20 film teratas dari tahun 90-an 2022

Jakarta -

Bicara tentang era 90an, pastinya nggak lepas dari film-film bergenre romansa. Ya, film-film bergenre romansa menjadi salah satu hal yang mencolok dari era 90an.

Penyuka film bergenre romansa pasti setuju kalau film-film romantis di tahun 90an memang tidak ada tandingannya hingga saat ini. Meskipun sudah ditonton berulang kali, tidak akan membuat bosan dan pastinya akan membawa kalian bernostalgia.

Buat kalian yang memiliki rencana menghabiskan akhir pekan bersama pasangan, kita kasih rekomendasi film yang bisa kalian tonton bersama pasangan supaya akhir pekan kalian semakin manis dan romantis.

Titanic (1997)

[Gambas:Youtube]

Film yang satu ini sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Film Titanic menjadi film romantis yang sangat ikonik dari tahun 90an. Titanic menceritakan tentang kisah asmara dari Rose dan Jack yang bertemu di kapal Titanic. Namun, penonton dibuat menangis karena kejadian yang menimpa kapal titanic sehingga membuat Jack harus berkorban demi sang kekasih. Tak hanya filmnya saja, soundtrack dari film ini juga sangat legendaris yaitu My Heart Will Go On yang dinyanyikan oleh Celine Dion. Film Titanic masuk dalam 14 nominasi penghargaan bergensi Oscar dan berhasil meraih 11 piala.

Notting Hill (1999)

[Gambas:Youtube]

Notting Hill menceritakan tentang sebuah kisah cinta yang berawal dari pertemuan di toko buku. William yang diperankan oleh Hugh Grant adalah seorang penjual buku yang jatuh cinta kepada Anna seorang aktris ternama yang diperankan oleh Julia Roberts. Perbedaan diantara mereka berdua membuat hubungannya menjadi rumit. Namun, pada akhirnya mereka dapat bersatu kembali.

10 Things I Hate About You (1999)

[Gambas:Youtube]

Film 10 Things I hate About You adalah salah satu film Komedi Romantis berlatar percintaan masa SMA. Hubungan Bianca dan Cameron harus terhambat lantaran Sang ayah yang tidak memperbolehkan Bianca untuk memiliki pasangan sebelum kakaknya, Kat si anti sosial juga memiliki pasangan. Cameron akhirnya bersiasat untuk menjodohkan Kat dengan Patrick hingga akhirnya keduanya saling menyukai. Dengan ini, mereka bisa bahagia dengan pasangannya masing-masing.

While You Were Sleeping (1995)

[Gambas:Youtube]

Lucy, penjaga loket kereta api yang diperankan oleh Sandra Bullock menaruh hati kepada seorang pekerja bernama Peter. Menyelamatkan Peter saat pingsan di rel kereta api, Lucy mengaku kepada keluarga Peter bahwa Ia adalah tunangan dari pria yang sedang terbaring koma tersebut. Namun, pada akhirnya Lucy justru jatuh cinta dengan Jack adik dari Peter. Mereka pun akhirnya menikah setelah Lucy mengakui bahwa Ia bukanlah tunangan Peter. Film Komedi romantis ini bukan hanya menonjolkan sisi asmara tapi juga kekeluargaan yang hangat.

My Best Friend's Wedding (1997)

[Gambas:Youtube]

Diperankan oleh Julia Roberts dan Dermot Mulroney, film ini menceritakan tentang Jules, seorang wanita yang berencana untuk menghancurkan pernikahan sahabatnya, Mike. Hal ini Ia lakukan lantaran ia sadar bahwa ternyata Ia memiliki perasaan yang sangat dalam kepada sahabatnya yang akan menikahi seorang perempuan cantik dan kaya bernama Kimmy. Berbagai usaha pun Ia lakukan demi membuat pernikahan sang sahabat batal dan membuatnya sadar bahwa Ia mencintainya. Film My Best Friend's wedding sukses meraup keuntungan 10x lipat dari biaya produksinya.

Simak Video "Diklaim Mirip, Replika Kapal Titanic Ini Tengah Dibuat di China"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/nu2)

Ada yang bilang tahun 90-an merupakan masa yang paling terindah. Bagaimana tidak, banyak sekali kenangan yang terjadi pada era tersebut seperti bermain sepak bola di tengah jalan dengan gawang seadanya, menikmati tamagotchi di jam istirahat sekolah, serta merasakan sensasi mengejar ban hingga azan magrib. Semua kenangan tersebut memang sulit untuk dilupakan sampai-sampai banyak orang yang rindu akan suasana bermain di luar sekaligus bebas dari gadget. Duh, jadi kangen sama momennya!

