Alasan utama sebagai pendorong dilaksanakannya perdagangan antarnegara adalah

Pebisnis, sedang tertarik untuk memasuki perdagangan internasional? Jika iya, perkuatlah alasan Anda dengan mengetahui dahulu faktor pendorong perdagangan internasional yang biasanya digunakan.

Tidak dapat dipungkiri seiring berjalannya waktu serta mengikuti perkembangan zaman, beberapa negara cenderung mendapat manfaat dari faktor pendorong perdagangan internasional.

Apa saja itu? Mulai dari negara mampu menjaga harga pasar dan bisa dijadikan sebagai sumber devisa negara. Apalagi jika ekspor impor terus dikerjakan akan meningkatkan devisa negara.

Perdagangan internasional adalah sebuah aktivitas penting bagi setiap negara. Salah satu faktor pendorong perdagangan internasional ini juga dapat mempengaruhi hubungan kerja sama antara satu negara dengan negara lain.

Nah, bagi Anda yang ingin memahami lebih jelas mengenai apa saja faktor pendorong perdagangan internasional, berikut akan kami jelaskan dalam artikel yang sudah kami sediakan untuk Anda. Maka dari itu simak artikel berikut ini.

Secara umum, pengertian perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.

Namun adapun pengertian perdagangan internasional adalah sebuah proses tukar menukar yang berdasarkan atas kehendak dari masing-masing negara sukarela.

  1. Salah satu faktor pendorong perdagangan internasional bagi suatu negara adalah letak geografis setiap negara berbeda-beda. Maka dari itu, untuk memenuhi kebutuhan sumber daya alam suatu negara yang tidak dimiliki oleh negara tersebut maka dibutuhkanlah perdagangan internasional

    Contoh perdagangan internasional, Indonesia memiliki hasil bumi berlimpah seperti kopi, dan hasil bumi lainnya. sedangkan Australia terkenal dengan penghasil hewan ternak seperti sapi.
    Hal tersebut menjadi alasan perdagangan internasional antara Indonesia yang membutuhkan daging dan Australia membutuhkan hasil bumi.

  2. Faktor pendorong perdagangan antar negara adalah adanya keinginan untuk memperoleh dan meningkatkan income sebuah negara, maka banyak negara membuat kebijakan-kebijakan nasional dalam hal melakukan proses ekspor maupun impor barang.

    Contohnya setiap transaksi ekspor atau impor, negara juga akan menerima pendapatan lain berupa pajak barang. Selain itu, negara juga bisa melakukan ekspor barang hasil dari perusahaan BUMN.

  3. Salah satu faktor pendorong perdagangan internasional bagi suatu negara adalah untuk memperluas pasar. Hal ini didasarkan pada teori bahwa memproduksi produk dalam skala besar dan dipasarkan di seluruh dunia bisa mendatangkan keuntungan yang juga besar.

    Tentu konsep ini berbeda dengan sistem perdagangan nasional. Yang mana, mereka menjual produk seminim mungkin agar tidak mengalami kerugian yang besar.

    Baca Juga: Cara Mudah Menyusun Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

  4. Faktor yang mempengaruhi perdagangan internasional lainnya adalah adanya perbedaan iklim antar negara. Perbedaan iklim di satu negara, menjadi alasan sumber daya alam di suatu negara berbeda dengan negara lain. Karena, keberadaan SDA ditentukan oleh suhu, cuaca dan musim tertentu.

    Atas dasar itulah, tidak semua produk/jasa bisa diproduksi oleh satu negara. Karena SDA setiap negara terbatas. Hal tersebutlah yang membuat faktor pendorong perdagangan antar negara dilakukan.

    Dengan adanya penyebab perdagangan internasional tersebut maka perdagangan lintas negara diperlukan untuk memenuhi kebutuhan produk yang tidak ada di negaranya.

    Contoh perdagangan internasional dengan kondisi iklim adalah Indonesia sebagai produsen tempe terbesar di dunia, sebab mayoritas masyarakatnya suka mengkonsumsi tempe.

    Namun dikarenakan Indonesia mempunyai kualitas kedelai yang kurang baik akibat iklim yang tidak cocok untuk kedelai. Maka untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mereka harus mengimpor kedelai dari negara dengan kualitas kacang kedelai yang terbaik tentunya.

    Baca Juga : 3 Tahap Menghitung HPP Perusahaan Dagang Dengan Mudah

  5. Ketika persaingan kualitas di pasar bersaing, maka SDM (Sumber Daya Manusia) juga harus ikut ditingkatkan agar dapat bersaing untuk meningkatkan kualitas diri masing-masing sehingga tidak kalah dari berbagai kompetitornya.

    Jadi upaya untuk meningkat kualitas SDM untuk menjadi lebih baik juga menjadi sebuah faktor pendorong perdagangan antar negara, sehingga penduduk lokal bisa berkompetisi dengan layak.

