Pukulan berikut ini merupakan jenis pukulan dari atas kepala kecuali

7 teknik pukulan dalam permainan bulu tangkis penting untuk diketahui. Sebab dengan begitu, permainan bulu tangkis akan menjadi lebih optimal dan tentunya seru serta menarik.

Ya, bulu tangkis sendiri telah menjadi salah satu olahraga paling favorit di Indonesia. Tak ayal, pertandingan bulu tangkis selalu dipadati penonton sebelum pandemi Covid-19 merebak.

BACA JUGA: 10 Teknik Dasar Bulu Tangkis bagi Pemula

Kini, serba-serbi soal pertandingan bulu tangkis pun menarik untuk diketahui, termasuk teknik dalam pukulannya. Lalu, apa saja teknik tersebut? Yuk, intip bersama 7 teknik pukulan dalam permainan bulu tangkis besera penjelasannya.

BACA JUGA: Aksi Greysia Polii Tegur Apriyani Rahayu di Podcast Deddy Corbuzier Tuai Pujian Netizen

7. Smash

Teknik pukulan pertama adalah smash. Teknik ini sendiri menjadi yang diandalkan setiap pemain untuk meraup angka dalam pertandingan.

(Anthony Sinisuka Ginting beraksi di lapangan)

Smash sendiri merupakan pukulan keras yang dilakukan secara cepat. Teknik ini bisa dilakukan dengan mengandalkan kekuatan otot bahu dan lengan. Hal yang tak kalah penting adalah kecepatan agar bisa mengetahui ke arah mana shuttle cock akan dilajukan.

6. Lob

Selanjutnya ada teknik pukulan lob. Teknik ini dilakukan agar bola melambung tinggi ke arah belakang garis lawan. Teknik ini biasanya digunakan untuk bertahan maupun membuka peluang untuk menyerang lawan.

5. Drop Shot

Teknik ini dilakukan sama seperti smash. Bedanya, teknik drop shot dilakukan dengan menggunakan dorongan halus saat memukul bola. Sementara smash, teknik ini dilakukan dengan kekuatan penuh. Teknik ini dilakukan untuk meletakkan shuttlecock dekat dengan net dan tidak melebihi garis ganda.

4. Drive

Teknik yang satu ini banyak dilakukan dalam pertandingan nomor ganda. Pemain biasanya melakukan teknik ini untuk mengembalikan bola setelah mendapat serangan dari lawan.

(Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo)

Pukulan drive dilakukan cepat dan mendadak karena bertujuan membuat lawan bertahan dengan mengangkat shuttlecock ke arah atas. Jadi, drive dilakukan dengan kecepatan cukup kencang dan ketinggian sedikit di atas kepala.

3. Forehand

Di urutan ketiga, ada teknik pukulan forehand. Ini merupakan salah satu teknik pukulan dasar dalam bulu tangkis. Teknik ini biasanya dilakukan untuk mengarahkan bola ke titik terjauh garis permainan lawan.

Dengan tujuan itu, teknik forehand pun mengandalkan pukulan kencang dari garis belakang yang disebut clear shot. Teknik ini sering dilakukan untuk mendapat kesempatan membangun strategi.

2. Backhand

Ada juga teknik backhand yang terbilang sulit dilakukan. Sebab, teknik ini membutuhkan koordinasi yang tepat dan cepa tantara lengan, bahu, dan langkah kaki. Tubuh bagian atas harus diputar dan tangan yang memegang raket berada di posisi dekat dengan bahu.

(Jonatan Christie)

Tujuan dari teknik backhand sendiri adalah membuat shuttlecock melaju menyeberangi net sejajar dengan bibir. Hal ini dilakukan agar shuttlecock menuju bagian depan dari wilayah permainan lawan.

1. Netting

Terakhir, ada teknik netting. Teknik satu ini bertujuan menempatkan bola sedekat mungkin dengan net pada lapangan lawan disebut netting. Pukulan ini dilakukan agar shuttlecock berada sedekat mungkin dengan net.