Sebutkan jenis posisi guard dalam permainan bola basket

Kedudukan pemain dalam bola basket.

Dalam permainan bola basket, terdapat 5 kedudukan utama pemain, yaitu center (5 - C), power forward (4 - PF), small forward (3 - SF), shooting guard (2 - SG), dan point guard (1 - PG).[1][2] Biasanya, kedudukan ini juga diwakilkan dengan angka bagi mempermudah penyebutannya. [1]

Pemain tengah (center) pada umumnya dikuasai oleh pemain yang bertubuh paling tinggi dalam tim.[3] Pada ketika menyerang, Center bekerja menerima bola dan menembakkannya ke ring, sedangkan pada ketika bertahan, pemain ini menjadi pertahanan terakhir.[3] Power forward juga pada umumnya juga dikuasai oleh pemain bertubuh tinggi karena bekerja sebagai penangkap bola pantul yang gagal masuk ke dalam ring (rebound), terutama ketika bertahan.[3] Dalam kedudukan menyerang, seorang PF diharapkan menangkap bola rebound dan segera menembakkannya kembali ke dalam ring.[3] Small forward, umumnya diisi oleh pemain yang sifat menyerang dalam memainkan serangan ke daerah musuh dan juga memiliki tembakan yang konsisten dari anggota luar garis tembakan bebas sama sekali.[3] Shooting guard umumnya diisi oleh pemain dengan kemampuan bertahan dan mencuri bola yang adun.[3] Dalam kedudukan menyerang, SG berperan sebagai pemegang bola kedua dan juga menembakkan lemparan tiga angka.[3] Point guard merupakan pemimpin penyerangan yang pada umumnya memiliki umpan (passing) dan dribble.[3]

Referensi

  1. ^ a b Basketball-plays-and-tips.com Guide to the Fundamentals of Basketball Positions. Diakses pada 14 Juli 2011.
  2. ^ Donald H. Brown. 2007. A basketball handbook. AuthorHouse
  3. ^ a b c d e f g h Sportspectator.com Fan's Guide to Basketball, Page 4 of 5: Court Diagram & Positions. Diakses pada 14 Juli 2011.

Lihat Pula

Kedudukan bola basket

Guards
1. Point guardCombo Guard (PG/SG)
2. Shooting guardGuard-Forward/Swingman (SG/SF)
Forwards3. Small forwardStretch Forward/Cornerman (SF/PF)
4. Power forwardPoint Forward (PG/SF, PG/PF)
Center5. CenterForward-Center/Bigman (PF/C)
 Frontcourt (PF/C/SF) 
Kapten | Pelatih kepala | Wasit dan petugas

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang bertambah spesifik. Terima kasih.


edunitas.com


Page 2

Tags (tagged): unkris, posisi, bola, basket, guard, 2, sg, point, 1, pg, biasanya, karena, bertugas, sebagai, penangkap, pantul, gagal, oleh, pemain, kemampuan, bertahan, mencuri, authorhouse, a, b, c, d, e, f, g, h, sportspectator, com, fan, s, guide, pusat, ilmu, pengetahuan, wasit, petugas, jika, anda, melihat, halaman, basket pusat, program, kuliah, pegawai, kelas, weekend, eksekutif, ensiklopedi, bahasa, indonesia, ensiklopedia


Page 3

Tags (tagged): unkris, posisi, bola, basket, guard, 2, sg, point, 1, pg, biasanya, karena, bertugas, sebagai, penangkap, pantul, gagal, oleh, pemain, kemampuan, bertahan, mencuri, authorhouse, a, b, c, d, e, f, g, h, sportspectator, com, fan, s, guide, pusat, ilmu, pengetahuan, wasit, petugas, jika, anda, melihat, halaman, basket pusat, program, kuliah, pegawai, kelas, weekend, eksekutif, ensiklopedi, bahasa, indonesia, ensiklopedia


Page 4

Tags (tagged): unkris, posisi, bola, basket, guard, 2, sg, point, 1, pg, biasanya, karena, bertugas, sebagai, penangkap, pantul, gagal, oleh, pemain, kemampuan, bertahan, mencuri, authorhouse, a, b, c, d, e, f, g, h, sportspectator, com, fan, s, guide, center, of, studies, wasit, petugas, jika, anda, melihat, halaman, basket center, program, kuliah, pegawai, kelas, weekend, eksekutif, indonesian, encyclopedia


Page 5

Tags (tagged): unkris, posisi, bola, basket, guard, 2, sg, point, 1, pg, biasanya, karena, bertugas, sebagai, penangkap, pantul, gagal, oleh, pemain, kemampuan, bertahan, mencuri, authorhouse, a, b, c, d, e, f, g, h, sportspectator, com, fan, s, guide, center, of, studies, wasit, petugas, jika, anda, melihat, halaman, basket center, program, kuliah, pegawai, kelas, weekend, eksekutif, indonesian, encyclopedia


Page 6

Bola basket adalah olahraga bola berkumpul menjadi kelompok yang terdiri atas dua tim beranggota masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dipertontonkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket mudah dipelajari karena bentuk bolanya yang luhur, sehingga tidak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, selang lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

Sejarah

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat sebuah permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah dia mainkan ketika kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut kisah, sesudah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dipertontonkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan berharap para siswa untuk mulai memperagakan permainan ciptaannya itu.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, disediakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang dikatakan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditaruh di semua cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di semua kota-kota negara bidang Amerika Serikat.

Pada awal mulanya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak benar dribble, sehingga bola hanya bisa berpindah menempuh lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Lapangan, waktu, dan jumlah pemain bola basket

Lapangan bola basket memiliki bentuk persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan luas 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan luas 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari adalah 1,80 meter.

Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 dinamakan Referee sedangkan wasit 2 dinamakan Umpire.

Waktu permainan 4 X 10 menit. Di selang anggota 1, 2, 3, dan anggota 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada penghabisan pertandingan harus disediakan perpanjangan waktu hingga terjadi selisih skor. Di selang dua anggota tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam adalah 5 detik.

Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian selang 1,20 - 1,40 meter.

Panjang papan pantul bidang luar adalah 1,80 meter sedangkan luas papan pantul bidang luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bidang dalam adalah 0,59 meter sedangkan luas papan pantul bidang dalam adalah 0,45 meter.

Jarak lantai hingga ke papan pantul bidang bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bidang bawah hingga ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang adalah 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga hingga ke garis penghabisan adalah 1 meter.

Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran luas garis adalah 0,05 meter. Panjang garis penghabisan lingkaran kawasan serang adalah 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman adalah 3,60 meter.

Peraturan permainan bola basket

Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:

  • Bola bisa dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
  • Bola bisa dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola harus dipegang di dalam atau di selang telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kelupaan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut diterapkan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut dijadikan pemain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  • Sebuah kelupaan diciptakan pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), memperagakan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang dibicarakan pada aturan 5.
  • Apabila salah satu pihak memperagakan tiga kelupaan bersambung, maka kelupaan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut artiannya tanpa demikianlah keadaanya pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  • Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dipertontonkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan gagasan tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila dia memegang bertambah lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak memperagakan hal yang bisa menunda pertandingan, maka wasit bisa memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi kenal wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran bersambung. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang memperagakan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya sebuah gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  • Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  • Pihak yang sukses memasukkan bola ke ring terbanyak akan dibicarakan sebagai pemenang [1]

Teknik dasar permainan bola basket

Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok luhur. Bola berada di selang kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola lebih kurang ke balik, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak tidak jauh dengan badan di bidang balik bola yang menghadap ke arah tengah hadapan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di hadapan. Badan sedikit condong ke hadapan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola harus diamati supaya bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Ketika bola masuk di selang kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke balik atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua jenis cara adalah menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di hadapan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara adalah melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari hadapan dada (chest pass) yang diterapkan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) adalah sebuah usaha membawa bola ke hadapan. Caranya adalah dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Ketika bola bangkit ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola ketika mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket bisa dibagi dijadikan dua cara, adalah menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi diterapkan untuk mengadakan serangan yang cepat ke kawasan pertahanan lawan.