Di samping itu, kehadiran film era 90-an seakan membawa kamu bernostalgia ke masa-masa 90-an yang penuh warna. Berbagai film khas 90-an rata-rata bertemakan percintaan sepasang kekasih yang kali ini menyasar anak muda. Namun ada juga yang bertemakan aksi laga di mana pemerannya sangat populer di masanya seperti Ferly Pradana, George Rudy sampai Barry Prima.Meskipun film 90-an sudah dianggap ketinggalan zaman di era millenial, para penonton bisa jadi banyak yang rindu dengan film 90-an di mana penyajian ceritanya lebih berbobot ketimbang film masa kini yang terlalu banyak adegan setingannya.

Nah, berhubung kamu lagi di rumah saja selama pandemi virus Corona, yuk kita simak deretan film era 90-an yang cocok banget untuk kamu yang lagi butuh hiburan berkelas.

1. Jaka Swara (1990).

Foto: facebook.com/OfficialTRANS7

Selain dikenal sebagai Raja Dangdut se-Indonesia, Rhoma Irama ternyata sangat berbakat di dunia akting. Hal ini terlihat ketika Rhoma Irama bermain film Jaka Swara di mana dia berperan sebagai Jaka sang pendekar yang gagah perkasa dan pantang menyerah dalam menghadapi musuh-musuhnya termasuk John Da Costa (Gino Makasutji) sang pemimpin pasukan Portugis yang kejam. Momen heroik Jaka mulai terjadi ketika dia berhasil menyelamatkan pacarnya yaitu Fatma (Camelia Malik) dari genggaman John lalu kemudian Jaka berhasil membunuh John hingga tewas seketika.

Mendengar kabar kematian ayahnya, Simon (Piet Pagau) justru mengajak Jaka untuk menantang duel sebagai pembuktian siapa yang pantas untuk menikahi Fatma. Apabila Jaka kalah maka hukumannya adalah dimasukkan ke penjara tanpa diberi makan. Jika Jaka menang, semua wilayah kekuasaannya diserahkan pada Jaka tanpa syarat.

Setelah berbagai pertarungan yang sengit, akhirnya Jaka sukses memenangkan pertarungan pencak silat atas John usai dibantu oleh warga penduduk sekitar dan juga Fatma yang telah mengetahui kelemahan Simon. Wow, hebat sekali aksi pencak silat Bang Rhoma yang tak ada tandingannya!

2. Taksi (1990).

Foto: id.wikipedia.org

Kalau kamu hanya mengenal Rano Karno di serial Si Doel Anak Sekolahan berarti tandanya kamu harus googling lagi deh sama karier filmnya. Sebelum dikenal sebagai Si Doel, Rano Karno pernah bermain di film Taksi sebagai Giyon yang berprofesi sebagai supir taksi Bluebird.

Ceritanya berawal ketika Giyon menemukan bayi di dalam taksinya. Tak disangka, bayi tersebut  adalah anak dari Desi (Meriam Bellina) yang keberadaannya hilang bak ditelan bumi. Karena tak tahan dituduh penculik bayi, Giyon sempat berencana membawa bayi ke rumahnya tetapi di tengah jalan ada seorang wartawan mewawancarai seputar keberadaan bayi yang katanya ditelantarkan oleh seorang wanita yang ternyata seorang penyanyi ternama. Lambat laun diketahui jika bayi tersebut adalah hubungan gelap antara Giyon dan Desi. Waduh kok bisa begitu ya!

3. Si Kabayan dan Anak Jin (1991).

Foto: mubi.com

Dibandingkan dengan film pendahulunya yaitu Si Kabayan versi Kang Ibing, Si Kabayan Dan Anak Jin terbilang sukses besar di industri perfilman Indonesia pada era 90-an. Selain melambungkan nama Didi Petet dan Nike Ardilla, film ini menawarkan konsep fresh di setiap penyajian ceritanya yaitu ditambahkannya genre fantasi-komedi di mana genre ini terbilang baru di perfilman Indonesia sejak era Orde Baru. 

Kehadiran Jin yang diperankan oleh Sena A. Utoyo seakan menjadi bumbu pelengkap dalam menambah keseruan film ini. Aksi Jin sangat andil dalam membantu Kabayan (Didi Petet) dalam menyelamatkan Iteung (Nike Ardilla) dari sergapan Jerry. (Regi Reygusta Ninda) Dalam menghadapi anak buah Jerry, Kabayan menggunakan jurus bangau di mana dia berhasil menghilangkan pakaian para penjahatnya sampai-sampai mereka pulang dengan sendirinya. Wih, ajaib sekali bukan aksi Kabayan!

Setelah misi penyelamatannya sukses, Kabayan akhirnya disetujui oleh Abah (Rachmat Hidayat) untuk melamar Iteung. Sebagai perayaan lamaran, Kabayan dan Iteung ikut kecebur bersama lalu diikuti oleh Abah di kubangan lumpur sawah.

