Hubungan fenomena yang berkembang dari ragam peristiwa tentang berdirinya Daulah Ayyubiyah

Tartib as Sa’adah : menjelaskan tentang politik dan akhlaq Jawidan Khirad : kumpulan syair-syair mutiara dan bijak.c. Ilmuan Kimia Setelah ilmu kedokteran, filsafat, astronomi, dan matematika, ilmuan muslim dalam bidang kimia memberikan peran besarnya terhadap pradaban Islam masa Daulah Abbasiyah. Adalah Jabir bin Hayyan, dikenal sebagai Bapak kimia muslim pertama. Dunia barat menyebutnya dengan Geber. Jabir bin Hayyan bin Abdullah Kufi, dilahirkan di desa Thus-Khurasan kemudian menetap di Kuffah sekitar tahun 776 M. Ia merupakan tokoh besar dalam bidang ilmu kimia pada abad pertengahan. Dalam beberapa riwayat Jabir bin Hayyan pernah Gambar ilustrasi 18. Jabir bin Hayyan. Sumber : moslemobsession.com menimba ilmu kepada putera mahkota Daulah Umayyah Khalid bin Yazid bin Muawwiyah dan Imam Ja’far As-Shadiq. Penguasaannya terhadap ilmu kimia membawanya menjadi seorang ahli kimiaUJI PUBLIKyang termasyhur di zamannya. Pendapatnya yang terkenal dalam presfektif keilmiahannya adalah bahwa logam biasa seperti seng, besi, dan tembaga dapat diubah menjadi emas, atau perak dengan formula misterius, yang untuk mengetahuinya ia telah banyak menghabiskan waktu. Jabir bin Hayyan juga menggambarkan secara ilmiah dua operasi utama kimia: kalnikasi dan reduksi kimiawi. Ia memperbaiki beberapa motode penguapan, sublimasi, peleburan, dan kristalisasi. Buku-buku yang menggambarkan kecerdasan dan penguasaanya terhadap ilmu kimia seperti : - Ar-Rahmah : buku cinta - Al-Tajmi : buku tentang konsentrasi - Al-Zibaq Al-Sayrqi : Air Raksa Timur d. Ilmuan Astronomi Di lahirkan di Khawarizm, Uzbekistan pada tahun 780 M dengan nama lengkap Muhammad bin Musa Al-SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 39Khawarizmi yang kemudian lebih dikenal dengan Al-Khawarizmi. Ia hidup masapemerintahan khalifah Abdullah Al-Ma’mun, sosok khalifah Daulah Abbasiyahyang mencintai dan mencurahkan perhatiannya terhadap pengembangan ilmupengetahuan.Al-Khawarizmi adalah tokoh utama dalam kajian matematika Arab danobserver bidang astronomi. Sebagai seorang pemikir Islam terbesar, ia telahmempengaruhi pemikiran dalam bidang matematika melampaui pemikiran ilmuanAbad Pertengahan lainnya.Peran Al-Khawarizmi terhadap pengembangan ilmu astronomi dan matematikasangatlah besar. Ia telah menyusun tabel astronomi tertua, ia juga menulis karya tertuatentang aritmatika dan tentang aljabar. Karya aljabarnya itu disebut Al-Mukhtasar FilHisab Al-Jabar wal Muqabalah. Kitab ini memuat tentang :- Cara menghitung melalui penjajagan dan jawaban palsu [rules of falseposition/regular-fast].- Pengetahuan matematika yang kemudian disebut barisan Fibonacci, yaitu : 1, 2,3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144...dan seterusnya. Dengan pola bilangan iniUJI PUBLIKnantinya akan diperoleh suatu segitiga pascal, dengan penjumlahan bilanganmenurut garis lurus.2. Aktivitasku a. Penilaian Kompetensi Pengetahuan Penilaian pengetahuan dilakukan dalam bentuk mengerjakan uji kompetensi dengan menjawab pertanyaan berikut ini. 1. Apa pengaruh ilmuan dalam mensejahterakan kehidupan bangsa ! 2. Tuliskan peran besar ilmuan muslim bidang kedokteran lewat karya-karyanya yang mendunia ! 3. Tuliskan karya Jabir bin Hayyan dalam dua metode operasi kimiawi yang diciptakannya ! 4. Tuliskan kiprah Al-Khawarizmi dalam bidang ilmu astronomi ! 5. Terangkan tiga perilaku seorang pelajar yang meneladani kegigihan ilmuan- ilmuan muslim pada masa Daulah Abbasiyah ! Jumlah Skor x 5Rumus Penilaian : 10040 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIb. Penilaian Keterampilan Ruang Diskusi  Diskusikan tema berikut ini dengan saling menghargai dan menghormati pendapat temanmu !No. Masalah Hasil Diskusi1. Apa manfaatmempelajari biografitokoh ilmuan muslimDaulah Abbasiyah ?2 Apa peran pentingilmuan muslim dalammemajukan pradabanIslam pada masa DaulahAbbasiyah?3 Karakter positif apa yangdapat kalian miliki darisemangatnya ilmuanIslam Daulah Abbasiyah?4 Bagaimana respon parakhalifah DaulahAbbasiyah terhadapUJI PUBLIKkeberadaanilmuanmuslim pada masa itu ?5 Apa teladan yang kamutangkap dari kehidupansosial dan kejayaanintelektual Islam padamasa Daulah Abbasiyah?6 Tuliskan bentuk-bentukperilaku postif ilmuanmuslim DaulahAbbasiyah yang dapatkamu teladani dalamkehidupan di lingkunganmadrasah dan rumah ! Paparkan hasil diskusi kalian di depan kelas! Searah jarum jam tiap kelompok bergeser menilai hasil kelompok lain dari segi ketepatanmemerankan tokoh, banyaknya/ kelengkapan contoh, dan kejujuran pendapat/ tidak mencontek! Berilah nilai pada kelompok yang paling baik hasilnya!SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 41Rubik Penilaian Kompetensi KeterampilanTopik Aspek Penilaian Nilai Catatan1 Signifikan [kebermaknaan informasi]2 Pemahaman terhadap materi3 Kemmpuan melakukan argumentasi [alasan, ususlan, mempertahankan pendapat]4 Responsif [memberikan respon yang sesuai dengan permasalahan/pertanyaan]5 Kerja sama kelompok [berpartisipasi, memiliki tanggung jawab bersama] Rumus Penilaian. Skor Perolehan x 100 Nilai = Skor MaksimumUJI PUBLIKB. Para Ulama Daulah Abbasiyah Yang Mendunia Ilmu pengetahuan paling penting yang muncul dari aktivitas-aktivitas intelektual bangsa Arab dan umat Islam yang lahir karena motif keagamaan adalah teologi, hadits, fiqih, filologi, dan linguistik. Pengembangan ilmu agama pada masa Daulah Abbasiyah juga dikuti munculnya para ulama yang mumpuni dan produktif banyak menghasilkan karya ilmiah. 1. Ulama Hadits [Muhadditsin] Para ulama yang mengembangkan ilmu hadits pada zaman Daulah Abbasiyah sangat banyak, yang paling menonjol diantara mereka ada enam. Mereka merupakan pakar hadits yang telah melakukan seleksi ketat terhadap hadits-hadits Nabi Muhammad Saw. tujuan dari penyelesian tersebut adalah untuk mengetahui sumber hukum yang benar. Karya-karya dari enam ulama hadits itu disebut dengan Kutubussittah. Para ulama hadits tersebut adalah :42 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIa. Imam Bukhori [194-256 H/810-870 M] Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim binMuqirah Al-Ja’fi bin Bardizbah Al-Bukhari, lahir bulan Syawal 194 H di Bukhara,Uzbekistan, Asia tengah sehingga dikenal dengan panggilan ‘Al-Bukhari’.Imam Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Dalam kitab ats- Tsiqat, Ibnu Hiban menulis bahwa ayah Bukhari dikenal sebagai seorang yang wara’, seorang ulama bermazhab Maliki dan murid dari Imam Malik, ulama besar dan ahli fiqih. Ia wafat ketika Bukhari masih kecil. Imam Bukhari sudah melakukan pengembaraan menuntut ilmu sejak berusia sepuluh tahun. Ia pergi ke Balkh, Naisabur, Rayy, Baghdad, Bashrah, Kufah, MekkahSumber : kompasiana.com Mesir, dan Syam. UJI PUBLIKImam Bukhari berguru pada Syekh Ad- Dakhili. Ulama ahli Hadist yang mashur diBukhara. Pada usia 16 tahun ia mengunjungi kota suci Makkah dan Madinah untukmengikuti kuliah dari para guru besar Hadist. Pada usia 18 tahun dia sudah hafalkarya Mubarak dan Waki’ bin Jarrah bin Malik. Bersama gurunya Syekh Ishaq,menghimpun Hadist-Hadist shahih dalam satu kitab. Dari satu juta Hadist yangdiriwayatkan 80.000 Rawi disaring menjadi 7.275 Hadist.Untuk mengumpulkan dan menyeleksi Hadist Sahih, Imam Bukahrimenghabiskan waktu selama 16 tahun mengunjungi berbagai kota untuk menemuipara Rawi Hadist. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Basrah, Mesir,Hijaz [Mekkah, Madinah], Kufah, Baqhdad sampai Asia Barat. Di antara ulama Hadist yang yang termasuk guru Imam Bukahri adalah Ali-bin al-Madani, Ahmad bin Hambal, Yahya bin Ma’in, Makki bin Ibrahim al-Bakhi,dan Muhammad bin Yusuf Al-Baikandhi. Selain itu, banyak ahli Hadist yangberguru kepadanya, diantaranya Syekh Abu Zahrah, Abu Hatim Tirmidzi,Muhammad Ibnu Nazr, dan Imam Muslim.Imam Bukhari merupakan ulama Hadist yang banyak menulis kitab-kitabHadist. Kitab-kitabnya menjadi rujukan bagi umat Islam di seluruh dunia, termasukSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 43di Indonesia. Sebagian diantara karya-karya adalah: Sahih Bukhari, al-Adab al-Mufrad, adh-Dhuafa ash-Shqhir, at- Tarikh as- Shaghir, at- Tharikh al- Aushat. At-thrikh al- Kabir, at-Tafsir al-Kabir, al-Ilal, Raful yadain fi as-Salah, Birrul al-Walidain, ad-Dhuafa, al-hibah. Diantara karya-karya tersebut yang termashuradalah al-Jami’ al-Musnad ash-Sahih al- Mukhtasar min Umur Rasul Allah wasSunanih wa Ayyamih. Imam al-Bukhari wafat pada malam Idul Fitri tahun 256 H dalam usia 62tahun. Jenazahnya dikuburkan di Khartank, sebuah desa di Samarkand.b. Imam Muslim [204-261 H/810-870 M]Nama lengkapnya Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim binKausyaz Al-Qusyairi An- Naisaburi, dilahirkan di Naisabur pada tahun 204 H/810M. Naisabur, saat itu termasuk wilayah Rusia, yang dalam sejarah Islam dikenaldengan sebutan Maa Wara’a an Nahr, daerah-daerah yang terletak di belakangSungai Jihun di Uzbekistan, Asia Tengah. Bingkai Khazanah :Naisabur pernah menjadi pusat pemerintahan dan - Kutubussittahperdagangan kurang lebih 150 tahun pada masa Adalah enam kitab hadits yang menghimpun hadits-UJI PUBLIKDinasti Samanid. Bahkan, kota Naisabur dikenal jugahadits Nabi Saw, merupakan hasil karyasaat itu sebagai salah satu kota ilmu, tempat ilmiah enam ulama hadits. - Sanadberkumpulnya ulama besar dan pusat peradaban di Adalah sesuatu/seseorangkawasan Asia Tengah. yang disandarkan kepadanya