Pivot atau memoros adalah sebuah usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain bisa berputar 360 derajat.

Seorang pemain basket memperagakan shooting dengan dua tangan.

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam memperagakan shooting ini bisa diterapkan dengan dua cara adalah dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat supaya bisa meraih poin. Lay-up dinamakan juga dengan tembakan melayang.

Teknik permainan bola basket profesional

Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang ketika memperagakan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah diterapkan buat pemain yang baru belajar basket. Bila keseimbangan badan tidak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain dikawal oleh orang yang bertambah tinggi dari pemain. Adalah cara menembak dari samping dengan satu tangan. Sah jarak selang orang yang menghadang dan pemain mampu lebih kurang jauh. Belakang tehnik ini sering digunakan oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama waktu melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan mencapai 80%.

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Adalah dengan melompat dan memperagakan tembakan yang liar dan sulit untuk di gagalkandan .

merupakan cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. biasanya teknik sudah jumlah di improvisasi dengan cara memantulkan bola di selang celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah memakai teknik ini) atau balik kaki (yang paling sering memakai teknik ini adalah Jamal Crawford - Atlanta Hawks)

Slamdunk adalah salah satu teknik yang paling populer. Sebenarnya cukup simpel, adalah hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir tidak masuk tipu daya untuk diterapkan karena lompatannya tidak cukup tinggi. [2]

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat dijadikan bertambah sempurna dan digemari sejak pertama kali dikenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, adalah gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang mampu diterapkan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

Bola basket di Indonesia

Benar beberapa informasi menyebut masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, sejak 1894, bola basket sudah dipertontonkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan selanjutnya menjalar ke semua daratan Cina. Mereka yang jualan ke Indonesia adalah golongan menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas golongan Cina modern.

Informasi ini diperkuat fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sebanyak kota luhur seperti Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya sebagian luhur tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula selanjutnya kelahiran salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang selanjutnya dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Waktu itu, tim Indonesia menguasai peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).

Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah dijadikan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun selanjutnya, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang selanjutnya dijadikan Menteri Olahraga, berharap Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun hasilnya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Semua Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.[3]

Lihat pula

Rujukan

  1. ^ Peraturan permainan bola basket
  2. ^ Teknik dijadikan pemain bola basket
  3. ^ Berita dan informasi di situs resmi PERBASI


edunitas.com


Page 7

Tags (tagged): baseball, unkris, bola bisbol, bola, bisbol sebuah bola, digunakan, sama, bisbol, bola memiliki karet, gabus tengah, kulit, ukuran 229 235, mm pada, lingkar, 73 76 mm, digunakan membungkus, sampai satu 11, 5 km, center, of studies plastik, menutupinya sementara, lain, telah baseball baseball, of


Page 8

Sepak bola yaitu cabang olahraga yang memakai bola yang dilakukan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki ratus tahun ke-21, olahraga ini telah dilakukan oleh semakin dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga sangat populer di alam.[1][2][3][4] Sepak bola mempunyai tujuan sbg mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memakai bola ke gawang lawan. Sepak bola dilakukan dalam lapangan yang berwujud persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam kawasan gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan memakai seluruh tubuhnya selain tangan, kebanyakan dengan kaki sbg menendang, dada sbg mengontrol, dan kepala sbg menyundul bola. Tim yang mencetak gol sangat banyak pada yang belakang sekali pertandingan yaitu pemenangnya. Bila sampai masa hasilnya masih hasilnya imbang, maka bisa dilaksanakan undian, perpanjangan masa maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]

Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Alam setiap empat tahun sekali.[6]

Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak ratus tahun ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[7] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[7] Permainan serupa juga dilakukan di Jepang dengan sebutan Kemari[8]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai ratus tahun ke-16.[8]

Sepak bola modern mulai mengembang di Inggris dan dihasilkan menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga hasilnya Raja Edward III melarang olahraga ini dilakukan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan sbg memperagakan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan mulia mengakibatkan sepak bola dihasilkan menjadi terkenal di anggota yang terkait universitas dan sekolah.[7] Lahir sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub bersama-sama menjadi satu kelompokan dan merumuskan aturan baku sbg permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke bermacam belahan alam.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola alam (FIFA) dihasilkan dan pada awal tahun 1900-an, bermacam kompetisi dilakukan diberbagai negara.[7]

Posisi pemain

Penjaga gawang dalam sepak bola.

Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-4 orang penyerang.[9] Penjaga gawang yaitu satu-satunya pemain yang boleh memakai tangan sbg melindungi gawang dari penyerangan negara lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berlainan dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan mempunyai tugas utama sbg menghentikan penyerangan negara lawan.[9] Pemain tengah kebanyakan terdiri dari pemain tengah penyerang yang jadi pemain tidak jauh dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang jadi pemain tidak jauh dengan pemain bertahan.[9] Penyerang mempunyai tugas utama sbg mencetak gol ke gawang lawan.[9]

Posisi dasar pemain bisa merasakan modifikasi dihasilkan menjadi bermacam pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering dipergunakan dalam bermacam kejuaraan yaitu 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di anggota tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering dipergunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[10]

Aturan

Lapangan sepak bola.

Lapangan permainan

Sbg pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang dipergunakan mempunyai panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan luas 65-75 meter.[11] Di anggota tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat mempunyai ukuran dengan luas 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[11] Di anggota depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjauhan 16.5 meter dari gawang.[11] Area ini yaitu batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran memperoleh hadiah tendangan pinalti atau tidak.[11]

Lama permainan

Lama permainan sepak bola normal yaitu 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua proses.[11] Bila letak sama imbang, maka disediakan perpanjangan masa selama 2×15 menit, sampai diperoleh pemenang, namun bila sama kuat maka disediakan adu penalti.[11] Wasit bisa menentukan berapa masa tambahan di setiap yang belakang sekali proses sbg pengganti dari masa yang hilang dampak pergantian pemain, cedera yang membutuhkan bantuan, ataupun penghentian lainnya. Masa tambahan ini dinamakan sbg injury time atau stoppage time.[11]

Gol yang dicetak dalam perpanjangan masa hendak dihitung dihasilkan menjadi skor yang belakang sekali pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim bisa melaju ke pertandingan kemudian ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada yang belakang sekali tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) sbg menyelesaikan pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol kala perpanjangan masa berlanjut hendak dihasilkan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada yang belakang sekali proses perpanjangan masa pertama hendak keluar sbg pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak lagi dipergunakan oleh IFAB.[11]

Pelanggaran

Wasit sedang memberikan kartu kuning.