4. Olga dan Sepatu Roda (1991).

Foto: dadansuherlan.wordpress.com

Kalau kamu rindu dengan nuansa era 90-an, jangan lupa untuk menonton film Olga dan Sepatu Roda yang dibintangi oleh Nike Ardilla dan Desy Ratnasari. Film bergenre drama remaja ini mengisahkan Olga (Desy Ratnasari) yang berambisi untuk memenangkan kejuaraan sepatu roda. Hal ini dilakukannya untuk mengejar impiannya sebagai atlet sepatu roda nasional yang mewakili Indonesia di dunia. Namun di tengah perjalanan, sepatu roda yang digunakannya pun rusak sebelah sehingga membuat dirinya hampir frustasi.

Sembari mengumpulkan uang untuk sepatu roda barunya, Olga melamar pekerjaan sebagai penyiar Radio Gaga. Sempat ditolak oleh Ucup (Tino Karno), Olga malah ketiban rezeki berkat jasa Mas Ray (Nasreen Zeen) setelah mendengar suaranya yang merdu dan enak didengar pada saat siaran radio. Tanpa berpikir panjang, Olga resmi diterima sebagai penyiar Radio Gaga dan impiannya membeli sepatu roda baru mulai terwujud.

Film ini berakhir klimaks yaitu Olga berhasil keluar sebagai pemenang kejuaraan sepatu roda nasional di GBK. Keberhasilannya ini dibuktikan saat Olga bertanding dengan sepatu roda baru dari kedua orang tuanya. Mereka yang awalnya risih sama hobinya namun malah mendukung karier Olga.

Keunikan pada film ini adalah kemunculan Mandra untuk pertama kalinya di layar kaca. Adegannya yang kocak adalah ketika Mandra tiba-tiba datang untuk melamar Olga sambil diiringi oleh Orkes Betawi. Namun sayangnya Olga menolak lamaran dari Mandra dan akhirnya dia lari sejauh mungkin dengan sepatu rodanya. Wah, ada-ada saja kelakuan Mandra dalam mengejar cinta Olga!

5. Lenong Rumpi The Movie (1991).

Foto: merahputih.id

Film komedi lenong yang diangkat dari serial Lenong Rumpi ini sarat akan logat Betawinya yang kental. Ceritanya berawal dari Bony (Harry De Fretes) yang merantau ke Jakarta demi mencari tempat kuliahnya. Di sisi lain, dia dipertemukan dengan para wanita penghuni kos Manado yang cantik-cantik. Biar lebih akrab, Bony mempersilakan mereka untuk masuk ke kamar kosnya sembari berdiskusi seputar tugas kuliah.

Usut punya usut, Bony dan temannya malah ikut pesta hura-hura tak jelas hingga larut malam. Lebih parahnya lagi mereka mengajak Bony untuk pura-pura menikah dengan Mungky. (Debby Sahertian) Aksinya ini justru diketahui oleh kedua orang tua mereka sampai-sampai mereka dihukum tidak boleh kuliah di Jakarta lagi. Sebagai gantinya, mereka ditempatkan kuliah di luar negeri sampai masa studinya selesai. Wah, sudah kayak LDR aja mereka nih!

6. Ramadhan dan Ramona (1992).

Foto: www.pinterest.com/linamartina73

Film ini mungkin bakal dikenang sebagai momen pertama kali Lydia Kandou dan Jamal Mirdad berakting secara bersamaan. Berkat aktingnya yang memukau, mereka berhasil meraih Piala Citra sebagai aktor dan aktris terbaik. Bukan hanya itu, filmnya juga dinobatkan sebagai film terbaik Festival Film Indonesia 1992. Wah mereka sudah mesra ditambah prestasi lagi!

Dilihat dari jalan ceritanya, Ramona (Lydia Kandou) adalah seorang wanita karier yang selalu menekankan sisi feminisme dalam prinsipnya. Saat bertemu Ramadhan, (Jamal Mirdad)  dia seakan tak kuasa untuk menolaknya karena terbukti Ramadhan adalah anak bangsawan Malaysia yang lagi belajar hidup merakyat seperti buruh. Pesan moral pada film ini adalah banyaknya perlakuan tidak adil ketika bekerja serabutan serta fenomena hamil di luar nikah yang terbilang langka pada era 1990-an. Salut untuk Chaerul Umam yang telah menyelipkan kritik sosial di film ini!

7. Oeroeg (1993).

Foto: www.belajarsejarah.web.id

Film bertema sejarah hasil kolaborasi antara Indonesia dan Belanda sangat cocok direkomendasikan bagi kamu yang cinta sejarah Indonesia. Berlatar di Indonesia era 1945-1949, Oeroeg berkisah tentang Johan (Rik Launspach) yang memutuskan kembali ke Indonesia setelah menempuh pendidikan tinggi di Belanda. Kali ini dia berseragam KNIL yang bertugas untuk meredam pejuang Indonesia. Uniknya, dia harus bertemu dengan sahabatnya sendiri yaitu Oeroeg (Martin Schwab) yang kebetulan berada di pihak Indonesia dengan seragam TNInya.