suatu hadits.Imam Muslim sangat menyukai ilmu Hadist. - Rawi Adalah orang yangKecerdasan dan ketajaman hafalannya sudah terakhir miriwayatkan haditsditunjukkan sejak kecil. Pada usia 10 tahun, sering - Matandatang berguru kepada Imam Ad Dakhili, seorang ahli Adalah sifat dan bentuk redaksi hadits.hadits di kotanya. Setahun kemudian, Muslim mulaimenghafal Hadist dan berani mengoreksi kekeliruan gurunya ketika salah dalamperiwayatan Hadist. Kecintaannya kepada ilmu Hadist menjadikannya pngembarake berbagai tempat dan untuk mendapatkan silsilah yang benar sebuah Hadist. Imam Muslim banyak menulis kitab-kitab Hadist, diantaranya yang termashuradalah, al-Jami’ ash-Sahih atau dikenal sebagai Shahih Muslim, al-Musnad al-Kabir , al-Asmah Wal-kun,al-Ilal, al-Qaran, Sualat Ahmad bin Hambal, al-intifa’bi Uhubis-Siba’, Al-Muhadramain, Man laisa lahu Illa Rawin Wahid, kitabAuladish-shaba , dan kitab Auham al-Muhaddisin. Selain itu, yang paling mashur44 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIadalah ash-Sahih, yang judul lengkapanya adalah al-Musnad as-Shahih al-Mukhtashar Min as-Sunan bin Naql al-Adl’an Rasul Allah, berisi 3,033 Hadist.Beliau wafat pada hari Ahad sore, dimakamkan di Nasr Abad, salah satudaerah di luar Nisabur, pada hari Senin, 25 Rajab 261 H/5 Mei 875 M, dalam usia55 tahun.c. Imam Abu Daud [202-275 H/817-889 M] Nama lengkapnya, Sulaiman bin Al-Asy’as bin Ishaq bin Basyir bin Syidad bin ‘Amr Al-Azdi As-Sijistani, dilahirkan pada tahun 202 H/817 M di Sijistan.Sejak kecil, Abu Dawud sudah mencintai ilmu dan para ulama. Belum cukupdewasa, sudah mengunjungi dan mengelilingi berbagai negeri seperti Hijaz, Syam,Mesir, Irak, Jazirah, Sagar, Khurasan dan negeri-negeri lain, untuk belajar Hadistdari para ulama. Hadist-Hadist yang diperolehnya disaring dan hasilpenyaringannya dibukukan dalam kitab As-Sunan. Abu Dawud mengunjungi Baghdad berkali-kali untuk mengajarkan Hadist dan fiqh kepada penduduk denganImam Abu menggunakan kitab Sunan sebagai pegangannya. KitabUJI PUBLIKDaud Sunan karyanya itu dipuji oleh Ahmad bin Hanbal, ulama fiqh termasyhur dalam empat Imam Madzhab. Kemudian Abu Dawud menetap di Basrah atas permintaan gubernur setempat yang menghendaki supayaBasrah menjadi pusat bagi para ilmuwan dan peminat Hadist. Para ulama yang menjadi guru Imam Abu Dawud sangat banyak jumlahnya,diantaranya Ahmad bin Hanbal, Al-Qa’nabi, Abu ‘Amr Ad-Darir, Muslim binIbrahim, Abdullah bin Raja’, Abu’l Walid At-Tayalisi dan lain-lain. Sebahagiandari gurunya ada yang menjadi guru Imam Bukhari dan Imam Muslim, sepertiAhmad bin Hanbal, Usman bin Abi Syaibah dan Qutaibah bin Sa’id. Adapun paraulama yang menjadi muridnya atau mengambil ilmunya, antara lain Abu ‘Isa At-Tirmidzi, Abu Abdur Rahman An-Nasa’i, putranya sendiri Abu Bakar bin AbuDawud, Abu Awanah, Abu Sa’id al-A’rabi, Abu Ali al-Lu’lu’i, Abu Bakar binDassah, Abu Salim Muhammad bin Sa’id al-Jaldawi dan lain-lain. Abu Dawud adalah salah seorang ulama besar yang prilakunya wara’, salehdan bijksana. Sifat-sifat mulianya diungkapkan oleh sebahagian ulama denganmenyatakan:SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 45“Abu Dawud menyerupai Ahmad bin Hanbal dalam perilakunya, ketenangan jiwadan kebagusan pandangannya serta keperibadiannya. Ahmad dalam sifat-sifat inimenyerupai Waki’, Waki menyerupai Sufyan as-Sauri, Sufyan menyerupai Mansur,Mansur menyerupai Ibrahim An-Nakha’i, Ibrahim menyerupai ‘Alqamah dan iamenyerupai Ibnu Mas’ud. Sedangkan Ibnu Mas’ud sendiri menyerupai Nabi SAWdalam sifat-sifat tersebut.” Imam Abu Dawud menulis Bingkai Khazanah :banyak kitab Hadist, antara lain:Kitab As-Sunnan [Sunan Abu Untuk menentukan keabsahan danDawud], Kitab Al-Marasil. Kitab Al- keauntentikan suatu hadits para ulamaQadar, An-Nasikh wal-Mansukh, meneliti dan mengkaji dengan sungguh- sungguh hadits dari segi sanad, rawi, matan [sifat dan bentuk] hadits.Fada’il al-A’mal, Kitab Az-Zuhd.Dala’il an-Nubuwah, Ibtida’ al-Wahyu, Ahbar al-Khawarij. Kitabnya yang banyakdikenal di kalangan umat muslim Indonesia adalah Kitab As-Sunan Abu Dawud.Abu Dawud meninggal di Basrah pada tanggal 16 Syawwal 275 H/889 M.d. Imam At-Tirmidzi [209-279 H/824-892 M] Imam Tirmidzi banyak mengarang kitab diantaranya, Kitab Al-ilal, Kitab AsmaUJI PUBLIKAsh-Shahabah, Kitab Al-Asma’ Al-Kuna, dan yang terkenal adalah Kitab As-Sunan.Dalam bab Hadist Hasan disebutkan bahwa Sunan At-Tirmidzi adalah induk HadistHasan. Dalam kitab tersebut ada empat bagian: pertama bagian yang dipastikankesahihannya, kedua bagian yang mencapai syarat, Abu Daud dan An-Nasai’, ketigabagian yang jelas illatnya, keempat dalam hal yang ia terangkan dalam katanyasendiri. ‘’Yang kutakhrijkan dalam kitabku ini adalah Hadist yang telah diamalkanoleh sebagian ulama’’. Diantara keistimewaan kitab As-Sunan adalah yang diisyaratkan oleh Abdullahbin Muhammd Al-Anshari dengan ucapan beliau: ‘kitab At-Tirmidzi bagiku lebihterang dari pada kitab Al-Bukhari dan Muslim’. Kitab At-Tirmidzi menurutnyabisa dicapai oleh setiap orang, baik ahli fiqih ahli Hadist atau ahli yang lainnya.Setelah menjalani perjalanan panjang untuk belajar, mencatat, berdiskusi,bertukar pikiran dan mengarang pada ahir hidupnya dia menderita penyakit buta,beberapa tahun lamanya. Dalam keadaan seperti inilah Imam At-Tirmidzi kemudianmeninggal. Ia wafat di Tirmidzi pada malam Senin, 13 Rajab tahun 279 H/8Oktober 892 dalam usia 70 tahun.46 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIe. Imam An-Nasa’i [215-303 H/839-915] Nama lengkapnya Abu Abdurrahman bin Syu’aib bin Ali Ibnu Abi Bakar Ibnu Sinan an-Nasai, lahir pada tahun 215 H. Dikenal dengan nama Nasa’i dinisbatkan dengan kota Nasa’i , salah satu kota di Khurasan. Imam Nasi’i menerima Hadist dari Sa’id, Ishaq bin Rahawahih dan ulama-ulama lain dari tokoh Hadist di Khurasan, Hijaz, Irak, Mesir, Syam dan Jazirah Arab. Imam Nasa’i terkenal karena ketinggian sanad Hadistnya. Kitab Sunan An- Nasa’i mengandung lebih sedikit Hadist Dhaifnya, setelah Hadist Sahih Bukhari dan Shahih Muslim. Diantara para gurunya adalah Qutaibah bin Sa’id, Ishaq bin Ibrahim, Ishaq bin Rahawaih Al-Harist bin Miskin, Ali bin Kasyram, Imam Abu Daud, dan Imam Abu Isa At-Tirmidzi. Adapun ulama-ulama yang pernah berguru kepadanya diantaranya: Abu Al-Qasim At-Tabarani [pengarang kitab Mu’jam], Abu Ja’far At-Thahawi, Al-Hasan bin Al-Khadir As-Suyuti, Muhammad bin Muawiyah bin Al-Ahamr An-Dalusi, Abu Naashr Al-Dalaby, dan Abu Bakar bin Ahmad As-Sunni. Kitab-kitab Hadist karya Iman An-Nasa’i diantaranya: As-Sunan al-Kubra yang dikenal dengan Sunan An-Nasa’i, As-Sunan al-Mujtaba, Kitab at-Tamyiz, KitabUJI PUBLIKAdh-Dhu’afa, Khasa’is Ali, Musnad Ali, Musnad Malik dan Manasik al-Hajji . Imam An-Nasa’i wafat pada tahun 303 H/915 M dan dimakamkan di Bait Al- Maqdis, Palestina.f. Imam Ibnu Majah [209-273 H/824-887 M] Nama lengkapnya Abu Abdullah Muhammad bin Yazid bin Majah Ar-Rabi’i Al-Qazwini. Lebih akrab dipanggil Ibnu Majah. Ibnu Majah terkenal kejujuran dan akhlak mulianya. Dilahirkan di Qazwin, Irak pada 209 H/824 M. Sebutan Majah dinisbahkan kepada ayahnya, Yazid, yang juga dikenal dengan nama Majah Maula Rab’at. Ibnu Majah mulai belajar sejak usia remaja dan menekuni bidang ilmu Hadis pada usia 15 tahun kepada seorang guru ternama Ali bin Muhammad At- Tanafasi. Bakat dan minatnya di bidang Hadis makin besar. Hal inilah yang membuat Ibnu Majah berkelana ke beberapa daerah dan negara guna mencari, mengumpulkan, dan menulis Hadist. Puluhan negeri telah ia kunjungi, antara lain Rayy [Teheran], Basra, Kufah, Baghdad, Khurasan, Suriah, Mesir dan Hijaz. Ia menerima Hadist dari para ulama Hadist di tempat-tempat yang dikunjunginyaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 47diantaranya dari Abu Bakar bin Abi Syaibah, Muhammad bin Abdullah bin Numayr, Hisyam bin Ammar, Ahmad bin Al-Azhar, Basyar bin Adam, dan para pengikut perawi dan ahli Hadis, Imam Malik serta Al-Lays.Juga dari Ishaq bin Muhammad, Ali bin Ibrahim bin Salamah Al-Qattan, Ahmad bin Ibrahim, dan sebagainya. Melalui pertemuannya dengan berbagai ulama Hadist di berbagai tempat inilah, Ibnu Majah dapat menghimpun dan menulis puluhan bahkan ratusan Hadis dari sumber-sumber yang dipercaya kesahihannya. Sepanjang hayatnya, Imam Ibnu Majah telah menulis puluhan buku, baik dalam bidang Hadist, sejarah, fikih, maupun tafsir. Di bidang tafsir, antara lain menulis Tafsir Al-Qur’anul Karim. Di bidang sejarah, At-Tariikh, yang memuat biografi para perawi Hadist sejak awal hingga ke masanya. Adapun karyanya yang paling monumental dan populer di kalangan Muslim dan literatur klasik adalah kitab di bidang Hadist berjudul Kitab Sunan Ibnu Majah. Menurut Muhammad Fuad Abdul Baqi, penulis buku Mu’jam Al-Mufahras li Alfaz Alquran [Indeks Alquran], jumlah Hadist dalam kitab Sunan Ibnu Majah berjumlah 4.241 buah Hadis. Kontribusinya di bidang ilmu-ilmu Islam itu, khususnya bidang ilmu Hadis, UJI PUBLIKbanyak mendapat pujian dari para ulama besar lainnya. Abu Ya’la Al-Khalili Al- Qazwini mengatakan, “Ibnu Majah adalah seorang yang terpercaya, yang disepakati tentang kejujurannya, dapat dijadikan pdoman pendapat-pendapatnya. Ia mempunyai pengetahuan luas dan banyak menghafal Hadist’. Begitu juga Ibnu Katsir, ulama Tafsir termasyhur mengatakan dalam kitabnya, Al-Bidayah: “Muhammad bin Yazid [Ibnu Majah] adalah pengarang kitab sunan yang masyhur. Kitabnya itu merupakan bukti atas amal dan ilmunya, keluasan pengetahuan dan