Apabila pemain memperagakan pelanggaran yang cukup keras maka wasit bisa memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[12] Pertandingan hendak dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[12] Kartu kuning yaitu peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara bertali-tali melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau aksi, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang memperagakan tendangan tidak terikat sama sekali atau lemparan ke dalam.[12] Pemain yang menerima dua kartu kuning hendak memperoleh kartu merah dan keluar dari pertandingan.[12]

Pemain yang memperoleh kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa dialihkan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh aksi yang bisa diganjar kartu merah yaitu pelanggaran berat yang membahayakan atau mengakibatkan cedera parah pada lawan, meludah, memperagakan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan sbg mencegah gol untuk semua pemain kecuali penjaga gawang , dan memakai bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sbg penjaga gawang memperagakan hands ball di luar kotak penalti .[12]

Wasit dan petugas pertandingan

Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[13] Wasit mempunyai peluit yang menandakan apakah kala selesai atau memulai memperagakan bola.[13] Dia juga bekerja memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah anggota dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna terang sbg menandakan keadaan pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[13] Kebanyakan mereka hendak memperagakan usaha mengikuti posisi pemain balik terakhir.[13]

Petugas terakhir mempunyai tugas sbg mencatat semua masa yang sempat terhenti selama pertandingan berlanjut dan memberikan info tentang tambahan masa di yang belakang sekali setiap proses.[13] Petugas ini juga bekerja memeriksa pergantian pemain dan dihasilkan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima sbg menentukan ketepatan keputusan wasit mulai dipergunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain mempunyai dalam kondisi offside ketika mencetak gol.[13]

Kejuaraan Internasional

Permainan sepak bola wanita.

Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Alam yang disediakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).[14] Piala Alam disediakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut yaitu Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14]

Kompetisi international tertua di alam yaitu Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali disediakan tahun 1916 dan disertai oleh 10 negara yang hasilnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[15] Sbg wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang dinamakan Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), menyelenggarakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang dinamakan Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa disediakan sbg awal mulanya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian dinamakan sbg UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan bermacam Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 dinamakan Piala Oseania.[18] Sbg wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai disediakan sejak 1957 di Khartoum.[19]

Sepak bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut merasakan perubahan nama dihasilkan menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak kala itu, cara sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat jadi pemain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan disediakan.[21] Sbg wujud dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.[21]

Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaingan dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah menambah luas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua sbg pemain non amatir, serta Divisi Tiga sbg pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga giat mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam himpunan umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).[21]

Lihat juga

Organisasi

Jenis lainnya

Pustaka

  1. ^ "Overview of Soccer". Encyclopædia Britannica. Diakses 4 June 2008. 
  2. ^ Guttman, Allen (1993). "The Diffusion of Sports and the Problem of Cultural Imperialism". In Eric Dunning, Joseph A. Maguire, Robert E. Pearton. The Sports Process: A Comparative and Developmental Approach. Champaign: Human Kinetics. hlm. 129. ISBN 0-88011-624-2. Diakses 26 January 2008. "the game is complex enough not to be invented independently by many preliterate cultures and yet simple enough to become the world's most popular team sport" 
  3. ^ Dunning, Eric (1999). "The development of soccer as a world game". Sport Matters: Sociological Studies of Sport, Violence and Civilisation. London: Routledge. hlm. 103. ISBN 0-415-06413-9. Diakses 26 January 2008. "During the twentieth century, soccer emerged as the world's most popular team sport" 
  4. ^ Mueller, Robert; Cantu; Van Camp, Steven (1996). "Team Sports". Catastrophic Injuries in High School and College Sports. Champaign: Human Kinetics. hlm. 57. ISBN 0-87322-674-7. Diakses 26 January 2008. "Soccer is the most popular sport in the world and is an industry worth over US$400 billion world wide. 80% of this is generated in Europe, though its popularity is growing in the United States. It has been estimated that there were 22 million soccer players in the world in the early 1980s, and that number is increasing. In the United States soccer is now a major sport at both the high school and college levels" 
  5. ^ Sports-information.org Soccer. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  6. ^ "2002 FIFA World Cup TV Coverage". FIFA. 5 December 2006. Diarsipkan dari aslinya tanggal 30 December 2006. Diakses 6 January 2008. 
  7. ^ a b c d e f g h i Historyofsoccer.info History Of Soccer! 2006. Geno Jezek. Diakses pada 8 Agustus 2011.
  8. ^ a b c d Sportsknowhow.com, HISTORY OF SOCCER. Page 1-3. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  9. ^ a b c d e f Soccerpositions.net Soccer Positions. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  10. ^ a b Soccer-training-guide.com The Soccer Formations Guide. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  11. ^ a b c d e f g h i j k Soccerwebsite.orgSoccer Rules, dan sbg lapangan sepak bola nasional ( Indonesia ) yang dipergunakan mempunyai panjang antara 90-110 meter dan luas 58-70 meter. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  12. ^ a b c d e f [hhttp://www.soccerhelp.com/Soccer_Tips_Dictionary_Terms_C.shtml Soccerhelp.com] Diakses pada 9 Agustus 2011.
  13. ^ a b c d e f g h i j About.com The Officials: An Explanation of Every Official's Function on the Field. Joshua Robinson. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  14. ^ a b c d Oleole.com FIFA World Cup™ History. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  15. ^ a b Napit.co.uk The Copa America. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  16. ^ CONCACAF.com What is CONCACAF? Diakses pada 10 Agustus 2011.
  17. ^ AFC.com About AFC. Last modified 6 September 2007. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  18. ^ Napit.co.uk The OFC Nations Cup. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  19. ^ Napit.co.ukAfrican Cup of Nations. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  20. ^ a b Apasih.com Sejarah Berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Diakses pada 11 Agustus 2011.
  21. ^ a b c d e f PSSI-football.com Sejarah PSSI. Diakses pada 11 Agustus 2011.

Pranala luar


edunitas.com


Page 9

Sepak bola

Dua orang pemain sedang berebut bola.

Induk organisasiFIFA
Nama lainFootball, soccer, footy/footie, "the beautiful game", "the world game"
Pertama dimainkanPertengahan ratus tahun ke-19 di Inggris
Data lengkap
Olahraga kontak fisikYa
Jumlah pemain11 orang per tim
Pria/wanitaYa, kompetisi terpisah
KategoriOlahraga tim, Olahraga bola
AlatBola sepak
Tempat bertandingLapangan sepak bola
Dipertandingkan di Olimpiade1900

Sepak bola yaitu cabang olahraga yang memakai bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki ratus tahun ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga sangat populer di alam.[1][2][3][4] Sepak bola mempunyai tujuan sebagai mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memakai bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berwujud persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam kawasan gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan memakai seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki sebagai menendang, dada sebagai mengontrol, dan kepala sebagai menyundul bola. Tim yang mencetak gol sangat banyak pada yang belakang sekali pertandingan yaitu pemenangnya. Bila sampai masa hasilnya masih hasilnya imbang, maka bisa diterapkan undian, perpanjangan masa maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]

Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Alam setiap empat tahun sekali.[6]

Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak ratus tahun ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[7] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[7] Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari[8]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai ratus tahun ke-16.[8]

Sepak bola modern mulai mengembang di Inggris dan diproduksi menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga hasilnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan sebagai memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan mulia mengakibatkan sepak bola diproduksi menjadi terkenal di anggota yang terkait universitas dan sekolah.[7] Lahir sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub bersama-sama menjadi satu kelompokan dan merumuskan aturan baku sebagai permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke bermacam belahan alam.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola alam (FIFA) diproduksi dan pada awal tahun 1900-an, bermacam kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7]

Posisi pemain

Penjaga gawang dalam sepak bola.

Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-4 orang penyerang.[9] Penjaga gawang yaitu satu-satunya pemain yang boleh memakai tangan sebagai melindungi gawang dari penyerangan negara lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berlainan dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan mempunyai tugas utama sebagai menghentikan penyerangan negara lawan.[9] Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang jadi pemain tidak jauh dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang jadi pemain tidak jauh dengan pemain bertahan.[9] Penyerang mempunyai tugas utama sebagai mencetak gol ke gawang lawan.[9]

Posisi dasar pemain bisa merasakan modifikasi diproduksi menjadi bermacam pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering dipergunakan dalam bermacam kejuaraan yaitu 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di anggota tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering dipergunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[10]

Aturan

Lapangan sepak bola.

Lapangan permainan

Sebagai pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang dipergunakan mempunyai panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.[11] Di anggota tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat mempunyai ukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[11] Di anggota depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjauhan 16.5 meter dari gawang.[11] Area ini yaitu batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran memperoleh hadiah tendangan pinalti atau tidak.[11]

Lama permainan

Lama permainan sepak bola normal yaitu 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua proses.[11] Bila kedudukan sama imbang, maka disediakan perpanjangan masa selama 2×15 menit, sampai diperoleh pemenang, namun bila sama kuat maka disediakan adu penalti.[11] Wasit bisa menentukan berapa masa tambahan di setiap yang belakang sekali proses sebagai pengganti dari masa yang hilang dampak pergantian pemain, cedera yang membutuhkan bantuan, ataupun penghentian lainnya. Masa tambahan ini dinamakan sebagai injury time atau stoppage time.[11]

Gol yang dicetak dalam perpanjangan masa hendak dihitung diproduksi menjadi skor yang belakang sekali pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim bisa melaju ke pertandingan kemudian ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada yang belakang sekali tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) sebagai menyelesaikan pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol kala perpanjangan masa berlanjut hendak diproduksi menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada yang belakang sekali proses perpanjangan masa pertama hendak keluar sebagai pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak lagi dipergunakan oleh IFAB.[11]

Pelanggaran

Wasit sedang memberikan kartu kuning.

Apabila pemain memainkan pelanggaran yang cukup keras maka wasit bisa memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[12] Pertandingan hendak dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[12] Kartu kuning yaitu peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara bertali-tali melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau aksi, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang memainkan tendangan tidak terikat sama sekali atau lemparan ke dalam.[12] Pemain yang menerima dua kartu kuning hendak memperoleh kartu merah dan keluar dari pertandingan.[12]

Pemain yang memperoleh kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh aksi yang bisa diganjar kartu merah yaitu pelanggaran berat yang membahayakan atau mengakibatkan cedera parah pada lawan, meludah, memainkan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan sebagai mencegah gol untuk semua pemain kecuali penjaga gawang , dan memakai bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang memainkan hands ball di luar kotak penalti .[12]

Wasit dan petugas pertandingan

Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[13] Wasit mempunyai peluit yang menandakan apakah kala selesai atau memulai memainkan bola.[13] Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah anggota dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna terang sebagai menandakan keadaan pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[13] Biasanya mereka hendak memainkan usaha mengikuti posisi pemain balik terakhir.[13]

Petugas terakhir mempunyai tugas sebagai mencatat semua masa yang sempat terhenti selama pertandingan berlanjut dan memberikan info tentang tambahan masa di yang belakang sekali setiap proses.[13] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan diproduksi menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima sebagai menentukan ketepatan keputusan wasit mulai dipergunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain mempunyai dalam kondisi offside ketika mencetak gol.[13]

Kejuaraan Internasional

Permainan sepak bola wanita.

Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Alam yang disediakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).[14] Piala Alam disediakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut yaitu Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14]

Kompetisi international tertua di alam yaitu Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali disediakan tahun 1916 dan disertai oleh 10 negara yang hasilnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[15] Sebagai wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang dinamakan Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), menyelenggarakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang dinamakan Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa disediakan sebagai awal mulanya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian dinamakan sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan bermacam Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 dinamakan Piala Oseania.[18] Sebagai wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai disediakan sejak 1957 di Khartoum.[19]

Sepak bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut merasakan perubahan nama diproduksi menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak kala itu, cara sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat jadi pemain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan disediakan.[21] Sebagai wujud dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.[21]

Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaingan dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah meluaskan kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua sebagai pemain non amatir, serta Divisi Tiga sebagai pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga giat mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam himpunan umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).[21]

Lihat juga

Organisasi

Jenis lainnya

Pustaka

  1. ^ "Overview of Soccer". Encyclopædia Britannica. Diakses 4 June 2008. 
  2. ^ Guttman, Allen (1993). "The Diffusion of Sports and the Problem of Cultural Imperialism". In Eric Dunning, Joseph A. Maguire, Robert E. Pearton. The Sports Process: A Comparative and Developmental Approach. Champaign: Human Kinetics. hlm. 129. ISBN 0-88011-624-2. Diakses 26 January 2008. "the game is complex enough not to be invented independently by many preliterate cultures and yet simple enough to become the world's most popular team sport" 
  3. ^ Dunning, Eric (1999). "The development of soccer as a world game". Sport Matters: Sociological Studies of Sport, Violence and Civilisation. London: Routledge. hlm. 103. ISBN 0-415-06413-9. Diakses 26 January 2008. "During the twentieth century, soccer emerged as the world's most popular team sport" 
  4. ^ Mueller, Robert; Cantu; Van Camp, Steven (1996). "Team Sports". Catastrophic Injuries in High School and College Sports. Champaign: Human Kinetics. hlm. 57. ISBN 0-87322-674-7. Diakses 26 January 2008. "Soccer is the most popular sport in the world and is an industry worth over US$400 billion world wide. 80% of this is generated in Europe, though its popularity is growing in the United States. It has been estimated that there were 22 million soccer players in the world in the early 1980s, and that number is increasing. In the United States soccer is now a major sport at both the high school and college levels" 
  5. ^ Sports-information.org Soccer. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  6. ^ "2002 FIFA World Cup TV Coverage". FIFA. 5 December 2006. Diarsipkan dari aslinya tanggal 30 December 2006. Diakses 6 January 2008. 
  7. ^ a b c d e f g h i Historyofsoccer.info History Of Soccer! 2006. Geno Jezek. Diakses pada 8 Agustus 2011.
  8. ^ a b c d Sportsknowhow.com, HISTORY OF SOCCER. Page 1-3. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  9. ^ a b c d e f Soccerpositions.net Soccer Positions. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  10. ^ a b Soccer-training-guide.com The Soccer Formations Guide. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  11. ^ a b c d e f g h i j k Soccerwebsite.orgSoccer Rules, dan sebagai lapangan sepak bola nasional ( Indonesia ) yang dipergunakan mempunyai panjang antara 90-110 meter dan lebar 58-70 meter. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  12. ^ a b c d e f [hhttp://www.soccerhelp.com/Soccer_Tips_Dictionary_Terms_C.shtml Soccerhelp.com] Diakses pada 9 Agustus 2011.
  13. ^ a b c d e f g h i j About.com The Officials: An Explanation of Every Official's Function on the Field. Joshua Robinson. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  14. ^ a b c d Oleole.com FIFA World Cup™ History. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  15. ^ a b Napit.co.uk The Copa America. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  16. ^ CONCACAF.com What is CONCACAF? Diakses pada 10 Agustus 2011.
  17. ^ AFC.com About AFC. Last modified 6 September 2007. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  18. ^ Napit.co.uk The OFC Nations Cup. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  19. ^ Napit.co.ukAfrican Cup of Nations. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  20. ^ a b Apasih.com Sejarah Berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Diakses pada 11 Agustus 2011.
  21. ^ a b c d e f PSSI-football.com Sejarah PSSI. Diakses pada 11 Agustus 2011.