Imbasnya, Johan tidak rela memerangi sahabatnya sendiri begitu juga dengan Oeroeg yang masih menganggap Johan sebagai saudara. Selama ini Johan telah berjasa dalam membantu Oeroeg melanjutkan pendidikan tinggi sama seperti dirinya di mana dia berharap Oeroeg tidak dianggap warga kelas dua oleh Belanda hanya karena berstatus pribumi.

Karena persahabatan mereka tidak mau terungkap oleh kedua belah pihak baik TNI maupun KNIL, mereka memutuskan untuk bertemu di sebuah jembatan sembari membahas tentang pertukaran tawanan perang antara TNI dan KNIL. Meskipun berbeda negara, persahabatan mereka tidak akan pernah luntur sama sekali hingga maut memisahkan.

8. Si Manis Jembatan Ancol (1993).

Foto: www.detik.com

Film horor ini terbilang seram versi anak 90-an. Kamu bakal menyaksikan cerita Maryam (Diah Permatasari) yang tewas dilempar ke bawah jembatan usai dituduh memperkosa lelaki lain oleh suaminya yang agak overprotektif. 

Bukannya dalam keadaan mati, Maryam pun bangkit dari kematiannya dan berubah menjadi hantu yang bergentayangan di mana-mana. Sambil menjalankan misi balas dendam pada suaminya, dia dibantu oleh Karina (Ozzy Syahputra) sang hantu jahil yang terkenal dengan sifat kemayunya. Namun rencana Maryam ini tidaklah berjalan mudah karena Maryam harus berhadapan dengan jin Volker (Udin Labu) yang menghalangi rencananya dalam membalas kematiannya.

9. Badut-Badut Kota (1993).

Foto: cinemapoetica.com

Satu lagi film yang bakal menguras air mata yaitu Badut-Badut Kota. Film yang mengangkat nama Dede Yusuf dan Ayu Azhari ini bercerita tentang Dedi (Dede Yusuf) yang harus menafkahi istrinya  Menul (Ayu Azhari) dikarenakan perekonomian semakin sulit. Setelah lelah mencari kesana kemari, dia akhirnya mendapat tawaran pekerjaan sebagai Badut di taman hiburan Ancol.

Berbekal pengalaman waktu sekolah dulu, dia bertugas untuk menghibur anak-anak yang kebetulan suka dengan sosok badut. Hari terus berganti, profesi yang dijalaninya seolah tak menghasilkan keuntungan setelah Pak Bos (Sofyan Sharna) enggan mengaji mereka karena profesi Badut hanya dianggap sebagai pekerjaan magang ketimbang pekerjaan tetap seperti perusahaan lainnya. Gara-gara kebijakan Pak Bos, Dedi sempat dilanda galau antara mengundurkan diri sebagai Badut atau ikhlas menghadapi sikap Pak Bos yang otoriter. 

Film ini berakhir dengan Dedi yang mendapat modal dari seseorang untuk membuka rumah makan berkat keberhasilannya dalam menemukan dompet orang kaya yang diduga milik kawan Dedi. (Rahman Yakob) Meskipun sudah dilanda kekayaan yang melimpah, Dedi tetaplah orang yang jujur dan rendah hati sehingga dia tidak mau menghamburkan uang sedikit pun. Wah mulia sekali hati Dedi ini bak emas!

Menonton film 90-an kini tidak harus menunggu pas momen liburan tiba. Sebagai alternatif, kamu bisa menyaksikan filmnya lewat YouTube atau situs seperti Netflix, Cinemagz, dan lain-lain. Dengan adanya film 90-an, kamu bisa belajar arti persahabatan dan pentingnya nilai-nilai kekeluargaan.

Voice Over: Rebecca Brayton ditulis oleh: Garrett Alden tahun 90 -an adalah salah satu dekade terbesar dalam sejarah film. Mengubah pikiran kita. Untuk daftar ini, kami akan membahas film -film terhebat yang akan dirilis dari tahun 1990 hingga 1999. Countdown kami termasuk "Pulp Fiction", "Fight Club", "Heat", "Terminator 2: Judgment Day", "Saving Private Ryan ", Dan banyak lagi!
The 90s are one of the greatest decades in film history. Change our minds. For this list, we'll be going over the greatest films to be released from 1990 to 1999. Our countdown includes "Pulp Fiction", "Fight Club", "Heat", “Terminator 2: Judgment Day”, “Saving Private Ryan”, and more!

20 film terbaik tahun 90 -an

Selamat datang di WatchMojo dan hari ini kami akan menghitung mundur pilihan kami untuk 20 film terbaik teratas tahun 90 -an.

