Usaha untuk memasukkan ke dalam ring basket disebut

Bola basket

Michael Jordan goes for a slam dunk at the old Boston Garden
Induk organisasiFIBA
Pertama dipertontonkan1891, Springfield, Massachusetts, United States
Data lengkap
Olahraga kontak fisikYa
Banyak pemain5 orang per tim
Pria/wanitaTunggal
Kategoridalam ruangan (umum) atau luar ruangan (bola jalanan)
PeralatanBola basket
Dipertandingkan di Olimpiade1936

Bola basket adalah olahraga bola berkumpul menjadi kelompok yang terdiri atas dua tim mempunyai anggota masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dipertontonkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket remeh dipelajari karena bangun bolanya yang akbar, sehingga tak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh warga Amerika Serikat dan warga di belahan bumi lainnya, ditengahnya di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

Sejarah

Basket dianggap sbg olahraga unik karena diciptakan secara tak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah beliau mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sbg bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut kisah, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dipertontonkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memperagakan permainan ciptaannya itu.

Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang dituturkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik diletakkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tak benar dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melewati lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 perhitungan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Lapangan, waktu, dan banyak pemain bola basket

Lapangan bola basket berwujud persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lapang 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lapang 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.

Banyak pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan banyak wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.

Waktu permainan 4 X 10 menit. Di sela bagian 1, 2, 3, dan bagian 4 terdapat waktu istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada pengahabisan pertandingan harus dipersiapkan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di sela dua bagian tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

Keliling bola yang dipakai dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian sela 1,20 - 1,40 meter.

Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lapang papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lapang papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.

Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis pengahabisan adalah 1 meter.

Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lapang garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis pengahabisan lingkaran kawasan serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Peraturan permainan bola basket

Perhitungan dasar pada permainan Bola Basket adalah sbg berikut:

  • Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  • Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola harus dipegang di dalam atau di sela telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sbg kekeliruan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tak boleh ikut jadi pemain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tak diperbolehkan.
  • Sebuah kekeliruan dihasilkan pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), memperagakan pelanggaran terhadap perhitungan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang dituturkan pada perhitungan 5.
  • Apabila salah satu pihak memperagakan tiga kekeliruan bersambung, maka kekeliruan itu akan dihitung sbg gol untuk lawannya (berturut-turut berfaedah tanpa benarnya pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tak akan dihitung sbg sebuah gol.
  • Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dipertontonkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan argumen tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila beliau memegang semakin lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak memperagakan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat banyak pelanggaran dan memberi kenal wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran bersambung. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang memperagakan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam perhitungan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan aci taknya suatu gol dan menghitung banyak gol yang terjadi.
  • Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  • Pihak yang sukses memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sbg pemenang [1]

Teknik dasar permainan bola basket

Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok akbar. Bola benar di sela kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola kira-kira ke belakangan, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak tidak jauh dengan badan di bagian belakangan bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola harus diteliti supaya bola benar dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di sela kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakangan atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua jenis cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola memperagakan usaha ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan disertai dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah mempunyai tujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan agresi yang cepat ke kawasan pertahanan lawan.

Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sbg porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.

Seorang pemain basket memperagakan shooting dengan dua tangan.

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam memperagakan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat supaya dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.

Teknik permainan bola basket profesional

Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang saat memperagakan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru berupaya bisa basket. Bila keseimbangan badan tak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain dikawal oleh orang yang semakin tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak sela orang yang menghadang dan pemain dapat kira-kira jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama waktu melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan mencapai 80%.

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan memperagakan tembakan yang liar dan sulit untuk di gagalkandan .

merupakan cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. kebanyakan teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di sela celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah menggunakan teknik ini) atau belakangan kaki (yang paling sering menggunakan teknik ini adalah Jamal Crawford - Atlanta Hawks)

Slamdunk adalah salah satu teknik yang paling populer. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tetapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini nyaris tidak masuk cara melakukan sesuatu untuk dilakukan karena lompatannya tak cukup tinggi. [2]

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat mengembang dan digemari sejak pertama kali dikenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerak-gerak yang dibuat slam dunk atau menombok, yaitu gerak-gerak yang dibuat untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang dapat dilakukan dengan gerak-gerak yang dibuat akrobatik yang bertenaga luar biasa.

Bola basket di Indonesia

Benar beberapa informasi mengatakan masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, sejak 1894, bola basket sudah dipertontonkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan kemudian menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang dagangan ke Indonesia adalah kumpulan pertengahan kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sbg identitas kumpulan Cina modern.

Informasi ini diperkeras fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sebanyak kota akbar seperti Jakarta, Ajang, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya beberapa akbar tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula kemudian lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang kemudian dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sbg Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Waktu itu, tim Indonesia mendiami peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).

Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun kemudian, Maladi sbg Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang kemudian menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun kemudiannya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Peraturan permainan bola basket
  2. ^ Teknik jadi pemain bola basket
  3. ^ Berita dan informasi di situs resmi PERBASI


edunitas.com


Page 2

Bola basket adalah olahraga bola berkumpul menjadi golongan yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dipertontonkan di ruang olahraga tertutup dan hanya membutuhkan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket remeh dipelajari karena wujud bolanya yang agung, sehingga tak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh warga Amerika Serikat dan warga di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

Sejarah

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diproduksi secara tak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di suatu perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, mesti membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi saat para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah beliau mainkan masa kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut kisah, sesudah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dipertontonkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan landasan, menempelkan suatu keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memperagakan permainan ciptaannya itu.

Hal mengadukan resmi bola basket yang pertama, dipersiapkan pada tanggal 20 Januari 1892 di lokasi kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diceritakan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditaruh di seluruh cabang di Amerika Serikat. Hal mengadukan demi hal mengadukan pun dilakukan di seluruh kota-kota negara babak Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah menempuh lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan landasan yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Lapangan, saat, dan jumlah pemain bola basket

Lapangan bola basket berwujud persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lapang 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lapang 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket ada panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.

Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 dinamakan Referee sedangkan wasit 2 dinamakan Umpire.

Saat permainan 4 X 10 menit. Di antara proses 1, 2, 3, dan proses 4 terdapat saat istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir hal mengadukan mesti dipersiapkan perpanjangan saat sampai terjadi selisih skor. Di antara dua proses tambahan terdapat saat istirahat selama 2 menit. Saat untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

Keliling bola yang dipergunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Bila bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, karenanya bola mesti kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.

Panjang papan pantul babak luar adalah 1,80 meter sedangkan lapang papan pantul babak luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul babak dalam adalah 0,59 meter sedangkan lapang papan pantul babak dalam adalah 0,45 meter.

Jarak lantai sampai ke papan pantul babak bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul babak bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket ada panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.

Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lapang garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Peraturan permainan bola basket

Aturan landasan pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:

  • Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
  • Bola dapat dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi tak boleh dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain mesti melemparkan bola tersebut dari titik lokasi menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola mesti dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau bagian tubuh lainnya tak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kekeliruan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, karenanya pemain pelanggar akan dikenai hukuman tak boleh ikut memainkan permainan sepanjang hal mengadukan. Pada masa ini, pergantian pemain tak diperbolehkan.
  • Suatu kekeliruan diproduksi pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), menerapkan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang dituturkan pada aturan 5.
  • Apabila salah satu pihak menerapkan tiga kekeliruan beruntun, karenanya kekeliruan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berfaedah tanpa keadaan pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, karenanya hal tersebut tak akan dihitung sebagai suatu gol.
  • Apabila bola keluar lapangan hal mengadukan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dipertontonkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, karenanya wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi saat 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila beliau memegang lebih lama dari saat tersebut, karenanya kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak menerapkan hal yang dapat menunda hal mengadukan, karenanya wasit dapat memberi mereka suatu peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi kenal wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran beruntun. Wasit ada hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang menerapkan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap sudah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung saat. Wasit pembantu berhak menentukan sama berat taknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  • Saat hal mengadukan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  • Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring paling banyak akan dinyatakan sebagai pemenang [1]

Teknik landasan permainan bola basket

Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok agung. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola kira-kira ke belakangan, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak tidak jauh dengan badan di babak belakangan bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola mesti diteliti supaya bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Masa bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakangan atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua jenis cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Masa bola memainkan usaha ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola masa sampai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan disertai dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah ada tujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk menyelenggarakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki lainnya dapat berputar 360 derajat.

Seorang pemain basket menerapkan shooting dengan dua tangan.

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam menerapkan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat supaya dapat meraih poin. Lay-up dinamakan juga dengan tembakan melayang.

Teknik permainan bola basket profesional

Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang masa menerapkan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru berupaya bisa basket. Bila keseimbangan badan tak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain diamankan oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bisa kira-kira jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama saat melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan sampai 80%.

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan menerapkan tembakan yang liar dan sulit untuk di gagalkandan .

adalah cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. kebanyakan teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah memakai teknik ini) atau belakangan kaki (yang paling sering memakai teknik ini adalah Jamal Crawford - Atlanta Hawks)

Slamdunk adalah salah satu teknik yang terpopuler. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk dilakukan karena lompatannya tak cukup tinggi. [2]

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat mengembang dan digemari semenjak pertama kali dikenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diproduksinya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

Bola basket di Indonesia

Ada beberapa informasi menyebut masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, semenjak 1894, bola basket sudah dipertontonkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan akhir menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang barang-barang yang dijual ke Indonesia adalah kumpulan menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kumpulan Cina modern.

Informasi ini diperkeras fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sebanyak kota agung seperti Jakarta, Ajang, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya sebagian agung tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula akhir lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang akhir dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Saat itu, tim Indonesia menguasai peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).

Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun akhir, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang akhir menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun yang belakang sekalinya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Peraturan permainan bola basket
  2. ^ Teknik memainkan permainan bola basket
  3. ^ Berita dan informasi di situs resmi PERBASI


edunitas.com


Page 3

Bola basket

Michael Jordan goes for a slam dunk at the old Boston Garden
Induk organisasiFIBA
Pertama dimainkan1891, Springfield, Massachusetts, United States
Data lengkap
Olahraga kontak fisikYa
Jumlah pemain5 orang per tim
Pria/wanitaTunggal
Kategoridalam ruangan (umum) atau luar ruangan (bola jalanan)
PeralatanBola basket
Dipertandingkan di Olimpiade1936

Bola basket yaitu olahraga bola berkumpul menjadi golongan yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya membutuhkan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket gampang dipelajari karena wujud bolanya yang agung, sehingga tak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket yaitu salah satu olahraga yang paling digemari oleh warga Amerika Serikat dan warga di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

Sejarah

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena dibuat secara tak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di suatu perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, mesti membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi saat para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah beliau mainkan masa kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut kisah, sesudah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan landasan, menempelkan suatu keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memperagakan permainan ciptaannya itu.

Hal mengadukan resmi bola basket yang pertama, dipersiapkan pada tanggal 20 Januari 1892 di lokasi kerja Dr.James Naismith. Basket yaitu sebutan yang diceritakan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditaruh di seluruh cabang di Amerika Serikat. Hal mengadukan demi hal mengadukan pun diterapkan di seluruh kota-kota negara babak Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah menempuh lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan landasan yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Lapangan, saat, dan jumlah pemain bola basket

Lapangan bola basket ada wujud persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan luas 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan luas 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket ada panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.

Jumlah pemain dalam permainan bola basket yaitu 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket yaitu 2 orang. Wasit 1 dinamakan Referee sedangkan wasit 2 dinamakan Umpire.

Saat permainan 4 X 10 menit. Di antara proses 1, 2, 3, dan proses 4 terdapat saat istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir hal mengadukan mesti dipersiapkan perpanjangan saat sampai terjadi selisih skor. Di antara dua proses tambahan terdapat saat istirahat selama 2 menit. Saat untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

Keliling bola yang dipergunakan dalam permainan bola basket yaitu 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola yaitu 600 - 650 gram. Bila bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, karenanya bola mesti kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.

Panjang papan pantul babak luar yaitu 1,80 meter sedangkan luas papan pantul babak luar yaitu 1,20 meter. Dan panjang papan pantul babak dalam yaitu 0,59 meter sedangkan luas papan pantul babak dalam yaitu 0,45 meter.

Jarak lantai sampai ke papan pantul babak bawah yaitu 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul babak bawah sampai ke ring basket yaitu 0,30 meter. Ring basket ada panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir yaitu 1 meter.

Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket yaitu 1,80 meter dengan ukuran luas garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Peraturan permainan bola basket

Aturan landasan pada permainan Bola Basket yaitu sebagai berikut:

  • Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
  • Bola dapat dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi tak boleh dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain mesti melemparkan bola tersebut dari titik lokasi menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola mesti dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau bagian tubuh lainnya tak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut diterapkan dengan tujuan untuk mencederai lawan, karenanya pemain pelanggar akan dikenai hukuman tak boleh ikut melakukan permainan sepanjang hal mengadukan. Pada masa ini, pergantian pemain tak diperbolehkan.
  • Suatu kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang diberitahukan pada aturan 5.
  • Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan beruntun, karenanya kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berfaedah tanpa keadaan pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, karenanya hal tersebut tak akan dihitung sebagai suatu gol.
  • Apabila bola keluar lapangan hal mengadukan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, karenanya wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi saat 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila beliau memegang lebih lama dari saat tersebut, karenanya kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda hal mengadukan, karenanya wasit dapat memberi mereka suatu peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi kenal wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran beruntun. Wasit ada hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap sudah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung saat. Wasit pembantu berhak menentukan sama berat taknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  • Saat hal mengadukan yaitu 4 quarter masing-masing 10 menit
  • Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring paling banyak akan dinyatakan sebagai pemenang [1]

Teknik landasan permainan bola basket

Cara memegang bola basket yaitu sikap tangan membentuk mangkok agung. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola kira-kira ke belakangan, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak tidak jauh dengan badan di babak belakangan bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola mesti diteliti supaya bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Masa bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakangan atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang diterapkan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) yaitu suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Masa bola melakukan usaha ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola masa sampai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah ada tujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi diterapkan untuk menyelenggarakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

Pivot atau memoros yaitu suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki lainnya dapat berputar 360 derajat.

Seorang pemain basket melakukan shooting dengan dua tangan.

Shooting yaitu usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat diterapkan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up yaitu usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat supaya dapat meraih poin. Lay-up dinamakan juga dengan tembakan melayang.

Teknik permainan bola basket profesional

Fade away yaitu tehnik yang mendorong badan kebelakang masa melakukan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah diterapkan buat pemain yang baru berupaya bisa basket. Bila keseimbangan badan tak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini yaitu sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

Hook yaitu teknik yang sangat efektif bila pemain diamankan oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bisa kira-kira jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama saat melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan sampai 80%.

