Laporan sederhana tentang karakteristik kewirausahaan

Karakter wirausaha merupakan faktor yang berperan penting dalam mempertahankan jalannya bisnis. Karakteristik wirausahawan yang kuat akan mampu membantu seorang wirausahawan untuk tetap bertahan menghadapi persaingan bisnis yang semakin hari semakin ketat.

Dalam menjalankan bisnis, yang diperlukan bukan hanya modal dalam jumlah besar, teknik pemasaran, dan promosi, namun juga karakter wirausaha yang kuat. Karakter ini berguna dalam membangun dan memimpin sebuah bisnis. 

Karakteristik Wirausaha

Sebelum mengetahui makna karakteristik wirausaha, ada baiknya kamu memahami arti dari wirausaha. Arti sederhana dari wirausaha adalah orang yang membuat suatu produk, menentukan cara dan proses produksi, menyusun kegiatan operasional, mengatur perihal keuangan, sampai dengan promosi dan pemasarannya.

Berdasarkan penjelasan dari J.B Says, salah seorang ahli ekonomi dari Perancis, wirausaha adalah seorang pengusaha yang mampu mengelola sumber-sumber daya yang dimiliki secara ekonomis (efektif dan efisien) dan tingkat produktivitas yang rendah menjadi tinggi. 

Sementara, arti karakteristik adalah ciri pembeda yang membuat seseorang terlihat atau terkesan tidak sama dengan orang lain. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, karakteristik adalah sifat khas sesuai dengan perwatakan tertentu. Perwujudan dari istilah karakteristik adalah akhlak, karakter, kepribadian, perangai, perilaku, personalitas watak, sifat, dan tabiat. 

Bila disimpulkan, karakteristik wirausaha adalah perilaku, sikap, ciri khas, dan tindakan dari seseorang untuk membuat dan mewujudkan usaha dengan inovatif.

Karakteristik Wirausahawan

Jika arti dari wirausaha adalah kegiatan mengelola bisnis mulai dari persiapan modal, proses produksi, pemasaran, sampai dengan pengaturan keuangan, wirausahawan adalah orang atau individu yang melaksanakan semuanya. 

Dilihat dari definisi dalam lingkup bisnis, wirausahawan adalah seseorang yang menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian untuk maksud memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang dan mengombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Dari penjelasan ini, karakteristik wirausahawan adalah suatu sikap atau perilaku yang dimiliki oleh seorang wirausahawan untuk menjalankan kegiatan kewirausahaan. 

Baca Juga: Apa itu Wirausaha dan Pengertian Kewirausahaan dalam Bisnis

10 Karakter Wirausaha yang Harus Dimiliki Seorang Wirausahawan

  1. Karakteristik wirausaha untuk sukses yang pertama adalah harus mempunyai komitmen yang tinggi. Ini disebabkan komitmen berkaitan dengan setiap perkataan maupun tindakan yang akan kamu pertanggung jawabkan.

    Dengan komitmen yang tinggi dalam membangun usaha membuat sebuah kepercayaan terhadap diri kamu ataupun perusahaan. Maka dari itu, bisa membuat langkah kamu dalam berbisnis juga lebih mudah.

  2. Sebagai seorang wirausahawan kamu harus mempunyai karakter disiplin yang tinggi. Sikap disiplin akan memperlihatkan bahwa kamu berusaha keras untuk melakukan apapun dalam urusan bisnis. 

    Disiplin di sini maksudnya adalah keteraturan kamu dalam menjalankan usaha. Dengan sikap ini, kamu dapat memotivasi dan membangkitkan semangat diri untuk mencapai sebuah tujuan.

    Dengan menjadi seorang wirausaha, artinya kamu harus mampu memimpin diri sendiri. Kamu harus mampu mendisiplinkan diri sendiri. Mulai dari hal kecil seperti waktu bangun tidur, jadwal kerja harian, kapan harus beristirahat, kapan harus bertemu dengan klien, dan lain sebagainya. 

  3. Percaya diri merupakan suatu langkah awal bagi kamu untuk bisa memulai usaha, karena kamu percaya terhadap kemampuan dirimu bahwa dapat membangun dan menjalankan bisnis.

    Kepercayaan diri menandakan kalau kamu siap menghadapi segala rintangan kedepannya tapi jangan terlalu berlebihan, kamu harus mengimbanginya juga dengan pengendalian diri agar kesannya tidak sombong.

  4. Tentu saja, membuat usaha dari awal itu pasti ada tantangannya atau kegagalan selama berjalannya usaha. Sifat pantang menyerah wajib dimiliki oleh wirausahawan agar kita tidak mudah menyerah jika mengalami suatu kegagalan. Dari kegagalan tersebut dapat dijadikan motivasi untuk kamu kedepannya agar meminimalisir gagal dalam berwirausaha.

  5. Kreativitas salah satu karakter wirausaha yang juga sangat penting. Dengan kreativitas yang dimiliki seorang wirausaha dapat menciptakan ide usaha maupun produk yang tidak terbatas dengan produk atau usaha serupa.