Untuk daftar ini, kami akan membahas film -film terhebat yang akan dirilis dari tahun 1990 hingga 1999. Kami tidak akan memasukkan film animasi - jika tidak "Toy Story" pasti akan ada di sini.

Jika ada film tahun 90 -an, kami benar -benar palsu untuk dikecualikan, jangan punya sapi, kawan - beri tahu kami tentang favorit Anda di komentar!

#20: "Fight Club" (1999)

Kita harus melanggar beberapa aturan di sini dan berbicara tentang "Fight Club." Kisah seorang protagonis yang tidak disebutkan namanya dan temannya Tyler Durden ketika mereka membentuk organisasi eponymous, "Fight Club" berbicara kepada seluruh generasi. Terlepas dari judulnya, "Fight Club" lebih banyak tentang ide, terutama menemukan makna dan tujuan dalam masyarakat yang tampaknya dirancang untuk melepasnya dari kita. Komentarnya tentang konsumerisme dan identitas pria tetap tepat waktu hingga saat ini. Ini memiliki banyak baris yang dapat dikutip dan banyak perkembangan yang tidak terduga. "Fight Club" mungkin telah datang pada akhir tahun 90 -an, dan daftar kami, tetapi masih berhasil membuat dampak besar di antara dekade film yang hebat.

#19: "Boyz N The Hood" (1991)

Ada drama tudung lain sebelum "Boyz N the Hood," tetapi film inilah yang membantu mempopulerkan mereka. Film ini mengikuti beberapa pemuda kulit hitam di Los Angeles karena mereka mendapati diri mereka terperangkap antara manfaat yang menguntungkan dari kehidupan kriminal yang berbahaya dan pengejaran pendidikan dan karier yang lebih sulit. Penuh dengan pertunjukan pelarian dari aktor -aktor seperti Cuba Gooding Jr. dan Ice Cube, "Boyz N the Hood" membawa perhatian pada tidak hanya aktor dan sutradara, tetapi juga jenis orang dan komunitas yang mereka gambarkan di layar.

#18: "Groundhog Day" (1993)

Bagaimana jika Anda terus hidup pada hari yang sama berulang kali? "Groundhog Day" melihat jangkar berita sarkastik dan sinis, Phil Connors, terperangkap di Pennsylvania pada hari tituler, dan dipaksa untuk menghidupkannya kembali dalam lingkaran waktu. Loop Phil yang berulang bergantian antara komedi, penuh harapan, dan putus asa, meskipun ia akhirnya menemukan kedamaian melalui membantu orang lain, bahkan jika mereka tidak akan mengingatnya. "Groundhog Day" adalah perpaduan sempurna antara komedi dan harapan, dengan sedikit romansa juga. Plus, film ini secara praktis menjadi sinonim untuk konsep loop waktu.

#17: “Good Will Hunting” (1997)

Ditulis oleh dan dibintangi oleh Matt Damon dan Ben Affleck, "Good Will Hunting" mengikuti Will, seorang jenius otodidak dengan masalah kemarahan. Will menjalani sesi terapi yang diamanatkan pengadilan, sementara juga berjuang dengan kehidupan cintanya dan apa yang harus dilakukan tentang masa depannya. Will yang berkembang ikatan dengan minat cintanya dan terapisnya adalah keajaiban mutlak untuk ditonton. Eksplorasi trauma masa lalunya, serta mekanisme pertahanannya, memilukan dan menyenangkan. Menampilkan pemain bintang dengan peran break-out dan veteran yang kembali, "Good Will Hunting" adalah drama yang luar biasa yang akan membuat Anda tertawa dan menangis dalam ukuran yang sama.

#16: "Seven" (1995)

"Seven" merinci kehidupan dua detektif ketika mereka menyelidiki serangkaian kejahatan ritualistik mengerikan yang bertema di sekitar 7 dosa mematikan. Rasa misteri meliputi film David Fincher, karena bahkan setelah penjahat ditangkap, ada banyak kejutan yang ada di toko. "Se7en" melihat sisi kemanusiaan yang lebih buruk, dan estetika suramnya memancarkannya. Film ini bukan untuk orang yang lemah hati, namun mereka yang memiliki perut karena itu akan menemukan thriller yang sangat baik. Pembunuh itu benar tentang satu hal - peristiwa ini telah membuat kita terpesona selama bertahun -tahun.

#15: "Forrest Gump" (1994)

Apakah ada yang tidak menyukai film ini? "Forrest Gump" mengikuti karakter judul, yang sederhana, tetapi pria, selama hidupnya melintasi paruh kedua abad ke -20. Keberuntungan dan pengaruhnya yang tidak disadari pada peristiwa besar sangat menawan, seperti halnya persahabatan dan hubungannya yang ia buat di sepanjang jalan. Film ini memiliki begitu banyak kutipan dan adegan yang tak terlupakan, belum lagi kinerja yang menonjol oleh Tom Hanks sebagai Forrest. Tidak heran itu memenangkan begitu banyak penghargaan, termasuk gambar terbaik di Oscar. Tetap saja, menurut kami, itu bahkan bukan film terbaik tahun itu!