    Contohnya, Indonesia melakukan pengiriman para cendikiawan dan mahasiswanya ke beberapa negara untuk meningkatkan knowledge dan kualitas SDM-nya.
  6. Dengan adanya perkembangan zaman dan teknologi yang semakin canggih dapat membuat alat transportasi yang mampu mencakup semua negara. Kehadiran dari transportasi ini membuat kegiatan strategi distribusi antar negara menjadi lebih mudah.

    Baik itu dimulai dari transportasi darat (kereta api, trucking,dll), udara (pesawat terbang), dan laut (kapal), dengan jangka waktu ekspor dan impor barang yang relatif lebih cepat.

    Transportasi inilah juga sebagai faktor pertukaran informasi, teknologi, dan menjadi faktor pendorong perdagangan antar negara yang sangat penting.

  7. Sebuah langkah yang sangat baik untuk meningkatkan produk lokal adalah dengan cara membentuk persaingan pasar, mempersiapkan pengusaha UKM domestic untuk go- ekspor dan selalu membiasakan diri dalam bersaing secara internasional.

    Selain itu, dengan masuknya produk luar ke dalam negeri akan memberi persaingan juga bagi para pengusaha dalam meningkatkan produk. Hal inilah sebagai pendorong perdagangan Internasional bagi sebuah negara.

    Namun apabila semakin meningkatnya permintaan produk, proses bisnis pun menjadi semakin kompleks. Dulu melakukan pemesanan pada suatu produk sangatlah mudah, namun kini kegiatan supply mulai sulit untuk dikelola. Maka dalam hal ini purchase order memiliki peran yang sangat penting untuk dilakukan.

  8. Faktor yang mempengaruhi perdagangan internasional adalah adanya rasa saling membutuhkan. Pada dasarnya sifat manusia adalah makhluk sosial yang saling ketergantungan satu dengan lainnya.

    Hal tersebut juga sama antara negara satu dengan negara lainnya untuk meningkatkan kualitas masyarakat, produk, atau jasa yang mana hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

    Contoh perdagangan internasional seperti negara Turki meminta Indonesia menyuplai kopi untuk kebutuhan coffee shop yang ada di Turki.
    Sebaliknya juga Indonesia membutuhkan suplai anggur terbaik di Turki untuk kebutuhan konsumsi buah-buahan domestik, sehingga diperlukan kesadaran saling membutuhkan di sini.

  9. Faktor yang mempengaruhi perdagangan internasional adalah adanya hubungan diplomatik. Ini merupakan hubungan resmi yang dibangun antar negara dalam menjalin persahabatan.

    Nah, perdagangan Internasional tidak akan terjadi bila tidak ada hubungan diplomatik antar negara yang baik.

    Sehingga hubungan diplomatik menjadi faktor pendorong perdagangan Internasional yang paling penting dan harus diutamakan.

    Jika kondisi kedua negara sedang tidak baik, maka tentu akan berimbas dengan kegiatan perdagangan dan hubungan kerjasama antar negara tersebut.

  10. Masuk dalam era globalisasi atau pasar global membuat negara tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sendiri, dengan hal tersebut membuat setiap produsen bisa dengan bebas mengeluarkan atau memasukkan barang ke negara.

    Hal inilah yang menimbulkan konflik sosial saat perdagangan Internasional, sebab setiap memiliki rasa membutuhkan satu dengan lainnya.

    Kondisi pasar global memaksa setiap negara harus ikut serta didalamnya, sebab setiap negara pasti membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhannya, maka dari itu penyebab perdagangan internasional dapat terjadi antar negara.

  11. Selera dalam masyarakat tentu dapat menjadi sebuah faktor pendorong perdagangan Internasional. Adapun contoh perbedaan selera seperti masyarakat di negara A lebih suka mengkonsumsi daging sapi, sementara masyarakat negara B lebih suka buah dan sayuran.

    Dengan hal tersebut tentu menjadi sebuah pendorong perdagangan Internasional untuk memenuhi selera masyarakatnya. Hal tersebut tentu akan memberi keuntungan besar bagi kedua negara, sebab bahan makanan dikonsumsi secara keseluruhan.

Dalam menjalankan sesuatu pastinya ada yang namanya untung dan rugi, begitupun dengan kegiatan perdagangan internasional.

Nah, untuk menghindari kerugian, perusahaan perlu memastikan bahwa memiliki manajemen yang baik termasuk dalam hal keuangan.

Misalnya adanya sistem pencatatan keuangan yang rapi, dan terintegrasi. Harmony Accounting Software hadir sebagai solusi teknologi cloud based yang akan membantu dalam membuat laporan keuangan bisnisnya.

Tunggu apa lagi? Anda bisa daftarkan diri Anda di sini, dan dapatkan GRATIS 30 Hari penggunaannya sekarang. Dapatkan juga update informasi terbaru dari Harmony dengan mengikuti media sosialnya di Facebook, Instagram dan LinkedIn.

