini membuat kasus yang mereka hadapi menjadi semakin menarik. Drama ini baru saja dirilis pada akhir April 2018 lalu, dan masih berlanjut hingga Hari Raya Lebaran nanti.

Lawless Lawyer (Ongoing)


Lee Joon-gi kembali bermain drama setelah kemarin tampil sebagai pemeran utama dalam Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo. Kali ini sang aktor tampan akan beradu akting bersama aktris cantik Seo Ye-ji, yang sebelumnya sempat bermain dalam Hwarang. Bercerita mengenai Bong Sang-pil (Lee Joon-gi), seorang mantan gangster yang kemudian "banting setir" menjadi seorang pengacara demi membalas dendam atas kematian ibunya. Tak hanya pintar memanfaatkan "celah" dalam hukum, ia juga tak segan memanfaatkan kemampuan bertarungnya (secara diam-diam, tentunya) ketika memecahkan kasus. Hal ini membuat reputasinya sebagai seorang pengacara cepat merangkak naik.

Di sisi lain, Ha Jae-yi (Seo Ye-ji) merupakan salah satu pengacara terbaik yang selalu berjuang untuk keadilan. Sayang, salah satu kasusnya berujung buruk, dan membuatnya naik pitam hingga akhirnya ia memukul sang hakim yang menangani kasusnya. Hal ini membuat dirinya terpaksa dijatuhi sanksi berupa penurunan jabatan. Bersama dengan Bong Sang-pil, keduanya berusaha untuk memecahkan kasus-kasus terbaik dan berjuang untuk keadilan di meja hijau. Sanggupkah mereka melawan para koruptor dan kriminal tersebut? Drama menegangkan ini jelas tak boleh kamu lewatkan.

Rich Man (Ongoing)

Serial drama ini merupakan remake dari serial Jepang berjudul Rich Man, Poor Woman yang sempat rilis tahun 2012 lalu. Bercerita mengenai Lee Yoo-chan (Suho EXO - Kim Jun-myeon), seorang programmer jenius sekaligus CEO dari sebuah perusahaan game Next In. Di samping kecerdasannya yang luar biasa, ia ternyata mengidap facial recognitian disability yang membuatnya tak bisa mengingat wajah dan nama orang lain. Hal ini membuat ia tak pernah menjalin kisah cinta, karena ia selalu melupakan wajah wanita yang ia cintai.

Di sisi lain, Ha Yeon-soo (Kim Bo-ra) adalah seorang pengangguran. Sifatnya yang ceria dan kemampuannya yang luar biasa dalam menghafal sesuatu tak kunjung membuatnya mendapat pekerjaan. Hingga ia diterima sebagai salah satu sekretaris di Next In. Mampukah ia membantu Yoo-chan dalam mengingat wajah? Berhasilkah Yoo-chan menemukan wanita yang ia sukai? Drama ini baru saja dimulai 9 Mei lalu.

The Miracle We Met (Ongoing)

Serial drama ini menampilkan Kim Myung-min, Kim Hyun-joo, Ra Mi-ran, Ko Chang-seok, Joseph Lee, Kim Jong-in dan Kim Jae-yong. Berkisah mengenai Song Hyun-chul, seorang pria yang meninggal dalam kecelakaan mobil dan kemudian hidup kembali dengan identitas baru dalam tubuh orang lain. Hal ini membuatnya kesulitan, karena ia harus menjadi seorang suami dari sebuah keluarga yang sama sekali tak ia kenal, dan di saat yang bersamaan ia harus mengurus keluarga lamanya. Berhasilkah ia melakukannya? Serial drama ini masih akan tayang hingga bulan Juni mendatang, dengan total 20 episode.

Evergreen

Drama Korea yang juga dikenal dengan That Man Oh Soo ini menampilkan Lee Jong-hyun, salah satu penyanyi dari grup band CNBLUE, serta Kim So-eun. Kisahnya sendiri berputar pada Oh Soo, seorang pria tampan dan cerdas berusia 20 tahun yang bekerja sebagai insinyur IT yang sangat menjanjikan. Tak hanya bekerja sebagai insinyur, Jung-shin juga ternyata memiliki sebuah kafe dan menjadi barista di kafenya sendiri.