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan melakukan tembakan yang liar dan sulit untuk di gagalkandan .

yaitu cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. biasanya teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah memakai teknik ini) atau belakangan kaki (yang paling sering memakai teknik ini yaitu Jamal Crawford - Atlanta Hawks)

Slamdunk yaitu salah satu teknik yang terpopuler. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk diterapkan karena lompatannya tak cukup tinggi. [2]

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat mengembang dan digemari semenjak pertama kali dikenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya yaitu dibuatnya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa diterapkan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

Bola basket di Indonesia

Ada beberapa informasi menyebut masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, semenjak 1894, bola basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan akhir menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang jualan ke Indonesia yaitu kumpulan menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kumpulan Cina modern.

Informasi ini diperkeras fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sebanyak kota agung seperti Jakarta, Ajang, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya beberapa agung tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula akhir lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang akhir dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Saat itu, tim Indonesia menduduki peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).

Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun akhir, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang akhir menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun yang belakang sekalinya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.[3]

Lihat pula

Pustaka

  1. ^ Peraturan permainan bola basket
  2. ^ Teknik melakukan permainan bola basket
  3. ^ Berita dan informasi di situs resmi PERBASI


edunitas.com


Page 4

Bola basket

Michael Jordan goes for a slam dunk at the old Boston Garden
Induk organisasiFIBA
Pertama dimainkan1891, Springfield, Massachusetts, United States
Data lengkap
Olahraga kontak fisikYa
Jumlah pemain5 orang per tim
Pria/wanitaTunggal
Kategoridalam ruangan (umum) atau luar ruangan (bola jalanan)
PeralatanBola basket
Dipertandingkan di Olimpiade1936

Bola basket yaitu olahraga bola berkumpul menjadi golongan yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya membutuhkan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket gampang dipelajari karena wujud bolanya yang agung, sehingga tak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket yaitu salah satu olahraga yang paling digemari oleh warga Amerika Serikat dan warga di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

Sejarah

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena dibuat secara tak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di suatu perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, mesti membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi saat para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah beliau mainkan masa kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut kisah, sesudah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan landasan, menempelkan suatu keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memperagakan permainan ciptaannya itu.

Hal mengadukan resmi bola basket yang pertama, dipersiapkan pada tanggal 20 Januari 1892 di lokasi kerja Dr.James Naismith. Basket yaitu sebutan yang diceritakan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditaruh di seluruh cabang di Amerika Serikat. Hal mengadukan demi hal mengadukan pun diterapkan di seluruh kota-kota negara babak Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah menempuh lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan landasan yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Lapangan, saat, dan jumlah pemain bola basket

Lapangan bola basket ada wujud persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan luas 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan luas 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket ada panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.

Jumlah pemain dalam permainan bola basket yaitu 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket yaitu 2 orang. Wasit 1 dinamakan Referee sedangkan wasit 2 dinamakan Umpire.

Saat permainan 4 X 10 menit. Di antara proses 1, 2, 3, dan proses 4 terdapat saat istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir hal mengadukan mesti dipersiapkan perpanjangan saat sampai terjadi selisih skor. Di antara dua proses tambahan terdapat saat istirahat selama 2 menit. Saat untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

Keliling bola yang dipergunakan dalam permainan bola basket yaitu 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola yaitu 600 - 650 gram. Bila bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, karenanya bola mesti kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.

Panjang papan pantul babak luar yaitu 1,80 meter sedangkan luas papan pantul babak luar yaitu 1,20 meter. Dan panjang papan pantul babak dalam yaitu 0,59 meter sedangkan luas papan pantul babak dalam yaitu 0,45 meter.

Jarak lantai sampai ke papan pantul babak bawah yaitu 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul babak bawah sampai ke ring basket yaitu 0,30 meter. Ring basket ada panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir yaitu 1 meter.

Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket yaitu 1,80 meter dengan ukuran luas garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Peraturan permainan bola basket

Aturan landasan pada permainan Bola Basket yaitu sebagai berikut:

  • Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
  • Bola dapat dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi tak boleh dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain mesti melemparkan bola tersebut dari titik lokasi menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola mesti dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau bagian tubuh lainnya tak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut diterapkan dengan tujuan untuk mencederai lawan, karenanya pemain pelanggar akan dikenai hukuman tak boleh ikut melakukan permainan sepanjang hal mengadukan. Pada masa ini, pergantian pemain tak diperbolehkan.
  • Suatu kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang diberitahukan pada aturan 5.
  • Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan beruntun, karenanya kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berfaedah tanpa keadaan pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, karenanya hal tersebut tak akan dihitung sebagai suatu gol.
  • Apabila bola keluar lapangan hal mengadukan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, karenanya wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi saat 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila beliau memegang lebih lama dari saat tersebut, karenanya kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda hal mengadukan, karenanya wasit dapat memberi mereka suatu peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi kenal wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran beruntun. Wasit ada hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap sudah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung saat. Wasit pembantu berhak menentukan sama berat taknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  • Saat hal mengadukan yaitu 4 quarter masing-masing 10 menit
  • Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring paling banyak akan dinyatakan sebagai pemenang [1]

Teknik landasan permainan bola basket

Cara memegang bola basket yaitu sikap tangan membentuk mangkok agung. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola kira-kira ke belakangan, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak tidak jauh dengan badan di babak belakangan bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola mesti diteliti supaya bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Masa bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakangan atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang diterapkan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) yaitu suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Masa bola melakukan usaha ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola masa sampai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah ada tujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi diterapkan untuk menyelenggarakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

Pivot atau memoros yaitu suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki lainnya dapat berputar 360 derajat.

