Start yang sering digunakan dalam perlombaan jalan cepat

Start yang digunakan dalam perlombaan jalan cepat adalah? – Olahraga atletik seperti jalan cepat mungkin tak begitu banyak peminatnya. Meski olahraga ini kurang populer, bukan berarti semua orang bisa melakukannya.

Pada dasarnya, jalan cepat merupakan bagian dari olahraga atletik, di mana olahraga ini menuntut kamu untuk melangkahkan kaki secepat mungkin ke arah depan dengan satu posisi kaki harus selalu menapak tanah secara terus menerus dan tidak pernah terputus.

Menurut situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), salah satu hal yang harus diperhatikan dalam olahraga atletik ini adalah beberapa gerakan dan teknik dasarnya, khususnya teknik start sebagai awalannya. Lalu bagaimana teknik tersebut? Teknik start dalam olahraga jalan cepat dilakukan dengan start berdiri.

Jadi bisa disimpulkan jika start yang digunakan dalam perlombaan jalan cepat adalah?

Jawabannya: Start berdiri.

Teknik dan gerakan dasar dalam jalan cepat

Jalan cepat merupakan bagian dan salah satu jenis olahraga di cabang atletik. Jalan cepat adalah gerakan bergerak maju yang dilakukan tanpa menghentikan kontak gerak antara telapak kaki dan tanah.

Jalan cepat biasanya berkompetisi di Kejuaraan Dunia dengan jarak 20 km dan 50 km. Dalam olahraga cepat, ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh setiap peserta. Beberapa teknik dasar tersebut adalah.

Baca juga: Perbedaan antara jalan dengan lari terletak pada?

1. Teknik awal

Teknik awal yang digunakan dalam olahraga atletik ini adalah posisi berdiri. Posisi awal ini dilakukan dengan cara berdiri dibelakang garis start dengan satu kaki di depan dan posisi kaki lainnya di belakang.

Posisi kaki belakang dan kaki depan sedikit bengkok. Posisi tubuh juga sedikit condong ke depan dengan kedua tangan berada di samping tubuh.

2. Teknik berjalan

Di jalan cepat, gerakan berjalan tidak boleh menghentikan kontak antara telapak kaki dengan tanah. Ketika kaki kanan melangkah maju, kaki kiri masih menginjak di tanah, ketika kaki kanan menyentuh tanah, sesegera mungkin mengangkat kaki kiri.

Posisi tubuh saat berjalan cepat juga garis tegak dengan mengikuti irama ayunan tangan dan kaki.

3. Teknik memasuki garis finish

Dalam olahraga cepat, pemenang adalah orang yang memasuki garis finish pertama. Untuk itu, peserta harus terus berjalan melewati garis finish.

Nah, posisi terpenting dalam memenangkan lomba atletik jalan cepat adalah menguasai teknik awal start. Jadi, start yang digunakan dalam perlombaan jalan cepat adalah?

tirto.id - Posisi kaki dan start yang digunakan dalam perlombaan jalan cepat tidak berpengaruh signifikan sehingga tidak ada teknik tertentu yang harus dikuasai atlet. Kendati demikian, memang ada cara khusus yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan olahraga jalan cepat, terutama dalam perlombaan yang menuntut kompetisi antarpeserta.

Secara umum, jalan cepat atau race walking merupakan cabang olahraga atletik yang berfokus pada disiplin dan presisi langkah kaki. Cara melakukannya adalah dengan mengayunkan kaki ke depan tanpa memutuskan hubungan kaki belakang dengan tanah.

Di Indonesia, organisasi yang menaungi olahraga jalan cepat adalah PASI atau Persatuan Atletik Seluruh Indonesia yang berdiri sejak 3 September 1950.

Olahraga jalan cepat dilombakan di berbagai kompetisi lokal, regional, nasional, hingga internasional di Olympic Games. Penetapan jalan cepat sebagai nomor cabang olahraga atletik dilakukan sejak 1904 hingga sekarang di Olympic Games.

Mengenai jarak lintasan jalan cepat yang diperlombakan, Syahriad menuliskan dalam buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (2020) sebagai berikut:

  • Jalan cepat kategori putra adalah 20-50 kilometer
  • Jalan cepat kategori putri adalah 10-20 kilometer.

