Hewan di bawah ini menyesuaikan diri dengan cuaca dingin dengan cara

pixabay

Bunglon, hewan yang melakukan adaptasi untuk terhindar dari serangan musuh.

Bobo.id - Hewan adalah makhluk hidup yang bisa beradaptasi sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

Hal ini dilakukan oleh hewan-hewan untuk bertahan hidup.

Beberapa hewan memiliki cara berbeda dalam menangani kondisi lingkungan tempatnya tinggal.

Sebelum membahas fungsi, cara, serta contoh hewan beradaptasi, teman-teman harus mengerti dulu pengertian dari adaptasi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adaptasi adalah perubahan diri makhluk hidup agar sesuai atau dapat bertahan hidup dala kondisi lingkungannya.

Baca Juga: Perbedaan Kamuflase dan Mimikri pada Adaptasi Tingkah Laku Hewan

Sehingga beradapatasi adalah cara untuk menyesuaikan diri dengan melakukan perubahan.

Beradaptasi bisa dilakukan semua makhluk hidup termasuk manusia.

Namun cara dan tujuan yang dicapai tentunya berbeda-beda.

Berikut akan dijelakan tentang cara hewan melakukan adaptasi di lingkungannya.

Pertama akan dibahas tentang fungsi hewan melakukan adaptasi di lingkungannya.

Fungsi Adaptasi

Ada beberapa fungsi hewan melakukan adaptasi dari lingkungannya.

1. Berlindung dari Pemangsa

Melakukan adaptasi memiliki manfaat untuk bertahan dari serangan hewan lain.

Spesies yang lebih lemah harus tahu cara bertahan dari serangan hewan yang lebih kuat.

Sehingga banyak hewan harus beradaptasi dengan baik dari kemungkinan adanya serangan pemangsa.

Contoh hewan yang beradaptasi dari pemangsa, yaitu katak.

Beberapa jenis katak memiliki racun di kulitnya yang berfungsi sebagai pertahanan diri.

Baca Juga: Cari Jawaban Materi Kelas 6 SD Tema 2, Ciri-Ciri Hewan dan Lingkungan Tempat Tinggalnya

2. Bertahan dari Berbagai Kondisi Lingkungan

Beberapa hewan melakukan adaptasi untuk bertahan dari perubahan lingkungan.

Hal itu harus dilakukan agar bisa bertahan hidup dari kondisi lingkungan.

Contoh hewan melakukan adaptasi ini adalah kambing yang hidup digunung.

Kambing ini lebih dikenal dengan nama kambing gunung yang hidup di ketinggian 2.500 hingga 4.500 meter di atas permukaan laut.

Hewan ini pun memiliki kuku dengan tepian yang tajam dan bagian bawah cekung untuk bisa berpijak pada kondisi pegunungan yang curam.

3. Mendapatkan Makanan

Hewan tumbuh dan beradaptasi untuk bertahan hidup dengan mendapatkan makanan lebi mudah.

Beberapa hewan beradaptasi dengan memiliki bentuk tubuh yang sesuai untuk mencari makan.

Salah satu contohnya adalah burung elang yang memiliki paruh bengkok.

Paruh ini berfungsi untuk merobek kulit dan daging mangsanya.

Cara Beradaptasi

Cara beradaptasi setiap hewan tentunya berbeda- beda.

1. Morfologi

Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian makhluk hidup dengan melakukan perubahan bentuk organ tubuhnya.

Perubahan organ ini terjadi dalam waktu yang lama dan berlangsung seumur hidup hewan tersebut.

Jenis adaptasi ini bisa diamati dengan mudah, karena terlihat dari bentuk fisik hewan tersebut.

Contoh hewan yang melakukan adaptasi dengan cara morfologi adalah unta.

Unta adalah hewan yang hidup digurun pasir yang panas.

Baca Juga: Hewan Karnivora Juga Hidup di Udara, Ini 3 Jenis Burung Pemakan Daging

Hewan ini pun memiliki bentuk tubuh yang disesuaikan dengan keadaan tempat tinggalnya.

Unta dapat bertahan tanpa makan dan minum selama beberapa hari.

Hal itu terjadi karena untu memiliki punuk yang tersusun dari lemak untuk menyimpan cadangan makanan.

Selain itu unta memiliki lambung yang bisa menampung air dalam jumlah banyak.

2. Fisiologi

Adaptasi dengan cara fisiologis merupakan cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan mengubah fungsi kerja pada organ tubuhnya.

Cara adaptasi ini bisa dalam bentuk enzim yang didapat dari organisme.

Adaptasi ini pun bersifat reversibel atau bisa kembali pada kondisi semula.

Contoh hewan yang melakukan adaptasi dengan cara fisiologi adalah bunglon.

Bunglon memiliki kemampuan mimikri yang membuatnya bisa berubah warna sesuai dengan lingkungan tempatnya berada.

Cara itu dilakukan bunglon untuk mengelabuhi musuh yang mencoba memangsanya.

Baca Juga: Perbedaan dan Ciri 3 Kelompok Hewan: Karnivora, Herbivora, dan Omnivora

3. Tingkah Laku

Cara beradapatasi ini mudah diamati karena adanya perbuahan pada tingkah laku hewan tersebut.

Cara ini dilakukan agar hewan dapat bertahan dari serangan musuh atau kondisi cuaca.