#14: “Saving Private Ryan” (1998)

Berbicara tentang Tom Hanks, aktor ini juga membintangi film Steven Spielberg yang luar biasa ini. Ditetapkan selama Perang Dunia II, "Saving Private Ryan" mengikuti pasukan tentara Amerika saat mereka mencari pribadi tituler, putra terakhir ibunya yang masih hidup. Penggambaran perang grafis dan mengerikannya hampir tak tertandingi di bioskop. Adegan pendaratan D-Day saja akan cukup untuk memasukkannya ke dalam daftar kami, tetapi para pemain ensemble dan banyak set piece yang hebat meningkatkannya lebih jauh. Ini, cukup sederhana, salah satu film perang terbesar yang pernah dibuat.

#13: "Heat" (1995)

Al Pacino dan Robert De Niro dalam film yang sama selalu hebat, tetapi "Heat" jauh lebih dari dua aktor legendaris. De Niro berperan sebagai pemimpin sekelompok pencuri, yang perampokannya yang berani mengejarnya oleh detektif Pacino. Permainan kucing dan mouse mendebarkan, dengan kedua belah pihak mendapatkan yang satu di yang lain. Seiring dengan akting rak paling atas, "Heat" memberikan beberapa baku tembak yang paling intens dan menakutkan di sekitar. Ini adalah salah satu film thriller yang paling dieksekusi dengan baik yang menampilkan pertempuran antara seorang pengacara dan penjahat selain "The Dark Knight." Itu bagus!

#12: "The Truman Show" (1998)

Truman Burbank tinggal di kota tepi laut yang mengantuk dan memiliki kehidupan yang tampaknya sempurna. Namun, itu semua bohong - hidupnya telah menjadi acara TV yang dirancang dengan cermat sejak hari ia dilahirkan. Dia secara bertahap menyadari hal ini dan mencoba melarikan diri dari set/penjara besar -besarannya. "The Truman Show" menampilkan sindiran di televisi realitas dan hiburan secara umum yang hanya menjadi lebih relevan seiring berjalannya waktu. Namun, film ini juga berbicara tentang tema yang lebih dalam, tentang kebenaran, pemberontakan, dan impian Amerika. Pencarian Truman akan kebenaran adalah salah satu dari kita yang dialami dalam kehidupan kita sendiri.

#11: "Boogie Nights" (1997)

Salah satu film terhebat tahun 90 -an ditetapkan lebih banyak di tahun 70 -an dan 80 -an. Mencatat karier bintang film dewasa Dirk Diggler, serta teman -teman dan rekan kerjanya, "Boogie Nights" terasa seperti kapsul waktu periode dan gaya hidup yang digambarkannya, sementara juga meningkatkan pengalaman dengan cara yang halus. Karakternya kompleks dan dapat diterima, adegannya mengesankan, dan nada membelok antara komedi dan kekerasan dengan mudah. Meskipun isinya jelas dewasa, ada beberapa tema universal yang bekerja di sini yang harus dialami semua orang. Jika tidak ada yang lain, soundtrack harus mendengarkan!

#10: "Jurassic Park" (1993)

Ada film dinosaurus, dan kemudian ada "Jurassic Park!" Anda semua tahu bor - Kebun Binatang Dinosaurus, pengunjung perlu melarikan diri ketika mereka mengamuk, "Apa yang telah dilakukan sains?!" Plotnya tidak rumit, tetapi dalam eksekusi bahwa "Jurassic Park" berhasil menjadi salah satu film bencana terbaik yang pernah ada. Semua karakternya direalisasikan dengan baik dan menghibur, jadi ketika mereka dalam bahaya, Anda benar-benar peduli! Efeknya bertahan beberapa dekade kemudian dan arahnya membantu menciptakan ketegangan yang sempurna. Musiknya ikon dan menyapu Anda! "Jurassic Park" pada dasarnya membantu semua orang menyadari apa yang sudah diketahui oleh ahli paleontologi dan anak -anak - dinosaurus luar biasa!

#9: "The Big Lebowski" (1998)

Betapa tergoda kami untuk memasukkan "Fargo," yang juga spektakuler, film Coen Brothers yang lain menang. Terkadang sebuah cerita tidak membutuhkan pahlawan - terkadang membutuhkan pria. Bung, tepatnya. "The Big Lebowski" mengikuti pria itu dan banyak karakter berwarna -warni yang ia temui saat ia terlibat dalam plot penculikan. "The Big Lebowski" adalah pengalaman yang tidak seperti yang lain, diisi dengan urutan mimpi, karakter aneh, dan lebih banyak baris ikon daripada seperempat dari daftar kami disatukan! "Lebowski besar," seperti pria itu sendiri, tinggal dalam kesadaran kolektif kita - dan kita merasa nyaman dalam hal itu.