Di luar kedua hal tersebut, Oh-soo ternyata juga seorang “cupid" yang menjodohkan sepasang pria dan wanita dengan bantuan serbuk ajaib. Suatu hari, karena ulah serbuk ajaibnya sendiri, tanpa sengaja ia jatuh cinta pada seorang wanita muda bernama Seo Yoo-ri (Kim So-eun). Yoo-ri adalah seorang polisi muda yang baik hati dan memiliki pribadi yang sangat menyenangkan. Sayang, Yoo-ri harus menjadi tulang punggung bagi keluarganya yang kurang mampu. Bagaimanakah akhir kisah mereka? Tonton untuk tahu kelanjutannya!

My First Love (Longing Heart)

Drama korea bertemakan time travel ini diangkat dari webcomic berjudul Aeganjang karangan Kim Hee Ran dan Kim Byung Gwan. Kang Shin-woo (Lee Jung-shin, CNBLUE) adalah seorang guru matematika yang sangat keren. Namun hingga saat ini, ia masih belum memiliki pasangan karena tidak bisa melupakan cinta pertamanya ketika SMA dulu. Suatu hari, secara ajaib, Shin-woo kembali ke 10 tahun lalu ketika ia masih  SMA.

Di sinilah ia menemui dirinya sendiri (diperankan oleh Seo Ji-hoon) dan cinta pertamanya, Han Ji-soo (Lee Yeol-eum). Shin-woo pun berusaha agar dirinya bisa mendapatkan cinta sejatinya dengan membantu Shin-woo muda menarik perhatian Ji-soo. Berhasilkah ia melakukannya? Serial dengan panjang 10 episode ini cocok untuk menemani ngabuburit kamu.

Advertisement - Continue Reading Below


Fight For My Way

Berkat plotnya yang realistis dan masuk akal, serial ini pun terpilih menjadi salah satu drama Korea terbaik di tahun 2017 lalu. Rating-nya pun dikabarkan semakin tinggi di tiap kemunculan episodenya, dan berhasil membuat nama Park Seo-joon meroket naik.

Ceritanya sendiri berputar pada empat orang sahabat; Ko Dong-man (Park Seo-joon), seorang mantan atlet taekwondo yang kini tidak punya pekerjaan tetap, Choi Ae-ra (Kim Ji-won), seorang wanita ceria dan fearless yang bermimpi untuk menjadi seorang penyiar, Kim Joo-man (Ahn Jae-hong), yang paling pintar di antara mereka semua dan berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai seorang manager, serta Baek Seol-hee (Song Ha-yoon), kekasih Joo-man yang ceroboh namun baik hati. Kisah keempatnya dalam mencapai impian masing-masing di umur 30 tahun ternyata sangat menarik dan penuh dengan jatuh bangun. Seru!

Confession Couple

Serial yang populer dengan nama Go Back Couple ini terbilang sangat berhasil, tentu berkat penampilan yang luar biasa dari Son Ho-jun dan Jang Na-ra. Ceritanya sendiri berputar pada Choi Ban-do (Son Ho-jun) dan Ma Jin-joo (Jang Na-ra) yang berusia 38 tahun dan kini memiliki seorang anak lelaki. Pekerjaan Ban-do yang hanya seorang salesman membuat keduanya seringkali kesulitan uang dan tidak bahagia. Hingga akhirnya Jin-joo memutuskan bahwa sebaiknya mereka bercerai saja demi kebaikan masing-masing.

Selepas cerai, Ban-do dan Jin-joo ternyata dikejutkan dengan kenyataan bahwa keduanya kembali ke masa lalu, tepatnya 20 tahun lalu dimana mereka baru saja saling mengenal satu sama lain. Keduanya pun sepakat bahwa mereka tidak akan melewatkan kesempatan kedua ini untuk mengubah nasib mereka agar tak sampai menikah. Keduanya pun mencari pasangan hidup masing-masing untuk memperbaiki masa depan mereka.