pandangannya, serta kredibilitas dan loyalitasnya kepada Hadis dan usul serta furu’.” Ibnu Majah meninggal pada tanggal 22 Ramadhan 273 H/887 M, di tanah kelahirannya, Qazwin, Irak. 2. Ulama Fiqih [Fuqaha] Pada masa Daulah Abbasiyah perkembangan ilmu fiqih cukup baik, seiring dengan munculnya ulama-ulama mujtahid yang berperan besar dalam menetapkan hukum-hukum Islam. Hasil ijtihad itu kemudian dijadikan sebagai pedoman umat Islam dalam menentukan hukum terhadap sebuah persoalan agama.48 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIDiantara ulama fiqih yang populer saat itu dikenal dengan sebutan “ImamMadzhab”. Ada empat orang ulama yang masuk kedalam kategori imam madzhabdan disebut sebagai “Madzahibul ‘Arba’ah”.Mari kita mengenal ulama-ulama fiqih berikut ini :a. Imam Abu Hanifah [Ulama Ilmu Teologi Dialektik, Pendiri MadzhabHanafi] Bingkai Khazanah : Nu’man bin Tsabit bin Zuta, - Madzhab : Metode yang dibentuk setelahdikenal sebagai Abu Ḥanifah, melalui pemikiran dan penelitian.lahir di Kufah, Irak pada 80 - Imam Madzhab : Orang yangH/699 M dan wafat di Baghdad,Irak, 150 H/768 M, sebagai diikuti/dijadikan pemimpin karenapendiri Madzhab Hanafi. kesimpulan yang diambil dan dilaksanakannya telah mengikuti ketentuan ilmu Fiqih - Madzahibil ‘Arba’ah : Empat Madzhab Secara keseluruhan, Abu Hanifah hidup selama 70 tahun dalam hitungankalender Hijriyah. Dia hidup di masa transisi dua kekuatan besar dalam DuniaIslam, yakni dari Dinasti Umayyah menuju Dinasti Abbasiyah. Abu Hanifahhidup di masa pemerintahan Dinasti Umayyah, dan dia menyaksikan bagaimanaUJI PUBLIKdinasti ini mengalami kemunduran dan akhirnya jatuh. Ia juga hidup di era Abbasiyah, yakni di masa pemerintahan dua khalifah,Abu al-Abbas Abdullah bin Muhammad as-Saffah [berkuasa 132-136 H / 750-754 M], Khalifah Abbasiyah pertama; dan Abu Jafar Abdullah bin MuhammadAl Mansur [berkuasa 136-158 H / 754-775 M], Khalifah Abbasiyah kedua. Pada masa remajanya, telah menunjukkan kecintaannya kepada ilmu.Disamping menuntut ilmu fiqh, juga mendalami ilmu tafsir, hadits, bahasa arabdan ilmu hikmah. Meski anak seorang saudagar kaya, kehidupannya sangatsederhana. Abu Hanifah seorang yang takwa dan soleh, seluruh waktunya lebihbanyak diisi dengan amal ibadah. Jika berdoa air matanya bercucuranmengharapkan keridhaan Allah SWT. Abu Hanifah merupakan seorang Tabi’in, generasi setelah sahabat Nabi,karena pernah bertemu dengan sahabat Nabi, diantaranya bernama Anas binMalik, dan meriwayatkan Hadist darinya. Selanjutnya, Imam Hanafi disebut sebagai tokoh yang pertama kalimenyusun kitab fiqh berdasarkan kelompok-kelompok mulai dari bab kesucian[taharah], salat dan seterusnya, yang kemudian diikuti oleh ulama-ulamaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 49sesudahnya seperti Malik bin Anas, Imam Syafi’i, Abu Dawud, Bukhari, Muslim dan lainnya. Madzab Hanafi dan fatwa-fatwanya disebarluaskan oleh murid-muridnya sehingga tersebar luas dan dikenal sebagai salah satu madzab yang empat. Di antara muridnya yang terkenal adalah Muhammad bin Al-Hassan Al-Shaibani, guru dari Imam Syafi’i. Karya-karya yang ditinggalkan oleh Imam Hanafi diantaranya Fiqh Akhbar, Al ‘Alim Walmutam dan Musnad Fiqh Akhbar. Dalam menetapkan hukum, Imam Hanafi menggunakan metode berdasarkan Al Quran, Sunnah Rasul, Fatwa sahabat, Istihsan, Ijma’ dan ‘Urf. Bingkai Khazanah : 'Urf maksudnya adalah adat kebiasaan orang muslim dalam suatu masalah tertentu yang tidak ada nashnya dalam Al-Qur’an, Sunnah dan belum ada prakteknya pada masa sahabat. b. Imam Malik bin Anas [Mufti Madinah, Pendiri Madzhab Maliki] Nama lengkapnya Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir bin Amr bin Al- UJI PUBLIKHaris bin Ghaiman bin Jutsail bin Amr bin Al-Haris Dzi Ashbah, dilahirkan di Madinah al Munawwaroh pada tahun 93 H [93-179 H/712-795 M]. Imam Malik menerima Hadist dari 900 orang [guru], 300 dari golongan Tabi’in dan 600 dari Tabi’ut tabi’in. Imam Malik belajar di Madinah dan menulis kitab Al-Muwatta, yang disusun selama 40 tahun, dan telah ditunjukan kepada 70 ahli Fiqh di kota Madinah. Kitab Al Muwaththa’ berisi 100.000 hadits, yang diriwayatkan oleh lebih dari seribu orang dan yang paling masyhur adalah riwayat dari Yahya bin Yahyah Al-Laitsi Al-Andalusi Al-Mashmudi. Karya-karyanya antara lain : - Al-Muwattha berisi Hadist-hadist serta pendapat para sahabat dan ulama-ulama Tabi’in yang membahas tentang ilmu dan hukum-hukum agama Islam. Kitab ini ditulis atas anjuran Khalifah Al-Mansur. - Al-Ushul As-Saghir - Risalah fil ‘Aqdiyah - Risalah fil Qadar Imam Malik menyusun mazhabnya atas empat dasar rujukan: Kitab Suci, Sunnah Rasul, Ijma’, dan Qias. Pada masanya Imam Malik paling berpengaruh di50 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIseluruh Hijaz, dikenal dengan sebutan “Sayyid Fuqaha Al-Hijaz” [pemimpin ahli fiqih di seluruh daerah Hijaz]. Ia mempunyai banyak sahabat [murid], di antaranya yang terkenal ialah Muhammad bin Idris bin Syafii, Al-Laisy bin Sa’ad, Abu Ishaq Al-Farazi. Pengikut mazhab Imam Malik yang terbanyak terdapat di Tunisia, Tripoli, Magribi, dan Mesir. Imam Malik menderita sakit selama 22 hari, kemudian 10 hari setelah itu ia wafat. Sebagian meriwayatkan Imam Malik wafat pada 14 Rabiul awwal 179 H pada usia 87 tahun.c. Imam Syafi’i [Pendiri Madzhab Syafi’i] Umat Islam sangat beruntung memiliki ulama sekaligus perawi hadits yang sangat disegani. Dialah Imam Syafi’i. Saat usia sembilan tahun, seluruh ayat Al- Qur’an dihafalnya dengan lancar [bahkan ia sempat 16 kali khatam Al-Qur’an, dalam perjalanannya antara Makkah dan Madinah]. Setahun kemudian, isi kitab Al-Muwatta karya Imam Malik yang berisi 1.720 hadits pilihan juga dihafalnya tanpa cacat. Kecerdasan membuat dirinya dalam usia 15 tahun telah duduk di kursi muftiUJI PUBLIKkota Makkah, sebuah jabatan prestisius untuk ukuran masa itu. Bernama lengkap Muhammad bin Idris bin Abbas bin Utsman AS-Syafi’i bin Ubaid bin Hisyam bin Abdul Muthallib bin Abdul Manaf bin Qusay, ia merupakan keturunan Quraisy dari Bani Muththalib, nasabnya bertemu Rasulullah di Abdul Manaf. Dilahirkan di Gaza, Palestina pada 150 H/767 M, hidup pada masa khalifah Al-Rasyid, Al-Amin dan Al-Ma’mun dari Daulah Abbasiyah. Ketika hampir berumur 20 tahun, pergi ke Madinah untuk berguru kepada Imam Malik. Kemudian pergi ke Irak, bergaul dengan sahabat-sahabat Imam Abu Hanifah. Selanjutnya ke Parsi dan beberapa negeri lain. Imam Syafi’i diminta oleh Khalifah Harun Ar-Rasyid supaya tinggal di Baghdad dan menyiarkan agama. Pandangan dan pendapatnya diterima oleh segala lapisan. Imam Syafi’i bergaul baik dengan rakyat maupun dengan pemerintah, bertukar pikiran dengan ulama-ulama terutama sahabat-sahabat Imam Abu Hanifah. Pertemuan langsung Imam Syafi’i dengan Imam Ahmad bin Hanbal terjadi di Mekah pada tahun 187 H dan di Baghdad tahun 195 H. Dari Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Syafi’i banyak belajar tentang ilmu fiqh, ushul madzhab,SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 51penjelasan nasikh dan mansukhnya. Melalui pergaulannya inilah Imam Syafi’i dapat menyusun pandangan-pandangannya, yang dikenal dengan ‘’qaul qadim” [pendapat yang pertama]. Kemudian ia kembali ke Mekah hingga tahun 198 H. Pada tahun yang sama pergi ke Mesir. Di Mesir inilah, Imam Syafi’i menyusun pendapatnya yang baru, yang dikenal dengan istilah ‘’qaulul jadid’’. Imam Syafi’i seorang mujtahid mutlak, Ulama Fiqh, Ulama Hadist, dan Ushul. Ia mampu memadukan Fiqh ahli Irak dan Fiqh ahli Hijaz. Dasar madzhabnya ialah Al Quran, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas. Diantara karya monumentalnya adalah “Ar- Risalah” buku pertama tentang ushul fiqh dan kitab “Al -Umm” yang berisi Madzhab Fiqhnya yang baru. Wasiatnya yang penting, terutama bagi ulama yang mendukung dan mengikuti mazhab Syafi’i, ialah “Apabila hadits itu sah, itulah mazhabku, dan buanglah perkataanku yang timbul dari ijtihadku”. Pengikut mazhab Syafi’i yang terbanyak adalah di Mesir, Kurdistan, Yaman, Aden, Hadramaut, Mekah, Pakistan, dan Indonesia. Imam Syafi’i wafat di akhir bulan Rajab pada tahun 204 H/820 M, dan dimakamkan di Mesir. UJI PUBLIKd. Imam Ahmad bin Hanbal Nama lengkapnya, Ahmad bin Muhammad bin Hambal bin Hilal bin Asad Al- Marwazi Al Baghdadi, lahir pada bulan Rabi’ul Awwal tahun 164 H di Baghdad. Pada usia 15 tahun hafal Al-Qur’an. Dia juga dikenal sebagai orang yang paling indah tulisannya. Imam Ahmad bin Hambal mempunyai hafalan yang kuat, hafal lebih dari satu juta Hadist. Banyak pujian dari para ulama tetang keistimewaan hafalan Imam Hambali, sebagaimana dikatakan Imam Asy-Syafi’i, bahwa “Ahmad bin Hambal adalah imam dalam delapan hal: Imam dalam Hadist, Imam dalam Fiqih, Imam dalam bahasa, Imam dalam Al Qur’an, Imam dalam kefaqiran, Imam dalam kezuhudan, Imam dalam wara’ dan Imam dalam Sunnah”. Kezuhudannya pun sangat terkenal, seperti yang diceritakan oleh Al-Maimuni bahwa rumah Abu Abdillah Ahmad bin Hambal sempit dan kecil. Ia memakai peci yang dijahit sendiri dan kadang ke tempat membawa kampak untuk bekerja dengan tangannya. Begitu juga sifat tawadhu'nya. Yahya bin Ma’in berkata, “Saya tidak pernah melihat orang yang seperti Imam Ahmad bin Hambal, saya berteman52 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIdengannya selama lima puluh tahun dan tidak pernah menjumpai dia membanggakan sedikitpun kebaikan yang ada padanya kepada kami”. Guru-guru Imam Ahmad bin Hambal jumlahnya lebih dari 