Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

24 Februari 2022 01:01

Pertanyaan

Mau dijawab kurang dari 3 menit? Coba roboguru plus!

Mahasiswa/Alumni Institut Kesenian Jakarta

01 Maret 2022 06:10

Halo, Rahma, terimakasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Jawaban atas pertanyaan tersebut stensil adalah teknik seni yang menggunakan cetakan sebagai alat utamanya. Berikut ini penjelasannya: teknik mencetak dengan menggunting kertas sesuai bentuk atau tulisan yang diinginkan, kemudian kertas tersebut ditampalkan dengan kain/papan yang akan diberi cat, dan kertas tersebut dicat/disapu. Sehingga ketika kertas tersebut dicabut, hasil cat pada kain/papan akan seperti yang telah digunting. Contoh penggunaan cetak stensil adalah spanduk dan papan peringatan. Stensil adalah teknik seni yang menggunakan cetakan sebagai alat utamanya.Seni stencil termasuk salah satu cabang dari seni rupa. Pada awal perkembangannya teknik stencil digunakan untuk keperluan sablon, papan tanda ataupun plat kenderaan. Dengan demikian, jawaban yang tepat stensil adalah teknik seni yang menggunakan cetakan sebagai alat utamanya. semoga membantu.

Seni grafis merupakan ungkapan visual ke dalam bidang dua dimensi, sebagai salah satu cara dalam menciptakan karya seni rupa dengan memanfaatkan media cetak mencetak. Dengan menggunakan media cetak, sebuah karya dapat direproduksi atau dilipatgandakan dalam jumlah tertentu tanpa mengubah/ menghilangkan orisinalitasnya.

Istilah grafis berasal dari bahasa Inggris graphic atau graph yang artinya membuat tulisan, gambar, atau lukisan yang dikerjakan dengan cara digores atau ditoreh. Seni grafis adalah salah satu karya seni rupa murni berwujud dua dimensi yang proses pembuatannya melalui teknik cetak. Menurut tekniknya, seni grafis dapat dibedakan menjadi lima jenis, yaitu cetak saring [silkscreen] atau cetak sablon, cetak datar [lithography], cetak tinggi [woodcut], cetak dalam [intaglio] dan cetak foto [fotografi].

1. Cetak Saring [Silkscreen] atau Cetak Sablon

Cetak saring merupakan salah satu teknik cetak yang banyak dikenal orang dengan nama sablon. Teknik yang digunakan mencetak adalah menggunakan cetakan yang terbuat dari kasa [screen] yang bersifat elastis, lentur, dan halus. Cetak saring umumnya digunakan dalam pembuatan poster, spanduk, kaos, dan lain-lain.

Proses berkarya dan hasil cetak sablon

Seniman yang menggunakan teknik cetak saring dalam menghasilkan karya seni antara lain Chuck Close, Joseft Albert, Ralston Crawford, Robert Indiana, Julia Opie, Bridge Riley, Edward Ruscha, dan Andy Warhol.

2. Cetak Datar [Lithography]

Lithography berasal dari bahasa Yunani, yaitu Lithos [batu] dan graphein [menulis]. Lithography merupakan seni grafis dengan teknik cetak datar yang menggunakan acuan cetak dari lempeng batu kapur. Media batu kapur digunakan karena dapat menghisap lemak dan tinta cair.

Seniman yang menggunakan teknik cetak datar adalah Pierre Bonnard, M.C Escher, George Bellows, Joan Miro, Honore Daumier, Ellsworth Kelly, Willem de Kooning, Edvard Munch, Pablo Picasso, Emil Nolde, Odilon Redon, dan Stow Wengenroth.

3. Cetak Tinggi [Woodcut]

Cetak tinggi atau cetak timbul adalah cara membuat acuan cetak dengan membentuk gambar timbul pada permukaan media cetak. Contoh sederhana penggunaan teknik cetak timbul adalah cap atau stempel. Media yang sering digunakan dalam penerapan teknik ini adalah menggunakan kayu lapis triplek, metal, harboard, papan kayu, dan karet [linoleum].

Teknik cetak tinggi yang paling populer adalah seni grafis cukil kayu [woodcut]. Teknik ini mulai dikenal pada abad ke-14 M oleh orang Koptia di Mesir. Orang Eropa menggunakan teknik ini untuk membuat hiasan pada kain tenun. Seni ini juga digunakan pada media cetak huruf dan buku. Salah satu orang yang berjasa dalam penemuan teknik cetak ini adalah Johanes Gutenberg [1400-1468] dari Jerman.

Seniman yang menggunakan teknik cetak tinggi untuk membuat karya seninya diantaranya adalah H. Holbein, Albrecht Durer, L. Granach, HB. Grien [Jerman], Kastuhista Hukosai, Ando Hirosige [Jepang], Edi Sunaryo, Kaboel Suadi, Andang Supriadi [Indonesia].