Baca juga:

  • Apa Perbedaan Antara Jalan Cepat dan Lari dalam Olahraga Atletik?
  • Apa Teknik dalam Olahraga Jalan Cepat?

Posisi Kaki dan Start dalam Perlombaan Jalan Cepat

Start dalam jalan cepat dilakukan dalam posisi berdiri. Mochamad Windarto dalam Atletik Nomor Jalan Cepat Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (2020) menuliskan bahwa start dalam jalan cepat tidak berpengaruh signifikan.

Maka dari itu, tidak ada teknik khusus yang harus atau mesti dikuasai atlet. Meski demikian, memang ada cara tertentu yang dapat dipraktikkan secara opsional, bukan sebagai kewajiban atlet tersebut.

1. Peserta menempatkan posisi kaki kiri berada di belakang garis start.

2. Kaki kanan berada di samping belakang kaki kiri, dengan badan yang agak condong ke depan dan juga kedua lengan rileks.

3. Saat terdengar aba-aba " Ya " atau bunyi tembakan pistol, maka segera melangkahkan kaki kanan ke depan, dengan disusul dengan kaki kiri dan terus berjalan.

Cara Melakukan Jalan Cepat

Adapun cara melakukan jalan cepat sesuai tahapan yang benar adalah sebagai berikut:

  1. Pejalan kaki mengangkat pahanya, kemudian mengayunkannya ke depan sekaligus lutut ditekuk.
  2. Karena ayunan paha bergerak ke depan, tungkai bawah juga ikut terayun, lutut kemudian menjadi lurus.
  3. Tapakkan tumit terlebih dahulu untuk menyentuh tanah.
  4. Bersamaan dengan ayunan kaki itu, kaki tumpu digerakkan dengan mengangkat tumit.
  5. Ujung kaki tumpu terangkat dari tanah, lalu berganti menjadi kaki ayun selanjutnya.
  6. Langkah kaki jangan sampai terlalu pendek.
  7. Selama melakukan jalan cepat, siku dilipat sekitar 90 derajat. Gerakan lengan diayun seirama dengan langkah kaki.
Sumaryoto dan Soni Nopembri dalam PJOK (2017) menuliskan bahwa atlet yang melakukan jalan cepat tidak boleh menyusul kompetitor dengan meningkatkan kecepatan sampai kedua kakinya melayang dari permukaan lintasan (seperti terjadi saat berlari). Mereka yang melakukannya dianggap melakukan pelanggaran aturan jalan cepat.

Baca juga:

  • Apa Saja Manfaat Jalan Cepat & Teknik Melakukannya?
  • Apa Saja Fase Gerak Spesifik Jalan Cepat: Topang Tunggal dan Ganda

Baca juga artikel terkait GERAK SPESIFIK JALAN CEPAT atau tulisan menarik lainnya Abdul Hadi
(tirto.id - hdi/hdi)


Penulis: Abdul Hadi
Editor: Yantina Debora

Subscribe for updates Unsubscribe from updates

Asked by wiki @ 20/08/2021 in Penjaskes viewed by 8601 persons

Asked by wiki @ 01/08/2021 in Penjaskes viewed by 6472 persons

Asked by wiki @ 29/07/2021 in Penjaskes viewed by 6463 persons

Asked by wiki @ 29/07/2021 in Penjaskes viewed by 5189 persons

Asked by wiki @ 20/08/2021 in Penjaskes viewed by 5188 persons

Asked by wiki @ 02/08/2021 in Penjaskes viewed by 4361 persons

Asked by wiki @ 08/08/2021 in Penjaskes viewed by 4254 persons

Asked by wiki @ 30/07/2021 in Penjaskes viewed by 3691 persons

Asked by wiki @ 02/08/2021 in Penjaskes viewed by 3632 persons

Asked by wiki @ 10/08/2021 in Penjaskes viewed by 3301 persons

Asked by wiki @ 02/08/2021 in Penjaskes viewed by 3283 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in Penjaskes viewed by 3260 persons

Asked by wiki @ 09/08/2021 in Penjaskes viewed by 2866 persons

Asked by wiki @ 26/08/2021 in Penjaskes viewed by 2776 persons

Asked by wiki @ 29/07/2021 in Penjaskes viewed by 2774 persons

Video yang berhubungan