The Little Big Master tontonan mencerahkan hati di Celestial Movie

October 25, 2015

Nonton bareng

Bisa nonton bareng bareng blogger itu rasanya sesuatu, jarang – jarang bisa, apalagi ini weekend dan lokasinya familiar untukku, jadi langsung tunjuk tangan ketika diajak nonton bareng tanggal 17 Oktober lalu, jam 11.00 – 13.00. Ya kan mumpung ada bapaknya anak – anak bisalah aku dan Aya nonton. Kok Fa gak diajak? Maklum kan dia belum mau nonton di bioskop hehe.

Baru sampe di lokasi, kita semua harus daftar ulang dulu, plus ambil voucher snack dan minuman, lumayan dapat popcorn dan minuman gretongan hahaha.. Aya yang merasa seneng banget karena semua gratisan, dasar doyan gratisan juga yak? Hahahaha..

nobar4Ketemuan dengan Sarrah Ghina, reuni kecil dari Fun Blogging. (Foto Milik Sarrah Ghina)

Jilbab pengganti tissue

Jangan lupa ya sebelum nonton The Little Big Master, siapin tissue yang banyak, jangan kayak aku, kemarin nonton ga ada tissue di tas. Biasanya sedia, dan ga nyadar kalau tissue udah abis, jadilah ujungnya jilbab pengganti tissue menghapus air mata hahaha.. Tapi tau gak sih? Kebanyakkan nangisnya aku tahan, karena malu kalau keluar ruangan mataku bengkak hahahahahha.. Jadi nangisnya pake jaim juga, walo kadang kelepasan air mata ngucur deras hahahha.. Tapi lebih baik jangan ditahan ya nangis, karena tenggorokan jadi sakit nahan nangis :p.

Kisah nyata yang menyentuh hati.

Lui Wai Hung (diperankan oleh Miriam Yeung) sebelum mengajar di TK Yuen Tin, adalah kepala sekolah di sekolah anak berbakat yang ternama. Terkadang ia merasa tidak nyaman dengan kondisi di sekolah karena uang lebih berkuasa. Seperti contohnya, ketika salah satu muridnya stress karena terlalu ditekan kemauan orang tua, Hung sebenarnya udah menyarankan orang tuanya memindahkan anaknya di sekolah biasa, karena khawatir kondisinya makin menyedihkan. Orang tua murid tidak menerima keputusan Hung, akhirnya tetap memaksakan anak mereka sekolah ternama tersebut, karena orang tuanya menganggap punya uang untuk bisa mengatur sekolah dan anak – anak mereka. Tidak lama setelah kejadian ini, Hung menetapkan resign karena hati nuraninya menolak dengan gaya pendidikan semacam ini. Hung memutuskan akan jalan – jalan keliling dunia bersama suaminya, Dong (Louis Koo). Rencana boleh saja dilaksanakan, tetapi pada kenyataannya, ketika Hung sedang fitness, ia melihat berita tentang penutupan TK karena kekurangan murid. Jiwa kemanusiaannya tergugah, Seperti ada dorongan seorang pendidik untuk menolong 5 murid yang terancam putus sekolah tersebut. TK Yuen Tin membutuhkan tenaga guru sebagai kepala sekolah, dengan upah hanya 4500 HK$. Hung mengajukan diri sebagai kepala sekolah, walaupun banyak orang – orang penduduk disekitar mencibirnya, mereka yakin TK tersebut akan tutup secepatnya. Hung tetap pada pendiriannya, ia berniat menolong dengan ikhlas hati. Pada mulanya Hung dibantu Dong memperbaiki fasilitas sekolah, membersihkan halaman sekolah, membersihkan dan merapikan kelas hingga terasa lebih nyaman.

Berkenalan dengan 5 gadis kecil.

Kelima aktor cilik ini sangat bertalenta. Ucap Miriam Yeung dalam salah satu wawancaranya. Siapa saja pemeran gadis – gadis cilik dalam Little Big Master? mereka semua berakting sangat alami dan menggemaskan. Mereka terpilih diantara 400 anak dalam kasting terbuka.

Ho Yun Ying Winnie sebagai Siu Suet. Siu Suet menunggu ibunya begitu lama, karena ibunya masih menunggu visa di Cina daratan. Ia hanya tinggal berdua dengan ayahnya yang sudah tua dan sakit – sakitan. Siu Suet terkadang membantu ayahnya berjualan besi tua untuk mendapatkan uang. Selain itu, ia juga mengurus pekerjaan rumah tangga.

Keira Wang sebagai Tam Mei Chu (Chu Chu). Chu Chu takut pada hujan badai, dan menganggap monster guntur itulah yang menghilangkan orang tuanya karena kecelakaan ditengah badai. Chu Chu hidup sebatang kara yang diadopsi bibinya, bernama bibi Han.