Ilustrasi perdagangan internasional. / Sumber: Pixabay

Bola.com, Jakarta - Perdagangan internasional merupakan kegiatan jual beli antara dua negara yang berbeda. Kegiatan tersebut menjadi satu di antara sektor yang mampu meningkatkan perekonomian negara.

Pihak yang melakukan perdagangan ini dapat berupa individu, perusahaan atau pemerintah. Ekspor impor menjadi komponen penting dalam perdagangan internasional.

Perdagangan internasional tidak hanya berdampak pada pendapatan negara. Akan tetapi, juga turut serta membuka peluang kerja, menjaga hubungan baik antar negara, dan meningkatkan kemakmuran.

Itulah mengapa, penting untuk memahami faktor pendorong maupun penghambat perdagangan Internasional agar kegiatan ini tetap bisa dilancarkan.

Apa saja faktor-faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional ?

Berikut ini rangkuman tentang faktor-faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional, seperti dilansir dari Kemdikbud dan SobatMateri, Selasa (12/1/2021).

Ilustrasi perdagangan internasional. / Sumber: Pixabay

Perbedaan Sumber Daya Alam

Setiap negara memiliki sumber daya alam yang berbeda. Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, antara lain kayu, minyak bumi, batubara, timah dan karet, tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengolahnya.

Hal ini mendorong Indonesia untuk mengekspor bahan mentah/bahan baku ke negara lain untuk di olah.

Penghematan Biaya Produksi

Bagi negara yang belum memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membuat sendiri produk, seperti mobil dan handphone, pembuatannya akan menghabiskan biaya produksi yang jauh lebih mahal dibandingkan jika negara tersebut membelinya dari negara lain.

Pemenuhan Kebutuhan Nasional

Ada kalanya suatu negara tidak mampu memenuhi semua barang dan jasa yang menjadi kebutuhan penduduk sehingga untuk memenuhinya suatu negara perlu mengimpor barang dan jasa tersebut dari luar negeri. Dengan demikian kebutuhan produk dapat dipenuhi.

Perbedaan Penguasaan Teknologi

Penguasaan teknologi yang tidak merata antara tiap negara, menyebabkan terjadinya perdagangan internasional. Negara dengan teknologi maju mampu menjual barang dengan harga murah kepada negara yang memiliki teknologi sederhana.

Perbedaan Selera

Setiap negara dalam memproduksi barang-barang, kemungkinan mempunyai kesamaan. Meski demikian, setiap negara mempunyai selera yang berbeda-beda. Hal inilah yang mendorong kegiatan perdagangan antarnegara.

Ilustrasi perdagangan internasional. / Sumber: Pixabay

Perbedaan Mata Uang Antarnegara

Perbedaan mata uang setiap dapat menghambat perdagangan antarnegara. Negara yang melakukan kegiatan ekspor, biasanya meminta kepada negara pengimpor untuk membayar dengan menggunakan mata uang negara pengekspor.

Namun, agar kedua negara diuntungkan dan lebih mudah proses perdagangannya perlu adanya penetapan mata uang sebagai standar internasional.

Kualitas Sumber Daya yang Rendah

Sumber daya manusia rendah bisa membuat kualitas hasil produksi akan rendah pula. Suatu negara yang memiliki kualitas barang rendah, akan sulit bersaing dengan barang-barang yang dihasilkan oleh negara lain yang kualitasnya lebih baik.

Pembayaran Antarnegara Sulit dan Berisiko

Pada saat melakukan kegiatan perdagangan internasional, negara pengimpor biasanya akan mengalami kesulitan dalam hal pembayaran. Apabila membayarnya dilakukan secara langsung akan mengalami kesulitan dan berisiko.

Oleh karena itu negara pengekspor tidak mau menerima pembayaran dengan tunai, akan tetapi melalui kliring internasional atau telegraphic transfer atau menggunakan L/C.

Adanya Kebijaksanaan Impor dari Suatu Negara

Setiap negara pastinya akan melindungi barang-barang hasil produksinya. Mereka tidak ingin barang-barang produksinya tersaingi oleh barang-barang dari negara lain.

Hal tersebut yang membuat setiap negara akan memberlakukan kebijakan untuk melindungi barang-barang dalam negeri, seperti dengan menetapkan tarif impor.

Apabila tarif impor tinggi, barang impor tersebut akan menjadi lebih mahal daripada barang-barang dalam negeri sehingga mengakibatkan masyarakat menjadi kurang tertarik untuk membeli barang impor.

Adanya Organisasi-Organisasi Ekonomi Regional

Organisasi ekonomi regional biasanya akan mengeluarkan peraturan ekspor dan impor khusus untuk negara anggotanya. Jadi, apabila ada negara di luar anggota organisasi tersebut melakukan perdagangan dengan negara anggota, akan mengalami kesulitan.

Sumber: Kemdikbud, SobatMateri