Seorang pemain basket melakukan shooting dengan dua tangan.

Shooting yaitu usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat diterapkan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up yaitu usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat supaya dapat meraih poin. Lay-up dinamakan juga dengan tembakan melayang.

Teknik permainan bola basket profesional

Fade away yaitu tehnik yang mendorong badan kebelakang masa melakukan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah diterapkan buat pemain yang baru berupaya bisa basket. Bila keseimbangan badan tak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini yaitu sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

Hook yaitu teknik yang sangat efektif bila pemain diamankan oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bisa kira-kira jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama saat melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan sampai 80%.

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan melakukan tembakan yang liar dan sulit untuk di gagalkandan .

yaitu cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. biasanya teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah memakai teknik ini) atau belakangan kaki (yang paling sering memakai teknik ini yaitu Jamal Crawford - Atlanta Hawks)

Slamdunk yaitu salah satu teknik yang terpopuler. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk diterapkan karena lompatannya tak cukup tinggi. [2]

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat mengembang dan digemari semenjak pertama kali dikenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya yaitu dibuatnya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa diterapkan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

Bola basket di Indonesia

Ada beberapa informasi menyebut masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, semenjak 1894, bola basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan akhir menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang jualan ke Indonesia yaitu kumpulan menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kumpulan Cina modern.

Informasi ini diperkeras fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sebanyak kota agung seperti Jakarta, Ajang, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya beberapa agung tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula akhir lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang akhir dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Saat itu, tim Indonesia menduduki peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).

Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun akhir, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang akhir menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun yang belakang sekalinya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.[3]

Lihat pula

Pustaka

  1. ^ Peraturan permainan bola basket
  2. ^ Teknik melakukan permainan bola basket
  3. ^ Berita dan informasi di situs resmi PERBASI


edunitas.com


Page 5

Bola basket adalah olahraga bola berkumpul menjadi golongan yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dipertontonkan di ruang olahraga tertutup dan hanya membutuhkan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, bola basket remeh dipelajari karena wujud bolanya yang agung, sehingga tak menyulitkan pemain ketika memantulkan atau melempar bola tersebut.

Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh warga Amerika Serikat dan warga di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia.

Sejarah

Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diproduksi secara tak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di suatu perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, mesti membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi saat para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah beliau mainkan masa kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.

Menurut kisah, sesudah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dipertontonkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan landasan, menempelkan suatu keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memperagakan permainan ciptaannya itu.

Hal mengadukan resmi bola basket yang pertama, dipersiapkan pada tanggal 20 Januari 1892 di lokasi kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diceritakan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditaruh di seluruh cabang di Amerika Serikat. Hal mengadukan demi hal mengadukan pun dilakukan di seluruh kota-kota negara babak Amerika Serikat.

Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah menempuh lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan landasan yang ditulis sendiri oleh James Naismith.

Lapangan, saat, dan jumlah pemain bola basket

Lapangan bola basket berwujud persegi panjang dengan dua standar ukuran, yakni panjang 28,5 meter dan lapang 15 meter untuk standar National Basketball Association dan panjang 26 meter dan lapang 14 meter untuk standar Federasi Bola Basket Internasional. Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket ada panjang jari-jari yaitu 1,80 meter.

Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 dinamakan Referee sedangkan wasit 2 dinamakan Umpire.

Saat permainan 4 X 10 menit. Di antara proses 1, 2, 3, dan proses 4 terdapat saat istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir hal mengadukan mesti dipersiapkan perpanjangan saat sampai terjadi selisih skor. Di antara dua proses tambahan terdapat saat istirahat selama 2 menit. Saat untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.

Keliling bola yang dipergunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm - 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Bila bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, karenanya bola mesti kembali pada ketinggian antara 1,20 - 1,40 meter.

Panjang papan pantul babak luar adalah 1,80 meter sedangkan lapang papan pantul babak luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul babak dalam adalah 0,59 meter sedangkan lapang papan pantul babak dalam adalah 0,45 meter.

Jarak lantai sampai ke papan pantul babak bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul babak bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter. Ring basket ada panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.

Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lapang garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan hukuman yaitu 3,60 meter.