Fu Shun Ying sebagai Lo Ka Ka (Ka Ka). Ka ka sangat dewasa diusianya yang terhitung masih kecil. Ia ketakutan orang tuanya berantem hebat, dan kehilangan mereka. Ka Ka tidak sekolah karena menjadi penengah agar orang tuanya berdamai.

Zaha Fathima & Khan Nayab sebagai Kitty Fathima & Jenny Fathima. Mereka adalah kakak beradik yang berada dalam tekanan keluarga. Ayahnya Menganggap pendidikan untuk anak perempuan tidak penting.

Lui Wai Hung, bagaikan guru yang baik hati yang dikirim dari Tuhan, ia benar – benar seorang pendidik yang mengayomi anak – anak didiknya. Bukan saja sebagai kepala sekolah dan guru, tetapi juga menolong murid – muridnya itu melalui pendekatan pada keluarga masing – masing, bahkan melalui perhatiannya itu keluarga mereka jadi semakin dekat dan saling perhatian. Salah satu adegan yang berkesan ketika Hung memberikan tugas untuk menuliskan impian – impian orang tua mereka. Walaupun para orang tua meremehkan tentang impian mereka, akhirnya mereka bercerita apa impian mereka masing – masing. Bibi Han misalnya, ingin menjadi miss Hongkong. Tuan Ho, ayah Siu Suet bermimpi ingin menjadi pilot. Sedangkan Lo Keung walau kakinya pincang, ia ingin menjadi atlet. Ibu dari Jenny dan Kiki, nyonya Lo, bermimpi ingin menjadi pemadam kebakaran. Sesaat terukir senyum pada wajah mereka setelah menceritakan impian mereka, anak – anak takjub dengan impian orang tuanya. Hung sendiri mempunyai impian agar bisa terus mengajar di TK Yuen Tin, penuh harap agar TK tidak ditutup.

Little Big Master - 7(sumber foto dari email Putri)

Hung sangat optimis bisa merekrut murid – murid baru, dibantu para orang tua dalam acara perekrutan murid. Para murid pun semangat akan mengadakan pertunjukkan tarian mereka dipanggung, untuk menyambut teman – teman baru. Namun apakah semua bisa direalisasikan ditengah kondisi Hung menderita tumor yang harus dioperasi? Apakah impian Hung akan terwujud?. Dapatkan jawabannya malam ini, 25 Oktober 2015, di Celestial Movie, jam 20.00.

nobar2Aya senang banget bisa nonton Little Big Master, ia sampe terbawa mimpi setelah nonton, ingin bertemu dengan 5 aktris cilik pemeran murid TK Yuen Tin, katanya :). Makasih mbak Putri yang udah menyediakan seat untuk Aya. πŸ™‚

nobar1Bergaya dulu sebelum nonton. πŸ˜€

nobar3Pembukaan acara, dan pengarahan lomba Twitter dan Blog dari Kartika Putri Mentari.

Sutradara dan Produser yang cakap dan handal.

Sutradara Andrian Kwang & produser Benny Chan mengemas cantik film ini menjadi tontonan yang sangat menginspirasi. Andrian Kwang dikenal sebagai “sutradara Injil”, karena menyebarkan harapan dan nilai – nilai positif melalui film – filmnya. Contoh film lainnya seperti Life is a Miracle, if you care, who am I ?. Andrian Kwang yang juga penulis skenarionya, bersama Hanna Ceung, yaitu penasehat psikologi Senior. Mereka mengangkat kisah nyata ini ingin menyebarkan semangat cinta kasih, perduli dengan sesama.
Produser Benny Chan sendiri dianggap sebagai ikon dalam dunia perfilman aksi terbaru di Hongkong. Film – film Hongkong yang pernah di produksi adalah A moment of romance, yang dibintangi Andi Lau, dan beberapa filmnya lainnya yang dibintangi aktor – aktor terkenal HongKong.

Aksi kemanusiaan Hung sangat tulus hingga alam pun menolongnya untuk tetap mengajar di TK Yuen Tin. Jiwa kemanusiaan yang telah diajarkan Hung pasti telah menggelitik semua penontonnya, agar terus melakukan kebaikkan. Celestial Movie telah berhasil memberikan tontonan yang menggerakkan hati untuk saling tolong, dan yang terpenting penuh keikhlasan dan optimis.

Terima kasih Fun blogging dan Agrakom yang udah memberikan kesempatan kami nobar film bagus ini, terima kasih juga Celestial Movie yang bikin kita makin I Love HK Movies. :).

4 People reacted on this

Leave a Reply