280 ulama yang berasal dari berbagai tempat seperti Mekkah Kufah, Bashrah, Baghdad, Yaman dan lainnya. Guru-guru tersebut diantaranya Ismail bin Ja’far, Abbad bin Abbad Al-Ataky, Umari bin Abdillah bin Khalid, Husyaim bin Basyir bin Qasim bin Dinar As-Sulami, Imam Syafi’i, Waki’ bin Jarrah, Ismail bin Ulayyah, Sufyan bin ‘Uyainah, Abdurrazaq, Ibrahim bin Ma’qil. Adapun para muridnya diantaranya Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Daud, Imam Nasa’i, Imam Tirmidzi, Ibnu Majah, Imam Asy-Syafi’i, Shalih bin Imam Ahmad bin Hambal, Abdullah bin Imam Ahmad bin Hambal, Hambal bin Ishaq dan lainnya. Kitab-kitab karyanya sangat banyak, diantaranya: Kitab Al -Musnad yang berisi lebih dari dua puluh tujuh ribu Hadist, Az-Zuhud, Fadhail Ahlil Bait, Jawabatul Qur’an, Al -Imaan, Ar-Radd ‘alal Jahmiyyah, Al-Asyribah dan Al-Faraidh. Imam Hambali meninggal pada umur 77 tahun hari Jum’at, 12 Rabi’ul Awwal tahun 241 H. Dalam proses penguburannya dihadiri oleh 800.000 orang UJI PUBLIKpelayat lelaki dan 60.000 orang pelayat perempuan.3. Ulama Tafsir [Mufassir] Pada masa Daulah Abbasiyah, ilmu tafsir mengalami perkembangan sangat pesat, di masa Daulah Abbasiyah bermunculan karya-karya di bidang tafsir yang dapat dipelajari untuk generasi berikutnya. Pada masa itu metode tafsir mengacu pada dua cara :  Cara tradisional atau Tafsir bil Ma’sur yaitu cara menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan fatwa para sahabat Nabi Saw.  Cara Rasional atau Tafsir bir Ra’yi yaitu penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an dengan rasio atau akal. a. Imam Ibnu Jarir At-Thabari Nama lengkapnya Abu Ja'far Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Katsir bin Ghalib Al-Amali At-Tabari, lebih dikenal sebagai Ibnu Jarir atau At-Tabari. Lahir di daerah Amol, Tabaristan [sebelah selatan Laut Kaspia] pada tahun 838 M. Hidup dan tumbuh di lingkungan keluarga berada dan perhatian penuh terhadap pendidikan, terutama bidang keagamaan.SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 53Pada masanya, perkembangan kebudayaan Islam di bidang ilmu pengetahuan sedang mengalami kejayaan dan kemajuannya. Kondisi ini semakin mengembangkan kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan. Kegiatan menghafal Al-Qur’an dimulainya sejak usia 7 tahun, dan melakukan pencatatan hadis dimulai sejak usia 9 tahun. Semangatnya luar biasa dalam menuntut ilmu sekaligus juga semangat untuk melakukan ibadah. Pada usia 8 tahun, memperoleh kepercayaan menjadi imam salat. Ia melakukan perjalanan keilmuan ke kota Ray, Baghdad, Suriah dan juga di Mesir. Ke Rayy berguru kepada al-Razi, di bidang Hadist kepada Al-Musanna bin Ibrahim al-Ibili. Ke Baghdad ingin berguru kepada Ahmad bin Hanbal, sayang sesampainya disana ternyata telah wafat. Kemudian menuju dua kota besar di selatan Baghdad, yakni Basrah dan Kufah. Di Basrah berguru kepada Muhammad bin’Abd Al-A’la Al-San’ani [w. 245 H/ 859 M], Muhammad bin Musa Al-Harasi [w. 248 H/ 862 M] dan Abu Al- ‘As’as Ahmad bin Al-Miqdam [w. 253 H/ 857 M], dan Abu Al-Jawza’ Ahmad bin ‘Usman [w. 246 H/ 860 M]. Khusus di bidang tafsir ia berguru kepada UJI PUBLIKseorang Basrah Humayd bin Mas’adah dan Bisr bin Mu’az Al-‘Aqadi [w.akhir 245 H/ 859-860 M], meski sebelumnya pernah banyak menyerap pengetahuan tafsir dari seorang Kufah Hannad bin Al-Sari [w. 243 H/ 857 M]. Setelah beberapa waktu di dua kota tersebut, kemudian kembali ke Baghdad dan menetap untuk waktu yang lama. Ia memusatkan perhatian pada qira’ah [cara baca] dan fiqh dengan bimbingan guru, seperti Ahmad bin Yusuf Al- Sa’labi, Al-Hasan Ibnu Muhammad Al-Sabbah Al-Za’farani dan Abi Sa’id al- Astakhari. Kemudian, melakukan perjalanan keilmuan lagi ke berbagai kota untuk mendalami gramatika, sastra dan qira’ah. Hamzah dan Warasy termasuk orang-orang yang memberikan kontribusi ilmunya kepada At-Tabari. Keduanya tidak saja dikenal di Baghdad, tetapi juga di Mesir, Syam, Fustat, dan Beirut. Dorongan kuat untuk menulis kitab tafsir diberikan oleh salah seorang gurunya Sufyan Ibnu ‘Uyainah dan Waqi’ Ibnu Al-Jarrah, Syu’bah bin Al- Hajjaj, Yazid bin Harun dan ‘Abd Ibnu Hamid. At-Tabari banyak menulis kitab berkaitan dengan berbagai bidang ilmu, seperti ilmu Tafsir, Ilmu Sejarah, Hadist, hukum, teolgi, etika, dan lain-lain. Di antara karyanya yang terkenal adalah Tarikh ar-Rusul wa al-Muluk [Sejarah Para Rasul dan Raja], atau lebih dikenal sebagai Tarikh at-Tabari. Kitab ini berisi54 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIsejarah dunia hingga tahun 915, dan terkenal karena keakuratannya dalammenuliskan berbaga peristiwa dalam sejarah Arab dan Muslim. Karya lainnya yang juga terkenal berupa tafsir Quran bernama Tafsir Al-Tabari, yang sering digunakan sebagai sumber oleh pemikir muslim lainnya,seperti Baghawi, As-Suyuthi dan juga Ibnu Katsir. At-Tabari wafat pada hari Senin, 27 Syawal 310 H bertepatan dengan 17Pebruari 923 M dalam usia 85 tahun.b. Imam Ibnu Katsir Nama lengkapnya, Imaduddin Isma’il bin, Umar bin Katsir Al-Qurasyi Al- Bushrawi, dilahirkan di Mijdal, sebuah tempat di kota Bashrah pada tahun 701 H/1302 M]. Ayahnya, seorang khatib dan meninggal ketika Ibnu Katsir baru berusia empat tahun. Selanjuntnya, diasuh dan dididik oleh kakaknya, Syaikh Abdul Wahhab. Pada usia lima tahun diajak pindah ke Damsyik, negeri Syam pada tahun 706 H. Beberapa karyanya yang terkenal adalah: 1. Tafsir al-Qur-an, kitab tafsir dengan riwayat, telah diterbitkan berulang kali UJI PUBLIKdan telah diringkas oleh banyak ulama. 2. Al-Bidaayah wan Nihayah, terdiri dari 14 jilid, berisi kisah-kisah para Nabi dan umat-umat terdahulu, sirah Nabawiyah, sejarah Islam. 3. At-Takmiil fi Ma’rifatis Siqat wa Dhu’afa wal Majaahil. Di dalamnya terangkum dua kitab dari tulisan guru beliau, yaitu al-Mi zzi dan adz- Dzahabi[Tahdzibul Kamal fi Asma Rijal] dan [Liizan I’tidal fii Naqdir Rijal] dengan disertai beberapa tambahan yang bermanfaat dalam masalah al-jarh wat ta’dil. 4. Jami’ al-Masanid, berisi Musnad Imam bin Hanbal, A|-Bazzar, Abu Ya’la Al-Mushili, Ibnu Abi Syaibah, beserta Kutubus Sittah. Disusun berdasarkan bab-bab fiqih 5. Thabaqaat asy-Syafi’iyyah, berisi biografi Imam Asy-Syafi’i. 6. Sirah Nabawiah, berisi sejarah Nabi Muhammad saw. Dan lain-lain. Menurut Al-Hafizh Ibnu Hajar al-’Asqalani, Ibnu Katsir hilang penglihatan di akhir hayatnya dan wafat di Damaskus, Syam pada tahun 77 4 H/ 1373 M.SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 553. Aktivitasku Bermain Peran / role play Buat 3 kelompok: kelompok ulama bidang ilmu Hadits, ilmu Fiqih, dan ilmu Tafsir. Masing-masing kelompok memilih temannya untuk berperan sebagai : Imam Bukhori, Imam Muslim, Imam Syafi’i, Imam Maliki, Imam Hambali, ImamHanafi, dan Imam Ibnu Katsir. Tentukan fokus peran masing-masing tokoh ilmuan muslim :1. Imam Bukhori : menulis dan membacakan salah satu haditsnya tentang ilmupengetahuan2. Imam Muslim : menulis dan membacakan salah satu hadits tentang ilmu pengetahuan : menceritakan biografinya3. Imam Syafi’i4. Imam Maliki : menuliskan salah satu karyanya5. Imam Hambali : menjelaskan pengembaraan keilmuannya6. Imam Hanafi : menuliskan caranya sumber dari ketetapan hukumUJI PUBLIK7. Imam At-Thabari : menjelaskan biografinyaPenilaian Kompetensi SikapDalam aktifitasku kali ini, mari mengukur sejauh mana kalian dapat mengamalkansemangat para ulama Daulah Abbasiyah dalam membangun kejayaan intelektual danmemajukan peradaban Islam !Teknik penilaian ini termasuk ke dalam penilaian kompetensi sikap denganmenggunakan penilaian diri. Rubik Penilaian Kompetensi Sikap Skor SkorNo Pernyataan Akhir Nilai 34 12 Keteraturan sebagai impelementasi orang yang beriman kepada Allah danA. Rasul-Nya1 Saya bertaqwa kepada Allah dengan meyakini bahwa ibadah puasa benteng dari kemaksiatan56 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII2 Dengan mempelajari biografi ulama masa Daulah Abbasiyah muncul dalam diri saya semangat belajar ilmu agama.3 Saya percaya apa yang dilakukan oleh ulama Daulah Abbaisyah adalah demi kemaslahatan umat Islam.B Melaksanakan aturan agama1 Saya akan menjalankan perintah agama dan menjauhi larangannya.2 Dengan mempelajari peran besar ulama masa Daulah Abbasiyah saya akan mentaati tata tertib di Madrasah3 Saya menjaga kehormatan diri, keluarga, agama Islam.4 Saya siap menjaga kerukanan hidup beragama dan negara UJI PUBLIKkesatuan Republik IndonesiaNilai [SB/B/C/K]Kategori Penilaian : 4 = Sangat Baik, 3 = Baik , 2 = Cukup, 1 = KurangRumus Penilaian. Skor Perolehan x 100 Nilai = Skor MaksimumPenilaian Kompetensi Pengetahuan Penilaian pengetahuan dilakukan dalam bentuk mengerjakan uji kompetensi denganmenjawab pertanyaan berikut ini.1. Apa pengaruh ulama dalam hal kerukunan umat beragama !2. Tuliskan peran besar ulama bidang hadits dan karya-karyanya yang hingga kini masih dipelajari !3. Tuliskan dua cara menafsirkan ayat Al-Qur’an pada masa Daulah Abbasiyah !4. Tuliskan pemahamanmu tentang Qaul Qadim dan Qaul Jadidnya Imam Syafi’i !SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 575. Terangkan tiga perilaku seorang pelajar yang meneladani kegigihan ulam pada masa Daulah Abbasiyah ! Jumlah Skor x 5Rumus Penilaian : 1004. Analisaku Rubik “analisaku” ini dapat digunakan untuk memperkaya wawasanmu terhadap biografi dan peran ulama pada masa Daulah Abbasiyah. Juga dapat dimanfaatkan untuk guru mbemberikan remedial uji kompetensi bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Kegiatan a. Carilah fenomena/kejadian di masyarakat yang berkaitan dengan peran/karya ulama di sebuah wilayah kota/negara ! b. Ceritakan secara berantai di depan kelas! [semua anggota kelompok diberi bagian untuk bercerita di depan kelas !  