Namun inikah jalan yang terbaik untuk mereka? Akankah mereka akhirnya menemukan jalan hidupnya masing-masing? Ataukah mereka akan kembali menjadi pasangan? Jangan lewatkan kisah mereka yang penuh dengan komedi, ya!

Strong Woman Do Bong-Soon

Drama ini berhasil menjadi salah satu serial dengan rating tertinggi dalam sejarah serial televisi Korea, serta berhasil membuat nama Park Hyung-sik serta Ji Soo dikenal menjadi aktor dengan performa yang luar biasa di layar kaca. Ceritanya sendiri berpusat pada Do Bong-soon (Park Bo-young), yang terlahir dengan kemampuan super-kuat. Meski terdengar mengesankan, namun Bong-soon justru sering mendapat masalah karena menggunakan kelebihannya tersebut. Hal ini pun membuatnya sulit mendapat pekerjaan.

Di sisi lain, Bong-soon selalu bermimpi untuk bekerja sebagai pencipta video game, atau setidaknya menjadi istri dari In Guk-doo (Ji Soo), teman baik dan pria idamannya yang bekerja sebagai seorang polisi. Hingga suatu hari ia ditawari pekerjaan menjadi seorang bodyguard untuk Ahn Min-hyuk (Park Hyung-sik), CEO dari sebuah perusahaan game terkenal, Ainsoft. Berbeda dengan Guk-doo yang baik hati dan pembawaannya tenang, Min-hyuk memiliki sifat yang ceria dan playful. Dengan siapakah Bong-soon akhirnya menaruh hatinya? Tonton serial penuh aksi dan komedi ini untuk tahu kelanjutan ceritanya.

Weightlifting Fairy Kim Bok-joo

Drama bertemakan sport ini terinspirasi dari kehidupan seorang atlit Olympic Jang Mi-ran yang sempat memenangkan medali emas. Kim Bok-joo (Lee Sung-kyung) adalah seorang atlit angkat besi wanita yang jatuh cinta pada Jung Jae-yi (Lee Jae-yoon). Hal ini membuat Jung Joon-hyung (Nam Joo-hyuk), seorang atlit renang sekaligus teman Bok-joo sebagai sesama atlit, sering menggodanya, apalagi Jae-yi adalah kakaknya sendiri. Awalnya, Joon-hyung sering menjadikan Bok-joo sebagai bahan candaan ketika ia sedang mendekati saudaranya, hingga akhirnya ia sendiri jatuh cinta pada Bok-joo. Namun siapakah yang nantinya akan dipilih oleh Bok-joo? Tonton kisah seru mereka, ya!

Hwarang

Diisi dengan jajaran bintang muda dan papan atas Korea, serial ini menceritakan perjuangan Pangeran Jinheung dalam meraih takhtanya sebagai seorang raja. Semenjak Raja Beopheung meninggal, istrinya, Ratu Jiso (Kim Ji-soo) pun naik takhta. Hal ini membuat kerajaan Silla dikenal sebagai kerajaan yang lemah karena dipimpin oleh seorang wanita. Takut bahwa takhtanya akan direbut oleh para pengkhianat kerajaan, ia pun menyelamatkan anak lelaki satu-satunya, Pangeran Jinheung (Park Hyung-sik), dengan mengasingkannya bersama seorang kesatria terbaik kerajaan. 

Bertahun-tahun berlalu, Pangeran Jinheung pun tumbuh dewasa. Selama proses tersebut, setiap kali ada orang yang melihat wajahnya dan menyadari identitasnya sebagai pangeran, maka orang tersebut akan dibunuh oleh para prajurit terbaik kerajaan. Hal ini dilakukan agar pangeran tetap selamat dan suatu hari nanti dapat menggantikan ibunya di kursi takhta. Hingga suatu hari teman baik Moo-myung (Park Hyung-sik) terbunuh karena melihat wajah sang pangeran. Moo-myung pun bersumpah akan membalas dendam dengan membunuh sang raja.