    Satu kreativitas harus dibarengi dengan adanya inovasi tujuannya adalah agar menarik minat para pelanggan terhadap usaha kamu. Kamu bisa mengadakan riset kepada orang-orang mengenai tren yang sedang berkembang saat itu.

  6. Dalam semua aspek, kejujuran adalah hal penting di dunia ini. Dalam dunia bisnis pun sangat penting bagi kamu untuk selalu bersikap jujur. Kejujuran akan menghadirkan rasa percaya. Bila kamu sudah mendapatkan kepercayaan maka  perjalanan di dunia wirausaha akan jauh lebih mudah. 

  7. Karakteristik wirausaha lainnya adalah dengan memiliki sikap berani bertanggung jawab atas semua keputusannya dan bahkan mengambil risiko terberat. Berani mengambil risiko jika bisnisnya nanti akan mengalami kerugian atau kegagalan. Dengan adanya permasalahan tersebut, biasanya wirausahawan dapat mengatasinya dengan baik dan sudah memiliki solusi supaya kejadian yang terjadi tidak dapat terulang kembali.


  8. Selain prinsip kerja cerdas, sebaiknya kamu juga mengimbanginya dengan sebuah resep ampuh dalam menjalankan bisnis yaitu kerja keras. Bayangkan seorang yang ingin mendapatkan air. Bila kamu hanya bekerja keras, mungkin Anda rela menjadi pengangkut air dengan cara berjalan bolak-balik antara sumur menuju rumah.

    Namun, jika kamu kombinasikan kerja keras dengan kerja cerdas, maka kamu akan berpikir keras bagaimana caranya menyalurkan air menggunakan pipa menuju rumah. Seorang wirausaha bersedia untuk bekerja keras dengan cara yang cerdas.

  9. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa adanya makhluk lain. Namun, tidak bisa dimungkiri bahwa tidak semua orang bisa bersosialisasi, apalagi bekerja sama dengan orang lain dalam hubungan yang juga baik.

  10. Karakteristik wirausahawan yang terakhir adalah selalu memiliki orientasi ke masa depan. Menjadi seorang wirausahawan artinya selalu mampu berpikir untuk situasi yang akan datang. Misalnya, mencari peluang untuk menciptakan bisnis yang lebih sukses di masa yang akan datang.

    Seorang yang visioner atau selalu berorientasi pada masa depan, akan menjadikan kekurangan dan kesalahan di masa lalu sebagai pembelajaran, dan tidak akan terlalu mengingat-ingat kekurangan atau kegagalan tersebut.

Baca Juga: Apa itu Entrepreneur: Mari Mengenal Lebih Dekat!

Apa itu Kewirausahaan?

Dari penjelasan mengenai beberapa karakter wirausaha tadi, beberapa kali disebutkan kata kewirausahaan. Sebenarnya, apa sih arti dari kewirausahaan itu? 

Pengertian kewirausahaan adalah proses mendirikan dan menjalankan bisnis atau usaha tersebut. Kegiatan wirausaha yang dijalankan kemudian berkembang menjadi kewirausahaan. 

Istilah kewirausahaan merupakan padanan kata dari entrepreneurship dalam bahasa Inggris. Sebelum dialihbahasakan ke dalam bahasa Inggris, kata entrepreneurship berasal dari kata berbahasa Perancis, yaitu entreprende yang memiliki arti petualang, pencipta, dan pengelola usaha.

Menurut Harvey Leibenstein, pengertian kewirausahaan adalah kegiatan yang mencakup hal-hal yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.

Kewirausahaan juga bisa didefinisikan sebagai sebuah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide dan gagasan, peluang, atau cara untuk lebih baik dalam menjalankan sesuatu hingga menghasilkan output berupa usaha baru.

Tujuan Kewirausahaan

Selama ini, kegiatan kewirausahaan terbukti bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Bahkan, beberapa kewirausahaan juga ternyata bisa membawa dampak positif pada perekonomian suatu negara. 

Di luar hasil positif kewirausahaan pada perekonomian masyarakat dan negara, ada beberapa tujuan kewirausahaan lainnya yang perlu kamu tahu, antara lain:

Meningkatkan Jumlah Wirausahawan yang Berkualitas

Tujuan kewirausahaan yang pertama ialah mampu meningkatkan jumlah wirausahawan yang berkualitas. Ini dikarenakan saat seorang pebisnis membuka sebuah usaha maka ia akan membutuhkan banyak sumber daya manusia lain untuk membantunya. 

Dengan melakukan bimbingan yang tepat, maka sumber daya manusia tersebut tidak hanya bisa diberdayakan kemampuannya saja. Melainkan juga bisa dilatih agar menjadi calon wirausahawan yang lebih berkualitas berdasarkan pengalamannya.

Dengan itu diharapkan nantinya akan semakin banyak wirausahawan yang juga akan membantu menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk membantu perekonomian masyarakat.

Mensejahterakan Masyarakat

Suatu bisnis yang semakin maju akan semakin membutuhkan sumber daya manusia yang semakin banyak. Dengan berkembangnya suatu usaha, berarti kian banyak lapangan pekerjaan yang akan dibuka untuk masyarakat.