4. Cetak Dalam [Intaglio]

Cetak dalam adalah salah satu teknik seni grafis dengan menggunakan acaun cetak dari lempeng logam [tembaga, besi, alumunium, seng, dan lain-lain]. Teknik pembuatan cetak dalam adalah dengan ditoreh atau digoreskan langsung menggunakan alat bantu tumpul. Adapula yang menggunakan larutan senyawa asam nitrit yang bersifat korosit terhadap logam tembaga. Seni grafis cetak dalam dibagi dalam beberapa bagian, antara lain Engraving, Etsa, Mezzotint, dan Drypoint.


Engraving pertama kali dikembangkan di Jerman pada tahun 1430, dari ukiran halus yang digunakan para pengrajin emas untuk mendekorasi karya mereka. Dalam melakukan teknik ini, seseorang harus memiliki keterampilan karena harus menggunakan alat yang bernama burin.

Burin digunakan untuk mengukir logam. Seluruh permukaan cat logam diberi tinta, kemudian tinta dibersihkan hingga yang tersisa hanya tinta yang berada pada garis yang diukir. Setelah itu plat logam diletakkan pada alat pres bertekanan tinggi di atas lembaran kertas. Selanjutnya kertas mengambil tinta dari garis engraving dan menghasilkan karya cetak.

Etsa merupakan teknik cetak seni yang menggunakan media berupa lempeng tembaga. Untuk membuat acuan cetak atau klise dilakukan dengan menggunakan  larutan asam nitrat [HNO3] yang memiliki sifat korosit terhadap logam tembaga. Teknik ini ditemukan oleh Daniel Hopfer [sekitar tahun 1470-1536] dari Augsburg, Jerman. Dengan teknik ini ia mendekorasi baju besinya.

Etsa relatif mudah dipelajari oleh seniman yang terbiasa menggambar. Hasil cetakan etsa umumnya bersifat linear dan memiliki detail dan kontur halus. Pengerjaan teknik etsa adalah dengan menutup lembaran plat logam menggunakan lapisan semacam lilin. Kemudian, lapisan tersebut digores menggunakan jarum etsa yang runcing hingga bagian logamnya terbuka. Plat tersebut kemudian dicelupkan atau diberi larutan asam di atasnya. Asam akan mengikis bagian plat yang digores. Setelah itu lapisan yang tersisa dibersihkan dari plat, dan selanjutnya proses pencetakan yang sama dengan proses pencetakan pada engraving.

Mezzotint adalah teknik cetak dalam menggunakan  plat logam yang terlebih dahulu permukaannya dibuat kasar secara merata. Sketsa atau rancangan gambar dibuat dengan mengerok halus permukaan logam dengan menerapkan efek gelap terang. Gambar dapat dibuat dengan cara membuat kasar bagian tertentu saja, bekerja dari warna gelap ke terang. Alat yang digunakan pada teknik ini adalah rocker. Metode Mezzotint ditemukan oleh Ludwig von Siegen [1609-1680]. Proses ini digunakan secara luas di Inggris untuk memproduksi foto dan lukisan pada pertengahan abad ke-18 M.

Drypoint merupakan variasi dari teknik cetak engraving. Teknik ini disebut dengan goresan langsung menggunakan alat runcing. Goresan drypoint akan menghasilkan kesan kasar pada tepi garis. Drypoint hanya dapat digunakan untuk jumlah cetakan yang kecil, sekitar sepuluh sampai dua puluh karya karena tekanan alat press dapat cepat merusak kesan kabur yang dibuat. Untuk mengatasi ini, penggunaan elektro-plating telah digunakan sejak abad ke-19 M untuk mengeraskan permukaan plat.

Teknik ini ditemukan pada abad ke-15 M oleh seniman Jerman Selatan yang memiliki julukan Housebook Master. Semua karya yang dihasilkan oleh seniman yang mendapat julukan housebook master ini menggunakan teknik drypoint. Beberapa seniman dunia yang juga menggunakan teknik ini adalah Rembrandt dan Albrecht Durer.

5. Cetak Foto atau Fotografi

Cetak foto atau fotografi adalah ragam seni grafis yang pembuatannya melalui proses pemotretan dengan kamera, pencucian film, dan pencetakan gambar foto. Teknik cetak afdruk pada fotografi analog menggunakan bahan film, kertas foto, dan bahan cuci film, dengan alat yang digunakan adalah kamera analog. Pada perkembangannya saat ini ada teknik cetak lainnya yang berkaitan dengan fotografi, yaitu teknik cetak digital. Teknik ini menggunakan kamera digital dan dicetak pada kertas menggunakan tinta cetak, komputer, dan printer.