Peraturan permainan bola basket

Aturan landasan pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut:

  • Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan.
  • Bola dapat dipukul ke segala arah dengan memakai salah satu atau kedua tangan, tetapi tak boleh dipukul memakai kepalan tangan (meninju).
  • Pemain tak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain mesti melemparkan bola tersebut dari titik lokasi menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  • Bola mesti dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau bagian tubuh lainnya tak diperbolehkan memegang bola.
  • Pemain tak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kekeliruan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar sampai keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, karenanya pemain pelanggar akan dikenai hukuman tak boleh ikut memainkan permainan sepanjang hal mengadukan. Pada masa ini, pergantian pemain tak diperbolehkan.
  • Suatu kekeliruan diproduksi pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), menerapkan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang dituturkan pada aturan 5.
  • Apabila salah satu pihak menerapkan tiga kekeliruan beruntun, karenanya kekeliruan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berfaedah tanpa keadaan pelanggaran balik oleh lawan).
  • Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, karenanya hal tersebut tak akan dihitung sebagai suatu gol.
  • Apabila bola keluar lapangan hal mengadukan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dipertontonkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, karenanya wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi saat 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila beliau memegang lebih lama dari saat tersebut, karenanya kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak menerapkan hal yang dapat menunda hal mengadukan, karenanya wasit dapat memberi mereka suatu peringatan pelanggaran.
  • Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi kenal wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran beruntun. Wasit ada hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang menerapkan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  • Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap sudah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung saat. Wasit pembantu berhak menentukan sama berat taknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  • Saat hal mengadukan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  • Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring paling banyak akan dinyatakan sebagai pemenang [1]

Teknik landasan permainan bola basket

Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok agung. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola kira-kira ke belakangan, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak tidak jauh dengan badan di babak belakangan bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.

Dalam menangkap bola mesti diteliti supaya bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Masa bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakangan atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua jenis cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.

Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).

Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Masa bola memainkan usaha ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola masa sampai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan disertai dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah ada tujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk menyelenggarakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.

Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki lainnya dapat berputar 360 derajat.

Seorang pemain basket menerapkan shooting dengan dua tangan.

Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam menerapkan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.

Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat supaya dapat meraih poin. Lay-up dinamakan juga dengan tembakan melayang.

Teknik permainan bola basket profesional

Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang masa menerapkan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru berupaya bisa basket. Bila keseimbangan badan tak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.

Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain diamankan oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bisa kira-kira jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama saat melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan sampai 80%.

Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan menerapkan tembakan yang liar dan sulit untuk di gagalkandan .

adalah cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. kebanyakan teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah memakai teknik ini) atau belakangan kaki (yang paling sering memakai teknik ini adalah Jamal Crawford - Atlanta Hawks)

Slamdunk adalah salah satu teknik yang terpopuler. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk dilakukan karena lompatannya tak cukup tinggi. [2]

Perkembangan

Permainan basket sudah sangat mengembang dan digemari semenjak pertama kali dikenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diproduksinya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

Bola basket di Indonesia

Ada beberapa informasi menyebut masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, semenjak 1894, bola basket sudah dipertontonkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan akhir menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang barang-barang yang dijual ke Indonesia adalah kumpulan menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kumpulan Cina modern.

Informasi ini diperkeras fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sebanyak kota agung seperti Jakarta, Ajang, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, dan Surabaya sebagian agung tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula akhir lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang akhir dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Saat itu, tim Indonesia menguasai peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).

Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun akhir, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang akhir menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun yang belakang sekalinya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Peraturan permainan bola basket
  2. ^ Teknik memainkan permainan bola basket
  3. ^ Berita dan informasi di situs resmi PERBASI


edunitas.com


Page 6

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) 2, 2 Lacertae, 2 Letters of John, 2 Maret, 2 Mei, 2005 UEFA Champions League Final, 2005 UEFA Super Cup, 2006, 2006 African Cup, 2013 Qatar motorcycle Grand Prix, 2013-14 UEFA Women 's Champions League, 2014, 2014 (film), 2181, 2182, 2183, 2184, 2340, 2341, 2342, 2343


Page 7

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) 2, 2 Lacertae, 2 Letters of John, 2 Maret, 2 Mei, 2005 UEFA Champions League Final, 2005 UEFA Super Cup, 2006, 2006 African Cup, 2013 Qatar motorcycle Grand Prix, 2013-14 UEFA Women 's Champions League, 2014, 2014 (film), 2181, 2182, 2183, 2184, 2340, 2341, 2342, 2343


Page 8

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) A, A Cinderella Story, A Clockwork Orange, A Clockwork Orange (film), A Collection, Aaptos papillata, Aaptos pernucleata, Aaptos robustus, Aaptos rosacea, Abdul Aziz Alu-Sheikh, Abdul Aziz Angkat, Abdul Aziz bin Abdulah bin Baz, Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh, Abisai, Abit, Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat, Abitibi-Consolidated, AbiWord, AC Arles-Avignon, AC Bellinzona, AC Martina, AC Milan


Page 9

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) A, A Cinderella Story, A Clockwork Orange, A Clockwork Orange (film), A Collection, Aaptos papillata, Aaptos pernucleata, Aaptos robustus, Aaptos rosacea, Abdul Aziz Alu-Sheikh, Abdul Aziz Angkat, Abdul Aziz bin Abdulah bin Baz, Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syaikh, Abisai, Abit, Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat, Abitibi-Consolidated, AbiWord, AC Arles-Avignon, AC Bellinzona, AC Martina, AC Milan


Page 10

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) B, B17, B20, B22, B25, Babirik, Beruntung Baru, Banjar, Babirik, Hulu Sungai Utara, Babirusa, Babirusa Buru, Badan Liga Indonesia, Badan Meteorologi Australia, Badan Meteorologi dan Geofisika, Badan Meteorologi Jepang, Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, Bagik Polak, Labu Api, Lombok Barat, Baginda, Sumedang Selatan, Sumedang, Bagindo Aziz Chan, Bahasa Bawean, Bahasa Belanda, Bahasa Belanda di Indonesia, Bahasa Belarus