Di sisi lain, sang pangeran jatuh cinta dengan seorang wanita dari kalangan rakyat biasa, Kim Ah-ro (Go Ara). Sayang, Ah-ro sepertinya menaruh hati pada Moo-myung. Di dalam istana, ancaman terhadap Ratu Jiso setiap hari semakin parah. Hal ini membuat Ratu mendirikan Hwarang, sekelompok prajurit elit kerajaan yang semuanya berparas tampan dan memiliki kemampuan bertarung yang baik, untuk menjadi pengawal pribadi raja nantinya. Berhasilkah Pangeran Jinheung duduk menjadi raja? Akankah ia menikahi Ah-ro sebagai pendampingnya? Tonton kelanjutan kisahnya yang menegangkan!

Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo

Sama seperti Hwarang, serial ini pun diisi oleh jajaran pemain kelas atas dan bintang muda ternama. Ceritanya sendiri berputar pada Go Ha-jin (IU/Lee Ji-eun), seorang wanita dari abad 21 yang kembali ke tahun 941 ketika gerhana matahari dalam tubuh Hae Soo. Di masa ini, ia bertemu dan berkenalan dengan berbagai pangeran dari keluarga Wang. Tak butuh waktu lama hingga ia jatuh cinta pada Pangeran ke-8, Wang Wook (Kang Ha-neul) yang baik hati. Di saat yang bersamaan, Pangeran ke-4, Wang So yang menyeramkan, ikut menaruh hati pada Ha-jin, begitu juga dengan pangeran-pangeran lainnya.

Di tengah kisah cinta tersebut, perebutan takhta atas kursi kerajaan semakin panas, hal ini membuat persaingan antara masing-masing pangeran pun semakin sengit. Mampukah Hae Soo kembali dengan selamat ke abad 21? Ataukah ia akan berakhir hidup selamanya sebagai salah satu permaisuri dari para pangeran tersebut? Saksikan sendiri kisahnya!

While You Were Sleeping

Terdiri dari 32 episode pendek, serial ini sukses menjadi salah satu serial terbaik di akhir tahun 2017, dengan jajaran pemain Bae Suzy, Lee Jong-suk, dan Jung Hae-In. Hong-joo (Bae Suzy) hidup berdua dengan ibunya, dan sehari-hari ia bekerja bersama ibunya sebagai pemilik sebuah restoran. Meski begitu, Hong-joo selalu bermimpi untuk menjadi seorang wartawan, jika bukan karena mimpi buruk yang terus menghantuinya. Hong-joo memiliki kemampuan untuk mengintip masa depan lewat mimpinya, dan suatu hari ia bermimpi melihat kematiannya sendiri ketika bekerja sebagai seorang wartawan. Sebelumnya, ia pernah melihat kematian ayahnya, dan berusaha mencegah mimpi tersebut terjadi. Namun sepertinya mimpi Hong-joo tidak bisa diubah.

Hingga kemudian seorang pria bernama Jung Jae-chan (Lee Jong-suk), seorang jaksa penuntut muda, pindah ke sebelah rumah Hong-joo. Suatu malam, Jae-chan bermimpi bahwa sebuah kecelakaan akan menimpa Hong-joo dan ibunya. Meski awalnya tidak memercayai mimpi tersebut akan menjadi nyata, ia akhirnya berhasil mengubah takdir dan membuat mimpi tersebut tidak menjadi nyata. Hal ini ia nyatakan pada Hong-joo, hingga akhirnya mereka berdua berusaha untuk mengubah setiap takdir buruk berandalkan mimpi mereka.

Nah, dari 15 drama Korea di atas, mana yang jadi favoritmu untuk menghabiskan waktu sambil ngabuburit, dear?

(Alvin Yoga / SW / Image: Dok. Instagram)


Page 4

Cosmo babes, bingung kegiatan apa yang harus dilakukan saat ngabuburit? Sini Cosmo berikan clue aktivitas yang bisa kamu lakukan saat ngabuburit,

Yup.. Nonton!