Seni grafis adalah salah satu cabang dari seni rupa yang memanfaatkan teknologi komputer dan teknik cetak. Media pencetakan yang digunakan biasanya menggunakan kertas atau kain. Seni grafis dapat ditemukan di koran, majalah, papan reklame, dan pakaian. Berikut adalah pengertian dan macam-macam seni grafis lengkap dengan contoh gambar. Langsung saja kita simak yang pertama:

1. Pengertian Seni Grafis

Seni grafis adalah karya seni yang dihasilkan melalui proses pencetakan (printing, biasanya pada kertas. Dalam bahasa Inggris, seni grafis disebut printmaking. Hasilnya berupa suatu karya seni yang bisa diperbanyak dengan mudah.

2. Macam-Macam Seni Grafis

Teknik seni grafis secara teknis dibagi menjadi beberapa macam yaitu:

2.1. Relief

Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

Cetak relief adalah proses dimana lapisan timbul pada lempengan cetakan atau balok kayu diberi tinta sedangkan area yang tidak timbul (tersembunyi) bebas tinta, sehingga saat ditempelkan dapat membentuk sebuah cetakan yang diinginkan. Contoh penggunaan teknik relief adalah stempel.

2.2. Intaglio

Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

Cetak intaglio adalah teknik cetak timbul dengan menorehkan/menggoreskan plat aluminium sehingga membentuk suatu gambar yang diinginkan, kemudian area yang tergores diisikan tinta dan ditempelkan pada kertas basah. Hasilnya berupa cetakan timbul. Teknik ini adalah kebalikan dari cetak relief. Contoh penggunaan teknik intaglio adalah uang kertas.

2.3. Cetak Plano

Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

Cetak plano (planographic printing) adalah mencetak pada lapisan datar. Teknik ini memanfaatkan perbedaan sifat minyak dan air yang tidak saling menyatu. Teknik ini telah menginspirasi mesin cetak ofset yang menggunakan acuan pelat. Contoh penggunaan teknik cetak plano adalah mesin fotokopi dan mesin scanner.

2.4. Cetak Stensil

Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

Cetak stensil adalah teknik mencetak dengan menggunting kertas sesuai bentuk atau tulisan yang diinginkan, kemudian kertas tersebut ditempelkan dengan kain/papan yang akan diberi cat, dan kertas tersebut dicat/disemprot. Sehingga ketika kertas tersebut dicabut, hasil cat pada kain/papan akan seperti yang telah digunting. Contoh penggunaan cetak stensil adalah spanduk dan papan peringatan.

2.5. Kolagrafi

Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

Kolagrafi adalah teknik mencetak dengan menempelkan objek pada kanvas dan keseluruhannya diberi cat, kemudian objek tersebut dilepas. Hasilnya, bagian yang tidak dicat akan berbentuk seperti objek dan tampak cekung. Kolagrafi tidak ada hubungannya dengan kolase meskipun kolagrafi terkesan memiliki kata dasar kolase.

2.6. Cetak Saring

Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

Cetak saring adalah pengembangan dari cetak stensil yang memiliki kekurangan terutama saat mencetak huruf yang memiliki kurva tertutup seperti o, d, e, atau a. Teknik ini sering disebut sablon. Pencetakan akan dilakukan melalui saringan yang telah diberi batasan sesuai huruf/bentuk yang dingin dicetak. Contoh penggunaan teknik cetak saring adalah kaos, pembungkus makanan olahan UKM, dan spanduk.

2.7. Fotografi

Spanduk dan papan peringatan merupakan contoh hasil produk menggunakan teknik cetak

Fotografi adalah seni yang menggunakan pencitraan pada sebuah objek. Unsur seni yang sering ditonjolkan adalah komposisi foto. Makin bagus komposisinya, maka makin bagus pula foto tersebut. Apalagi jika ada pesan yang tersirat di dalam foto tersebut. Peralatan utamanya adalah kamera. Hasil foto dapat dicetak atau disimpan di komputer.

Referensi:

  1. Cetak Datar (planografi print) (http://senirupapgpaud.blogspot.com/2014/10/cetak-datar-planografi-print.html)

  2. Seni grafis (https://id.wikipedia.org/wiki/Seni_grafis)

  3. KONSEP PENDIDIKAN SENI RUPA (http://tysn-4.blogspot.com/2012/07/konsep-pendidikan-seni-rupa.html)

  4. Printmaking (https://en.wikipedia.org/wiki/Printmaking)

  5. Macam Seni Grafis - Pengertian dan Contohnya (http://www.febrian.web.id/2014/02/macam-seni-grafis-pengertian-dan.html)

  6. Pengertian Fotografi (http://www.gilangajip.com/pengertian-fotografi/)

Anda bisa request artikel tentang apa saja, kirimkan request Anda ke atau langsung saja lewat kolom komentar :)


Page 2