#8: “Titanic” (1997)

"Titanic" adalah salah satu film terlaris dan terkenal sepanjang masa! Tentu saja, ini adalah salah satu film terbaik tahun 90 -an! Jika Anda tidak hidup selama waktu atau hanya tidak berhubungan, "Titanic" adalah akun fiksi tentang tenggelamnya kehidupan nyata dari RMS Titanic. Ini terutama mengikuti Rose dan Jack, dua kekasih dari berbagai kelas sosial yang bertemu dan jatuh cinta pada perjalanan kapal yang hancur. Ini adalah film bencana, drama periode, dan film romantis semuanya digulung menjadi satu! Kombinasi ini, bersama dengan arah James Cameron yang memenangkan Oscar, pertunjukan yang sangat baik, efek bintang, dan lebih banyak membantu menjadikannya salah satu film terbesar yang pernah dibuat. Tapi, seperti kapal itu sendiri, filmnya tidak dapat tidak dapat ditindas.

#7: “The Silence of the Lambs” (1991)

Trainee FBI Clarice Starling dikirim ke psikiater kanibal Dr. Hannibal Lecter untuk bantuan dalam menemukan Buffalo Bill. Perburuan Bill penuh dengan bahaya, seperti wawancara tegang dan menarik antara Clarice dan Hannibal. “The Silence of the Lambs '' adalah salah satu thriller paling intens dan berpengaruh yang pernah dibuat, dengan pertunjukan yang luar biasa, dialog hebat, penjahat yang tak terlupakan, dan ketegangan dan horor di setiap sudut. Tidak mengherankan bahwa film sutradara Jonathan Demme memenangkan "Big Five" di Oscar - Best Picture, Best Director, Best Actor, Best Actress, dan Best Adapted Screenplay. Seperti anggur Dr. Lecter Favours, film ini telah menua dengan baik dan itu sama menawannya hari ini.

#6: "The Matrix" (1999)

Tidak, ini bukan kesalahan dalam matriks, film ini benar -benar keluar di tahun 90 -an! "The Matrix" merevolusi film aksi dengan efek khusus yang menjatuhkan rahang dan perkelahian yang luar biasa. Tapi itu juga tidak bungkuk dalam hal ceritanya. Pandangan film di dunia di mana manusia dikendalikan oleh mesin yang telah menempatkan mereka dalam realitas buatan tituler membuat semua orang berpikir tentang realitas kita sendiri, bersama dengan pertanyaan besar lainnya. Beberapa film dapat membuat Anda terpompa ini, terlihat keren, dan membuat Anda berpikir. Bahkan sekarang, menonton "The Matrix" masih memunculkan reaksi yang sama - "Whoa!"

#5: “Terminator 2: Judgment Day” (1991)

Sebelum James Cameron menghancurkan rekaman box office dengan "Titanic," ia meniup semua orang dengan film aksi yang tak tertandingi ini! Dua pembunuh robot dikirim kembali ke masa lalu dalam sekuel ini - satu untuk melindungi John Connor, pemimpin masa depan umat manusia, dan yang lainnya untuk mengakhiri dia. Segala sesuatu tentang film ini, dari adegan aksinya, hingga satu kalimatnya, hingga citra adalah ikon dan mendarat dengan sempurna. "T2" adalah sekuel yang sangat bagus sehingga pada dasarnya membantu mempopulerkan sekuel, serta penggunaan efek komputer! Bahkan jika film aksi bukan urusan Anda, Anda harus lebih robot daripada terminator untuk tidak merasakan sesuatu untuk film ini.

#4: “The Shawshank Redemption” (1994)

Penjara bisa menjadi pengalaman yang suram dan "Penebusan Shawshank" tentu saja tidak menghindar dari itu. Film ini mengikuti Andy Dufresne, seorang narapidana yang tidak bersalah selama beberapa dekade penjara, dan teman -teman dan musuh yang ia buat selama penahanannya. Tapi di tengah momen paling gelap, Andy dan film menunjukkan bahwa masih ada harapan. Sementara penonton tidur pada awalnya, "The Shawshank Redemption" secara bertahap dianggap bukan hanya klasik tahun 90 -an, tetapi juga salah satu bioskop terbesar. Anda baik -baik saja hidup, atau Anda sibuk sekarat, dan Anda tidak menjalani kehidupan terbaik Anda jika Anda belum melihat "Shawshank."