Pranala luar


edunitas.com


Page 10

Sepak bola

Dua orang pemain sedang berebut bola.

Induk organisasiFIFA
Nama lainFootball, soccer, footy/footie, "the beautiful game", "the world game"
Pertama dimainkanPertengahan ratus tahun ke-19 di Inggris
Data lengkap
Olahraga kontak fisikYa
Jumlah pemain11 orang per tim
Pria/wanitaYa, kompetisi terpisah
KategoriOlahraga tim, Olahraga bola
AlatBola sepak
Tempat bertandingLapangan sepak bola
Dipertandingkan di Olimpiade1900

Sepak bola yaitu cabang olahraga yang memakai bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki ratus tahun ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga sangat populer di alam.[1][2][3][4] Sepak bola mempunyai tujuan sebagai mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memakai bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berwujud persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam kawasan gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan memakai seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki sebagai menendang, dada sebagai mengontrol, dan kepala sebagai menyundul bola. Tim yang mencetak gol sangat banyak pada yang belakang sekali pertandingan yaitu pemenangnya. Bila sampai masa hasilnya masih hasilnya imbang, maka bisa diterapkan undian, perpanjangan masa maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]

Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Alam setiap empat tahun sekali.[6]

Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak ratus tahun ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[7] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[7] Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari[8]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai ratus tahun ke-16.[8]

Sepak bola modern mulai mengembang di Inggris dan diproduksi menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga hasilnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan sebagai memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan mulia mengakibatkan sepak bola diproduksi menjadi terkenal di anggota yang terkait universitas dan sekolah.[7] Lahir sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub bersama-sama menjadi satu kelompokan dan merumuskan aturan baku sebagai permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke bermacam belahan alam.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola alam (FIFA) diproduksi dan pada awal tahun 1900-an, bermacam kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7]

Posisi pemain

Penjaga gawang dalam sepak bola.

Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-4 orang penyerang.[9] Penjaga gawang yaitu satu-satunya pemain yang boleh memakai tangan sebagai melindungi gawang dari penyerangan negara lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berlainan dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan mempunyai tugas utama sebagai menghentikan penyerangan negara lawan.[9] Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang jadi pemain tidak jauh dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang jadi pemain tidak jauh dengan pemain bertahan.[9] Penyerang mempunyai tugas utama sebagai mencetak gol ke gawang lawan.[9]

Posisi dasar pemain bisa merasakan modifikasi diproduksi menjadi bermacam pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering dipergunakan dalam bermacam kejuaraan yaitu 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di anggota tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering dipergunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[10]

Aturan

Lapangan sepak bola.

Lapangan permainan

Sebagai pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang dipergunakan mempunyai panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.[11] Di anggota tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat mempunyai ukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[11] Di anggota depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjauhan 16.5 meter dari gawang.[11] Area ini yaitu batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran memperoleh hadiah tendangan pinalti atau tidak.[11]

Lama permainan

Lama permainan sepak bola normal yaitu 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua proses.[11] Bila kedudukan sama imbang, maka disediakan perpanjangan masa selama 2×15 menit, sampai diperoleh pemenang, namun bila sama kuat maka disediakan adu penalti.[11] Wasit bisa menentukan berapa masa tambahan di setiap yang belakang sekali proses sebagai pengganti dari masa yang hilang dampak pergantian pemain, cedera yang membutuhkan bantuan, ataupun penghentian lainnya. Masa tambahan ini dinamakan sebagai injury time atau stoppage time.[11]

Gol yang dicetak dalam perpanjangan masa hendak dihitung diproduksi menjadi skor yang belakang sekali pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim bisa melaju ke pertandingan kemudian ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada yang belakang sekali tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) sebagai menyelesaikan pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol kala perpanjangan masa berlanjut hendak diproduksi menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada yang belakang sekali proses perpanjangan masa pertama hendak keluar sebagai pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak lagi dipergunakan oleh IFAB.[11]

Pelanggaran

Wasit sedang memberikan kartu kuning.

Apabila pemain memainkan pelanggaran yang cukup keras maka wasit bisa memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[12] Pertandingan hendak dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[12] Kartu kuning yaitu peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara bertali-tali melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau aksi, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang memainkan tendangan tidak terikat sama sekali atau lemparan ke dalam.[12] Pemain yang menerima dua kartu kuning hendak memperoleh kartu merah dan keluar dari pertandingan.[12]

Pemain yang memperoleh kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh aksi yang bisa diganjar kartu merah yaitu pelanggaran berat yang membahayakan atau mengakibatkan cedera parah pada lawan, meludah, memainkan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan sebagai mencegah gol untuk semua pemain kecuali penjaga gawang , dan memakai bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang memainkan hands ball di luar kotak penalti .[12]

Wasit dan petugas pertandingan

Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[13] Wasit mempunyai peluit yang menandakan apakah kala selesai atau memulai memainkan bola.[13] Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah anggota dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna terang sebagai menandakan keadaan pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[13] Biasanya mereka hendak memainkan usaha mengikuti posisi pemain balik terakhir.[13]

Petugas terakhir mempunyai tugas sebagai mencatat semua masa yang sempat terhenti selama pertandingan berlanjut dan memberikan info tentang tambahan masa di yang belakang sekali setiap proses.[13] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan diproduksi menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima sebagai menentukan ketepatan keputusan wasit mulai dipergunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain mempunyai dalam kondisi offside ketika mencetak gol.[13]

Kejuaraan Internasional

Permainan sepak bola wanita.

Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Alam yang disediakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).[14] Piala Alam disediakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut yaitu Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14]

Kompetisi international tertua di alam yaitu Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali disediakan tahun 1916 dan disertai oleh 10 negara yang hasilnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[15] Sebagai wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang dinamakan Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), menyelenggarakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang dinamakan Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa disediakan sebagai awal mulanya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian dinamakan sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan bermacam Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 dinamakan Piala Oseania.[18] Sebagai wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai disediakan sejak 1957 di Khartoum.[19]

Sepak bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut merasakan perubahan nama diproduksi menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak kala itu, cara sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat jadi pemain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan disediakan.[21] Sebagai wujud dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.[21]

Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaingan dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah meluaskan kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua sebagai pemain non amatir, serta Divisi Tiga sebagai pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga giat mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam himpunan umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).[21]