Kini dengan mengandalkan platform streaming kamu tak perlu lagi keluar rumah untuk menghabiskan waktu dan menunggu untuk berbuka. Plus ada banyak serial dan film seru yang bisa kamu saksikan, mulai dari genre thriller, horror, comedy, hingga romance, tergantung apa genre favoritmu.

Advertisement - Continue Reading Below


Kalau masih bingung mau nonton serial atau film Korea apa untuk menemani ngabuburit? Berikut Cosmo berikan daftarnya. Check this out!


https://youtu.be/K0Y6pxPSryk

Serial Korea yang dibintangi oleh Park Hyung Sik dan Han So Hee ini merupakan salah satu tontonan yang bisa kamu pilih untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Menceritakan tentang Han Sun-woo (Park Hyung-sik) seorang fotografer yang berteman dengan seorang penulis lagu bernama Lee Eun-soo (Han So-hee). Persahabatan mereka sudah berlangsung selama 20 tahun, namun akibat satu hal keduanya harus tinggal serumah dan membuat kisah percintaan mereka muncul. Penasaran bagaimana akhir kisah keduanya? Bisa kamu tonton streaming sekarang.

2. Love All Play (2022)

https://youtu.be/LCYguHwyt_w

Serial Love All Play juga bisa menjadi rekomendasi tontonanmu saat ngabuburit.

Serial Korea ini menceritakan tentang kisah romantis antara tim bulu tangkis ganda campuran, yaitu Park Tae-joon (Chae Jong-hyeop) yang awalnya tak begitu antusias dengan olahraga yang ia geluti. Namun, setelah bertemu dengan Park Tae-yang (Park Joo Hyun) semangatnya mulai muncul untuk terus menggeluti olahraga bulu tangkis.

Love All Play bisa membuat kamu kembali bersemangat sambil menunggu waktu berbuka puasa.

3. Tomorrow (2022)

https://youtu.be/BsNRPkOV_Mo

Baru tayang awal April 2022, serial yang diadaptasi dari Webtoon ini menceritakan tentang Choi Jun-Woong (Ro Woon) yang sedang mencari pekerjaan, namun ia tak kunjung mendapatkan pekerjaan.

Suatu malam, ia secara tidak sengaja bertemu malaikat maut dari manajemen krisis yaitu Koo Ryeon (Kim Hee-Seon) dan Im Ryoog-Gu. Akhirnya, Choi Jun-Woong justru menjadi anggota baru tim manajemen krisis. Tujuan mereka adalah menyelamatkan orang yang ingin bunuh diri.

4. The Call (2020)

https://youtu.be/hxkKeniT-0Q

Kalau kamu ingin menonton film dengan bergenre thriller saat ngabuburit, The Call menjadi salah satu film yang wajib untuk kamu tonton.

Film garapan sutradara —Lee Chung Hyun— ini mengisahkan tentang Seo Yeon (Park Shin Hye), seorang perempuan berusia 28 tahun yang hidup di tahun 2019. Saat Seo Yeon kembali ke rumah lamanya, ia menemukan sebuah telepon tua dan menerima panggilan misterius dari Young Sook (Jun Jong-Seo).

Film The Call dibungkus dengan unsur misteri penuh ketegangan dan siap membuat bulu kuduk kamu merinding.

5. Forgotten (2017)

https://youtu.be/i5fAD6PqBMQ

Masih dengan genre thriller, film Forgotten ini dibintangi oleh aktor ternama Kang Ha Neul. Banyak adegan yang menegangkan, Forgotten akan membuatmu terkaget-kaget dengan alurnya yang tak terduga.

Film ini menceritakan tentang Jin-seok (Kang Ha-neul) yang melihat penculikan kakaknya, Yoo-seok (Kim Moo-yul). Namun saat Yoo-seok kembali pulang tanpa ingatan, Jin-seok merasakan ada hal berbeda dan bertujuan untuk mencari kebenaran di balik aksi penculikan tersebut.

