Sebutkan langkah langkah membuat daftar riwayat hidup menggunakan Google Documents

Sebelum melamar pekerjaan, Anda perlu menyertakan beberapa dokumen. Salah satunya adalah daftar riwayat hidup. Lalu, bagaimana cara membuatnya? Kali ini LinovHR akan menyajikan informasi berupa contoh dan cara menulis daftar riwayat hidup.

Apa itu Daftar Riwayat Hidup?

Daftar riwayat hidup adalah sebuah dokumen yang memaparkan informasi secara rinci seputar gambaran kehidupan seseorang. Umumnya, kita mengenal istilah ini dengan CV (Curriculum Vitae).

Informasi yang tersedia dalam dokumen ini, dapat meliputi pencapaian akademis, jenjang pendidikan, penghargaan, pengalaman organisasi, hasil penelitian, dan pengalaman kerja.

Selain itu, riwayat hidup juga dapat memuat informasi berupa kursus atau sertifikasi profesi yang Anda telah laksanakan. Dokumen ini memiliki peranan penting dalam melamar pekerjaan.

Nantinya, perekrut akan melihat latar belakang pendidikan, pencapaian, serta pengalaman kerja Anda. Namun, apabila Anda merupakan seorang lulusan baru (Fresh Graduate), dapat mencantumkan pengalaman organisasi selama sekolah ataupun kuliah.

Perlu diingat, segala informasi yang ada dalam CV adalah fakta. Anda tidak diperbolehkan untuk memuat informasi yang mengada-ada. Jika Anda tetap memaksakan kehendak untuk melakukan hal demikian, maka dapat menimbulkan berbagai kesulitan di kemudian hari.

Selain itu, agar daftar riwayat hidup dapat menarik perhatian perekrut, Anda dapat membuatnya dengan rapi dan teratur. Cobalah untuk menonjolkan kemampuan dan kompetensi yang berkaitan dengan pekerjaan yang hendak Anda lamar.

Baca juga: Sedang Mencari Kerja? Ketahui Perbedaan Resume dan CV!

Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup

Setelah menjelaskan definisi, selanjutnya adalah cara membuatnya. Adapun cara membuat riwayat hidup dengan baik sebagai berikut.

1. Tulis Data Pribadi Secara Rinci

Hal pertama dan yang paling vital dalam riwayat hidup adalah menulis data diri. Hal tersebut dapat meliputi nama lengkap, tempat/tanggal kelahiran, alamat tinggal, status pernikahan, nomor telepon yang dapat dihubungi, email.

Selain itu, Anda juga dapat memaparkan berbagai informasi tambahan berupa tinggi badan, berat badan, dan lainnya. Sebaiknya, cantumkan berbagai hal yang perlu dan hendak diketahui oleh target pembaca.

2. Cantumkan Riwayat Jenjang Pendidikan

Langkah selanjutnya, yaitu memaparkan jenjang riwayat pendidikan formal yang telah Anda lalui. Ada baiknya, juga menuliskan tahun awal masuk dan selesai dari suatu jenjang pendidikan.

Perlu diingat, jika sub judul Anda bertuliskan “Riwayat Pendidikan”, maka tulislah jenjang dari yang paling rendah sampai tinggi. Namun, apabila dalam sub judul hanya tertulis “Pendidikan”, cantumkanlah jenjang dari yang tertinggi hingga terendah.

3. Pengalaman Organisasi

Bagi Anda yang aktif dalam berorganisasi baik di lingkungan pendidikan atau tidak, maka dapat mencantumkan pengalaman tersebut.

Namun, saat hendak melamar pekerjaan, sebaiknya Anda tuliskan pengalaman yang memiliki kaitan secara langsung. Apabila tidak mengalami pengalaman organisasi sama sekali, maka dapat mengosongkan kolom ini.

4. Pengalaman Bekerja

Apabila Anda sudah pernah melakukan pekerjaan, dapat mencantumkan pengalaman tersebut dalam CV. Coba cantumkan masa waktu kerja, dan jabatan/profesi pekerjaan.