Lihat juga

Organisasi

Jenis lainnya

Pustaka

  1. ^ "Overview of Soccer". Encyclopædia Britannica. Diakses 4 June 2008. 
  2. ^ Guttman, Allen (1993). "The Diffusion of Sports and the Problem of Cultural Imperialism". In Eric Dunning, Joseph A. Maguire, Robert E. Pearton. The Sports Process: A Comparative and Developmental Approach. Champaign: Human Kinetics. hlm. 129. ISBN 0-88011-624-2. Diakses 26 January 2008. "the game is complex enough not to be invented independently by many preliterate cultures and yet simple enough to become the world's most popular team sport" 
  3. ^ Dunning, Eric (1999). "The development of soccer as a world game". Sport Matters: Sociological Studies of Sport, Violence and Civilisation. London: Routledge. hlm. 103. ISBN 0-415-06413-9. Diakses 26 January 2008. "During the twentieth century, soccer emerged as the world's most popular team sport" 
  4. ^ Mueller, Robert; Cantu; Van Camp, Steven (1996). "Team Sports". Catastrophic Injuries in High School and College Sports. Champaign: Human Kinetics. hlm. 57. ISBN 0-87322-674-7. Diakses 26 January 2008. "Soccer is the most popular sport in the world and is an industry worth over US$400 billion world wide. 80% of this is generated in Europe, though its popularity is growing in the United States. It has been estimated that there were 22 million soccer players in the world in the early 1980s, and that number is increasing. In the United States soccer is now a major sport at both the high school and college levels" 
  5. ^ Sports-information.org Soccer. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  6. ^ "2002 FIFA World Cup TV Coverage". FIFA. 5 December 2006. Diarsipkan dari aslinya tanggal 30 December 2006. Diakses 6 January 2008. 
  7. ^ a b c d e f g h i Historyofsoccer.info History Of Soccer! 2006. Geno Jezek. Diakses pada 8 Agustus 2011.
  8. ^ a b c d Sportsknowhow.com, HISTORY OF SOCCER. Page 1-3. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  9. ^ a b c d e f Soccerpositions.net Soccer Positions. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  10. ^ a b Soccer-training-guide.com The Soccer Formations Guide. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  11. ^ a b c d e f g h i j k Soccerwebsite.orgSoccer Rules, dan sebagai lapangan sepak bola nasional ( Indonesia ) yang dipergunakan mempunyai panjang antara 90-110 meter dan lebar 58-70 meter. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  12. ^ a b c d e f [hhttp://www.soccerhelp.com/Soccer_Tips_Dictionary_Terms_C.shtml Soccerhelp.com] Diakses pada 9 Agustus 2011.
  13. ^ a b c d e f g h i j About.com The Officials: An Explanation of Every Official's Function on the Field. Joshua Robinson. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  14. ^ a b c d Oleole.com FIFA World Cup™ History. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  15. ^ a b Napit.co.uk The Copa America. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  16. ^ CONCACAF.com What is CONCACAF? Diakses pada 10 Agustus 2011.
  17. ^ AFC.com About AFC. Last modified 6 September 2007. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  18. ^ Napit.co.uk The OFC Nations Cup. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  19. ^ Napit.co.ukAfrican Cup of Nations. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  20. ^ a b Apasih.com Sejarah Berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Diakses pada 11 Agustus 2011.
  21. ^ a b c d e f PSSI-football.com Sejarah PSSI. Diakses pada 11 Agustus 2011.

Pranala luar


edunitas.com


Page 11

Sepak bola yaitu cabang olahraga yang memakai bola yang dilakukan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang. Memasuki ratus tahun ke-21, olahraga ini telah dilakukan oleh semakin dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga sangat populer di alam.[1][2][3][4] Sepak bola mempunyai tujuan sbg mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memakai bola ke gawang lawan. Sepak bola dilakukan dalam lapangan yang berwujud persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam kawasan gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan memakai seluruh tubuhnya selain tangan, kebanyakan dengan kaki sbg menendang, dada sbg mengontrol, dan kepala sbg menyundul bola. Tim yang mencetak gol sangat banyak pada yang belakang sekali pertandingan yaitu pemenangnya. Bila sampai masa hasilnya masih hasilnya imbang, maka bisa dilaksanakan undian, perpanjangan masa maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]

Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Alam setiap empat tahun sekali.[6]

Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak ratus tahun ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[7] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[7] Permainan serupa juga dilakukan di Jepang dengan sebutan Kemari[8]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai ratus tahun ke-16.[8]

Sepak bola modern mulai mengembang di Inggris dan dihasilkan menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga hasilnya Raja Edward III melarang olahraga ini dilakukan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan sbg memperagakan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan mulia mengakibatkan sepak bola dihasilkan menjadi terkenal di anggota yang terkait universitas dan sekolah.[7] Lahir sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub bersama-sama menjadi satu kelompokan dan merumuskan aturan baku sbg permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke bermacam belahan alam.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola alam (FIFA) dihasilkan dan pada awal tahun 1900-an, bermacam kompetisi dilakukan diberbagai negara.[7]

Posisi pemain

Penjaga gawang dalam sepak bola.

Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-4 orang penyerang.[9] Penjaga gawang yaitu satu-satunya pemain yang boleh memakai tangan sbg melindungi gawang dari penyerangan negara lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berlainan dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan mempunyai tugas utama sbg menghentikan penyerangan negara lawan.[9] Pemain tengah kebanyakan terdiri dari pemain tengah penyerang yang jadi pemain tidak jauh dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang jadi pemain tidak jauh dengan pemain bertahan.[9] Penyerang mempunyai tugas utama sbg mencetak gol ke gawang lawan.[9]

Posisi dasar pemain bisa merasakan modifikasi dihasilkan menjadi bermacam pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering dipergunakan dalam bermacam kejuaraan yaitu 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di anggota tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering dipergunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[10]

Aturan

Lapangan sepak bola.

Lapangan permainan

Sbg pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang dipergunakan mempunyai panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan luas 65-75 meter.[11] Di anggota tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat mempunyai ukuran dengan luas 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[11] Di anggota depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjauhan 16.5 meter dari gawang.[11] Area ini yaitu batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran memperoleh hadiah tendangan pinalti atau tidak.[11]

Lama permainan

Lama permainan sepak bola normal yaitu 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua proses.[11] Bila letak sama imbang, maka disediakan perpanjangan masa selama 2×15 menit, sampai diperoleh pemenang, namun bila sama kuat maka disediakan adu penalti.[11] Wasit bisa menentukan berapa masa tambahan di setiap yang belakang sekali proses sbg pengganti dari masa yang hilang dampak pergantian pemain, cedera yang membutuhkan bantuan, ataupun penghentian lainnya. Masa tambahan ini dinamakan sbg injury time atau stoppage time.[11]

Gol yang dicetak dalam perpanjangan masa hendak dihitung dihasilkan menjadi skor yang belakang sekali pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim bisa melaju ke pertandingan kemudian ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada yang belakang sekali tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) sbg menyelesaikan pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol kala perpanjangan masa berlanjut hendak dihasilkan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada yang belakang sekali proses perpanjangan masa pertama hendak keluar sbg pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak lagi dipergunakan oleh IFAB.[11]

Pelanggaran

Wasit sedang memberikan kartu kuning.