Sementara kelompok lain bercerita kelompok yang lain menilai dengan panduan UJI PUBLIKberikut!NO HAL YANG DINILAI SKOR 1 Ketepatan isi fenomena/kejadian 2 Kepercayaan diri penampil 3 Keruntutan penyampaian 4 Ketaatan pada prosedur penceritaan yang telah disepakati 5 Kreativitas menyajikanRumus Penilaian. Skor Perolehan x 100 Nilai = Skor Maksimum58 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII5. Refleksi Pemahamanku a. Sudahkah kita memahami tujuan dan manfaat mengenal lebih dekat ulama Daulah Abbasiyah sebagai bagian dari kejayaan intelektual dan kemajuan peradaban Islam? b. Bisakah kita meniru menjadi ulama yang berguna untuk membangun kejayaan kebudayaan dan peradaban Islam di Indonesia? c. Sudahkah kita menunjukkan perhatian dan kecintaan terhadap warisan khazanah ke ilmuan dari ulama Daulah Abbasiyah?  Sudahkan kita menjadi bagian dari orang-orang yang mengambil pelajaran dari kegigihan para tokoh ulama Daulah Abbasiyah?6. Refleksi PrilakukuBacalah kasus berikut! Tuliskan komentarmu terhadap kasus berikut!No. Kasus Komentar 1 Murid yang rajin membaca akan luas pengetahuannya2 Murid yang rajin sholat berjama’ah di masjid akan UJI PUBLIKmemiliki sikap disiplin dan akhlak terpuji3 Murid yang baik itu berani bertanya tentang apa yang tidak ia ketahui4 Murid yang rajin belajar akan menemukan kemudahan dalam belajar dan meraih prestasi.7. Rencana Aksiku Ilmu pengetahuan akan membawa manusia pada kemajuan, untuk itu diperlukan kesungguhan dan kerja keras untuk menuntut ilmu, mengembangkan kemudian mengamalkannya demi kemaslahatan ummat khususnya ummat Islam. Jika umat Islam maju, maka umat Islam akan diperhitungkan oleh umat lain dan terhormat di mata dunia. Kemajuan yang diraih oleh Daulah Abbasiyah menyadarkan umat Islam saat ini akan ketertinggalannya dari umat lain. Maka, mulailah dari diri kita untuk memanfaatkan dan mengembangkan kara yang dihasilkan pada masa Daulah Abbasiyah.SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 59Ayo lakukan aksimu mulai dari sekarang !No. Rencana Aksi Karakter Ilmuwan Aksimu1. Di rumah Rajin belajar2. Di madrasah Rajin bertanya, rajin ke perpustakaan untuk membaca, senang melakukan penelitian di lab madrasah3. Di organisasi Memberi pendapat yang membangun organisasi, inovatif, toleransi dan mampu berkerjasama dengan baik.4. Di lingkungan Kreatif, salingbermain menghormati, berbuat ihsan, dan menyayangi teman.5. Untuk Negara Berilmu, berpendidikan untukUJI PUBLIKmembangun bangsa dan negara yang lebih baik.6. Untuk Agama Beriman, bertaqwa, dan berilmu pengetahuan agama yang baik dan benar.60 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIQ.S. Fathir : 28‫َو ِم َن ال َّنا ِس َوال َّد َوا ِب َوا أْلَ أنعَا ِم ُم أختَ ِل ٌف أَ أل َوانُهُ َك َٰذَ ِل َك ۗ ِإ ّنَ َما َي أخ َشى َّل َّلاَ ِم أن‬ ‫ِع َبا ِد ِه ا ألعُلَ َما ُء ۗ إِ َّن َّل َّلاَ َع ِزي ٌز َغفُو ٌر‬ “Dan demikian [pula] di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya [danjenisnya]. Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”. Hadits Tentang Ulama : “Ulama Adalah Pewaris Para Nabi” UJI PUBLIKSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 61GLOSARIUMAl-Ghazali : Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Al-GhazaliAl-Kindi At-Tusi [hujjatul Islam, penulis kitab Ihya ‘Ulumiddin] : Abu Yusuf Ya’qub bin Ishaq bin Sabbah Al-Kindi [Bapak Fisafat Islam pertama]Al-Khawarizmi : Abu Abdullah Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi [penemu sistem hitungan puluhan, ratusan, ribuan]Al-Qanun Fi : Karya monumental Ibnu Sina dalam bidang kedokteranAl-Tibb yang menjadi rujukan ilmu kedokteran dunia, termasuk Barat. Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris berjudul Materia Medic.Ar-Razi : Zakariyya Ar-Razi [Dokter penemu penyakit cacar dan darah tinggi]At-Thabari : Ali bin Rabban At-Thabari [penulis ensiklopedia kesehatan]Al-Ghazali : Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Al-Ghazali At-Tusi [hujjatul Islam, penulis kitab Ihya ‘Ulumiddin]UJI PUBLIKBait Al-Hikmah : Perpustakaan dan pusat kegiatan intelektualJabir bin : Ahli KimiaHayyanPhilip K. Hitti : Ahli sejarah Arab'Urf : Adat kebiasaan orang muslim dalam suatu masalah tertentu yang tidak ada nashnya dalam Al Quran, Sunnah dan belum ada prakteknya pada masa sahabat.62 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIUji KompetensiJawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas !1. Setujukah kalian bahwa ulama dan ilmuan Islam memiliki peranan besar dalam kemajuan Daulah Abbasiyah, berikan alasannya ?2. Simpulkan peranan ilmuan dalam membangun kejayaan intelektual Daulah Abbasiyah !3. Berikan contoh yang kamu ketahui salah satu karya ulama masa kini yang sangat besar manfaatnya untuk kehidupan masyarakat !4. Terangkan biografi salah seorang ulama dan ilmuwan Islam yang kalian kagumi masa Dinasti Abbasiyah!5. Berikan interpretasimu tentang ulama dan ilmuan Daulah Abbasiyah ! UJI PUBLIKSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 63UJI PUBLIKKEMAJUAN PERADABAN ISLAM MASA DAULAH AYYUBIYAH64 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIKompetensi Dasar1.5 Menghargai Perjuangan Islam dari proses berdirinya Daulah Ayyubiyah1.6 Menghayati kewajiban umat Islam untuk mengembangkan perdaban2.5 Menjalankan sikap sabar dalam menggapai prestasi2.6 Menjalankan perilaku konsisten untuk mengembangkan ilmu pengetahuan3.5 Menganalisis sejarah berdirinya Daulah Ayyubiyah3.6 Menganalisis perkembangan peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah4.5 Mengidentifikasi urutan peristiwa sejarah berdirinya Daulah Ayyubiyah4.6 Mengolah informasi tentang kemajuan peradaban Islam pada masa Dulah Ayyubiyah Indikator1.5.1 Menunjukan penghargaan terhadap perjuangan Islam dari proses berdirinya Daulah Ayyubiyah1.6.1 Meyakini mengembangkan peradaban Islam merupakan kewajiban setiap umat UJI PUBLIKIslam1.6.1 Menekankan semangat juang pemimpin Daulah Ayyubiyah merupakan sepirit ajaran Islam2.5.1 Membentuk sikap gigih dan sabar dalam mewujudkan cita-sita2.6.1 Membiasakan perilaku konsisten dalam mengembangkan ilmu pengetahuan2.6.1 Meneladani sikap tegas dan toleran sebagai semangat juang para pemimpin Daulah Ayyubiyah3.5.1 Menelaah sejarah dari peristiwa berdirinya Daulah Ayyubiyah3.6.1 Menemukan kemajuan pradaban Islam masa Daulah Ayyubiyah3.6.1 Menegaskan semangat pemimpin besar Daulah Ayyubiyah [Salahuddin Al- Ayyubi, Al-Adil dan Al-Kamil]4.5.1 Menunjukan peristiwa penting sejarah berdirinya Daulah Ayyubiyah4.6.1 Menceritakan kemajuan peradaban Islam masa Daulah Abbasiyah4.6.1 Merumuskan karakter positif yang patut diteladani dari penguasa besar/terkenal Daulah AyyubiyahSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 65PETA KONSEP PROSES BERDIRINYA DAULAH AYYUBIYAH KEMAJUAN PERADABAN ISLAMPERADABAN MASA DAULAHISLAM MASA AYYUBIYAH DAULAHAYYUBIYAHUJI PUBLIK PEMIMPIN BESAR DAULAH AYYUBIYAHNILAI KARAKTER YANG DIKEMBANGKANTAQWA GIGIH CINTA TANAH AIRSEMANGAT PEDULI KREATIF66 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIA. Proses Berdirinya Daulah Ayyubiyah Daulah Ayyubiyah adalah sebuah dinasti sunni yang berkuasa di Mesir, Suriah, sebagian Yaman, Irak, Mekah, Hejaz dan Dyarbakir. Dinasti Ayyubiyah didirikan oleh Salahuddīn al-Ayyubi. Penamaan al-Ayyubiyah dinisbatkan kepada nama belakangnya Al-Ayyubi, diambil dari nama kakeknya yang bernama Ayyub. Nama besar dinasti ini diperoleh sejak Shalahuddin Yusuf Al-Ayyubi berhasil mendirikan kesultanan yang bermazhab Sunni, menggantikan kesultanan Fathimiyah yang bermazhab Syi’ah. Mari mengamati gambar berikut ini..! 1. Pengamatanku UJI PUBLIK Sultan Salahuddin Al-Ayyubi, sultan pertama dan pendiri Daulah Ayyubiyah Gambar Ilustrasi. Sumber : GanaIslamika2. Pertanyaanku Setelah kalian mengamati gambar-gambar, muncul imajinasi berbagai peristiwa. Pertanyaan apa yang muncul dari pikiran kalian tentang gambar-gambar tersebut ?SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 67No. Pertanyaan 1 Mengapa kita perlu mempelajari sejarah berdirinya Daulah Ayyubiyah? 2 Tuliskan proses berdirinya Daulah Ayyubiyah ! 3 Hikmah apa yang dapat kamu ambil dari proses berdirinya Daulah Ayyubiyah? 4 Hubungkan fenomena yang berkembang dari ragam persitiwa tentang berdirinya Daulah Ayyubiyah dengan kondisi umat Islam saat ini ! 