Dengan berkurangnya jumlah pengangguran yang ada di masyarakat, berarti suatu bisnis sudah berhasil dalam mewujudkan tujuan kewirausahaan, dalam memajukan dan ikut serta mensejahterakan masyarakatnya.

Menanamkan Semangat Wirausaha di dalam Masyarakat

Seorang wirausahawan biasanya identik memiliki semangat dan jiwa yang tangguh, kompetitif, kreatif, inovatif, dan pandai mencari peluang. Alangkah lebih baiknya jika semangat tersebut bisa ditularkan ke masyarakat sekitar. Semangat tangguh dan pantang menyerah tersebut sebaiknya mampu ditularkan ke orang lain terutama anak muda agar mampu membangun semangat kewirausahaan.

Menyebarkan Semangat Berinovasi

Seorang wirausahawan yang cerdas biasanya pandai menginovasikan sesuatu hal yang sedang tren di kalangan masyarakat menjadi suatu hal yang baru.

Tujuan kewirausahaan selanjutnya ialah menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kewirausahaan yang bisa membantu menciptakan lapangan pekerjaan baru.  Kebanyakan dari mereka tidak mau berwirausaha dikarenakan takut mengalami kegagalan atau kerugian. 

Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta

Kembali lagi pada karakter wirausaha, ternyata masih ada sebagian orang yang menganggap bahwa wirausaha dan wiraswasta adalah dua hal yang sama. Sehingga mereka hampir tidak menemukan perbedaan wirausaha dan wiraswasta.

Bukan sekali atau dua kali wirausaha disebut sebagai wiraswasta karena beberapa ahli menganggap bahwa memang tidak ada perbedaan yang signifikan dalam pengertiannya. Bahkan, di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kedua istilah tersebut memiliki definisi yang sama. 

Padahal perbedaan wiraswasta dan wirausaha terlihat dengan jelas. Orang yang berwirausaha bisa dipastikan memiliki bisnis atau usahanya sendiri, sedangkan wiraswasta terkadang bisa juga dilakukan dengan bekerja pada orang lain. Penggunaaan kedua istilah ini memang sering tumpang-tindih. Jika disimpulkan perbedaan wirausaha dan wiraswasta ada pada sikap mental atau wujud usaha/operasinya.

Istilah wiraswasta memang sudah lebih dulu muncul, yaitu pada sekitar tahun 1970. Istilah ini dideskripsikan berdasarkan paham neoklasik dan didefinisikan sebagai berikut.

  • Orang yang mampu bersikap, berpikir, serta bertindak berdasarkan kemampuan serta keberanian untuk mengadakan pekerjaan sendiri, mencari uang sendiri, serta bekerja dengan sikap yang mandiri.
  • Orang yang mempunyai dorongan untuk membuat sesuatu yang berbeda dengan yang lain, dengan cara mempergunakan waktu dan kegiatan, yang diikuti oleh modal serta kemungkinan gagal, juga penerimaan balas jasa dan kepuasan serta kewenangan yang bebas atas bisnisnya tersebut.

Sedangkan istilah wirausaha baru muncul saat perkembangan teori ekonomi modern dan didefinisikan sebagai berikut.

  • Orang yang menciptakan sebuah kreasi serta inovasi
  • Orang yang mempunyai visi berjangka panjang
  • Orang yang dapat menguasai keahlian dalam produksi, pemasaran, penyediaan modal, serta pengawasan.

Dilihat dari fokus usahanya, kegiatan wirausaha mencakup seluruh waktu dalam hidupnya. Sedangkan wiraswasta umumnya hanya memfokuskan separuh waktu hidupnya untuk melakukan kegiatan tersebut. 

Jika dilihat berdasarkan pola pikir dalam bisnis, perbedaan wirausaha dan wiraswasta pun terlihat jelas. Wirausaha adalah seorang yang membuka sebuah usaha baru dan mandiri. Ia melihat sejumlah peluang yang mungkin bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan profit. Sedangkan seorang wiraswasta merasa bahwa meneruskan sebuah konsep yang sudah ada bisa menghasilkan profit lebih besar.

Pada dasarnya, jika kamu memilih untuk memulai menjadi seorang wirausahawan, pastikan bahwa kamu sudah memiliki sebagian besar atau semua karakter wirausaha yang disebutkan di atas. Akan lebih baik lagi jika kamu mempunyai kemampuan untuk mengelola keuangan yang baik dan mumpuni. 

Namun, jika ternyata kamu merasa kemampuanmu dalam mengelola keuangan bisnis belumlah mumpuni, tidak usah khawatir. Ada aplikasi keuangan keren karya anak bangsa seperti majoo yang bisa membantumu dalam hal ini. 

Mencatat pembukuan seluruh transaksi? Mengatur absensi karyawan? Mengecek stok barang? Menyusun laporan keuangan? Semua bisa. Intinya, tidak ada alasan lagi untuk tidak berlangganan majoo mulai dari sekarang. Jadi, yuk langganan!