(Margaretha Gabriella Ayudityas/ GIO / Images: photo by IMDB)

Advertisement - Continue Reading Below



Page 5

Cosmo babes, akhir-akhir ini banyak drama Korea original buatan Netflix selalu menjadi yang top-tier. Dimulai dari drama yang membuat kita emosi sampai yang bikin kita tak menyadari kalau sudah menonton sampai jam tiga pagi karena ceritanya yang unik dan menarik. Ada banyak juga drama Korea original Netflix yang memiliki pelajaran hidup di dalamya.

Menariknya lagi, drama Korea original Netflix ini juga bisa kamu tonton sekaligus dibandingkan drama Korea lain yang pada umumnya yang ditayangkan satu atau dua kali dalam seminggu.

Berhubung sebentar lagi libur Lebaran dimulai, Cosmo akan berikan daftar drama Korea original Netflix yang wajib kamu tonton agar liburanmu kali ini lebih berwarna. Tudum~

Advertisement - Continue Reading Below


1. Kingdom (Season 1 & 2)


Jika kamu penggemar serial zombie, kamu wajib nonton drama Korea original Netflix: Kingdom. Drama yang ditulis oleh Kim Eun Hee ini begitu banyak peminatnya sampai rilis sekuel kedua!

Kingdom menceritakan tentang campuran sejarah dan politik di era Joseon serta tentang bagaimana cara seorang Putra Mahkota untuk menemukan penyebab penyakit misterius yang dialami oleh Raja dan rakyatnya.

2. All of Us Are Dead (2022)

Drama zombie lainnya yang baru tayang Januari 2022 lalu ini juga tak akan mengecewakan.

Diadaptasi dari Webtoon populer, All of Us Are Dead menceritakan tentang adanya wabah virus yang terjadi di Hyosan High School. Mereka yang terinfeksi akan cepat berubah menjadi zombie dan menimbulkan kekacauan. Di sisi lain para murid SMA Hyosan yang masih belum tertular harus bertahan hidup dan hal ini jelas mempertaruhkan persahabatan mereka!

3. Squid Game (2021)

Siapa, sih, yang tidak tahu drama Korea satu ini? Squid Game sempat booming di akhir tahun 2021 dan mendapatkan banyak begitu banyak penghargaan ini.

Drama Korea original Netflix ini menceritakan tentang 465 orang yang berjuang untuk memenangkan sebuah permainan misterius dan mempertaruhkan hidup mereka demi imbalan sebesar 45,6 miliar won.

4. My Name (2021)

Kalau kamu menyukai drama Korea dengan genre action dan crime, My Name menjadi drama Korea selanjutnya yang cocok untuk kamu tonton. My Name mengisahkan tentang keinginan balas dendam Yoon Ji Woo (Han So Hee) atas kematian mendadak ayahnya saat ia berusia 17 tahun.

Rasa penasaran tersebut akhirnya membuat Ji Woo menjadi mata-mata dan bergabung dengan departemen kepolisian atas bantuan Choi Mon Jin (Park Hae Soon) yang merupakan bos dari sebuah bisnis terlarang.

5. Move To Heaven (2021)

Kalau sebelumnya bergenre action dan crime, drama Korea satu ini dijamin bisa membuatmu ikut menangis dan terharu saat menontonnya.

Move To Heaven menceritakan tentang trauma cleaner yang bekerja membereskan barang-barang milik orang yang sudah meninggal serta membersihkan area di mana mereka ditemukan.

Dalam prosesnya, para trauma cleaner juga belajar tentang kehidupan orang mati sebelum kematian mereka. Drama ini akan memberikan kamu perspektif yang berbeda tentang kematian.

6. Sweet Home (2020)

Untuk kamu yang akan menonton Sweet Home, jangan sampai terkecoh dengan judulnya, ya!