5 Sebagai seorang pelajar, apa yang seharusnya dilakukan untuk dapat berkompetisi di zaman digital saat ini ? Tuliskan ? Tentu kalian ingin lebih jelas dan detil memahami bagaimana sejarah berdirinya Daulah Ayyubiah, para penguasanya. Ayo baca dan fahami teks-teks berikut ini : 3. Wawasanku UJI PUBLIKDalam perkembangannya tercatat bahwa dinasti di Mesir yang paling berpengaruh dalam membangun kejayaan Islam salah satunya adalah Dinasti Ayyubiyah. Dinasti Ayyubiah yang didirikan oleh Sahahuddin Al-Ayyubi mengukir kejayaan Islam pada masanya. Untuk lebih jelasnya, bacalah teks dengan seksama. a. Keruntuhan Daulah Abbasiyah Daulah Abbasiyah yang pernah mencapai puncak kejayaan dalam sejarah peradaban Islam, mulai menampakkan kemunduran pada periode kedua kekhalifahannya. Kelemahan bidang politik dan pemerintahan menjadi salah satu penyebab utama dari keruntuhan Daulah Abbasiyah. Hal ini disebabkan karena periode kedua pemerintahan Daulah Abbasiyah tidak mandiri dalam bidang politik dan pemerintahan. Lemahnya pemerintahan Daulah Abbasiyah ini dimanfaatkan oleh daulah- daulah kecil untuk melepaskan diri dari kekuasaan Abbasiyah. Antara lain : 1. Daulah Idrisiyah di Maroko [172-311 H/788-932 M] 2. Daulah Aghlabiyah di Tunisia [184-296 H/800-909 M] 3. Dulah Thuluniyah [254-292 H/868-905 M]68 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII4. Daulah Ikhsidiyah [323-358 H/935-969 M] 5. Daulah Hamdaniyah [293-394 H/905-1004 M] 6. Daulah Thahiriyah [205-259 H/821-873 M]b. Berdirinya Daulah Fathimiyyah [297-567 H/909-1171 M] Daulah Fathimiyah adalah satu-satunya daulah Syiah dalam Islam, nama daulah ini dinisbatkan kepada putri Nabi Muhammad Saw, Fathimah Az-Zahra. Didirikan oleh Said ibn Husain yang merupakan keturunan Syi’ah Ismailiyah. Gerakan pendirian Daulah Fathimiyah tidak terlepas dari peran serta seorang pengikut Syi’ah bernama Abu Abdillah Asya’si. Setelah kaum Alawiyyin mampu menaklukan Daulah Aghlabiyah di Tunisia, berdirilah Daulah Fathimiyyah dengan khalifah pertama Ubaidillah al Mahdi dengan ibukota pemerintahannya kota Qairawan, Tunisia. Pada tahun 358 H/969 M, panglima tentara Daulah Fathimiyah bernama Jauhar As-Siqli mampu merebut Mesir dari kekuasaan Daulah Ikhsyidiyah. Setelah menguasai Mesir, panglima Jauhar As-Siqli membangun sebuah kotaUJI PUBLIKyang megah bernama Al-Qahirah [Kairo]. Sejak saat itu Daulah Fathimiyah memindahkan ibu kotanya ke Kairo, Mesir. Secara keseluruhan Daulah Fathimiyah berkuasa selama 262 tahun dengan khalifah pertamanya Ubaidillah Al-Mahdi dan khalifah terakhirnya Al-Adid Billah. Daulah Fathimiyah mencapai puncak kejayaannya pada saat khalifah kelima yaitu Khalifah Abu Manshur Nizar Al-Aziz [975-996 M] berkuasa. Di bawah kekuasaanya Mesir hidup dalam kedamaian, dan pada masa Khalifah Al- Muiz Lidinillah Masjid Al-Azhar yang kemudian hari menjadi Universitas Al- Azhar dibangun.c. Proses Terbentuknya Daulah Ayyubiyah Daulah Fathimiyah saat dipimpin oleh khalifah terakhinya bernama Khalifah Al-Adid Billah [1160-1171 M] mengalami kemunduran dan kondisi pemerintahan yang lemah. Selain karena musim peceklik, adanya penyerbuan tentara salib ke Mesir, dan konflik internal pemerintahan Daulah Fathimiyah. Dalam kondisi Mesir seperti itu, seorang panglima bernama Assaduddin Syirkuh bersama saudaranya Salahuddin Al-Ayyubi ditugaskan oleh gubernurSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 69Syiria, Nuruddin Zangi untuk datang ke Mesir dengan tujuan mengusir tentara salib sekaligus menguasai Mesir. Rupanya proses ini tidak berjalan mulus, seorang perdana menteri Daulah Fathimiyah bernama Syawwar, telah melakukan persengkongkolan dengan tentara salib. Akhirnya, panglima Assaduddin Syirkuh dan Salahuddin Al- Ayyubi menngkap perdana menteri Syawwar. Kemudian, kedudukan Syawwar digantikan oleh Assaduddin Syirkuh yang kemudian wafat setelah menjabat sebagai perdana menteri selama dua bulan. Salahuddin Al-Ayyubi akhirnya didapuk menjadi perdana menteri menggatikan Assaduddin Syirkuh. Saat Khalifah Al-Adid Billah sakit, kedudukan Salahuddin Al-Ayyubi semakin kuat. Salahuddin Al-Ayyubi mendapat dukungan penuh dari rakyat Mesir, apalagi Salahuddin Al-Ayyubi dan rakyat Mesir sama-sama memiliki faham Islam Sunni. Bertepatan dengan wafatnya Khalifah Al-Adid Billah pada 10 Muharram 1171 M, Salahuddin Al-Ayyubi memproklamirkan berdirinya Daulah Ayyubiyah dan berkahirnya pemerintahan Daulah Fathimiyah.UJI PUBLIK4. Aktifitasku Mendiskusikan sejarah proses berdirinya Daulah Ayyubiyah Kegiatan a. Bentuklah kelompok dengan jumlah anggota 5-6 orang dengan tertib! b. Diskusikan hal-hal berikut dengan saling menghargai pendapat temanmu!No. Materi Diskusi Hasil Diskusi1. Mengapa kita perlumengetahui sejarah dariproses berdirinya DaulahAyyubiyah ?2 Apa yang membedakanantara Daulah Fathimiyahdan Daulah Ayyubiyah ?3 Apakah berdirinya DaulahAyyubiyah ada kaitannyadengan keruntuhan DaulahFathimiyah ? coba jelaskan!4 Bagaimana interpretasimudalam menghadapi70 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIperbedaan pendapat ditengah-tengah masyarkatakhir-akhir ini ?5 Pelajaran apa yang dapatkamu ambil dari perputaransejarah muncul danberakhirnya sebuahDaulah/pemerintahan ?6 Sebagai seorang pelajarsikap apa yang dapat kamuambil dari berdirinyaDaulah Ayyubiyah ?c. Paparkan hasil diskusi kalian di depan kelas !d. Searah jarum jam tiap kelompok bergeser menilai hasil kelompok lain dari segi ketepatan jawaban, banyaknya/ kelengkapan contoh, dan kejujuran pendapat/ tidak mencontek !e. Berilah nilai pada kelompok yang paling baik hasilnya!B. Peradaban Islam Masa Daulah Abbasiyah a. Kemajuan Bidang Pendidikan UJI PUBLIKPemerintahan Daulah Ayyubiyah telah berhasil menjadikan Damaskus sebagai kota pendidikan. Damaskus, ibu kota Suriah, masih menyimpan bukti yang menunjukkan jejak arsitektur dan pendidikan yang dikembangkan para penguasa Daulah Ayyubiyah tersebut. Mereka tidak hanya merenovasi dinding-dinding pertahanan kota, menambahkan beberapa pintu gerbang dan menara, serta membangun gedung-gedung pemerintahan yang masih bisa digunakan hingga kini, tetapi juga mendirikan madrasah sebagai sekolah pertama di Damaskus yang difokuskan untuk pengembangan ilmu hadist. Madrasah ini terus berkembang dan menyebar ke seluruh pelosok Suriah. Madrasah yang dibangun merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masjid atau sebagai sekolah masjid. Lembaga pendidikan ini secara formal menerima murid-murid dan mengikuti model madrasah yang dikembangkan pada masa Nizhamiyah. Madrasah yang didirikan Nuruddin di Aleppo [Halb], Emessa, Hamah dan Ba’labak mengikuti madzhab Syafi’i. Pembangunan dan pengadaan fasilitas kesehatan untuk rakyat berupa Rumah sakit terus menerus mengalami pembenahan. Rumah Sakit Al-Nuri ini, menjadi rumah sakitSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 71kedua di Damaskus setelah rumah sakit al-walid dan ditambah fungsinya tidak hanya sebagai tempat pengobatan, juga sebagai sekolah kedokteran. Pada bangunan monumen-monumen, Sultan-sultan Daulah Ayyubiyah menorehkan seni menulis indah. Prasasti-prasasti yang ditulisnya menjadi daya tarik para ahli paleografi [ilmu tulisan kuno] Arab. Sejak saat itu diperkirakan seni kaligrafi [khat] Arab gaya Kufi muncul dan berkembang. Kaligrafi gaya Kufi kemudian diperbaharui dan melahirkan gaya kaligrafi Naskhi. Salah satu prasasti yang sampai saat ini masih bisa dilihat dan dibaca terdapat di menara benteng Aleppo. Disebutkan dalam catatan orang Suriah dan Hittiyah, benteng pertahanan tersebut merupakan mahakarya arsitektural Arab kuno dan terus ada berkat jasa pemeliharaan dan renovasi. Pengembangan masjid sebagai lembaga pendidikan atau sekolah masjid, juga sebagai mausoleum menunjukkan pada masa Daulah Ayyubiyah terbangun konsep multifungsi yang berhubungan dengan masjid di Suriah. Bahkan pada pemerintahan selanjutnya, setelah Daulah Ayyubiah, yaitu masa pemerintahan Daulah Mamluk, melahirkan satu tradisi baru, yaitu menguburkan para pendiri sekolah masjid di bawah kubah bangunan yang mereka dirikan. UJI PUBLIKSelanjutnya, Shalahuddin Yusuf Al-Ayyubi juga mencurahkan perhatian pada bidang pendidikan dan aristektur. Ia memperkenalkan pendidikan Madrasah ke berbagai wilayah di bawah kekuasaannya, seperti ke Yerusalem, Mesir dan lain-lain. Ibnu Jubayr menyebutkan ada beberapa juga madrasah di kota Iskandariah. Di antara madrasah terkemuka dan terbesar berada di Kairo dan memakai namanya sendiri, yaitu Madrasah al-Shalahiyah. Menurut sejarah Islam, jika Nizam al-Mulk adalah orang yang mula-mula mendirikan madrasah, yaitu Madarasah Nizhamiyah, maka setelah Madrasah Nizamiah ini, madrasah terbesar adalah yang didirikan oleh Shalahuddin al- Ayyubi. Sekarang, madrasah-madrasah tersebut tidak bisa ditemukan lagi, namun sisa-sisa arsitekturalnya masih bisa dilihat. Pada tahun-tahun berikutnya, gaya arsitektur ini melahirkan beberapa monument Arab yang indah di Mesir. Salah satunya yang terindah dan menjadi model terbaik adalah Madrasah Sultan Hasan di Kairo. Di samping mendirikan sejumlah madrasah, Shalahuddin Yusuf al-Ayyubi juga membangun dua rumah sakit di Kairo. Bangunan kedua rumah sakit itu dirancang mengikuti model rumah sakit Nuriyah di Damaskus, yakni selain sebagai tempat72 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIpengobatan, sekaligus sebagai sekolah kedokteran. Salah seorang dokter terkenal yang juga menjadi dokter pribadi Shalahuddin adalah Ibnu Maymun, beragama Yahudi.b. Bidang Ekonomi dan Perdagangan Dalam hal perekonomian pemerintahan Daulah Ayyubiah bekerja sama dengan penguasa muslim di wilayah lain, membangun perdagangan dengan kota-kota di laut Tengah, lautan Hindia dan menyempurnakan sistim perpajakan. Hubungan internasional dalam perdagangan baik jalur laut maupun jalur darat semakin ramai dan membawa pengaruh bagi negara Eropa dan negara-negara yang dikuasainya. Sejak saat itu dunia ekonomi dan perdagangan sudah menggunakan sistem kredit, bank termasuk Letter of Credit, bahkan ketika itu sudah ada mata uang yang terbuat dari emas. Selain itu, dimulai percetakan mata uang dirham campuran [fulus]. Percetakan fulus yang merupakan mata uang dari tembaga dimulai pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Al- Kamil ibn Al Adil Al- Ayyubi, percetakan unag fulus tersebut dimaksudkan sebagai alat tukar terhadap barang-barang yang tidak signifikan denga rasio 