Page 11

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) B, B17, B20, B22, B25, Babirik, Beruntung Baru, Banjar, Babirik, Hulu Sungai Utara, Babirusa, Babirusa Buru, Badan Liga Indonesia, Badan Meteorologi Australia, Badan Meteorologi dan Geofisika, Badan Meteorologi Jepang, Bagik Payung, Suralaga, Lombok Timur, Bagik Polak, Labu Api, Lombok Barat, Baginda, Sumedang Selatan, Sumedang, Bagindo Aziz Chan, Bahasa Bawean, Bahasa Belanda, Bahasa Belanda di Indonesia, Bahasa Belarus


Page 12

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) C, C.G.E. Mannerheim, C.G.K. Reinwardt, C.H. Greenblatt, C.I.D. (film), Cairate, Cairina scutulata, Cairn Terrier, Cairns, Calung, Calungbungur, Sajira, Lebak, Caluso, Caluya, Antique, Canadian dollar, Canadian Football League, Canadian Grand Prix, Canadian Hot 100, Cane Toa, Rikit Gaib, Gayo Lues, Cane Uken, Rikit Gaib, Gayo Lues, Canellales, Canero


Page 13

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) C, C.G.E. Mannerheim, C.G.K. Reinwardt, C.H. Greenblatt, C.I.D. (film), Cairate, Cairina scutulata, Cairn Terrier, Cairns, Calung, Calungbungur, Sajira, Lebak, Caluso, Caluya, Antique, Canadian dollar, Canadian Football League, Canadian Grand Prix, Canadian Hot 100, Cane Toa, Rikit Gaib, Gayo Lues, Cane Uken, Rikit Gaib, Gayo Lues, Canellales, Canero


Page 14

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) H, H.H.H. Tower, H.M.A. Tihami, H.O.S. Tjokroaminoto, H.O.T., Hak LGBT di Oseania, Hak LGBT di Pakistan, Hak LGBT di Republik Tiongkok, Hak LGBT di Rumania, Halte Cinango, Halte Cisomang, Halte Cisomang layout, Halte Citaliktik, Handil Labuan Amas, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Maluka, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Negara, Kurau, Tanah Laut, Handil Purai, Beruntung Baru, Banjar, Harapan, Tanah Pinem, Dairi, Harapankarya, Pagelaran, Pandeglang, Harappa, Harara, Dusun Timur, Barito Timur


Page 15

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) H, H.H.H. Tower, H.M.A. Tihami, H.O.S. Tjokroaminoto, H.O.T., Hak LGBT di Oseania, Hak LGBT di Pakistan, Hak LGBT di Republik Tiongkok, Hak LGBT di Rumania, Halte Cinango, Halte Cisomang, Halte Cisomang layout, Halte Citaliktik, Handil Labuan Amas, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Maluka, Bumi Makmur, Tanah Laut, Handil Negara, Kurau, Tanah Laut, Handil Purai, Beruntung Baru, Banjar, Harapan, Tanah Pinem, Dairi, Harapankarya, Pagelaran, Pandeglang, Harappa, Harara, Dusun Timur, Barito Timur


Page 16

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) I, I Got a Boy, I Got a Boy (lagu), I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai, I Gusti Ketut Jelantik, Ibrahim al-Imam, Ibrahim al-Jaafari, Ibrahim al-Maimuni, Ibrahim al-Marhumi, Ie Mirah, Pasie Raja, Aceh Selatan, Ie Relop, Pegasing, Aceh Tengah, Ie Rhob Babah Lueng, Simpang Mamplam, Bireuen, Ie Rhob Barat, Simpang Mamplam, Bireuen, Ikatan non kovalen, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Pencak Silat Indonesia, Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, Ilyas, Ilyas Karim, Ilyas Ruhiat, Ilyas Ya'kub


Page 17

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) I, I Got a Boy, I Got a Boy (lagu), I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai, I Gusti Ketut Jelantik, Ibrahim al-Imam, Ibrahim al-Jaafari, Ibrahim al-Maimuni, Ibrahim al-Marhumi, Ie Mirah, Pasie Raja, Aceh Selatan, Ie Relop, Pegasing, Aceh Tengah, Ie Rhob Babah Lueng, Simpang Mamplam, Bireuen, Ie Rhob Barat, Simpang Mamplam, Bireuen, Ikatan non kovalen, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Pencak Silat Indonesia, Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, Ilyas, Ilyas Karim, Ilyas Ruhiat, Ilyas Ya'kub


Page 18

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) J, J. Willard Marriott, J.A.K.Q. Dengekitai, J.A.K.Q. Dengekitai vs. Goranger, J.B. Jeyaretnam, Jagson Airlines, Jaguar, Jaguar (perusahaan otomotif), Jaguar Cars, Jalan Dago, Jalan dan Jembatan, Jalan dan Jembatan Kelok Sembilan, Jalan di Kota Surakarta, Jalur kereta api di Indonesia, Jalur kereta api di Sydney, Jalur kereta api Duri-Tanahabang, Jalur kereta api Eritrea, Jambu Kulon, Ceper, Klaten, Jambu Luwuk, Ciawi, Bogor, Jambu mawar, Jambu mede


