Kenapa gatal2 tak kunjung sembuh?

Merdeka.com - Kulit yang terasa gatal memang sangat tidak nyaman. Apalagi kalau datangnya tiba-tiba dan tak kunjung sembuh. Kadang bahkan menjalar sampai ke bagian tubuh yang lain. Jika digaruk rasanya semakin gatal. Tidak digaruk rasanya tak tertahankan.

Rasa gatal di kulit bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Dengan memperhatikan kulit lebih seksama bisa diketahui pemicunya. Walaupun begitu, memeriksa kulit dengan mata telanjang tak selalu dapat membantu menentukan penyebab kulit gatal Anda. Gatal juga bisa terjadi tanpa benjolan, lepuh, ruam, bintil, atau kelainan kulit lain.

BACA JUGA: Gadis ini mungkin takkan ciuman seumur hidup

BACA JUGA: Mata kering terasa gatal? Ikuti tips ini!
2 dari 9 halaman

Kulit kering

Ilustrasi kulit kering. ©shutterstock.com/klevo

Jika Anda tidak melihat adanya ruam kemerahan atau perubahan dramatis lain pada area yang gatal, kulit kering (xerosis) mungkin penyebabnya. Kondisi kulit kering bukan sesuatu yang serius, tetapi bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Ketika kulit menjadi kering, sel akan mengerut, sehingga timbul keriput dan garis-garis halus.

Kulit mungkin terasa tegang tertarik atau tampak menyusut. Anda mungkin juga akan melihat pada kulit Anda timbul sisik, serpihan, atau kulit yang mengelupas pada kulit gatal ringan hingga sedang.

Kulit kering biasanya merupakan kondisi yang umum terjadi karena usia atau faktor lingkungan, seperti berada di tempat dingin lama, mandi/berendam air hangat terlalu lama, sabun berbahan keras, bahan pakaian gatal, iritasi akibat produk-produk tertentu (misalnya logam atau parfum tertentu), hingga salah pakai produk pelembap kulit.

BACA JUGA: Tenggorokan gatal dan sakit? Itu gejala radang amandel!
3 dari 9 halaman

Reaksi obat

Ilustrasi obat-obatan. ©Shutterstock.com/panda3800

Antibiotik, obat antijamur, atau penghilang nyeri narkotik dapat menyebabkan gatal tiba-tiba yang meluas di seluruh area. Namun, sebagian besar reaksi obat akan menimbulkan ruam bersamaan dengan gatal.

BACA JUGA: Bagaimana atasi gatal di daerah kewanitaan?
4 dari 9 halaman

Kurap

Ilustrasi gatal. ©2012 Shutterstock/ampyang

Kurap adalah infeksi di daerah pangkal paha atau selangkangan yang disebabkan oleh perkembangbiakan jamur. Kondisi kulit ini terutama ditemukan pada remaja dan dewasa pria, tetapi perempuan segala usia mungkin bisa memilikinya juga.

Tinea cruris, nama medis dari kurap, terjadi di daerah yang hangat dan lembap, dan sering muncul bersamaan dengan kaki jamuran. Kurap biasanya akan ditemukan di dekat lipatan paha atas, dan dapat diidentifikasi dengan gatal tiba-tiba di daerah selangkangan dan kulit yang bersisik.

Kurap umumnya diperparah oleh kelembapan dan gesekan konstan di area pangkal paha yang datang dari keringat dan pakaian. Bedak jamur non-resep dapat menyembuhkan kasus kurap ringan hingga sedang, sementara kasus infeksi berat memerlukan resep dokter.

Â

BACA JUGA: Kali Sunter tercemar limbah, warga gatal-gatal
5 dari 9 halaman

Kudis

Ilustrasi penyakit kulit. ©2017 Merdeka.com

Kudis adalah suatu kondisi kulit yang disebabkan oleh tungau (Sarcoptes scabiei) yang menggali lubang-lubang kecil di kulit kita. Kondisi kulit ini juga menyebabkan bintik-bintik merah yang tampak di area gigitan tungau.

Rasa gatal tiba-tiba yang terkait dengan kondisi ini sering timbul paling parah di malam hari. Kudis sangat menular dan menyebar akibat kontak kulit dalam jangka waktu panjang dengan orang dengan orang yang terkena penyakit ini, seperti ketika berbagi pemakaian handuk, seprai, atau baju.

BACA JUGA: Rasa gatal bisa menular, benarkah?
6 dari 9 halaman

Peregangan kulit pada ibu hamil

Ilustrasi Ibu Hamil. ©2014 Merdeka.com

Selama kehamilan, beberapa wanita mengalami kulit gatal tanpa gejala yang jelas, terutama pada bagian perut, paha, dada, tangan, serta lipatan kulit, seperti bagian dalam lutut atau siku. Kulit yang meregang atau perubahan hormon mungkin penyebab kulit gatal tiba-tiba jika Anda sedang hamil.