48 fulus untuk setiap dirhamnya. UJI PUBLIKDalam bidang industri pada masa Ayyubiah, sudah mengenal kemajuan di bidang industri dengan dibuatnya kincir oleh seorang Syiria yang lebih canggih dibanding buatan orang Barat. Juga sudah ada pabrik karpet, pabrik kain dan pabrik gelas.c. Militer dan Sistem Pertahanan Pada masa pemerintahan Shalahuddin, kekuatan militernya terkenal sangat tangguh. Pasukannya diperkuat oleh pasukan Barbar, Turki dan Afrika. Selain juga memiliki alat-alat perang, pasukan berkuda, pedang dan panah dinasti ini juga memiliki burung elang sebagai kepala burung-burung dalam peperangan. Shalahuddin juga membuat bangunan monumental berupa tembok kota di Kairo dan Muqattam yaitu benteng Qal’al Jabal Sultan Salahuddin al-Ayubi atau lebih dikenal dengan sebutan benteng Salahuddin Al-Ayubi, yang sampai hari ini masih berdiri dengan megahnya. Benteng ini terletak bersebelahan Bukit Muqattam dan berhampiran dengan Medan Saiyyidah Aisyah. Ide membuat benteng ini hasil pemikirannya sendiri yang direalisasikan pada tahun 1183M. Shalahuddin melihat bahwa Kota Kaherah begituSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 73luas dan besar, dan membutuhkan sistem pertahanan benteng yang kokoh sebagaimana di Halab dan Syria. Salahuddin Al-Ayubi menyuruh bahan batu yang digunakan untuk membangun pondasi benteng tersebut diambil dari batu-batu yang terdapat di Piramid di Giza. Benteng ini dikelilingi pagar yang tinggi dan kokoh. Untuk memasuki benteng, terdapat beberapa pintu utama diantaranya pintu Fath, pintu Nasr, pintu Khalk dan pintu Luq. Kemudian terdapat saluan air berasal dari sungai Nil, yang pada masa itu menjadi bekal minum para tentara. Pada zaman kerajaan Usmaniyyah benteng ini mengalami perluasan. Di bahagian utara benteng terletak Masjid Mohammad Ali Pasha yang terbuat dari marmer dan granit. Gambar Ilustrasi : Qol’atul Jabal [Benteng Gunung] di Mesir. Sumber: tranungkite.net UJI PUBLIKTerdapat juga di dalam kawasan benteng ini Muzium Polis, Qasrul Jawhara [Muzium Permata] yang menyimpan perhiasan raja-raja Mesir. Terdapat juga Mathaf al-Fan al-Islami [Muzium Kesenian Islam] yang terletak di bab [pintu] Khalk yang menyimpan ribuan barang yang melambangkan kesenian Islam semenjak zaman Nabi Muhammad SAW, termasuk diantaranya surat Rasulullah SAW untuk penguasa Mesir saat itu bernama Maqauqis, agar beriman kepada Allah SWT. d. Bidang Pertanian Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Mesir dan daerah lainnya pada sektor pertanian, Daulah Ayyubiyah telah menggunakan sistem irigasi, pembangunan waduk dan bendungan serta terusan untuk mengairi kebun dan pertanian. Para petani merasakan manfaat dari fungsi irigasi, waduk, dan terusan yang dibangun ini. Salah satu hasilnya produk panen berlimpah seperti, kurma, gula, dan gandum. Salahuddīn Al-Ayyubi memulai karir politiknya ketika ia masih muda. Ketika itu Sang Ayah yang bernama Najmuddin bin Ayyub menjabat sebagai komandan pasukan74 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIdi kota Ba’labak [sebelah utara Suriah]. Najmuddin bin Ayyub ditunjuk menjadi komandan oleh gubernur Nuruddin Zangi.5. Aktivitasku Mendiskusikan kemajuan peradaban Daulah Ayyubiah Kegiatan a. Bentuklah kelompok dengan jumlah anggota 5-6 orang dengan tertib! b. Diskusikan hal-hal berikut dengan saling menghargai pendapat temanmu!No. Masalah Hasil Diskusi1. Mengapa kita perlumengetahuikegemilangan peradabanDaulah Ayyubiyah?2 Apakah kegemilanganperadaban DaulahAyyubiah merupakanbagian kegemilangan kebudayaan/peradaban Islam?3 Apa saja bentuk UJI PUBLIKkegemilangan peradabanDaulah Ayyubiah?4 Bagaimana peranseorang pelajar dalammemelihara peninggalanperadaban Islam masaDaulah Ayyubiyah?5 Apa sifat keteladanandari kemajuanperadaban/kebudayaanIslam masa DaulahAyyubiyah yang bisamenginspirasi kamuuntuk membangunkejayaan bangsamu?c. Paparkan hasil diskusi kalian di depan kelas!d. Searah jarum jam tiap kelompok bergeser menilai hasil kelompok lain dari segiketepatan jawaban, banyaknya/ kelengkapan contoh, dan kejujuran pendapat/ tidakmencontek!e. Berilah nilai pada kelompok yang paling baik hasilnya!SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 756. Analisaku Setelah melakukan diskusi, kalian melanjutkan kegiatan kelompoknya untuk menganalisa lingkungan sekitar dengan menjawab pertanyaan berikut. 1. Identifikasi persitiwa seputar proses berdirinya Daulah Ayyubiah! 2. Analisiskan semangat pendiri Daulah Ayyubiyah 3. Apakah kamu mengetahui tentang Sultan Salahuddin Al-Ayyubi ? jika kamu mengetahuinya, apa pendapat kamu tentang Sultan Salahuddin Al-Ayyubi ? 4. Tuliskan pengetahuanmu tentang negara/kota yang menjadi saksi dari berdirinya sebuah pemerintahan/daulah ?7. Ceritaku Kegiatan a. Carilah cerita/ fenomena dalam masyarakat/di lingkunganmu yang berkaitan dengan nilai-nilai positif dari proses terbentuknya Daulah Ayyubiyah ? b. Ceritakan secara berantai di depan kelas! [semua anggota kelompok diberi bagian untuk bercerita di depan kelas! UJI PUBLIKc. Sementara kelompok lain bercerita kelompok yang lain menilai dengan panduan berikut!NO HAL YANG DINILAI SKOR 1 Ketepatan isi fenomena 2 Kepercayaan diri dan penampilan 3 Keruntutan penyampaian 4 Ketaatan pada prosedur penceritaan yang telah disepakati 5 Kreatifitas menyajikan76 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII8. Refleksiku Refleksi Pemahamanku Kalian sudah belajar tentang ragam peristiwa dari proses berdirinya Daulah Bani Ayyubiyah. Bacalah dengan seksama pernyataan berikut! Pilihlah SY = Saya Yakin, Y = Yakin, KY= Kurang YakinNo. Pendapat/pernyataan SY Y KY1 Ada nilai-nilai positif dari proses berdirinya Daulah Ayyubiah. 2 Ada manfaat mempelajari sejarah kebudayaan Islam untuk kehidupan kini dan masa yang akan datang. 3 Ada harapan untuk mengembalikan kejayaan dan kegemilangan peradaban dan kebudayaan Islam pada masa kini 4 Mempelajari sejarah kebudayaan Islam akan menumbuhkan rasa cinta kepada agama, bangsa dan negara. 5 Mempelajari sejarah pemerintahan dalam Islam akan menumbuhkan semangat persaudaraan danUJI PUBLIKkerukunan hidup antara umat beragama di Indonesia.Refleksi PerilakukuBacalah kasus berikut! Tuliskan komentarmu terhadap kasus tersebut!No. Kasus Komentar1 Peserta didik yang bersikapacuh dengan sejarah Islam2 Peserta didik yang tidakmau belajar dari peristiwayang terjadi dalam sejarahIslam3 Peserta didik yang banggadengan warisanpradaban/kebudayaan Islam4 Peserta didik yang bisamemetik inspirasi darikarya sejarah.5 Peserta didik yang inginmenjadikan pelajaran masalalu untuk masa depan yanglebih baik.SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 77Rencana Aksiku Persitiwa dari proses berdirinya Daulah Ayyubiah merupakan bagian darikemajuan kebudayaan/peradaban Islam. Sekarang saatnya kalian merancangkegiatan untuk dapat berlatih mempraktekkan apa yang kalian pelajari dalamkehidupan sehari-hari. Buatlah rencana tindakan untuk meningkatkan dirimu.Rencana perilaku [dimulai dari sekarang] yang akan kalian lakukan.No. Yang Akan Kegiatan Hasil Dari Kegiatan Saya lakukan1 Di rumah Menonton film dan berdiskusi tentang kegemilangan budaya dengan keluarga2 Di Madrasah Membuat mading tentang proses berdirinya DaulahUJI PUBLIKAyyubiah, nilai-nilai positif dari peristiwa yang terjadi3 Di organisasi Disiplin, percaya diri4 Di Kasih sayang,lingkungan menggunakan mediabermain sosial dengan bijak,5 Untuk NKRI Cinta tanah air, persatuan dan kesatuan.6 Untuk Cinta agama,Agama menjalankan nilai-nilai agama Islam dengan baik.Tugas Kelompok1. Cari dan kumpulkan informasi dan bukti arkeologi di kota/negara yang pernah dikuasai oleh Daulah Ayyubiyah.2. Mengidentifikasi sikap kesabaran dan kegigihan dari para pendiri Daulah Islam untuk mewujudkan peradaban/kebudayaan Islam yang gemilang.78 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII Sebelum Daulah Ayyubiyah berdiri, Mesir dikuasai oleh Daulah Fathimiyah Daulah Fathimiyah merupakan pemerintahan Islam yang berfaham Syiah. Didirikan oleh Said Ibn Husain, dan dipropagandakan oleh seorang pengikut Syiah bernama Abu Abdullah Asya’si. Berkuasa selama 262 tahun [297-567 H/909-1171 M] dengan Khalifah pertamanya bernama Ubaidillah Al-Mahdi, dan beribu kota di Qairawan, Tunisia. Daulah Ayyubiyah didirikan oleh Sultan Salahuddin Yusuf bin Najmuddin bin Ayyub atau yang lebih dikenal dengan Salahuddin Al-Ayyubi pada tahun 1171 M. Motivasi pendirian Daulah Ayyubiyah adalah saat melihat Mesir dikuasai oleh tentara salib dan mengakibatkan melemahnya Daulah Fathimiyah. Dengan inisiatif panglima tentara Asaduddin Syirkuh dan saudaranya Salahuddin Al-Ayyubi, keduanya diperintah oleh gubernur Syiria Nuruddin Zangi [salah satu gubernur masa kekhalifahan Abbasiyah].UJI PUBLIK Daulah Ayyubiyah selaras dengan masyarakat Mesir yang berpaham Sunni dari pada dengan Daulah Fathimiyah yang berpaham Syiah.SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 79Uji Kompetensi1. Sudahkah kita memahami nilai-nilai ajaran dari proses berdirinya Daulah Ayyubiah untuk dimanfaatkan dalam kehidupan masa kini dan masa yang akan datang?2. Bisakah kita meniru motivasi Sultan Salahuddin Al-Ayyubi dalam mendirikan Daulah Ayyubiah ?3. Sudahkah kita dapat mewujudkan semangat daulah-daulah atau pemerintahan dalam perjalanan sejarah Islam ?4. Sebagai anak millenial, sudahkan kita menjadi bagian dari orang-orang yang mengambil pelajaran dari Daulah Fathimiyah dan Daulah Ayyubiyah ?5. Berikan contoh cara