Akan tetapi, jika Anda adalah seorang fresh graduate, dapat menuliskan pengalaman selama praktik kerja lapangan (PKL) atau program magang.

Baca juga: Tidak Punya Pengalaman Kerja Setelah Lulus?

5. Prestasi dan Penghargaan

Jika Anda pernah mendapat suatu prestasi ataupun penghargaan tertentu dapat masuk dalam daftar riwayat hidup. Hal tersebut dapat menjadi nilai tambah atas sosok Anda di mata perekrut. Terlebih, jika Anda punya penghargaan yang benar-benar prestisius.

Akan tetapi, ada baiknya Anda mencantumkan penghargaan yang memang sesuai dengan profesi kerja yang dituju. Dengan demikian, riwayat hidup Anda dapat tertata lebih rapi.

Contoh Daftar Riwayat Hidup

Apabila Anda masih kesulitan dalam menulis dokumen ini, dapat menyimak contoh di bawah ini.

Daftar Riwayat Hidup

Profil

Nama                                              : Andi Setya Kusuma

Jenis Kelamin                              : Laki-Laki

Tempat, Tanggal Lahir                : Denpasar, 29 Februari

Alamat                                            : Jln. Batu Tumbuh, Pandawa, Bali.

Kewarganegaraan                      : Indonesia

Agama                                            : Islam

Status                                              : Mahasiswa

No. Hp                                            : 0872618237017

Email                                              :

Riwayat Pendidikan

  • SDN Mekar 3 Pandawa      (2006-2011)
  • SMPN 25 Bali                     (2011-2014)
  • SMAN 13 Bali                       (2014-2017)
  • Universitas Negeri Maju    (2017-2021)

Pengalaman Organisasi

  • Ketua OSIS SMAN 13 Bali
  • Ketua Badan Otonom Pers Mahasiswa Universitas Negeri Maju
  • Ketua BEM Universitas Negeri Maju

Prestasi

  • Juara 1 Lomba Menulis Karangan Tingkat Provinsi
  • Juara 1 Olimpiade Matematika

Pengalaman Bekerja

  • Penulis Buku  (2022-2024)
  • Jurnalis            (2024-2030)

Demikian Daftar Riwayat Hidup Saya buat dengan sebenar-benarnya.

Hormat saya,

Andi Setya Kusuma

Baca Juga: Contoh Surat Lamaran Kerja yang Menarik

Sekian penjelasan mengenai definisi, cara, dan contoh membuat daftar riwayat hidup. Diharapkan dengan penjelasan di atas, Anda dapat lebih termudahkan dalam membuatnya. Semoga Anda dapat memperoleh jenjang karir dan kehidupan yang layak di kemudian hari.

Diperbarui 19 Apr 2021 - Dibaca 8 mnt

Kamu sedang menyusun skripsi atau sering membuat tulisan? Jika iya, pasti kamu sudah familiar dengan Google Docs dong. Meski demikian, apakah kamu sudah paham cara membuat daftar isi di Google Docs?

Bagi kamu para pejuang skripsi atau penulis buku, penting untuk kamu membuat daftar isi agar tulisan kamu dapat terangkum dengan baik.

Dengan adanya daftar isi, pembaca juga akan lebih mudah dalam mencari topik yang diinginkan. 

Mengetahui pentingnya hal ini, yuk simak penjelasan Glints berikut tentang membuat daftar isi di Google Docs!

Baca Juga: Tak Perlu Bingung, Berikut Cara Mudah Membuat Halaman di Google Docs

Pentingnya Daftar Isi

© Unsplash.com

Kenapa sih kamu harus memberi daftar isi ke dalam karya tulis kamu?

Dilansir dalam Kompas, daftar isi dapat memperkenalkan karya tulis kamu dari mulai topik utama sampai beberapa subtopik penting yang kamu tuliskan.

Sayangnya masih banyak orang yang kesusahan dan tidak rapi dalam membuat daftar isi.

Nah, dengan menggunakan Google Docs, daftar isi kamu bisa lebih menarik dan membantu para pembaca dengan menambahkan link pada setiap topik maupun subtopik. 