Pada beberapa wanita hamil, gejala kondisi kulit tertentu, seperti eksim dapat timbul makin parah. Anda dapat mengalami dermatitis untuk pertama kalinya saat hamil. Dokter Anda dapat merekomendasikan perawatan yang aman untuk meredakan gatal dan eksim.

BACA JUGA: Ilmuwan temukan sel pendeteksi gatal
7 dari 9 halaman

Penyakit dalam

ilustrasi penyakit hati. ©prevention.com

Kulit gatal tiba-tiba dapat menjadi gejala dari suatu penyakit yang mendasarinya. Ini termasuk berbagai kemungkinan, seperti diabetes, penyakit hati, gagal ginjal, anemia defisiensi besi, masalah tiroid, penyakit celiac, HIV/AIDS, sindrom Sjogren, kelainan darah (misalnya, polisitemia rubra vera), dan kanker (termasuk leukemia dan limfoma).

Stres dan penyakit kejiwaan lainnya, seperti gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan obsesif-kompulsif juga dapat menyebabkan kulit gatal tiba-tiba tanpa gejala yang jelas.

Gatal biasanya mempengaruhi seluruh tubuh. Dalam situasi ini, mungkin akan tidak tampak perubahan pada penampilan kulit (kecuali hanya beberapa tanda goresan bekas garukan).

BACA JUGA: Cara mengatasi rasa gatal pada vagina
8 dari 9 halaman

Cara tepat mengatasi gatal-gatal pada kulit

Ilustrasi gatal. shutterstock

Jika kulit terasa gatal hingga tak tertahankan, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Sebisa mungkin hindari untuk menggaruk gatal tersebut. Tekan-tekan kulit ketika terasa gatal. Untuk meringankan gatal-gatal, kompres area kulit yang gatal dengan handuk yang telah dibasahi larutan saline, atau luluran dengan bubur oatmeal dingin. Obat-obatan nonresep seperti bedak calamine tidak sepenuhnya terbukti ampuh, namun banyak bukti yang melaporkan penggunaan calamine dapat meredakan gatal dan aman digunakan untuk ibu hamil.

Menemukan akar masalah dari gatal dan penyakit yang mungkin mendasarinya adalah langkah pertama dalam pengobatan gatal tiba-tiba, sehingga pengobatan akan disesuaikan dengan terapi penyakit tersebut. Jika reaksi obat diduga sebagai penyebab keluhan gatal di seluruh tubuh, beralih ke obat berbeda dapat mengurangi rasa gatal. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Dokter mungkin meresepkan obat untuk mengobati gatal, termasuk antihistamin dan steroid topikal. Pil steroid dan antibiotik mungkin juga diperlukan — namun sangat jarang.

BACA JUGA: Menkes: Korban banjir gatal-gatal
9 dari 9 halaman

Pencegahan terhadap gatal-gatal di kulit

Ilustrasi tabir surya. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Untuk melindungi kulit dari gatal tiba-tiba di kemudian hari, lakukan beberapa hal berikut.

  1. Oleskan pelembap kulit khusus kulit sensitif. Pelembap ini bisa meredakan gatal akibat kulit kering
  2. Gunakan tabir surya secara teratur untuk mencegah kulit terbakar matahari dan kerusakan kulit
  3. Gunakan sabun mandi dan deterjen cuci ringan yang tidak akan mengiritasi kulit Anda
  4. Mandi air dingin atau hangat suam kuku — jangan air panas
  5. Gunakan pakaian longgar dan perlengkapan tidur (seprai, selimut, sarung bantal dan guling) yang terbuat katun

Produk-produk tertentu seperti perhiasan, parfum, kosmetik, jam tangan logam, dan nikel dapat memicu reaksi alergi yang ditandai oleh iritasi kulit gatal. Cari tahu apakah produk-produk tersebut menyebabkan iritasi pada kulit Anda. Hindari pemakaian produk-produk yang mengiritasi.

Minum banyak cairan, misalnya air putih, jus buah, buah potong segar, atau sup. Hindari makan terlalu banyak nanas atau mangga karena dua buah ini dapat menyebabkan gatal lebih parah. Tingkatkan asupan sayuran berdaun hijau dan kurangi konsumsi gorengan, makanan berminyak, makanan cepat saji, telur, dan daging merah.

Demikian penjelasan lengkap mengenai kemungkinan rasa gatal yang muncul tiba-tiba. Tidak perlu panik dan lakukan penanganan yang tepat.

Reporter: Ajeng Quamila (review oleh dr. Tania Savitri)
Sumber:ÂHelloSehat (mdk/tsr)

Baca juga:
6 Bagian tubuh yang 'haram' disentuh pakai jari!
Ini lho alasan tidak boleh mengucek mata saat gatal
Kenapa keringatan bisa bikin kulit jadi gatal?
Iris bawang merah untuk sembuhkan gatal hingga redakan kram haid
Menko Rizal: Tangan saya gatal kepret penolak moratorium reklamasi