#3: "Daftar Schindler" (1993)

Berdasarkan peristiwa nyata selama Perang Dunia Kedua, "Daftar Schindler" menggambarkan upaya Oskar Schindler, seorang pencatut perang Jerman, ketika ia berusaha menyelamatkan nyawa warga Yahudi dengan mempekerjakan mereka di pabriknya. "Schindler's List" menyampaikan salah satu peristiwa paling mengerikan dalam sejarah manusia, dengan penampilan film yang indah, namun indah dan kuat. Seperti kebanyakan media yang melibatkan Holocaust, mungkin sulit untuk ditonton, terutama lebih dari sekali. Tetapi fakta bahwa itu didasarkan pada peristiwa sejati hanya membuatnya lebih layak diperhatikan.

#2: "Goodfellas" (1990)

Ada beberapa film gangster yang bahkan di liga yang sama dengan film "The Godfather", dan "Goodfellas" ada di sana bersama mereka. Berdasarkan kehidupan anggota massa nyata Henry Hill, "Goodfellas" luar biasa dari atas ke bawah. Para pemain ditumpuk dengan aktor besar yang memberikan beberapa penampilan terbaik mereka (terutama Joe Pesci pemenang Oscar). Pemotretan itu luar biasa. Ceritanya diceritakan dengan baik, mencengkeram Anda, dan skrip memiliki garis ikon setelah garis ikonik. Sutradara Martin Scorsese berada di puncak permainannya dengan "Goodfellas." Ini adalah salah satu film paling berpengaruh dalam beberapa dekade terakhir dan tentu saja salah satu yang terbaik dari tahun 90 -an, meskipun tidak cukup nomor satu kami.

Sebelum kita mencapai pilihan teratas, berikut adalah beberapa sebutan terhormat:

"The Every Turpus" (1995) A Thriller Kejahatan dengan Tindakan & Liku Great
A Crime Thriller with Action & Great Twists

“Home Alone” (1990) Tidak ada yang mengatakan Natal seperti melindungi rumah Anda dari pencuri
Nothing Says Christmas Like Protecting Your Home from Burglars

"Thelma & Louise" (1991) Mereka belum membuat film perjalanan feminis untuk menjadi yang satu ini!
They Haven’t Made a Feminist Road Trip Movie to Top This One!

“The Sixth Sense” (1999) M. Night Shyamalan keluar berayun dengan yang satu ini
M. Night Shyamalan Came Out Swinging with This One

“Edward Scissorhands” (1990) Pure Dark Whimsy & Pure Tim Burton
Pure Dark Whimsy & Pure Tim Burton

#1: “Pulp Fiction” (1994)

Sama fenomenalnya dengan film debut Quentin Tarantino "Reservoir Dogs", ia menyampaikan apa yang dianggap banyak orang sebagai magnum opus dengan film keduanya. Diceritakan tentang ketertiban kronologis dan mengikuti sekelompok penjahat yang saling terkait melalui beberapa peristiwa kekerasan dan tidak terduga, film ini sama sekali tidak tradisional dan memulai banyak trennya sendiri. Menampilkan pemeran ensemble all-star dan dialog naturalistik khas Tarantino, namun tidak dapat dikutip, "fiksi pulp" memiliki sedikit sesuatu untuk semua orang. Ada romansa, ketegangan, aksi, komedi, dan misteri. Ini adalah pilihan bioskop yang dilemparkan ke dalam blender untuk membuat smoothie film yang lezat dan film tahun 90 -an terbesar dari semuanya!

Apa yang dianggap sebagai film terbaik tahun 90 -an?

Film terbaik tahun 90 -an, peringkat..
8/14 The Silence of the Lambs (1991).
7/14 Apollo 13 (1995).
6/14 Saving Private Ryan (1998).
5/14 Jurassic Park (1993).
4/14 Titanic (1997).
3/14 Pulp Fiction (1994).
2/14 Daftar Schindler (1993).
1/14 Goodfellas (1990).

Apa 10 film teratas di tahun 1991?

Rilis dalam tahun..
Terminator 2: Hari Penghakiman.Tristar.$ 204.843.345 ..
Robin Hood: Prince of Thieves.Warner Bros. $ 165.493.908 ..
Si cantik dan si buruk rupa.Disney.$ 145.863.363 ..
Keheningan domba.Orion.$ 130.742.922 ..
Slickers Kota.Kolumbia.....
Kait.Tristar.....
Keluarga Addams.Terpenting.....
Tidur dengan musuh.20th Century Fox ..

Apa film teratas setiap tahun 1990?

Box office domestik untuk tahun 1990.

Apa yang dianggap sebagai film terbaik tahun 2000 -an?

2000 -an adalah waktu yang menarik untuk film ...
Kesatria Kegelapan.....
The Lord of the Rings: The Return of the King.....
Budak.....
Tidak ada negara untuk orang tua.....
Almarhum.....
Inglourious basterds.....
Ke atas.....
Memento..