Drama yang diadaptasi dari Webtoon dengan judul yang sama ini mengisahkan tentang Cha Hyun Soo (Song Kang), yang baru saja pindah ke sebuah apartemen baru paska kematian orangtua dan adiknya. Namun, ternyata penghuni di sekitar apartemennya justru berubah menjadi monster yang mengerikan.

Hanya ada dua pilihan yang bisa Cha Hyun Soo buat: mati atau bertahan hidup sebagai makhluk yang berbeda. Seram!

7. Extracurricular (2020)

Drama ini menceritakan tentang Ji Soo (Kim Dong Hee) seorang siswa SMA yang teladan. Namun karena ada masalah keuangan dan harus membayar biaya pendidikannya, ia terdorong untuk melakukan sebuah tindakan ilegal yang berbahaya. Keputusannya tersebut jelas mengubah hidup Ji Soo dan sekitarnya.

(Margaretha Gabriella Ayudityas/Images: IMDB)

Advertisement - Continue Reading Below



Page 6

Lifestyle

  by: Salli Sabarrang       22/6/2017
  • Yang menarik dari Melbourne adalah gaya hidup yang seimbang. Anda bisa menjadi big city girl tapi juga dapat menyeimbangkannya dengan mini roadtrip keluar kota untuk melepaskan sedikit stres. Creative Director dari SUKU Home, Christine Lafian akan memberitahu tempat favoritnya saat ingin mendapatkan “angin segar” dengan hiruk pikuk Kota Melbourne yang jarang Anda temukan di Tripadvisor.

    Conservatory Fitzroy Garden

    Advertisement - Continue Reading Below


    Di tengah area CBD Melbourne, Anda bisa menemukan conservatory yang dipenuhi bunga yang begitu indah. Hal yang paling menyenangkan adalah duduk di bangku mendengarkan playlist favorit melalui sambil melihat beberapa turis berlalu lalang. Adalah sebuah relaksasi tersendiri ketika dikelilingi oleh begitu banyak tanaman dalam satu ruangan. Jika beruntung, Anda bisa menemukan Conservatory Fitzroy Garden bebas dari turis. So refreshing!


    [ BACA JUGA: 10 Spot di Melbourne yang Cantik untuk Instagram Anda ]

    Pink Lake

    Anda cukup beruntung jika berkesempatan melihat Pink Lake dalam kunjungan ke Melbourne. Danau ini berubah dari warna biru menjadi menjadi merah muda karena fenomena alam yang terjadi akibat konsentrasi garam yang sangat tinggi serta algae yang hidup di dalam air. Pink Lake akan berubah kembali ke warna normal ketika cuaca mulai dingin atau hujan, sekitar bulan Juni. Cukup tulis “Westgate Park”, dan google maps akan mengarakan Anda langsung ke sana. Tidak jauh kok, hanya 15 menit dari jantung kota Melbourne.

    Rye Back Beach

    1.5 jam berkendara dari kota Melbourne dan Anda menemukan sebuah pantai yang penuh dengan kolam batu. Pastikan Anda mengunjungi tempat ini ketika air sedang surut, jadi make sure Anda semuanya sebelum berangkat ke sana. Formasi dari kolam batu dan karang menjadikan Rye Back Beach terlihat seperti Mars. Anda tidak akan menemukan kolam batu seperti ini di tempat lain, beautiful!

    Advertisement - Continue Reading Below


    [ BACA JUGAMelbourne Kota Jadi Paling Layak Huni di Dunia ]

    Beechworth

    Letaknya sekitar 4 jam berkendara dari Melbourne, jadi sebaiknya Anda memutuskan untuk menginap jika pergi ke Beechworth. Kota kecil ini begitu menyenangkan dan yang paling seru adalah Anda bisa menemukan air terjun kecil untuk berenang di tengah kota. Kota ini juga punya tempat pembuatan beer dimana Anda bisa menikmati beer tasting dan pizza. Oh ya, Anda tidak akan merasa kecewa dengan kualitas makanan di sini.

    ( Christine Lafian / SS / Image: dok.christine lafian)

    tags: melbourne, travel, australia

  • Advertisement - Continue Reading Below