Apabila pemain memperagakan pelanggaran yang cukup keras maka wasit bisa memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[12] Pertandingan hendak dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[12] Kartu kuning yaitu peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara bertali-tali melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau aksi, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang memperagakan tendangan tidak terikat sama sekali atau lemparan ke dalam.[12] Pemain yang menerima dua kartu kuning hendak memperoleh kartu merah dan keluar dari pertandingan.[12]

Pemain yang memperoleh kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa dialihkan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh aksi yang bisa diganjar kartu merah yaitu pelanggaran berat yang membahayakan atau mengakibatkan cedera parah pada lawan, meludah, memperagakan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan sbg mencegah gol untuk semua pemain kecuali penjaga gawang , dan memakai bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sbg penjaga gawang memperagakan hands ball di luar kotak penalti .[12]

Wasit dan petugas pertandingan

Dalam pertandingan profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[13] Wasit mempunyai peluit yang menandakan apakah kala selesai atau memulai memperagakan bola.[13] Dia juga bekerja memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah anggota dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna terang sbg menandakan keadaan pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[13] Kebanyakan mereka hendak memperagakan usaha mengikuti posisi pemain balik terakhir.[13]

Petugas terakhir mempunyai tugas sbg mencatat semua masa yang sempat terhenti selama pertandingan berlanjut dan memberikan info tentang tambahan masa di yang belakang sekali setiap proses.[13] Petugas ini juga bekerja memeriksa pergantian pemain dan dihasilkan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima sbg menentukan ketepatan keputusan wasit mulai dipergunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain mempunyai dalam kondisi offside ketika mencetak gol.[13]

Kejuaraan Internasional

Permainan sepak bola wanita.

Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Alam yang disediakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).[14] Piala Alam disediakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut yaitu Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14]

Kompetisi international tertua di alam yaitu Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali disediakan tahun 1916 dan disertai oleh 10 negara yang hasilnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[15] Sbg wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang dinamakan Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), menyelenggarakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang dinamakan Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa disediakan sbg awal mulanya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian dinamakan sbg UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan bermacam Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 dinamakan Piala Oseania.[18] Sbg wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai disediakan sejak 1957 di Khartoum.[19]

Sepak bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut merasakan perubahan nama dihasilkan menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak kala itu, cara sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat jadi pemain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan disediakan.[21] Sbg wujud dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.[21]

Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaingan dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah menambah luas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua sbg pemain non amatir, serta Divisi Tiga sbg pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga giat mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam himpunan umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).[21]

Lihat juga

Organisasi

Jenis lainnya

Pustaka

  1. ^ "Overview of Soccer". Encyclopædia Britannica. Diakses 4 June 2008. 
  2. ^ Guttman, Allen (1993). "The Diffusion of Sports and the Problem of Cultural Imperialism". In Eric Dunning, Joseph A. Maguire, Robert E. Pearton. The Sports Process: A Comparative and Developmental Approach. Champaign: Human Kinetics. hlm. 129. ISBN 0-88011-624-2. Diakses 26 January 2008. "the game is complex enough not to be invented independently by many preliterate cultures and yet simple enough to become the world's most popular team sport" 
  3. ^ Dunning, Eric (1999). "The development of soccer as a world game". Sport Matters: Sociological Studies of Sport, Violence and Civilisation. London: Routledge. hlm. 103. ISBN 0-415-06413-9. Diakses 26 January 2008. "During the twentieth century, soccer emerged as the world's most popular team sport" 
  4. ^ Mueller, Robert; Cantu; Van Camp, Steven (1996). "Team Sports". Catastrophic Injuries in High School and College Sports. Champaign: Human Kinetics. hlm. 57. ISBN 0-87322-674-7. Diakses 26 January 2008. "Soccer is the most popular sport in the world and is an industry worth over US$400 billion world wide. 80% of this is generated in Europe, though its popularity is growing in the United States. It has been estimated that there were 22 million soccer players in the world in the early 1980s, and that number is increasing. In the United States soccer is now a major sport at both the high school and college levels" 
  5. ^ Sports-information.org Soccer. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  6. ^ "2002 FIFA World Cup TV Coverage". FIFA. 5 December 2006. Diarsipkan dari aslinya tanggal 30 December 2006. Diakses 6 January 2008. 
  7. ^ a b c d e f g h i Historyofsoccer.info History Of Soccer! 2006. Geno Jezek. Diakses pada 8 Agustus 2011.
  8. ^ a b c d Sportsknowhow.com, HISTORY OF SOCCER. Page 1-3. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  9. ^ a b c d e f Soccerpositions.net Soccer Positions. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  10. ^ a b Soccer-training-guide.com The Soccer Formations Guide. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  11. ^ a b c d e f g h i j k Soccerwebsite.orgSoccer Rules, dan sbg lapangan sepak bola nasional ( Indonesia ) yang dipergunakan mempunyai panjang antara 90-110 meter dan luas 58-70 meter. Diakses pada 9 Agustus 2011.
  12. ^ a b c d e f [hhttp://www.soccerhelp.com/Soccer_Tips_Dictionary_Terms_C.shtml Soccerhelp.com] Diakses pada 9 Agustus 2011.
  13. ^ a b c d e f g h i j About.com The Officials: An Explanation of Every Official's Function on the Field. Joshua Robinson. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  14. ^ a b c d Oleole.com FIFA World Cup™ History. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  15. ^ a b Napit.co.uk The Copa America. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  16. ^ CONCACAF.com What is CONCACAF? Diakses pada 10 Agustus 2011.
  17. ^ AFC.com About AFC. Last modified 6 September 2007. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  18. ^ Napit.co.uk The OFC Nations Cup. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  19. ^ Napit.co.ukAfrican Cup of Nations. Diakses pada 10 Agustus 2011.
  20. ^ a b Apasih.com Sejarah Berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Diakses pada 11 Agustus 2011.
  21. ^ a b c d e f PSSI-football.com Sejarah PSSI. Diakses pada 11 Agustus 2011.

Pranala luar


edunitas.com


Page 12

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) C, C.G.E. Mannerheim, C.G.K. Reinwardt, C.H. Greenblatt, C.I.D. (film), Cairate, Cairina scutulata, Cairn Terrier, Cairns, Calung, Calungbungur, Sajira, Lebak, Caluso, Caluya, Antique, Canadian dollar, Canadian Football League, Canadian Grand Prix, Canadian Hot 100, Cane Toa, Rikit Gaib, Gayo Lues, Cane Uken, Rikit Gaib, Gayo Lues, Canellales, Canero


Page 13

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) C, C.G.E. Mannerheim, C.G.K. Reinwardt, C.H. Greenblatt, C.I.D. (film), Cairate, Cairina scutulata, Cairn Terrier, Cairns, Calung, Calungbungur, Sajira, Lebak, Caluso, Caluya, Antique, Canadian dollar, Canadian Football League, Canadian Grand Prix, Canadian Hot 100, Cane Toa, Rikit Gaib, Gayo Lues, Cane Uken, Rikit Gaib, Gayo Lues, Canellales, Canero


Page 14

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) A, A Cinderella Story, A Clockwork Orange, A Clockwork Orange (film), A Collection, Aaptos papillata, Aaptos pernucleata, Aaptos robustus, Aaptos rosacea, Abdul Aziz Alu-Sheikh, Abdul Aziz Angkat, Abdul Aziz bin Abdulah bin Baz, Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh, Abisai, Abit, Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat, Abitibi-Consolidated, AbiWord, AC Arles-Avignon, AC Bellinzona, AC Martina, AC Milan


Page 15

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) A, A Cinderella Story, A Clockwork Orange, A Clockwork Orange (film), A Collection, Aaptos papillata, Aaptos pernucleata, Aaptos robustus, Aaptos rosacea, Abdul Aziz Alu-Sheikh, Abdul Aziz Angkat, Abdul Aziz bin Abdulah bin Baz, Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh, Abisai, Abit, Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat, Abitibi-Consolidated, AbiWord, AC Arles-Avignon, AC Bellinzona, AC Martina, AC Milan


