Sebutkan tema apa saja yang bisa dibuat animasi stop motion

Walaupun dikategorikan sebagai jenis desain yang kuno, animasi stop motion digadang-gadang sedang kembali dalam tren para animator.

Salah satu seni animasi dengan gaya niche ini sekarang tak hanya ditampilkan pada film, tetapi juga dalam berbagai upaya pemasaran yang besar.

Bahkan, menurut Krisha Studio, stop motion adalah salah satu sumber conversion terbesar dalam dunia marketing pada tahun 2020 silam.

Nah, memangnya, apa yang dimaksud dengan stop motion? Apa saja jenis-jenisnya yang perlu kamu ketahui? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Ciptakan Karya Realistis dan Menarik dengan Teknik Desain 3D

Apa Itu Animasi Stop Motion?

© DIY.org

Melansir laman Dragon Flame, stop motion adalah animasi yang diambil dalam satu frame individual, dengan objek fisik pada shot yang dipindahkan antar-frame.

Saat hasil rekaman diputar ulang dengan cepat, gambar yang tertangkap menciptakan sebuah ilusi bahwa ia seakan sedang bergerak.

Jika kamu memahami gambar 2D, stop motion diambil dengan cara yang sama. Bedanya, ia menggunakan objek fisik dan bukan sebuah gambar.

Proses dasar motion graphic ini melibatkan pengambilan gambar objek, menggerakkannya sedikit, lalu mengambil gambar dalam frame lain.

Saat kamu memutar ulang gambar secara berurutan, objek yang ditangkap harus tampak bergerak. Bila tidak, kamu harus mengambil gambar dari ulang.

Oleh karena itu, stop motion sering dianggap sebagai bentuk animasi yang paling melelahkan. Sebab, proses pembuatannya membutuhkan tenaga yang besar.

Akan tetapi, hasil yang tertangkap selalu memiliki pesona unik, di mana stop motion dianggap memiliki ciri khas dan nilai estetikanya sendiri.

Jenis-Jenis Animasi Stop Motion

Seperti yang sudah Glints jelaskan, animasi stop motion kini kembali lagi ke permukaan setelah lama menghilang.

Hasilnya, banyak animator dan content creator yang berkreasi menciptakan berbagai jenis stop motion baru.

Namun, materi yang digunakan untuk menggambarkan objek dalam animasi hanyalah sebagai pembeda dari berbagai jenis stop motion.

Proses pembuatannya akan selalu sama, terlepas dari materi yang digunakan untuk membuat objek dalam hasil akhir animasi.

Nah, kira-kira, apa saja jenis-jenis stop motion yang diprediksi akan semakin populer? Berikut pemaparannya.

1. Object animation

© YouTube.com

Menurut Wondershare, salah satu jenis stop motion yang kian populer belakangan ini adalah object animation.

Jenis animasi ini sering digunakan dalam tutorial, iklan, atau video yang digunakan untuk dunia pemasaran. Object animation juga sering dipadukan dengan jenis teknik animasi lainnya.

Salah satu tantangan terbesar dari pembuatan object animation adalah menyimulasikan objek yang terbang atau memantul karena sulit untuk mengontrol gerakannya.

Baca Juga: 5 Software untuk Membuat Motion Graphic bagi Pemula dan Profesional

2. Clay animation

© hollywoodreporter.com

Seperti yang ditunjukkan oleh namanya, jenis stop motion ini melibatkan proses pengambilan gambar patung dan objek yang terbuat dari tanah liat.

Namun, tanah liat bukanlah satu-satunya bahan yang dapat digunakan untuk membuat animasi ini. Para animator kerap kali membuat boneka dari plastisin dan bahan serupa lainnya.

Clay animation secara teratur digunakan untuk membuat kartun. Meskipun demikian, jenis stop motion tersebut kini juga digunakan untuk video musik dan acara TV.

3. Pixilation

© YouTube.com/The Cartoon Museum

Jenis animasi stop motion berikutnya yang perlu kamu ketahui adalah pixilation.

Menurut laman Studio Binder, pixilation melibatkan kerja tim. Pasalnya kamu akan menganimasikan gerakan banyak aktor dalam satu frame secara individual.

Pixilation biasanya dapat digabungkan dengan jenis animasi lain, seperti object animation.

Akan tetapi, jenis stop motion ini juga bisa sangat efektif bila dikombinasikan dengan video time-lapse.

4. Cutout

© breadnbeyond.com

Jenis stop motion terakhir yang diprediksi akan semakin terkenal adalah cutout.

Sesuai namanya, pembuatan animasi cutout melibatkan pengambilan gambar dari kertas yang sudah dipotong-potong.

Mungkin, memotong kertas dan menganimasikannya tidak terdengar seperti cara membuat film yang menghibur.

Meskipun demikian, cutout adalah jenis stop motion yang paling sering digunakan oleh para pemula dan pegiat film animasi indie.

Manfaat dan Kelebihan Animasi Stop Motion

© Freepik.com

Sejatinya, stop motion merupakan cara yang brilian untuk menghasilkan video demi berbagai tujuan, mulai dari hiburan hingga periklanan.

Dengan menggunakan objek real-time dan teknik peningkatan gambar yang unik, video tertangkap terlihat lebih realistis dan berseni.

Nah, kira-kira, apa kelebihan lainnya yang akan kamu raih dengan membentuk stop motion di tahun 2021 ini? Berikut pemaparannya sesuai ujaran Flat World Solutions.

  • biaya yang perlu dikeluarkan tidak mahal
  • pesan yang ingin disampaikan dalam video akan terasa lebih relevan
  • mendorong perencanaan konsep dan persiapan properti yang matang
  • mendorong inovasi dan kreasi dari para animator

Baca Juga: 4 Rekomendasi Aplikasi Ilustrasi Terbaik untuk iPad

Itulah penjelasan singkat Glints mengenai animasi stop motion serta kelebihannya di tahun 2021 ini.

Intinya, stop motion adalah salah satu metode animasi yang kini sedang kembali menjadi tren.

Bahkan, kini para animator kerap memanfaatkannya untuk keperluan marketing dan bukan hanya untuk hiburan semata.

Nah, apakah kamu penasaran untuk mempelajari teknik animasi stop motion? Bila ya, segera kunjungi Glints ExpertClass.

Para animator dan pakar dunia kreatif lainnya siap membagikan ilmu mereka untukmu di kelas kategori design.

Tunggu apa lagi? Yuk, daftar kelasnya sekarang juga. Kuota kelas terbatas, lho!

  • The 10 Most Common Types of Stop Motion Animations
  • Major Benefits of Stop Motion Animation
  • What is Stop Motion Animation?
  • THE IMPORTANCE OF STOP MOTION ANIMATION IN MARKETING STRATEGY
  • DIY Animation: What is Stop Motion Animation & How to Try it at Home