Contoh hewan yang melakukan adaptasi dengan perubahan tingkah laku adalah ular yang melakukan hibernasi.

Hibernasi dilakukan untuk bertahan hidup selama musim dingin.

Selama musim dingin, hewan seperti ular akan kesulitan mencari makan dan tidak mampu menghadapi kondisi dingin.

Hewan akan memutuskan hibernasi atau tidur panjang selama musim dingin.

Nah, itu tadi berbagai penjelasn tentang cara dan fungsi adaptasi yang dilakukan hewan.

Teman-teman kini tentunya sudah paham dengan alasan hewan memiliki fungsi tubuh yang berbeda seperti katak ada yang beracun ada yang tidak.

----

Ayo, kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia.

Pixabay

Migrasi burung mencari tempat yang lebih hangat

Bobo.id - Adaptasi adalah penyesuaian diri terhadap lingkungan tempat kita berada. Nah, supaya bisa bertahan hidup dengan di lingkungan tertentu, semua makhluk hidup harus pintar menyesuaikan diri.

Begitu juga dengan hewan. Yuk, kita lihat bagaimana cara mereka beradaptasi dengan lingkungannya!

Tentu saja adaptasi yang dilakukan setiap jenis hewan berbeda-beda. Semua tergantung pada jenis lingkungan, yang ada di sekitar mereka.

Secara umum, ada 3 cara hewan beradaptasi dengan lingkungannya, yaitu:

1. Adaptasi morfologi

Sylvana Toemon

Kantong paruh burung pelikan yang besar untuk menangkap ikan.

Morfologi itu artinya bentuk. Jadi, adaptasi morfologi ini adalah penyesuaian bentuk tubuh atau bagian-bagian tubuh makhluk hidup dalam hal ini hewan terhadap lingkungan hidup tempat tinggalnya.

Baca Juga: Adaptasi Morfologi pada Hewan Beserta Contohnya: Paruh dan Kaki Burung, Serangga, serta Unta

Bentuk tubuh yang unik dan khas ini sangat berguna untuk hewan mendapatkan makanan dan bertahan di mana dia berada.

O iya, adaptasi morfologi ini terbagi menjadi 2 macam, yaitu:

* Adaptasi morfologi terhadap jenis makanan

Contohnya:

  1. Ayam punya paruh yang kecil, lancip, dan tajam untuk mematuk biji-bijian kecil makanannya.
  2. Burung pelikan punya paruh yang besar untuk menangkap ikan.
  3. Kaki bebek punya selapur untuk berjalan di lumpur.
  4. Mamalia pemakan tumbuhan (herbivora) punya gigi seri dan geraham yang lebar dan rata untuk mengunyah makanannya.

* Adaptasi morfologi terjadap jenis habitat

Contohnya:

  • Unta punya punuk yang berguna untuk penyimpanan cadangan makanan saat ia berada di gurung yang gersang. Ia juga punya bantalan kaki yang kuat berjalan di pasir yang panas, juga punya tiga kelopak mata dan dua lapis bulu mata untuk melindungi matanya dari pasir.
  • Serigala yang tinggal di kutub memiliki rambut yang tebal supaya ia tidak kedinginan.

Baca Juga: Adaptasi Fisiologi pada Hewan Berserta Contohnya: Hewan Darat dan Hewan Air

2. Adaptasi fisiologi

ini adalah adaptasi yang dilakukan oleh organ-organ tubuh hewan. Berbeda dengan adaptasi morfologi yang bisa kita lihat, adaptasi fisiologi ini tidak bisa terlihat langsung. Karena penyesuaian dirinya terjadi di bagian dalam tubuh hewan.

Contohnya:

  • Detak jantung hewan yang melemah saat hewan hibernasi untuk menghadapi cuaca ekstrem.
  • Hewan-hewan herbivora punya enzim selulase untuk mencerna serat-serat tumbuhan dengan baik.

Burung hantu punya penglihatan yang tajam untuk melihat pada malam hari.

Baca Juga: Saat Kita Tidur, Hewan-Hewan Nokturnal Ini Justru Baru Bangun

3. Adaptasi tingkah laku

By Krzysztof Dreszer - Own work, CC BY-SA 4.0 / Wikimedia Commons

Ilustrasi hewan hibernasi

Adaptasi tingkah laku ini biasanya dilakukan hewan untuk melindungi dirinya dari serangan musuh atau hewan lain, yang akan memangsanya.

Contohnya:

  • Ada beberapa jenis burung yang bermigrasi saat musim dingin untuk mencari tempat yang lebih hangat.
  • Bunglon mengubah warna tubuhnya atau mimikri untuk bersembunyi dari musuh.
  • Beberapa hewan melakukan hibernasi pada musim dingin karena sulit mencari makanan.
  • Cicak suka memutuskan ekornya saat keadaan bahaya.
  • Cumi menyemprotkan tintanya melindungi dirinya dari musuhnya.

-----

Teman-teman, kalau ingin tahu lebih banyak tentang sains, dongeng fantasi, cerita misteri, dunia satwa, dan komik yang kocak, langsung saja berlangganan majalah Bobo, Mombi SD, NG Kids dan Album Donal Bebek. Caranya melalui: www.gridstore.id

Atau teman-teman bisa baca versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di ebooks.gramedia.com