menyebarkan informasi positif yang bermanfaat untuk generasi bangsa melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain !6. Sebagai seorang pelajar, adakah cara yang tepat untuk menagkal berita HOAX dalam rangka mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia ? UJI PUBLIK80 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIUJI PUBLIKPENGUASA BESAR DAN ILMUAN ISLAM MASA DAULAH AYYUBIYAHSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 81KOMPETENSI DASAR1.7 Menghargai semangat juang yang dimiliki para pemimpin Daulah Ayyubiyah merupakan spirit ajaran Islam1.8 Menghargai Karya Ilmuan Muslim Sebagai Khazanah Intelektual Islam2.7 Menjalankan sikap tegas dan toleran dalam meneladani semangat juang para pemimpin Daulah Ayyubiyah2.8 Menjalankan sikap kritis dan ilmiah di bidang ilmu pengetahuan sebagaimana dicontohkan ilmuwan muslim pada masa Daulah Ayyubiyah3.7 Menganalisis semangat juang para pemimpin Daulah Ayyubiyah yang terkenal [Salahuddin aAl-Ayyubi, Al-Adil dan Al-Kamil]3.8 Menganalisis peran ilmuwan muslim pada masa Daulah Ayyubiyah dalam kemajuan peradaban Islam4.7 Mengidentifikasi karakter para tokoh yang terkenal [Shalahuddin al-Ayyubi, Al Adil dan Al Kamil] pada masa Daulah Ayyubiyah4.8 Mengidentifikasi peran ilmuwan dalam memajukan peradaban Islam pada masa Daulah Ayyubiyah INDIKATOR1.7.1 Meyakini semangat juang para pemimpin Daulah Ayyubiyah merupakan spirit ajaran UJI PUBLIKIslam1.8.1 Meyakini kaya ilmuan muslim masa Daulah Ayyubiyah sebagai khazanah intelektual Islam2.7.1 Membentuk sikap tegas dan toleran dalam meneladani semangat juang para pemimpin Daulah Ayyubiyah2.8.1 Menunjukkan sikap kritis dan imiah di bidang ilmu pengetahuan seperti yang dicontohkan ilmuan Islam3.7.1 Menelaah semangat juang para pemimpin besar Daulah Ayyubiyah [Salahuddin Al- Ayyubi, Al-Adil dan Al-Kamil]3.8.1 Menemukan peran ilmuan muslim pada masa Daulah Ayyubiyah dalam memajukan peradaban Islam4.7.1 Merumuskan karakter tokoh pemimpin besar Daulah Ayyubiyah4.8.1 Menyusun peran ilmuan Islam memajukan pradaban dan kebudayaan Islam masa Daulah Ayyubiyah82 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIPETA KONSEP PENGUASA BESAR PENGUASA BESAR DAN DAULAH AYYUBIYAH ILMUAN ISLAM KIPRAH PENGUASADAULAH AYYUBIYAH DAULAH AYYUBIYAH MEMAJUKAN PERADABAN ISLAMUJI PUBLIK SUMBANGSIH BESAR ILMUAN ISLAM MASA DAULAH AYYUBIYAH NILAI KARAKTER YANG DIKEMBANGKANSEMANGAT CINTA ILMU PRODUKTIFKREATIF INOVATIF TANGGUNG JAWABSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 83A. PENGUASA BESAR DAULAH AYYUBIYAH Sultan Solahuddin Al-Ayyubi dikenal sebagai seorang pemimpin yang sangat memperhatikan pendidikan dan kesejahteraan ekonomi rakyatnya. Ia begitu giat mendorong studi keagamaan, membangun bendungan, menggali terusan, serta mendirikan dan masjid. Setelah Sultan Salahuddin Al-Ayyubi meninggal dunia, daerah kekuasaannya yang begitu luas terbentang mulai dari sungai Tigris hingga sungai Nil. Dinasti Ayyubiyah selama lebih kurang 79 tahun Daulah Al-Ayyubiyah berkuasa, terdapat 9 orang penguasa yakni sebagai berikut : 1. Sultan Shalahuddin Yusuf Al-Ayyubi [564-589 H/ 1171-1193 M] 2. Sultan Al-Aziz Imaduddin [589-596 H/1193-1198 M] 3. Sultan Al-Mansur Nasiruddin [595-596 H/ [1198-1200 M] 4. Sultan Al-Adil Saifuddin [596-615 H/1200-1218 M] 5. Sultan Al-Kamil Muhammad [615-635 H/ 1218-1238 M] 6. Sultan Al-Adil Saifuddin [635-637 H/ 1238-1240 M] 7. Sultan As-Saleh Najmuddin [637-647 H/ 1240-1249 M] 8. Sultan al-Mu’azzam Turansyah [647 H/ 1249-1250 M] UJI PUBLIK9. Sultan al-Asyraf Muzaffaruddin [647-650 H/ 1250-1252 M] Diantara 9 [sembilan] penguasa tersebut terdapat beberapa penguasa yang terkenal, yaitu : Sultan Shalahuddin Yusuf Al-Ayyubi [1171-1193 M], Malik Al- Adil Saifuddin, pemerintahan I [1200-1218 M], dan Malik Al-Kamil Muhammad [1218-1238 M].84 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIMari mengamati gambar berikut ini..!1. PengamatankuGambar Ilustrasi : Qal’atul Jabal [Benteng Gunung] UJI PUBLIKSumber : republika.com Kota Kairo, MesirGambar ilustrasi : Kota Kairo Sumber : gana islamikaSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 85No Pertanyaan 1 Mengapa kita perlu mengenal para penguasa Daulah Ayyubiyah? 2. Bagaimana peran para penguasa dalam membangun kemajuan Daulah Ayyubiyah? 3. Nilai positif apa yang kamu dapat dari perjuangan para penguasa Daulah Ayyubiyah dalam membangun peradaban Islam pada masa itu ? 4. Apa yang bisa kamu teladani dari sikap semangat juang para penguasa Daulah Ayyubiyah jika diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia ? 5. Berikan interpretasimu tentang bagaimana seharusnya pemimpin membangun bangsanya, agar bangsanya maju ! UJI PUBLIK a. Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi [564-589 H/ 1171-1193 M]  Biografi Nama lengkapnya, Shalahuddin Yusuf Al-Ayyubi Abdul Muzaffar Yusuf bin Najmuddin bin Ayyub. Shalahuddin Al-Ayyubi berasal dari bangsa Kurdi. Ayahnya Najmuddin Ayyub dan pamannya Asaduddin Syirkuh hijrah [migrasi] meninggalkan kampung halamannya dekat Danau Fan dan pindah ke daerah Tikrit [Irak]. Shalahuddin lahir di benteng Tikrit, Irak tahun 532 H/1137 M, ketika ayahnya menjadi penguasa benteng Seljuk di Tikrit. Saat itu, baik ayah maupun pamannya mengabdi kepada Imaduddin Zanky, gubernur Seljuk untuk kota Mousul, Irak. Ketika Imaduddin berhasil merebut wilayah Balbek, Lebanon tahun 534 H/1139 M, Najmuddin Ayyub [ayah Shalahuddin] diangkat menjadi gubernur Balbek dan menjadi pembantu dekat Raja Suriah Nuruddin Mahmud. Pendidikan masa kecilnya, Shalahuddin dididik ayahnya untuk menguasai86 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIIIsastra, ilmu kalam, menghafal Al Quran dan ilmu hadits di madrasah. Dalambuku-buku sejarah dituturkan bahwa cita-cita awal Shalahuddin ialah menjadi orang yang ahli di bidang ilmu-ilmu agama Islam [ulama]. Ia senang berdiskusi tentang ilmu kalam, Al- Qur’an, fiqih, dan hadist. Selain mempelajari ilmu-ilmu agama, Shalahuddin mengisi masa mudanya dengan menekuni teknik perang, strategi, maupun politik. Setelah itu, Shalahuddin melanjutkan pendidikannya di Damaskus untukGambar Salahuddin Al-Ayyubi mempelajari teologi Sunni selama sepuluh tahun, dalam lingkungan istana Nuruddin. Dari kecil sudah terlihatkarakter kuat Salahudin yang rendah hati, santun serta penuh belas kasih.UJI PUBLIKSalahudin tumbuh di lingkungan keluarga agamis dan dalam lingkungankeluarga ksatria.Dunia kemiliteran semakin diakrabinya setelah Sultan Nuruddinmenempatkan ayahnya sebagai kepala divisi milisi di Damaskus dan padaumur 26 tahun, Shalahuddin bergabung dengan pasukan pamannya[Asaduddin Syirkuh], dalam memimpin pasukan muslimin ke Mesir atas tugasdari gubernur Suriah [Nuruddin Zangi], untuk membantu perdana menteriDaulah Fathimiyah [Perdanana Menteri Syawar] menghadapi pemberontakdan penyerbuan tentara salib. Misi tersebut berhasil Perdana menteri Syawarkembali kepada kedudukannya semula tahun 560 H/1164 M.Shalahuddin semakin menunjukkan kepiawaiannya dalam kepemimpinan.Ia mampu melakukan mobilisasi dan reorganisasi pasukan dan perekonomiandi Mesir, terutama untuk menghadapi kemungkinan serbuan balatentara Salib.Tiga tahun kemudian, ia menjadi penguasa Mesir dan Syria dan merevitalisasiekonomi, reorganisasi militer, dan menaklukan Negara-negara muslim keciluntuk dipersatukan melawan pasukan salib.Impian bersatunya bangsa muslim tercapai setelah pada September 1174M, Shalahuddin berhasil menundukkan Daulah Fatimiyah di Mesir untukSEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII 87patuh pada kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad. Daulah Ayyubiyah yang bermadzhab Sunni akhirnya berdiri di Mesir menggantikan Daulah Fathimiyah yang berkuasa sebelumnya dan bermazhab syi’ah. Pada usia 45 tahun, Shalahuddin telah menjadi orang paling berpengaruh di dunia Islam. Selama kurun waktu 12 tahun, ia berhasil mempersatukan Mesopotamia, Mesir, Libya, Tunisia, wilayah barat jazirah Arab dan Yaman di bawah kekhalifahan Ayyubiyah. Kota Damaskus di Syria menjadi pusat pemerintahannya. Shalahuddin wafat di Damaskus pada tahun 1193 M dalam usia 57 tahun.  Kepemimpinan Selain itu Shalahuddin merupakan salah seorang Sultan yang memiliki kemampuan memimpin, dibuktikan dengan caranya dalam memilih para Wazir. Shalahuddin mengangkat para pembantunya [Wazir] orang-orang cerdas dan terdidik diantaranya, Al-Qadhi Al-Fadhil dan Al-Katib Al-Isfahani. Sementara itu sekretaris pribadinya bernama Bahruddin bin Syadad, yang kemudian dikenal sebagai penulis biografinya. UJI PUBLIKShalahuddin Yusuf Al-Ayyubi juga tidak membuat kekuasaan terpusat di Mesir. membagi wilayah kekuasaannya kepada saudara-saudara dan keturunannya, sehingga melahirkan beberapa cabang dinasti Ayyubiyah sebagai berikut: 1. Kesultanan Ayyubiyah di Mesir 2. Kesultanan Ayyubiyah di Damaskus 3. Kesultana Ayyubiyah di Aleppo 4. Kesultanan Ayyubiyah di Hamah 5. Kesultanan Ayyubiyah di Homs 6. Kesultanan Ayyubiyah di Mayyafaiqin 7. Kesultanan Ayyubiyah di Sinjar 8. Kesultanan Ayyubiyah di Hisn Kayfa 9. Kesultanan Ayyubiyah di Yaman 10. Kesultana Ayyubiyah di Kerak Dalam kegiatan perekonomian, ia bekerja sama dengan penguasa muslim di wilayah lain dan menggalakan perdaganggan dengan kota-kota di laut tengah, lautan Hindia dan menyempurnakan sistem perpajakan.

88 SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM MTs KELAS VIII


Video yang berhubungan

Bài Viết Liên Quan

Bài mới nhất

Chủ Đề