Jika kamu sering menggunakan Google Docs untuk pekerjaan, simak cara membuat daftar isi di Google Docs.

Baca Juga: Tak Ada Koneksi Internet? Ini Cara Menggunakan Google Docs Offline

Cara Membuat Daftar Isi di Google Docs

Cara membuat daftar isi di Google Docs dapat dilakukan secara manual dan otomatis. Oleh karena itu, pembuatannya sangat mudah dan tidak akan memakan waktu terlalu lama.

Untuk kamu yang masih bingung dalam membuatnya, tenang saja, dilansir dalam LaptopMag, berikut cara membuat daftar isi di Google Docs:

1. Tuliskan satu topik yang akan kamu bahas, lalu klik “Normal Text”

© laptopmag.com

Langkah pertama dalam membuat daftar isi di Google, masuklah terlebih dahulu ke halaman Google Docs. Kamu bisa membuat dokumen baru atau memindahkan dokumen yang sudah kamu punya.

Setelah itu, cobalah mengetik salah satu topikmu dengan mengklik tombol “Normal Text” yang terdapat di kolom menu.

2. Pilih tipe heading yang sesuai dengan yang kamu inginkan

© laptopmag.com

Setelah kamu klik tombol “Normal Text”, kamu akan disajikan beberapa pilihan heading untuk jenis tulisan topik.

Blok tulisan topik kamu dan pilih salah satu tipe heading dari Heading 1-4.

3. Ulangi langkah satu dan dua sampai kamu sudah menulis semua topik

© laptopmag.com

Langkah selanjutnya, jika kamu memiliki beberapa subtopik lainnya, lakukanlah langkah pertama dan kedua untuk topik yang selanjutnya.

4. Klik bagian halaman dokumen yang kamu ingin jadikan tempat daftar isi

© laptopmag.com

Ketika kamu sudah selesai membuat topik maupun subtopik kamu dalam tipe heading yang diinginkan, kamu klik pada satu halaman atau bagian kosong yang memang sudah kamu sediakan untuk tempat daftar isi.

5. Klik “Insert”

© laptopmag.com

Setelah menentukan halaman untuk daftar isi, klik “Insert” pada bagian menu.

6. Pilih “Table of Contents”

© laptopmag.com

Dalam pilihan “Insert”, kamu akan disajikan beberapa hal yang bisa kamu masukan dalam dokumen.

Pilihan “Table of Contents” terdapat pada pilihan terakhir di kolom “Insert”.

7. Daftar isi akan terbentuk

© laptopmag.com

Pilih tipe table of contents atau daftar isi seperti apa yang kamu inginkan. Nantinya, Google Docs secara otomatis akan membuatkan daftar isi untukmu.

Cara Menambah Poin Daftar Isi di Google Docs

Kamu sudah selesai membuat daftar isi di Google Docs, tetapi masih ada topik baru yang perlu ditambahkan dalam tulisanmu?

Tenang saja, kamu tetap bisa mengedit daftar isi yang telah kamu buat. Caranya pun tidak susah, kamu cukup mengikuti beberapa langkah berikut:

1. Klik kolom daftar isi atau table of contents

© laptopmag.com

Langkah pertama dalam menambahkan daftar isi di Google Docs adalah dengan klik daftar isi yang telah kamu buat sebelumnya.

2. Klik tombol refresh

© laptopmag.com

Setelah kamu klik daftar isi, nantinya akan muncul tombol refresh dan klik tombol tersebut. Nantinya, daftar isi kamu akan ter-update dengan sendirinya dengan subtopik baru yang kamu tulis dalam dokumen.

© laptopmag.com

Baca Juga: Mau Mengerjakan Tugas Bersama? Cari Tahu Cara Share Google Docs

Begitulah cara membuat daftar isi di Google Docs, sekarang sudah paham kan?

Untuk informasi lainnya tentang Google Docs, kamu bisa berlangganan newsletter blog Glints. Jangan lupa sign up dan dapatkan beragam informasi bermanfaat langsung ke kotak masukmu!