Page 16

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) B, B17, B20, B22, B25, Babirik, Beruntung Baru, Banjar, Babirik, Hulu Sungai Utara, Babirusa, Babirusa Buru, Badan Liga Indonesia, Badan Meteorologi Australia, Badan Meteorologi dan Geofisika, Badan Meteorologi Jepang, Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, Bagik Polak, Labu Api, Lombok Barat, Baginda, Sumedang Selatan, Sumedang, Bagindo Aziz Chan, Bahasa Bawean, Bahasa Belanda, Bahasa Belanda di Indonesia, Bahasa Belarus


Page 17

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) B, B17, B20, B22, B25, Babirik, Beruntung Baru, Banjar, Babirik, Hulu Sungai Utara, Babirusa, Babirusa Buru, Badan Liga Indonesia, Badan Meteorologi Australia, Badan Meteorologi dan Geofisika, Badan Meteorologi Jepang, Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, Bagik Polak, Labu Api, Lombok Barat, Baginda, Sumedang Selatan, Sumedang, Bagindo Aziz Chan, Bahasa Bawean, Bahasa Belanda, Bahasa Belanda di Indonesia, Bahasa Belarus


Page 18

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) H, H.H.H. Tower, H.M.A. Tihami, H.O.S. Tjokroaminoto, H.O.T., Hak LGBT di Oseania, Hak LGBT di Pakistan, Hak LGBT di Republik Tiongkok, Hak LGBT di Rumania, Halte Cinango, Halte Cisomang, Halte Cisomang layout, Halte Citaliktik, Handil Labuan Amas, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Maluka, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Negara, Kurau, Tanah Laut, Handil Purai, Beruntung Baru, Banjar, Harapan, Tanah Pinem, Dairi, Harapankarya, Pagelaran, Pandeglang, Harappa, Harara, Dusun Timur, Barito Timur


Page 19

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) H, H.H.H. Tower, H.M.A. Tihami, H.O.S. Tjokroaminoto, H.O.T., Hak LGBT di Oseania, Hak LGBT di Pakistan, Hak LGBT di Republik Tiongkok, Hak LGBT di Rumania, Halte Cinango, Halte Cisomang, Halte Cisomang layout, Halte Citaliktik, Handil Labuan Amas, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Maluka, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Negara, Kurau, Tanah Laut, Handil Purai, Beruntung Baru, Banjar, Harapan, Tanah Pinem, Dairi, Harapankarya, Pagelaran, Pandeglang, Harappa, Harara, Dusun Timur, Barito Timur


Page 20

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) I, I Got a Boy, I Got a Boy (lagu), I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai, I Gusti Ketut Jelantik, Ibrahim al-Imam, Ibrahim al-Jaafari, Ibrahim al-Maimuni, Ibrahim al-Marhumi, Ie Mirah, Pasie Raja, Aceh Selatan, Ie Relop, Pegasing, Aceh Tengah, Ie Rhob Babah Lueng, Simpang Mamplam, Bireuen, Ie Rhob Barat, Simpang Mamplam, Bireuen, Ikatan non kovalen, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Pencak Silat Indonesia, Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, Ilyas, Ilyas Karim, Ilyas Ruhiat, Ilyas Ya'kub


Page 21

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) I, I Got a Boy, I Got a Boy (lagu), I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai, I Gusti Ketut Jelantik, Ibrahim al-Imam, Ibrahim al-Jaafari, Ibrahim al-Maimuni, Ibrahim al-Marhumi, Ie Mirah, Pasie Raja, Aceh Selatan, Ie Relop, Pegasing, Aceh Tengah, Ie Rhob Babah Lueng, Simpang Mamplam, Bireuen, Ie Rhob Barat, Simpang Mamplam, Bireuen, Ikatan non kovalen, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Pencak Silat Indonesia, Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, Ilyas, Ilyas Karim, Ilyas Ruhiat, Ilyas Ya'kub


Page 22

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) J, J. Willard Marriott, J.A.K.Q. Dengekitai, J.A.K.Q. Dengekitai vs. Goranger, J.B. Jeyaretnam, Jagson Airlines, Jaguar, Jaguar (perusahaan otomotif), Jaguar Cars, Jalan Dago, Jalan dan Jembatan, Jalan dan Jembatan Kelok Sembilan, Jalan di Kota Surakarta, Jalur kereta api di Indonesia, Jalur kereta api di Sydney, Jalur kereta api Duri-Tanahabang, Jalur kereta api Eritrea, Jambu Kulon, Ceper, Klaten, Jambu Luwuk, Ciawi, Bogor, Jambu mawar, Jambu mede


Page 23

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) J, J. Willard Marriott, J.A.K.Q. Dengekitai, J.A.K.Q. Dengekitai vs. Goranger, J.B. Jeyaretnam, Jagson Airlines, Jaguar, Jaguar (perusahaan otomotif), Jaguar Cars, Jalan Dago, Jalan dan Jembatan, Jalan dan Jembatan Kelok Sembilan, Jalan di Kota Surakarta, Jalur kereta api di Indonesia, Jalur kereta api di Sydney, Jalur kereta api Duri-Tanahabang, Jalur kereta api Eritrea, Jambu Kulon, Ceper, Klaten, Jambu Luwuk, Ciawi, Bogor, Jambu mawar, Jambu mede


Page 24

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) O, OB Shift 2, Oba Selatan, Tidore Kepulauan, Oba Tengah, Tidore Kepulauan, Oba Utara, Tidore, Oda Nobunaga, Odair Fortes, Odalengo Grande, Odalengo Piccolo, Oktaf, Oktaf Paskah, Oktal, Oktan, Olivia Dewi, Olivia Lubis Jensen, Olivia Newton John, Olivia Newton-John, Onozalukhu You, Moro O, Nias Barat, Onozalukhu, Lahewa, Nias Utara, Onozitoli Sawo, Sawo, Nias Utara, Onta


Page 25

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) O, OB Shift 2, Oba Selatan, Tidore Kepulauan, Oba Tengah, Tidore Kepulauan, Oba Utara, Tidore, Oda Nobunaga, Odair Fortes, Odalengo Grande, Odalengo Piccolo, Oktaf, Oktaf Paskah, Oktal, Oktan, Olivia Dewi, Olivia Lubis Jensen, Olivia Newton John, Olivia Newton-John, Onozalukhu You, Moro O, Nias Barat, Onozalukhu, Lahewa, Nias Utara, Onozitoli Sawo, Sawo, Nias Utara, Onta


Page 26

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) P, Pa Padi, Krayan, Nunukan, Pa Pala, Krayan, Nunukan, Pa' Amai, Krayan Selatan, Nunukan, Pa' Dalan, Krayan Selatan, Nunukan, Padang Barat, Bintauna, Bolaang Mongondow Utara, Padang Barat, Padang, Padang Baru, Labuhan Haji, Aceh Selatan, Padang Baru, Merapi Selatan, Lahat, Padi (band), Padi (disambiguasi), Padi (grup musik), Padi emas, Pahae Julu, Pahae Julu, Tapanuli Utara, Pahala, Pahala Tambunan, Pakpahan, Onan Runggu, Samosir, Pakpahan, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Pakpak, Pakpak Bharat