Page 19

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) J, J. Willard Marriott, J.A.K.Q. Dengekitai, J.A.K.Q. Dengekitai vs. Goranger, J.B. Jeyaretnam, Jagson Airlines, Jaguar, Jaguar (perusahaan otomotif), Jaguar Cars, Jalan Dago, Jalan dan Jembatan, Jalan dan Jembatan Kelok Sembilan, Jalan di Kota Surakarta, Jalur kereta api di Indonesia, Jalur kereta api di Sydney, Jalur kereta api Duri-Tanahabang, Jalur kereta api Eritrea, Jambu Kulon, Ceper, Klaten, Jambu Luwuk, Ciawi, Bogor, Jambu mawar, Jambu mede


Page 20

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) O, OB Shift 2, Oba Selatan, Tidore Kepulauan, Oba Tengah, Tidore Kepulauan, Oba Utara, Tidore, Oda Nobunaga, Odair Fortes, Odalengo Grande, Odalengo Piccolo, Oktaf, Oktaf Paskah, Oktal, Oktan, Olivia Dewi, Olivia Lubis Jensen, Olivia Newton John, Olivia Newton-John, Onozalukhu You, Moro O, Nias Barat, Onozalukhu, Lahewa, Nias Utara, Onozitoli Sawo, Sawo, Nias Utara, Onta


Page 21

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) O, OB Shift 2, Oba Selatan, Tidore Kepulauan, Oba Tengah, Tidore Kepulauan, Oba Utara, Tidore, Oda Nobunaga, Odair Fortes, Odalengo Grande, Odalengo Piccolo, Oktaf, Oktaf Paskah, Oktal, Oktan, Olivia Dewi, Olivia Lubis Jensen, Olivia Newton John, Olivia Newton-John, Onozalukhu You, Moro O, Nias Barat, Onozalukhu, Lahewa, Nias Utara, Onozitoli Sawo, Sawo, Nias Utara, Onta


Page 22

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) P, Pa Padi, Krayan, Nunukan, Pa Pala, Krayan, Nunukan, Pa' Amai, Krayan Selatan, Nunukan, Pa' Dalan, Krayan Selatan, Nunukan, Padang Barat, Bintauna, Bolaang Mongondow Utara, Padang Barat, Padang, Padang Baru, Labuhan Haji, Aceh Selatan, Padang Baru, Merapi Selatan, Lahat, Padi (band), Padi (disambiguasi), Padi (grup musik), Padi emas, Pahae Julu, Pahae Julu, Tapanuli Utara, Pahala, Pahala Tambunan, Pakpahan, Onan Runggu, Samosir, Pakpahan, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Pakpak, Pakpak Bharat


Page 23

Tags (tagged): Judul Topik (Artikel) P, Pa Padi, Krayan, Nunukan, Pa Pala, Krayan, Nunukan, Pa' Amai, Krayan Selatan, Nunukan, Pa' Dalan, Krayan Selatan, Nunukan, Padang Barat, Bintauna, Bolaang Mongondow Utara, Padang Barat, Padang, Padang Baru, Labuhan Haji, Aceh Selatan, Padang Baru, Merapi Selatan, Lahat, Padi (band), Padi (disambiguasi), Padi (grup musik), Padi emas, Pahae Julu, Pahae Julu, Tapanuli Utara, Pahala, Pahala Tambunan, Pakpahan, Onan Runggu, Samosir, Pakpahan, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Pakpak, Pakpak Bharat


Page 24

Tags (tagged): P Title of articles, Pabuaran, Subang, PABX, Pacal Reservoir, Pace University, Papuan, Papyrus, Par Hansson, par value, Paul Robinson (goalkeeper), Paul Sarasin, Paul Scharner, Paul Scholes, Perkius Festus, Perkurangan, perlak, permaculture, Philemon, Philibert Smellinckx, Philip, Philip (The Deacon)


Page 25

Tags (tagged): P Title of articles, Pabuaran, Subang, PABX, Pacal Reservoir, Pace University, Papuan, Papyrus, Par Hansson, par value, Paul Robinson (goalkeeper), Paul Sarasin, Paul Scharner, Paul Scholes, Perkius Festus, Perkurangan, perlak, permaculture, Philemon, Philibert Smellinckx, Philip, Philip (The Deacon)


Page 26

Tags (tagged): F Title of articles, F/A-18 Hornet, F1 2011 European Grand Prix, F1 Brazilian Grand Prix 2003, F1 Brazilian Grand Prix 2009, FC Sion, FC Slavyansky Slavyansk-na-Kubani, FC Slovan Liberec, FC Smena Komsomolsk-na-Amure, FIFA Ballon d' Or 2011, FIFA Ballon d'Or, FIFA Ballon d'Or 2012, FIFA Ballon d'Or 2013, Flag of Slovakia, Flag of Slovenia, Flag of Solomon Islands, Flag of Somalia, foster brother, Fotodiode, Fouad Rachid, Foued Kadir